WhatsApp Icon
BAZNAS Kuningan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Ibu Nuraeni, Korban Penganiayaan di Maleber

KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa satu unit kursi roda untuk Ibu Nuraeni, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom., sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi Ibu Nuraeni yang mengalami keterbatasan fisik pasca menjadi korban penganiayaan berat.

Sebelumnya, Ibu Nuraeni mengalami luka serius di bagian kepala akibat tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh karyawannya sendiri yang baru bekerja selama tiga hari. Kejadian tragis tersebut mengakibatkan Ibu Nuraeni mengalami trauma fisik yang mendalam, hingga menyebabkan dirinya hanya bisa terbaring di tempat tidur dan kehilangan kemampuan untuk beraktivitas secara mandiri selama beberapa waktu terakhir.

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah untuk program kemanusiaan dan kepedulian sosial.

"Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Nuraeni. BAZNAS Kuningan hadir untuk memberikan dukungan moral maupun stimulus fisik melalui bantuan kursi roda ini. Kami berharap alat bantu ini dapat memudahkan Ibu Nuraeni dalam beraktivitas, membantu meringankan beban pihak keluarga yang merawat, serta menumbuhkan kembali semangat kesembuhan beliau," ujar Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom. saat menyerahkan bantuan tersebut

Pihak keluarga Ibu Nuraeni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kuningan. Dengan adanya kursi roda ini, keluarga berharap Ibu Nuraeni dapat lebih mudah dibantu untuk bergerak, mendapatkan udara segar di luar kamar, serta perlahan-lahan menjalani proses pemulihan fisik dengan lebih baik.

BAZNAS Kuningan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para muzaki, munfik, dan donatur yang senantiasa menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Sinergi kebaikan inilah yang memungkinkan program-program respons cepat kemanusiaan seperti ini dapat terus berjalan untuk membantu masyarakat Kuningan yang sedang tertimpa musibah

 

 

16/07/2026 | Kontributor: HUMAS
Hj Ela Helayati Bersama BAZNAS Kuningan Blusukan Salurkan Bantuan untuk Disabilitas dan Dhuafa

KUNINGAN – Wujud kepedulian terhadap sesama terus digelorakan di Kabupaten Kuningan. Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Kuningan Asep Z Fauzi turun langsung ke lapangan (blusukan) untuk memberikan bantuan kepada warga yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi, pada Senin 13/07/2026.

Aksi kemanusiaan ini menyasar dua wilayah, yakni Desa Ancaran dan Kelurahan Cigintung. Di Desa Ancaran, rombongan menemui dua warga penyandang disabilitas, yaitu Lutfi dan Lela. Lutfi merupakan seorang anak berkebutuhan khusus (ABK). Sementara Lela, sudah bertahun-tahun hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit yang dideritanya, membuat dirinya tidak mampu beraktivitas sama sekali. Selain di Desa Ancaran, rombongan juga mengunjungi dua warga kurang mampu di Kelurahan Cigintung.

Dalam blusukan tersebut, Hj. Ela Helayati bersama BAZNAS Kuningan menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako untuk meringankan beban hidup para penerima manfaat.

"Hari ini kita menemui warga yang sedang sakit dan sangat membutuhkan uluran tangan. Alhamdulillah, bingkisan dan bantuan dari BAZNAS sudah kita salurkan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa menambah semangat bagi keluarga yang kita datangi," ujar Hj. Ela Helayati.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kuningan bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Asep Z Fauzi, mengungkapkan rasa prihatinnya setelah melihat langsung kondisi para warga di lapangan. Menurutnya, realita di masyarakat menunjukkan masih banyak warga yang membutuhkan perhatian serius.

"Kita dihadapkan pada fakta yang memprihatinkan. Ada warga yang sakit, difabel, mengalami keterbatasan fisik, dan berasal dari keluarga tidak mampu. Ini artinya, masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang harus kita semua tuntaskan bersama," ungkapnya

Lebih lanjut, Pak Asep Z Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para agnia (orang kaya/donatur), untuk saling bahu-membahu.

