Berita Terbaru
H. DUDUNG DAN KELUARGA, OWNER AS PUTRA GRUP, SALURKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS KUNINGAN
Pemilik AS Putra Grup, Pak H. Dudung beserta keluarga, menyalurkan zakat maal sebesar Rp40 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan, Senin (24/03/2025)
Prosesi penyerahan zakat ini dilakukan langsung di kantor AS Putra dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, MM, didampingi Pimpinan BAZNAS Dr. K.H. Aang Asyari, Lc., M.Si, dan Dr. H Uci Sanusi M.Pd
Dalam kesempatan tersebut, Pak H. Dudung menyampaikan bahwa zakat yang disalurkan ini merupakan bagian dari komitmen AS Putra Grup dalam menjalankan kewajiban sebagai perusahaan yang bergerak di berbagai sektor bisnis, di antaranya ayam broiler, telur, hotel, dan lainnya.
"Alhamdulillah, hari ini saya dan keluarga menunaikan zakat melalui BAZNAS. Saya meminta doanya agar usaha di bawah naungan AS Putra Grup semakin berkembang dan diberikan keberkahan” ujar Pak H. Dudung.
Ia juga menambahkan bahwa momen ini dimanfaatkan untuk mengenalkan keluarga kepada BAZNAS, dengan harapan agar semangat menunaikan zakat dapat diteruskan oleh generasi berikutnya.
"Pada hari ini juga saya mengenalkan keluarga saya ke BAZNAS agar ke depannya langkah-langkah yang sudah baik dapat diteruskan, termasuk kewajiban menunaikan zakat" tambahnya.
Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, MM, mengapresiasi kepedulian Pak H. Dudung dan keluarga dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kuningan.
"Mudah-mudahan usahanya semakin maju dan berkah. InsyaaAllah didampingi doa orang-orang yang dibantu melalui dana zakat dari Pak Haji dan keluarga, usaha yang dijalankan akan semakin berkah" ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan BAZNAS Kuningan, Dr. K.H. Aang Asyari, Lc., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS.
"Terima kasih karena selama ini telah mempercayakan zakat maal-nya melalui BAZNAS Kuningan. Selain membawa keberkahan, tentu sebagai perusahaan, zakat ini juga dapat bermanfaat sebagai pengurang pajak", jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pak H. Dudung merupakan salah satu aghniya yang konsisten dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, Pak Haji menjadi salah satu aghniya yang konsisten dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, dengan menitipkan zakatnya setiap tahun melalui BAZNAS Kuningan" tambahnya.
Dengan adanya kontribusi dari para muzakki seperti Pak H. Dudung dan keluarga, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat dari dana zakat yang dihimpun oleh BAZNAS Kuningan.
Semoga langkah baik ini menjadi inspirasi bagi perusahaan dan individu lain untuk ikut serta dalam menunaikan zakat guna membantu sesama.
BERITA24/03/2025 | Humas
Koperasi Ciremai Darma Wanita Kuningan Salurkan Zakat Melalui BAZNAS Kuningan
Sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya membersihkan harta, Koperasi Ciremai Darma Wanita Kuningan menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Kuningan. Dari total Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota, disepakati sebesar Rp 7 juta dialokasikan untuk kegiatan sosial, dengan rincian Rp 5 juta diserahkan melalui BAZNAS Kuningan dan Rp 2 juta akan didistribusikan langsung oleh anggota koperasi.
Penyerahan zakat dilaksanakan pada Kamis, 13 Maret 2025 bertempat di Aula Kelurahan Purwawinangun, Kabupaten Kuningan. Zakat secara simbolis diserahkan langsung oleh Ketua Koperasi Ciremai Darma Wanita Kuningan kepada Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M.
Ketua Koperasi Ciremai Darma Wanita Kuningan Ibu Hj Cucu Susilawati S.Sos dalam sambutannya menyampaikan, "Kami berharap zakat ini dapat mensucikan rezeki dan membawa keberkahan bagi usaha koperasi kami. Semoga ini menjadi langkah baik dalam memperkuat kepedulian sosial serta mendorong semangat berbagi di lingkungan koperasi."
Acara penyerahan tersebut turut disaksikan langsung oleh Pj. Sekda Kabupaten Kuningan, Bapak Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si, Dewan Pembina Koperasi Hj. Ika Siti Rahmatika, S.E., dan Ketua TP PKK Kuningan, Ibu Hj. Ela Helayati, S.Sos. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap inisiatif koperasi yang turut berperan dalam pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M., mengapresiasi langkah Koperasi Ciremai Darma Wanita Kuningan. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Zakat yang dititipkan ini insyaAllah akan kami salurkan kepada masyarakat yang berhak, sesuai ketentuan syariah. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh anggota koperasi," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Koperasi Ciremai Darma Wanita Kuningan menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam mengembangkan usaha anggota, tetapi juga dalam menumbuhkan solidaritas sosial dan berbagi manfaat kepada sesama.
BERITA13/03/2025 | Humas
ZCorner Pusat Kuliner Halal Berbasis Pemberdayaan di Kabupaten Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menggelar acara Soft Launching Z Corner yang bertempat di Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan (Rabu 12/03/2025)
ZCorner hadir sebagai foodcourt berbasis pemberdayaan yang mengusung konsep kuliner halal, aman, dan sehat (KHAS) serta dikelola secara profesional. Berlokasi strategis di Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, ZCorner tidak hanya menjadi tempat makan yang nyaman, tetapi juga memiliki potensi berkembang menjadi destinasi wisata kuliner yang menarik perhatian masyarakat luas.