"Kami mengetuk hati para agnia. Mari kita berkolaborasi dan bekerja sama untuk menuntaskan berbagai persoalan dan permasalahan di masyarakat, terutama dalam membantu kaum dhuafa," pungkasnya.

Melalui sinergi antar lembaga, diharapkan dapat menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk terus peduli dan hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

13/07/2026 | Kontributor: Humas
Pemkab Kuningan Terima Pimpinan BAZNAS RI Sepakat Tingkatan Tata Kelola Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat sinergi tata kelola zakat daerah melalui pertemuan strategis bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan di Pendopo Bupati Kuningan, Sabtu (4/7/2026)

Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi BAZNAS RI untuk melaksanakan koordinasi, pembinaan, serta pendampingan intensif terhadap BAZNAS Kabupaten Kuningan.

Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A. menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memajukan serta mengoptimalkan peran pemanfaatan zakat bagi kemaslahatan umat.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dan komitmen kuat dari Bapak Bupati yang terus bersinergi dalam memperkuat kelembagaan BAZNAS Kabupaten Kuningan agar menjadi lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat," jelas Saidah Sakwan, Senin (6/7/2026).

Saidah juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan di tingkat daerah agar pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan lebih optimal serta akuntabel.

Lebih lanjut, ia menambahkan, langkah pembinaan dan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyaluran program-program BAZNAS RI yang berbasis pemberdayaan ekonomi produktif di Kuningan.

"Melalui koordinasi yang intensif ini, kami ingin memastikan seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar mampu mengubah mustahik menjadi muzaki baru," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program ekonomi produktif dari BAZNAS RI yang dinilai sangat efektif dalam membangun kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mustahik di wilayahnya.

"Penyaluran program ekonomi dan usaha produktif yang dilakukan BAZNAS adalah bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik sekaligus membangun kemandirian ekonominya," kata Dian Rachmat.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., Asisten Daerah I Drs. H. Deniawan, M.Si., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., serta para Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan yakni H. Syarifudin, Lc., M.Pd., Asep Z Fauzi, M.Pd., Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes., dan Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom.

06/07/2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS RI Bantu Penguatan Kelompok Disabilitas Graha Berdaya Kuningan

KUNINGAN – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung program "Kelompok Disabilitas Berdaya" di Yayasan Antara Graha Berdaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Kunjungan ini merupakan bentuk monitoring dan evaluasi terhadap penyaluran bantuan modal usaha senilai Rp50 juta yang sebelumnya telah dialokasikan BAZNAS RI untuk pengembangan usaha Batik Ciprat oleh kelompok disabilitas mental di yayasan tersebut.

Hadir langsung dalam peninjauan tersebut Pimpinan BAZNAS RI, Ibu Hj. Saidah Sakwan, M.A. dan Bapak Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si. Kehadiran mereka didampingi penuh oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, antara lain Ketua BAZNAS Kuningan Pak H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., beserta para Wakil Ketua: Pak H. Syarifudin, Lc., M.Pd. (Wakil Ketua I), Pak Asep Z Fauzi, M.Pd. (Wakil Ketua II), Pak Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes. (Wakil Ketua III), dan Pak Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom. (Wakil Ketua IV).

Pimpinan BAZNAS RI, Ibu Hj. Saidah Sakwan, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pengelola Yayasan Graha Berdaya yang konsisten mendampingi kelompok disabilitas mental agar tetap mandiri dan memiliki harapan masa depan. Beliau juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mengawal program pemberdayaan ini.

"Kami sangat mengapresiasi dedikasi Yayasan Graha Berdaya. Ke depan, insyaAllah akan ada program-program lanjutan lainnya dari BAZNAS yang diintegrasikan untuk mendukung penguatan Kelompok Disabilitas di sini agar keberlanjutan ekonomi mereka tetap terjaga," ujar Ibu Hj. Saidah Sakwan.