Sebagai Pusat Kuliner Halal, ZCorner menjadi wadah kolaborasi kebaikan dengan menyediakan makanan dan minuman yang higienis, sehat, dan sesuai standar syariah. UMKM mustahik berperan sebagai pelaku utama dalam pengelolaan tenant-tenant yang ada, sehingga program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga membangun ekosistem halal yang berkelanjutan.
Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR yayan Sofyan MM dalam sambutannya menuturkan bahwa Z Corner merupakan inovasi program pemasaran produk-produk binaan BAZNAS, yang bertujuan mendukung perekonomian UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) serta meningkatkan taraf hidup para mustahik
"Terimakasih kepada BAZNAS Pusat, yang telah menjadikan kabupaten kuningan sebagai salah satu penerima program Z corner, Z Corner menjadi salah satu upaya nyata BAZNAS dalam memperkuat ekonomi umat melalui pemberdayaan mustahik.” Ujarnya
Ia juga menambahkan bahwa Z Corner juga diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa lainnya dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal berbasis pemberdayaan zakat, infak, dan sedekah.
"z corner ini adalah bentuk inovasi, dalam pendistribusian zakat dan penguatan ekonomi umat, agar zakat tidak hanya sekedar bantuan konsumtif, tetapi juga menjadi pilar penting penggerak ekonomi masyarakat”. Pungkasnya
Ia juga berharap, kedepan para Mustahik yang tergabung dalam UMKM binaan baznas, dapat menjadi muzaki, dan menitipkan sebagian hartanya melalui BAZNAS, agar lebih banyak orang yang mendapat manfaat
Selain itu, kepala Desa Timbang mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS atas program pemberdayaan yang diberikan bagi masyrarakatnya
"Kami berharap Z Corner ini menjadi tempat yang membawa manfaat, khusunya bagi UMKM di desa timbang, juga bagi masyrakat sekitar yang membutuhkan jajanan bisa memanfaatkan tempat ini, agar ekonmi di desa kami berputar” Ujarnya
Acara soft launching ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kuningan Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M., bersama Pimpinan BAZNAS Kuningan lainnya, yaitu H. Yusron Kholid, M.S.I., KH. Aang Syari, Lc., M.S.I., dan Dr H. Uci Sanusi, M.Pd. Turut hadir pula Kepala Desa Timbang, Kepala KUA Kecamatan Cigandamekar, dan Ketua UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini
BERITA13/03/2025 | Humas
Sempurnakan Ramadhan, Menag RI Imbau Masyarakat Berzakat Melalui BAZNAS
Menteri Agama (Menag) RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, mengimbau masyarakat untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan dengan menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Hal itu disampaikan Menag Nasaruddin dalam acara Ngaji Bareng BAZNAS Edisi Ramadhan 1446 H yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (9/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Menag Nasaruddin Umar menegaskan, zakat merupakan bagian penting dari penyempurnaan ibadah di bulan suci Ramadhan.
"Sebagaimana shalat dan puasa, zakat juga menjadi kewajiban bagi umat Islam yang mampu. Menunaikan zakat melalui BAZNAS memastikan bahwa dana yang kita salurkan dikelola dengan amanah dan tepat sasaran, karena BAZNAS merupakan lembaga resmi pemerintah yang bertanggung jawab mengelola dana zakat, infak, dan sedekah," ujarnya.
Ia juga menekankan, BAZNAS memiliki sistem pengelolaan zakat yang transparan dan profesional, sehingga dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan memastikan bantuan yang disampaikan tepat sasaran.
"Tentunya sebagai lembaga pemerintah, BAZNAS diawasi oleh berbagai elemen masyarakat dalam pengelolaannya, diaudit. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS," tambahnya.
Menag Nasaruddin juga mengingatkan, zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat.
"Zakat memiliki potensi besar dalam mengentaskan kemiskinan. Jika seluruh umat Islam membayarkan zakatnya dengan tertib, maka manfaatnya akan sangat besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, dan masalah kemiskinan di Indonesia bisa selesai hanya dengan dana zakat saja jika potensi zakat yang luar biasa ini bisa kita kelola dengan baik, belum yang lainnya," jelasnya.
Menurutnya, momentum Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kesadaran berzakat.
"Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagi kepada sesama melalui zakat, infak, dan sedekah, perhitungkan zakat harta kita, zakat profesi kita, kalau tidak bisa menghitung sendiri, serahkan kepada amil BAZNAS untuk menghitungnya," katanya.
Menag Nasaruddin kembali mengajak umat Islam untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari komitmen sosial dan ibadah yang paripurna di bulan suci ini.
"Jangan ragu untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Mari bersama-sama kita optimalkan potensi zakat untuk membangun kesejahteraan umat dan mewujudkan kesejahteraan umat," ucapnya.
BERITA12/03/2025 | Humas
Lewat Balai Ternak, BAZNAS RI Berhasil Berdayakan Peternak Binaan Jadi Muzaki
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Balai Ternak berhasil memberdayakan 59 peternak binaan hingga bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki pada awal 2025 ini.
Selain melahirkan muzaki baru, Balai Ternak BAZNAS juga mencatatkan pencapaian lain dengan berhasil mengentaskan 335 peternak hingga berada di atas Had Kifayah dan berhasil melewati garis kemiskinan. Berdasarkan data Puskas BAZNAS, had kifayah nasional pada 2024 mencapai Rp4,61 juta, meningkat dari Rp4,22 juta pada 2023 dan Rp3,01 juta pada 2018.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan, program ini menjadi bukti nyata peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
"Balai Ternak BAZNAS bukan sekadar bantuan sementara, tetapi juga solusi jangka panjang yang mampu meningkatkan taraf hidup mustahik hingga mereka naik kelas menjadi muzaki. Ini adalah bentuk nyata dari konsep pemberdayaan berbasis zakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (26/2/2025).
Saidah menyampaikan, sebanyak 59 peternak binaan yang telah menjadi muzaki ini tersebar di 13 titik Balai Ternak di Pulau Jawa, yaitu Purworejo, Gresik, Kulon Progo, Garut, Madiun, Ngawi, Kebumen, Magelang, Serang, Gunung Kidul, Rembang, Banyumas, dan Bantul.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 telah mandiri, sementara 21 orang lainnya masih dalam pendampingan. Mereka terdiri atas 57 peternak laki-laki dan 2 perempuan, dengan masa pendampingan antara 12 hingga 72 bulan," jelas Saidah.
Saidah menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program ini agar semakin banyak peternak yang merasakan manfaatnya dan dapat bertransformasi menjadi muzaki.
"Efek domino dari program ini sangat besar. Ketika peternak sejahtera, mereka mulai membeli pakan dari pemasok lokal, menggunakan jasa transportasi, hingga mempekerjakan tenaga kerja dari komunitas sekitar,” ujar Saidah.
"Kami berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia. Terima kasih juga kami ucapkan kepada para muzaki yang telah membantu menyejahterakan umat dan mendukung program-program BAZNAS,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, menambahkan, keberhasilan program Balai Ternak tidak lepas dari pola pendampingan intensif dan sistematis yang diterapkan kepada para peternak.
"Capaian ini menunjukkan bahwa program Balai Ternak berhasil memberikan pendampingan yang optimal kepada peternak di berbagai daerah, meskipun dihadapkan pada beragam tantangan," ujar Eka.
Ia mengungkapkan, tantangan terbesar yang dihadapi peternak binaan BAZNAS meliputi kondisi geografis, aksesibilitas lokasi, cuaca, hingga fluktuasi harga pakan dan ternak. Namun, dengan bimbingan dan dukungan berkelanjutan, mereka mampu mengelola usaha ternak secara mandiri dan berkelanjutan.
"Keberhasilan ini juga tercermin dari meningkatnya jumlah peternak yang naik status dari mustahik menjadi muzaki. Hal ini menjadi bukti bahwa program Balai Ternak BAZNAS tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menciptakan ekosistem pemberdayaan ekonomi yang berdampak nyata," ujarnya.
Setiap tahun Balai Ternak BAZNAS melahirkan muzaki baru. Pada 2024 lalu terdapat 9 muzaki baru, 2023 (15 muzaki), 2022 (8 muzaki), 2021 (11 muzaki), 2020 (2 muzaki), 2019 (7 muzaki) dan 2018 (7 muzaki). Penghasilan muzaki baru Balai Ternak dari Rp6,650,794 s.d. Rp34,201,758 (nishab 2022: Rp6,607,748 dan nishab 2024: Rp6,859,394).
Balai ternak merupakan salah satu program BAZNAS dalam rangka pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan, yang menyasar peternak mustahik sebagai penerima manfaatnya. Komoditas ternak yang dibudidayakan yaitu domba, kambing, sapi, dan ayam broiler. Hingga saat ini terdapat 51 Balai Ternak BAZNAS yang tersebar di seluruh Indonesia.
BERITA27/02/2025 | Humas
Sukses Berdayakan Mustahik, Program Zmart BAZNAS RI Cetak 224 Muzaki Baru
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program pemberdayaan ekonomi Zmart kembali berhasil memberdayakan 224 mustahik binaan naik kelas menjadi muzaki pada awal tahun 2025 ini.
Adapun penghasilan yang didapatkan oleh 224 mustahik binaan usaha warung Zmart berkisar Rp5.567.000 hingga Rp25.267.700 per bulan dengan nishab Rp5.300.000 (2020) dan Rp.6.644.868 (2021).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, pencapaian ini menjadi bukti efektivitas zakat sebagai instrumen pemberdayaan.
"Program Zmart bukan sekadar bantuan ekonomi, tetapi upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas usaha ritel mikro. Mustahik yang dulu menerima zakat kini menjadi muzaki yang berkontribusi kembali kepada masyarakat,” ujar Saidah, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (27/2/2025)
Saidah menyampaikan, dari 224 muzaki baru yang lahir dari program Zmart, sebanyak 178 adalah perempuan dan 46 laki-laki, yang tersebar di 23 provinsi. Dari jumlah tersebut, 170 telah mandiri, sementara 54 orang lainnya masih dalam pendampingan BAZNAS.
"Pendampingan intensif dilakukan selama 12 hingga 24 bulan oleh tim yang terdiri dari 24 pendamping Zmart. Selama periode tersebut, kami (BAZNAS) terus memantau perkembangan usaha mustahik binaan melalui dashboard Monitoring Laporan Harian Pendamping Direktorat Pendayagunaan," jelas Saidah.
Dalam enam tahun terakhir, lanjut Saidah, jumlah muzaki baru terus bertambah. Pada 2019 tercatat 9 muzaki baru, kemudian meningkat menjadi 76 orang pada 2020. Pada 2021 jumlahnya mencapai 21 orang, disusul 50 orang pada 2022, lalu 15 orang pada 2023, dan 53 orang pada 2024.
"Tren positif ini menunjukkan keberhasilan pendampingan yang dilakukan secara konsisten oleh BAZNAS," ujar Saidah
Menurut Saidah, keberhasilan program Zmart membuktikan bahwa zakat dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif.
"Kami ingin menciptakan lebih banyak mustahik yang naik kelas menjadi muzaki sehingga roda ekonomi umat terus berputar dan memberi manfaat lebih luas,” katanya.
Lebih lanjut, Saidah menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas program Zmart agar semakin banyak mustahik yang bisa naik kelas. Dengan pendekatan berbasis data dan evaluasi berkelanjutan, program ini diharapkan semakin efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya tentang memberi, tetapi juga tentang memberdayakan
"Transformasi mustahik menjadi muzaki yang dilakukan melalui Zmart membuktikan bahwa zakat memiliki peran besar dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan," pungkasnya.