Apresiasi dan rasa terima kasih juga datang dari pihak pemerintah desa setempat. Kepala Desa Tambakbaya, Lukman Mulyadi, mengungkapkan bahwa perhatian dari BAZNAS memberikan dampak psikologis dan ekonomi yang sangat besar bagi para warga binaan.

"Selama ini Yayasan Antara Graha Berdaya bertahan lewat semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak yang sifatnya terbatas. Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kuningan yang telah memberikan kepedulian nyata melalui bantuan modal usaha ini. Ini membuktikan bahwa kelompok disabilitas pun mampu berdaya jika diberikan kesempatan," tutur Lukman.

Sebagai informasi, produk utama yang menjadi fokus pemberdayaan di tempat ini adalah Batik Ciprat. Kain batik khas ini diproduksi langsung oleh para penyandang disabilitas mental (Orang Dengan Gangguan Jiwa/ODGJ) yang sedang menjalani masa pemulihan dan pelatihan kemandirian di yayasan.

Yayasan Antara Graha Berdaya Kuningan sendiri merupakan lembaga sosial yang didirikan sejak tahun 2016. Berangkat dari keterbatasan fasilitas dan pendanaan, yayasan ini tetap konsisten memberikan perawatan, pendampingan, serta ruang bagi para ODGJ untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan yang inklusif demi memulihkan martabat individu mereka.

05/07/2026 | Kontributor: HUMAS
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merealisasikan penyaluran hewan kurban dari program “Sedekah Daging Kurban Berkah Berdayakan Desa” hasil donasi konsumen Alfamart Periode Maret dan April 2026 senilai Rp4.570.463.258 pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dari total donasi tersebut, sebanyak 989 ekor hewan kurban setara Doka (domba/kambing) dan 1.750 kaleng daging olahan didistribusikan secara merata kepada masyarakat prasejahtera, di enam provinsi di Jawa dan Bali, empat provinsi di Sumatra, serta tiga provinsi di kawasan Indonesia Tengah dan Timur, termasuk NTB, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

Langkah ini diambil untuk memastikan komoditas kurban tidak menumpuk di kota besar, melainkan menyasar langsung komunitas desa yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan program kerja sama kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa dana sedekah yang dihimpun secara kolektif dari masyarakat mampu menghadirkan dampak sosial yang masif dan menyasar langsung pemenuhan gizi masyarakat miskin di desa.

"Kami sangat mengapresiasi seluruh konsumen Alfamart yang telah memercayakan penyaluran sedekah daging kurban ini melalui BAZNAS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran," jelas Sodik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, dari keseluruhan hewan kurban yang disembelih dan diolah tersebut, pihaknya berhasil mendistribusikan paket daging kurban secara bertahap kepada total 23.043 penerima manfaat yang dibagikan untuk pesantren, masjid, panti asuhan, hingga komunitas desa terpencil.

Lebih lanjut, pelaksanaan program ini, kata Sodik, dilakukan dengan melibatkan para peternak lokal di daerah serta berkolaborasi dengan para relawan, tokoh masyarakat, dan lembaga sosial.

"Kehadiran program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap akses pangan bergizi, khususnya bagi keluarga prasejahtera yang tidak selalu dapat menikmati daging kurban setiap tahunnya. Bagi banyak penerima manfaat, bantuan ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri karena mereka dapat merasakan nikmatnya hidangan kurban bersama keluarga di momentum Iduladha," katanya.

Sementara itu, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin menyebut, jika penyaluran daging kurban berkah ini sepenuhnya merupakan kontribusi konsumen Alfamart yang telah menyalurkan donasi atau sedekahnya melalui kasir Alfamart pada periode Maret dan April 2026.

"Terima kasih kepada seluruh konsumen Alfamart yang turut berpartisipasi menyalurkan donasi atau sedekahnya, sehingga donasi yang terkumpul dapat bermanfaat untuk program kurban berkah yang disalurkan melalui BAZNAS,” ujarnya.

Solihin juga mengapresiasi BAZNAS RI yang telah menyalurkan dan mendistribusikan langsung paket daging kurban kepada penerima manfaat hingga menjangkau pedesaan terpencil, sehingga penyaluran dapat merata.