Hingga kini, pada masa periode pendampingan tahun 2023-2025, Direktorat Pendayagunaan BAZNAS telah membina 4.588 penerima manfaat usaha Zmart di 34 provinsi.
Dari jumlah tersebut, 224 orang telah naik kelas menjadi muzaki, 653 orang berhasil keluar dari had kifayah, dan 734 orang melampaui garis kemiskinan. Sementara itu, 2.977 penerima manfaar Zmart masih berjuang untuk lepas dari garis kemiskinan.
Program Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah meningkatkan kapasitas warung sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar retail modern serta mengatasi kemiskinan
BERITA27/02/2025 | Humas
BAZNAS Kuningan Pelopori Kampung Zakat Selajambe, Kini punya Program Santri Kalong Reborn
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan turut berperan dalam peresmian Kampung Zakat di Desa Selajambe. Acara ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan pendidikan agama di masyarakat, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Selajambe bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan elibatkan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang salah satu didalamnya adalah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan.
Dalam peresmian yang dihadiri oleh Dirjen Kemenag RI, Selasa (25/02/2025) di desa Selajambe Kampung Zakat ini mengusung program unggulan Santri Kalong Reborn. Program ini bertujuan untuk meminimalisir penggunaan gawai di kalangan anak-anak dengan menggantinya melalui kegiatan mengaji, sehingga membentuk generasi yang lebih religius dan berakhlakul karimah.
PJ Sekda Kuningan Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si mengungkapkan bahwa Zakat bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan sosial
"Dengan adanya sinergi antara program santri kalong dan kampung zakat ini, kita berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih berilmu, mandiri, dan berakhlakul karimah.”
Selain itu, ia juga menambahkan pentingnya pengelolaan dana donasi atau infak dari masyrakat
“Dana zakat yang terhimpun dan terkelola dengan baik akan menjadi modal utama dalam memperkuat pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta sosial keagamaan bagi masyarakat di sekitar,” ujar Benny.
BAZNAS Kuningan telah berkontribusi dalam pembentukan Kampung Zakat di Desa Selajambe sejak tahun 2023. Pengurus Kampung Zakat mengelola dana infak dari masyarakat, yang kemudian disetorkan melalui BAZNAS, dan didistribusikan 100% untuk kemaslahatan warga Desa Selajambe.
Selain itu, pada acara peresmian ini, BAZNAS Kuningan juga memberikan bantuan paket mebel untuk menunjang kegiatan belajar para santri dalam program Santri Kalong Kampung Zakat.
Dengan peran serta dari BAZNAS Kuningan, Kampung Zakat diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan zakat sebagai instrumen sosial yang tidak hanya memperkuat pendidikan agama, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Keberadaan program ini menunjukkan komitmen dalam membangun komunitas yang lebih religius, berdaya, dan sejahtera.
BERITA26/02/2025 | Humas
Kuningan Tetapkan Zaat Fitrah 2,5 Kg atau Senilai 37.500
Pemerintah Kabupaten Kuningan menetapkan besaran zakat fitrah untuk Ramadhan 1446 H/2025 sebesar 2,5 kilogram beras atau setara dengan Rp 37.500 per jiwa. Penetapan ini dilakukan dalam rapat Dewan Syariah yang berlangsung di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kuningan pada Selasa (4/2/2025).
Asisten Daerah (Asda) I Pemda Kuningan, H. Toni Kusumanto, AP., M.Si., yang memimpin rapat, menjelaskan bahwa besaran zakat fitrah ditetapkan berdasarkan harga rata-rata beras yang dikonsumsi masyarakat Kuningan.
"Penentuan nominal zakat ini mempertimbangkan harga beras di pasaran, sebagaimana disampaikan oleh DISKOPDAGPERIN, serta hasil musyawarah dengan para tokoh agama," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menyampaikan bahwa penetapan tersebut juga merujuk pada Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Perhitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah dan Keputusan Ketua BAZNAS Pusat no 06 tahun 2025
"Menguatkan hasil musyawarah dengan para tokoh agama, kami juga merujuk pada PMA no 52 yang menyatakan beras atau makanan pokok dapat diganti dalam bentuk uang dengan nilai yang setara, yakni sebesar 2,5 kilogram beras” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa besaran nominal ini juga ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Kuningan agar tetap terjangkau, namun tetap sesuai dengan prinsip syariat Islam dalam menunaikan zakat fitrah
"Nominal Rp 37.500 didasarkan pada harga beras yang layak dikonsumsi dengan mempertimbangkan potensi fluktuasi harga menjelang Ramadhan yakni yang di kisaran Rp 15.000 per kilogram” pungkasnya
Keputusan mengenai besaran zakat fitrah ini merupakan hasil musyawarah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Kuningan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan, dan Kementerian Agama Kuningan.
Selain itu, pertimbangan dan pandangan dari para tokoh agama yang hadir, seperti dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kuningan, perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kuningan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuningan, Persatuan Islam (PERSIS), Persatuan Umat Islam (PUI) Kuningan, turut menjadi dasar dalam penetapan nominal zakat fitrah ini.
BERITA05/02/2025 | Humas
BAZNAS Kuningan Bantu Ringankan Beban Musibah Longsor
Bencana longsor di dusun Purwasari, desa Cimara kecamatan Cibeureum Kuningan, Sabtu 18 Januari 2025, mengakibatkan 3 bangunan rumah ambruk terbawa pergerakan tanah dipinggiran tebing serta 9 rumah warga yang terancam bergeser akibat curah hujan yang cukup tinggi.
Musibah itu tidak memakan korban jiwa, namun pemilik rumah yang ambruk serta yang terkena dampak terpaksa diungsikan ke masjid kampung dan rumah warga yang dinyatakan aman.
Baznas kabupaten Kuningan pada kesempatan membersamai Hj. Tuti Andriani, wakil bupati Kuningan terpilih, turut serta membantu warga yang mendapat musibah berupa 5 kasur tipis, 6 selimut tebal, beras, air minum dan dana 5 juta sebagai bantuan sementara.
Ketua Baznas Kuningan Drs.HR. Yayan Sofyan MM didampingi wakil ketua H.Yusron Kholid M Si, menyampaikan pesan disertai doa *agar semua warga khususnya yang mengalami musibah untuk tetap tabah dan tetap shobar, karena ini semua ujian dari Alloh SWT*.
Baznas Kuningan siap bekerjasama dengan BPBD juga aparat desa dalam menanggulangi musibah kemanusiaan dengan harapan warga tetap optimis, karena pemkab Kuningan beserta stake holder terkait terus memantau dan siap membantu agar rumah yang ambruk dapat kembali berdiri.
Baznas Kuningan juga telah berkoordinasi dengan Baznas propinsi dan BAZNAS RI untuk berkenan membantu bencana longsor Kuningan, karena kami diminta laporan kejadian dan langsung assesment wilayah yang terkena dampak itu.
"Insya Alloh Baznas propinsi siap segera membantu meringankan beban warga yang terkena musibah" pungkas kang Haji Yayan sapaan akrabnya.
BERITA20/01/2025 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Salurkan Program Rumah Layak Huni untuk Ibu Uun Unasih di Desa Giriwaringin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni (RLHB).
Salah satu penerima manfaat program ini adalah Ibu Uun Unasih, warga Dusun 3, Desa Giriwaringin, yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan. Rumah tersebut terbuat dari bilik bambu yang sudah rapuh dan tidak layak untuk dihuni.
Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menjelaskan bahwa Program Rumah Layak Huni merupakan salah satu wujud nyata dari visi dan misi BAZNAS untuk mensejahterakan umat.
"Alhamdulillah, BAZNAS Indonesia melalui BAZNAS Kuningan telah menggulirkan program RLHB sebanyak 11 rumah dengan total nilai Rp275 juta. Program ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki rumah yang masuk kategori tidak layak atau memprihatinkan," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa untuk merealisasikan bantuan Rumah Layak Huni (RLHB) dari BAZNAS, diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat dan desa. Hal ini karena dana yang diberikan hanya sebesar Rp25 juta/rumah.
"Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada kepala desa, jajaran pemerintah, dan masyarakat yang bergotong royong membantu mewujudkan rumah bagi penerima bantuan. Saya mengapresiasi pemerintahan desa sangat konsisten melaksanakan program pemberdayaan yang sinergis dengan BAZNAS," tambahnya.
Selain itu, ia melihat bahwa Desa Giriwaringin memiliki potensi pemberdayaan yang bisa disinergikan lebih lanjut dengan BAZNAS di masa depan.
"Mudah-mudahan ke depannya Desa Giriwaringin dapat menjadi pilot project dalam program pemberdayaan aspek ekonomi dan sosial, seperti ternak kambing, sapi, serta potensi pertanian. Jika dikelola dengan baik, ini dapat merubah mustahik menjadi muzaki," pungkasnya.
Kepala Desa Giriwaringin, Sobarudin, yang akrab disapa Obay, menyampaikan apresiasinya terhadap program-program BAZNAS dalam bidang pemberdayaan dan sosial.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas program RLHB ini. Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kurang mampu di desa kami, khususnya untuk Bu Uun, yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan," ungkapnya.
Selain program renovasi rumah, Obay juga menjelaskan bahwa Desa Giriwaringin menerima program pemberdayaan berupa Balai Ternak Kambing dari BAZNAS Kuningan.
"Tentu saya berharap ke depannya Desa Giriwaringin dapat menjadi Kampung Zakat sebagai bentuk dukungan dan kemitraan dengan BAZNAS dalam menjalankan program-program sosial bagi masyarakat," pungkasnya.
BERITA30/12/2024 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kuningan Resmi Luncurkan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA)
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan secara resmi meluncurkan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kampung Cibapang, Desa Cileuleuy, Kabupaten Kuningan, pada Sabtu (21/12/2024).
Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, MM, didampingi oleh BPBD Kuningan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kuningan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peluncuran program ini.
"Alhamdulillah, selama delapan hari, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mendampingi masyarakat dan memberikan berbagai edukasi melalui modul materi yang telah disusun. Tujuannya adalah agar masyarakat memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan saat menghadapi bencana," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS melalui lembaga programnya, BTB, untuk berpartisipasi dalam penanganan bencana di Kabupaten Kuningan.
"Tentu, harapan kami adalah masyarakat mampu menerapkan langkah-langkah strategis yang telah diberikan. Meskipun kita tidak mengharapkan terjadinya bencana, antisipasi dan kesiapsiagaan tetap harus dipersiapkan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cileuleuy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kuningan atas pelaksanaan Program KATANA di desanya.
"Kehadiran program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam mengenali risiko bencana, meningkatkan kesadaran, dan memperkuat kemampuan warga untuk menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa depan," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Program KATANA diharapkan dapat memberikan dampak positif melalui pelatihan dan simulasi yang dirancang untuk mengurangi risiko bencana.
Dengan adanya kolaborasi antara BAZNAS, BPBD, dan masyarakat, Kepala Desa optimis Desa Cileuleuy dapat menjadi desa yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan bencana.
Peluncuran Program KATANA ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat yang antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi, pengkajian risiko bencana, pembuatan peta ancaman dan evakuasi, hingga pengembangan sistem peringatan dini yang ditutup dengan simulasi penanganan bencana.