"Seluruh donasi atau sedekah konsumen Alfamart yang terkumpul, sepenuhnya dikelola dan disalurkan melalui BAZNAS RI, termasuk dalam program kurban berkah ini. Apresiasi kepada BAZNAS dan seluruh relawan yang telah menyalurkan misi kebaikan ini kepada penerima manfaat yang membutuhkan,” tandasnya.

02/06/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Lewat Balai Ternak, BAZNAS RI Berhasil Berdayakan Peternak Binaan Jadi Muzaki
Lewat Balai Ternak, BAZNAS RI Berhasil Berdayakan Peternak Binaan Jadi Muzaki
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Balai Ternak berhasil memberdayakan 59 peternak binaan hingga bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki pada awal 2025 ini. Selain melahirkan muzaki baru, Balai Ternak BAZNAS juga mencatatkan pencapaian lain dengan berhasil mengentaskan 335 peternak hingga berada di atas Had Kifayah dan berhasil melewati garis kemiskinan. Berdasarkan data Puskas BAZNAS, had kifayah nasional pada 2024 mencapai Rp4,61 juta, meningkat dari Rp4,22 juta pada 2023 dan Rp3,01 juta pada 2018. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan, program ini menjadi bukti nyata peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. "Balai Ternak BAZNAS bukan sekadar bantuan sementara, tetapi juga solusi jangka panjang yang mampu meningkatkan taraf hidup mustahik hingga mereka naik kelas menjadi muzaki. Ini adalah bentuk nyata dari konsep pemberdayaan berbasis zakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (26/2/2025). Saidah menyampaikan, sebanyak 59 peternak binaan yang telah menjadi muzaki ini tersebar di 13 titik Balai Ternak di Pulau Jawa, yaitu Purworejo, Gresik, Kulon Progo, Garut, Madiun, Ngawi, Kebumen, Magelang, Serang, Gunung Kidul, Rembang, Banyumas, dan Bantul. "Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 telah mandiri, sementara 21 orang lainnya masih dalam pendampingan. Mereka terdiri atas 57 peternak laki-laki dan 2 perempuan, dengan masa pendampingan antara 12 hingga 72 bulan," jelas Saidah. Saidah menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program ini agar semakin banyak peternak yang merasakan manfaatnya dan dapat bertransformasi menjadi muzaki. "Efek domino dari program ini sangat besar. Ketika peternak sejahtera, mereka mulai membeli pakan dari pemasok lokal, menggunakan jasa transportasi, hingga mempekerjakan tenaga kerja dari komunitas sekitar,” ujar Saidah. "Kami berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia. Terima kasih juga kami ucapkan kepada para muzaki yang telah membantu menyejahterakan umat dan mendukung program-program BAZNAS,” ucapnya. Sementara itu, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, menambahkan, keberhasilan program Balai Ternak tidak lepas dari pola pendampingan intensif dan sistematis yang diterapkan kepada para peternak. "Capaian ini menunjukkan bahwa program Balai Ternak berhasil memberikan pendampingan yang optimal kepada peternak di berbagai daerah, meskipun dihadapkan pada beragam tantangan," ujar Eka. Ia mengungkapkan, tantangan terbesar yang dihadapi peternak binaan BAZNAS meliputi kondisi geografis, aksesibilitas lokasi, cuaca, hingga fluktuasi harga pakan dan ternak. Namun, dengan bimbingan dan dukungan berkelanjutan, mereka mampu mengelola usaha ternak secara mandiri dan berkelanjutan. "Keberhasilan ini juga tercermin dari meningkatnya jumlah peternak yang naik status dari mustahik menjadi muzaki. Hal ini menjadi bukti bahwa program Balai Ternak BAZNAS tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menciptakan ekosistem pemberdayaan ekonomi yang berdampak nyata," ujarnya. Setiap tahun Balai Ternak BAZNAS melahirkan muzaki baru. Pada 2024 lalu terdapat 9 muzaki baru, 2023 (15 muzaki), 2022 (8 muzaki), 2021 (11 muzaki), 2020 (2 muzaki), 2019 (7 muzaki) dan 2018 (7 muzaki). Penghasilan muzaki baru Balai Ternak dari Rp6,650,794 s.d. Rp34,201,758 (nishab 2022: Rp6,607,748 dan nishab 2024: Rp6,859,394). Balai ternak merupakan salah satu program BAZNAS dalam rangka pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan, yang menyasar peternak mustahik sebagai penerima manfaatnya. Komoditas ternak yang dibudidayakan yaitu domba, kambing, sapi, dan ayam broiler. Hingga saat ini terdapat 51 Balai Ternak BAZNAS yang tersebar di seluruh Indonesia.
BERITA27/02/2025 | Humas
Sukses Berdayakan Mustahik, Program Zmart BAZNAS RI Cetak 224 Muzaki Baru
Sukses Berdayakan Mustahik, Program Zmart BAZNAS RI Cetak 224 Muzaki Baru
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program pemberdayaan ekonomi Zmart kembali berhasil memberdayakan 224 mustahik binaan naik kelas menjadi muzaki pada awal tahun 2025 ini. Adapun penghasilan yang didapatkan oleh 224 mustahik binaan usaha warung Zmart berkisar Rp5.567.000 hingga Rp25.267.700 per bulan dengan nishab Rp5.300.000 (2020) dan Rp.6.644.868 (2021). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, pencapaian ini menjadi bukti efektivitas zakat sebagai instrumen pemberdayaan. "Program Zmart bukan sekadar bantuan ekonomi, tetapi upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas usaha ritel mikro. Mustahik yang dulu menerima zakat kini menjadi muzaki yang berkontribusi kembali kepada masyarakat,” ujar Saidah, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (27/2/2025) Saidah menyampaikan, dari 224 muzaki baru yang lahir dari program Zmart, sebanyak 178 adalah perempuan dan 46 laki-laki, yang tersebar di 23 provinsi. Dari jumlah tersebut, 170 telah mandiri, sementara 54 orang lainnya masih dalam pendampingan BAZNAS. "Pendampingan intensif dilakukan selama 12 hingga 24 bulan oleh tim yang terdiri dari 24 pendamping Zmart. Selama periode tersebut, kami (BAZNAS) terus memantau perkembangan usaha mustahik binaan melalui dashboard Monitoring Laporan Harian Pendamping Direktorat Pendayagunaan," jelas Saidah. Dalam enam tahun terakhir, lanjut Saidah, jumlah muzaki baru terus bertambah. Pada 2019 tercatat 9 muzaki baru, kemudian meningkat menjadi 76 orang pada 2020. Pada 2021 jumlahnya mencapai 21 orang, disusul 50 orang pada 2022, lalu 15 orang pada 2023, dan 53 orang pada 2024. "Tren positif ini menunjukkan keberhasilan pendampingan yang dilakukan secara konsisten oleh BAZNAS," ujar Saidah Menurut Saidah, keberhasilan program Zmart membuktikan bahwa zakat dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif. "Kami ingin menciptakan lebih banyak mustahik yang naik kelas menjadi muzaki sehingga roda ekonomi umat terus berputar dan memberi manfaat lebih luas,” katanya. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas program Zmart agar semakin banyak mustahik yang bisa naik kelas. Dengan pendekatan berbasis data dan evaluasi berkelanjutan, program ini diharapkan semakin efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu. Menurutnya, Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya tentang memberi, tetapi juga tentang memberdayakan "Transformasi mustahik menjadi muzaki yang dilakukan melalui Zmart membuktikan bahwa zakat memiliki peran besar dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan," pungkasnya. Hingga kini, pada masa periode pendampingan tahun 2023-2025, Direktorat Pendayagunaan BAZNAS telah membina 4.588 penerima manfaat usaha Zmart di 34 provinsi. Dari jumlah tersebut, 224 orang telah naik kelas menjadi muzaki, 653 orang berhasil keluar dari had kifayah, dan 734 orang melampaui garis kemiskinan. Sementara itu, 2.977 penerima manfaar Zmart masih berjuang untuk lepas dari garis kemiskinan. Program Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah meningkatkan kapasitas warung sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar retail modern serta mengatasi kemiskinan