Langkah ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang efektif antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan organisasi lainnya dalam mendukung pengurangan risiko bencana di tingkat desa.
BERITA21/12/2024 | Humas
BTB BAZNAS Kuningan Sosialisasi Program Kampung Tanggap Bencana
Dalam rangka menindaklanjuti program BAZNAS Tanggal Bencana Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Kuningan melalui BTB gelar sosialisasi Kampung Tanggap Bencana yang bertempat di Kampung Cibapang Desa Cileuleuy Kecamatan Cigugur.A
BZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan KATANA ini selama 7 hari kedepan, yang dimana masyarakat akan dibekali Materi-materi yang berkaitan dengan PRB (Pengurangan Resiko Bencana) serta bagaimana menghadapi situasi jika terjadi bencana menimpa.
Pada kegiatan sosialisasi Kampung Tanggap Bencana ini dihadiri oleh Kepala Pelaksana Bpbd Kab. Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP, Komisioner BAZNAS Kab. Kuningan H. Yusron Kholid, M.Si, Amil BAZNAS, Kepala desa Cileuluey beserta jajan BPD dan lembaga desa lainnya, tim fasilitator Katana beserta Tim relawan BTB kab. Kuningan serta 115 lebih masyarakat Kampung Cibapang Desa Cileuleuy.
Sosialisasi KATANA ini menuai respon positif dari pemerintahan desa beserta masyarakat dikarenakan, program ini dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya peningkatan kapasitas dalam pengurangan resiko bencana.
Dalam kesempatan ini Kepala desa Cileuleuy berterimakasih kepada BAZNAS kabupaten Kuningan dikarenakan sudah mau melaksanakan kegiatan Katana ini di desa Cileuleuy. "Saya berharap masyarakat dapat ikut serta dalam program katana 7 hari kedepan yang dilaksanakan BTB Kuningan dengan serius".
Ditempat yang sama Komisioner BAZNAS H. Yusron Kholid, M.Si mengatakan "Alhamdulillah pada hari ini BAZNAS Kabupaten Kuningan melalui lembaga BTB melaksanakan kegiatan sosialisasi Kampung Tanggap bencana di desa cileuleuy kec. Cigugur".
"Mudah-mudahan Kampung tanggap Bencana ini menjadi file projek untuk lebih mengembangkan untuk memberikan pembina kepada masyarakat bagaimana menghadapi bencana yang mungkin terjadi, mudah-mudahan tidak ada bencana tapi jika masyarakat sudah faham terkait kebencanaan itu akan menjadi simpul bagaimana menangani masalah kebencanaan secara umum", jelas Komisioner BAZNAS H. Yusron Kholid, M.Si.
Diakhir wawancaranya Komisioner BAZNAS H. Yusron Kholid, M.Si berharap "Semoga Kampung Tanggap Bencana ini berjalan dengan baik masyarakatnya siap melaksanakan tugas secara umum dan kita semua senantiasa mendapatkan keberkahan dar Allah SWT".
Kegiatan Kampung Tanggap Bencana ini dilaksanakan dengan menggunakan anggaran BAZNAS Tanggap Bencana Republik Indonesia yaitu dari Sedekah Konsumen Alfamart, dan anggaran BAZNAS Kabupaten Kuningan.
Selain itu Kepala Pelaksana Bpbd Kab. Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP mengatakan kami sangat mengapresiasi dan ini sudah berjalan beberapa kali dengan BTB atau BAZNAS kegiatan katana sebagai bagian dalam pengurangan resiko bencana".
"Semoga kedepannya depan kolaborasi dengan semua pihak terkait yang bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana menangani kebencana dan kami berharap kedepannya bisa terus berkolaborasi untuk melakukan kegiatan seperti ini yang sangat bermanfaat dalam rangka mitigasi bencana", pungkas Kepala Pelaksana Bpbd Kab. Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP
BERITA08/12/2024 | HUMAS
BAZNAS Bantu Program Rumah Layak Huni Untuk Pak Sain
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program Rumah Layak Huni.
Pada Rabu 06/12/2024, secara simbolis, Komisioner BAZNAS Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid MSI, meresmikan rumah baru untuk Pak Sain, seorang pemulung rongsok yang sebelumnya tinggal di rumah yang hampir roboh.
Pak Sain, warga Desa Giriwaringin, selama ini hidup dalam keterbatasan dengan kondisi rumah yang jauh dari layak huni. Melalui program ini, BAZNAS berupaya memberikan solusi nyata bagi warga seperti Pak Sain, yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Dalam sambutannya, H. Yusron Kholid menyampaikan, “Program Rumah Layak Huni ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap rumah ini dapat menjadi tempat tinggal yang layak dan membawa kebahagiaan bagi Pak Sain dan keluarganya. Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS.”
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang memberikan dukungan kepada Pak Sain. Rumah layak huni yang diberikan ini dibangun dengan desain sederhana namun kokoh, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keluarga penerima manfaat.
Pak Sain mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya, “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu mewujudkan rumah ini. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda.”
Melalui program-program sosial seperti ini, BAZNAS Kabupaten Kuningan terus berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, BAZNAS optimis dapat memberikan kontribusi lebih besar di masa mendatang.
BERITA06/12/2024 | Humas
BAZNAS Kerjasama Dengan Universitas, Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan jalin kerjasama dengan UIN Salatiga, Guna Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan ( Rabu 20 November 2024).
Prof. Dr. Muh. Saerozi, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, berharap kerja sama ini semakin erat dan memberikan manfaat nyata, dengan tetap mengacu pada payung hukum yang berlaku.
Perjanjian kerja sama ini melibatkan Baznas Kuningan, Kota Magelang, Kabupaten Barru, dan LPTK UIN Salatiga untuk mendukung pembiayaan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 2
Acara tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan oleh Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., selaku Dekan FTIK sekaligus Ketua LPTK UIN Salatiga, bersama perwakilan Baznas dari Kuningan, Kota Magelang, dan Kabupaten Barru. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 2.
Hadir dalam acara ini perwakilan dari UIN Salatiga, yaitu Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK, Dr. Fatchurrohman, S.Ag., M.Pd., Ketua Jurusan Guru Kelas, Mufiq, M.Phil., Sekretaris Jurusan Guru Kelas, Imam Mas Arum, M.Pd., serta Ketua Program Studi PPG, Imam Subqi, M.Si. Selain itu, turut hadir pimpinan Baznas dari Kuningan, Kota Magelang, dan Kabupaten Barru, yang aktif berkontribusi dalam kerja sama strategis ini.
BERITA25/11/2024 | Humas
BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Program Edukasi Kebencanaan
Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kuningan bersama BTB BAZNAS Provinsi Jawa Barat gelar program BTB Go To School di MAN 3 Kuningan (selasa 29 Oktober 2024)
program tersebut bertujuan untuk mitigasi resiko bencana di sekolah.
Komisioner BAZNAS Kuningan H Yusron Kholid MSI menuturkan bahwa Edukasi kebencaan sangat penting bagi siswa dan guru di sekolah, mengingat Kabupaten Kuningan berada di wilayah gunung Aktif tertinggi di Jawa Barat yaitu gunung ciremai
dalam giat tersebut BTB BAZNAS memberikan pelatihan, pengetahuan dan ditutup dengan simulasi bencana gempa bumi yang di ikuti oleh siswa MAN 3 Kuningan.
selain itu BTB BAZNAS juga memberikan bantuan berupa tabung oksigen dan perlengkapan petunjuk jalur evakuasi yang langsung ditempelkan oleh siswa ditempat tempat strategis.
BERITA30/10/2024 | Humas
Pelatihan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS
Hari Kamis tanggal 24 Oktober 2024 BAZNAS Kabupaten Kuningan menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) bertempat di Grand Cordela Hotel Jalan Siliwangi Kuningan, pelatihan ini diikuti seluruh amil dari semua bidang dan bagian. Meskipun narasumbernya dari internal tapi tetap diikuti dengan sangat antusias, yang kalau kita lihat dari model pembelajaran, pelatihan ini merupakan implementasi dari Model Pembelajaran Sebaya, artinya pembelajaran yang dilaksanakan oleh teman sendiri yaitu para amil yang telah mengikuti pelatihan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Meskipun demikian, pelatihan terasa serius namun terasa sangat dinamis dan menyenangkan. Waka II H. Yusron Kholid, M.Si dalam sambutan di acara pembukaan menyampaikan amanat, bahwa SIMBA adalah sistem penyimpanan data dinamis, yang memudahkan kita dalam pengelolaan zakat, infak sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya, sehingga SIMBA ini perlu diketahui dan dipahami oleh kita semua, sehingga bukan hanya operator atau bagian tertentu saja yang mengelola SIMBA namun semua amil harus tahu dan memahami atau paling tidak tahu dan mengenal bagaimana proses sistem informasi BAZNAS dilaksanakan. SIMBA merupakan sistem informasi BAZNAS yang terintegrasi, sehingga informasi yang ada pada sistem ini terintegrasi ke BAZNAS Provinsi dan Nasional. Waka IV yang membidangi Kesekretariatan, SDM dan Umum Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd mengaharpakan pelatihan SIMBA ini dapat diikuti seluruh amil sampai tuntas, bila perlu sampai malam. Terima kasih kepada seluruh peserta pelatihan, insya Allah ilmu yang kita pelajari bersama akan membawa BAZNAS Kabupaten Kuningan lebih baik lagi. Selamat mengikuti pelatihan, pungkasnya. Selesai pelatihan para peserta melakukan foto bersama sebagai dokumen kegiatan.
BERITA25/10/2024 | Sekretaris
BAZNAS Kuningan Resmikan Program Balai Ternak, Berdayakan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan launching program Balai Ternak BAZNAS di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, pada Senin, 21 Oktober 2024.
Acara ini menandai komitmen BAZNAS dalam memperkuat sektor peternakan lokal sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.
Sebanyak 100 ekor kambing disalurkan kepada para peternak, dengan rincian 70 ekor dari BAZNAS Kuningan dan 30 ekor dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Dr. Ali Khosim, S.H.I., M.Ag, selaku Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Barat, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kuningan.
"Dengan program Balai Ternak ini, kami berharap ini menjadi pilot project, yang bisa diterapkan di desa-desa lain, sehingga manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya
Ia juga berharap program balai ternak Baznas kuningan, kedepan dapat menjadi percontohan bagi Baznas kabupaten kota lain di Jawa Barat.
Komisioner BAZNAS Kuningan H. Yusron Kholid, MSI, bidang distribusi, menjelaskan bahwa program ini diberikan untuk 3 desa, yaitu Desa Sayana, Desa Giriwaringin dan desa puncak, ia menekankan pentingnya pemanfaatan optimal program ini.
"Bantuan ternak ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para peternak agar ke depannya bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Kami berharap kambing-kambing ini bisa dijual pada bulan Dzulhijah untuk memenuhi perimintaan kurban masyrakat,” ujarnya
Ia juga berharap agar, para kepala desa turut mengawal dan memonitor program ini, agar berjalan sebagai mana mestinya dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat serta mampu mewujudkan kemandirian ekonomi
"Insyaallah kedepan, program ini menjadi program prioritas, yg mudah mudahan setiap tahun, muncul balai ternak balai ternak baru di desa yang lain" Pungkasnya.
Launching program ditandai dengan simbolis pemberian bantuan dan pemotongan pita oleh ASDA satu Kabupaten Kuningan, TONI KUSUMANTO, AP., M.Si. sebagai tanda dimulainya operasional Balai Ternak.
Hadir mendampingi dalam kegiatan komisioner baznas Kuningan diantaranya, Dr. KH Aang Asy'ari LC MSI, Dr. H Uci sanusi M. Pd dan Drs KH Abdul Aziz Amarullah. Hadir juga Camat kecamatan Jalaksana berserta forkopinca Jalaksana dan kepala KUA juga kepala desa dan tokoh masyarakat dan petani ternak penerima manfaat.
BERITA22/10/2024 | Humas
BAZNAS Wujudkan Impian Pak Asnen Untuk Punya Rumah Impian
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan, laksanakan program Rumah Layak Huni bagi masyrakat
adalah pak Asnen, warga asal Giriwaringin Kecamatan Maleber, yang merupakan korban dari tanah longsor beberapa waktu lalu, yang menghancurkan sebagian besar rumahnya.
Alhamdulilah, kini BAZNAS Kuningan melalui program rumah layak huni, dari BAZNAS pusat, berhasil membangun kembali rumah pak Asnen
dengan bantuan total 25 juta ditambah dengan swadaya masyrakat dan pemerintah desa giriwaringin, rumah pak Asnen diresmikan pada oktober 2024
BERITA11/10/2024 | Humas
Program Bank Makanan jadi cara atasi Stunting BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Kuningan, melalui Progran Bank Makanan melaksanakan giat percepatan penanganan stunting di Kabupaten Kuningan.
Dengan mengangkat tema “ sajian berkah bergizi”, yang bekerjasama dengan Dapur OGIBASCIS (olahan gizi balita Cisantana) Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Sebanyak 20 anak diverifikasi, dan masuk dalam kategori stunting, di Intervensi dengan diberikan PMT( Pemberian Makanan Tambahan) setiap hari selama program berjalan.
Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M menuturkan bahwa Program penanganan stunting merupakan salah satu program yang menjadi prioritas dari BAZNAS
“Berdasarkan hasil Rakor bersama BAZNAS se Jawa Barat, Kami dititipi 2 program prioritas yaitu penanganan kemiskinan ekstream dan program penanganan stunting” ungkapnya
Ia menambahkan, tahun sebelumnya BAZNAS Kuningan juga turut serta dalam program penangan stunting di Kabupaten Kuningan
"Kolaborasi Program, Bank Makanan BAZNAS dan dapur Ogibacis, sesuai dengan amanah Pj gubernur jawa barat, yang meminta BAZNAS untuk dapat bermitra dengan pemerintah daerah setempat dalam percepatan penanganan stunting” pungkasnya
Selain itu, Kepala Desa Cisantana, mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kuningan atas support kepada dapur Ogibacis , dalam program kolaborasi bersama menangani stunting di desa Cisantana.
"dapur Ogibacis merupakan pola kerja yang dibangun dalam penangan stunting, yang alhamdulilah melalui kerjasama dengan BAZNAS Kuningan, 20 anak dapat di Intervensi dengan diberikan PMT” ungkapnya
Camat kecamatan cigugur dalam keterangnya memberikan apersiasi atas kolaborasi dengan semua pihak, antara BAZNAS, pemerintahan desa, puskesmas , dan Ibu Kader PKK, mudah mudahan dapat memberikan hasil yang diharapkan,
Dalam launching program percepatan penangan stunting tersebut, selasa 10 Sepetember 2024, di aula desa Cisantana, BAZNAS juga memberikan perlengkapan dapur yang akan digunakan operasional dalam pembuanat PMT setiap harinya oleh tim dapur ogibacis
BERITA11/10/2024 | Humas
BAZNAS Kuningan Salurkan Beasiswa 127 Juta bagi mahasiswa dan santri Kabupaten Kuningan
Sebanyak Delapan Puluh tujuh penerima manfaat, yang merupakan mahasiswa aktif dan santri, mendapatkan beasiswa pendidikan dari BAZNAS. Yang disalurkan di aula BAZNAS Kuningan , pada (kamis 12 09 2024).
Dari 87 mahasiswa dan santri, sebanyak 12 orang mendapatkan beasiswa penuh selama 4 tahun pendidikan, dan sisanya sebanyak 75 orang mendapatkan stimulan pendidikan.
Komisioner Baznas bidang pendistribusian H Yusron Kholid M.SI menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan
"mudah mudahan beasiswa ini dapat membantu meringankan, dan menyemangati bagi para mahasiswa dan santri agar lebih optimal dalam menggapai cita citanya” ungkapnya
Ia juga berharap agar kedepan para muzaki, dapat menjadikan BAZNAS sebagi lembaga untuk menitipkan zakat, infak dan sedekahnya.
“program beasiswa Ini, merupakan komitmen BAZNAS, dalam menyampaikan amanah dari para muzaki, yang selama ini menitipkan hartanya melalui Baznas Kuningan, guna kepentingan pembanguan manusia kabupaten kuningan” pungkasnya
Dalam pendistribusian beasiswa hari ini, turut mendampingi, Komisioner BAZNAS Kuningan bidang keuangan drs KH Abdul Aziz Amarullah dan komisioner BAZNAS bidang SDM, Dr. H Uci Sanusi M.Pd.
Diketahui Pendistribusian beasiswa BAZNAS Kuningan, merupakan bagian dari program Kuningan cerdas, yang rutin setiap tahun BAZNAS prioritaskan untuk di distribusikan kepada mahasiswa dan santri yang membutuhkan.
BERITA23/09/2024 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kuningan.
Lihat Daftar Rekening →