BERITA27/02/2025 | Humas
BAZNAS Kuningan Pelopori Kampung Zakat Selajambe, Kini punya Program Santri Kalong Reborn
BAZNAS Kuningan Pelopori Kampung Zakat Selajambe, Kini punya Program Santri Kalong Reborn
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan turut berperan dalam peresmian Kampung Zakat di Desa Selajambe. Acara ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan pendidikan agama di masyarakat, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Selajambe bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan elibatkan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang salah satu didalamnya adalah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan. Dalam peresmian yang dihadiri oleh Dirjen Kemenag RI, Selasa (25/02/2025) di desa Selajambe Kampung Zakat ini mengusung program unggulan Santri Kalong Reborn. Program ini bertujuan untuk meminimalisir penggunaan gawai di kalangan anak-anak dengan menggantinya melalui kegiatan mengaji, sehingga membentuk generasi yang lebih religius dan berakhlakul karimah. PJ Sekda Kuningan Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si mengungkapkan bahwa Zakat bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan sosial "Dengan adanya sinergi antara program santri kalong dan kampung zakat ini, kita berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih berilmu, mandiri, dan berakhlakul karimah.” Selain itu, ia juga menambahkan pentingnya pengelolaan dana donasi atau infak dari masyrakat “Dana zakat yang terhimpun dan terkelola dengan baik akan menjadi modal utama dalam memperkuat pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta sosial keagamaan bagi masyarakat di sekitar,” ujar Benny. BAZNAS Kuningan telah berkontribusi dalam pembentukan Kampung Zakat di Desa Selajambe sejak tahun 2023. Pengurus Kampung Zakat mengelola dana infak dari masyarakat, yang kemudian disetorkan melalui BAZNAS, dan didistribusikan 100% untuk kemaslahatan warga Desa Selajambe. Selain itu, pada acara peresmian ini, BAZNAS Kuningan juga memberikan bantuan paket mebel untuk menunjang kegiatan belajar para santri dalam program Santri Kalong Kampung Zakat. Dengan peran serta dari BAZNAS Kuningan, Kampung Zakat diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan zakat sebagai instrumen sosial yang tidak hanya memperkuat pendidikan agama, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Keberadaan program ini menunjukkan komitmen dalam membangun komunitas yang lebih religius, berdaya, dan sejahtera.
BERITA26/02/2025 | Humas
Kuningan Tetapkan Zaat Fitrah 2,5 Kg atau Senilai 37.500
Kuningan Tetapkan Zaat Fitrah 2,5 Kg atau Senilai 37.500
Pemerintah Kabupaten Kuningan menetapkan besaran zakat fitrah untuk Ramadhan 1446 H/2025 sebesar 2,5 kilogram beras atau setara dengan Rp 37.500 per jiwa. Penetapan ini dilakukan dalam rapat Dewan Syariah yang berlangsung di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kuningan pada Selasa (4/2/2025). Asisten Daerah (Asda) I Pemda Kuningan, H. Toni Kusumanto, AP., M.Si., yang memimpin rapat, menjelaskan bahwa besaran zakat fitrah ditetapkan berdasarkan harga rata-rata beras yang dikonsumsi masyarakat Kuningan. "Penentuan nominal zakat ini mempertimbangkan harga beras di pasaran, sebagaimana disampaikan oleh DISKOPDAGPERIN, serta hasil musyawarah dengan para tokoh agama," ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menyampaikan bahwa penetapan tersebut juga merujuk pada Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Perhitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah dan Keputusan Ketua BAZNAS Pusat no 06 tahun 2025 "Menguatkan hasil musyawarah dengan para tokoh agama, kami juga merujuk pada PMA no 52 yang menyatakan beras atau makanan pokok dapat diganti dalam bentuk uang dengan nilai yang setara, yakni sebesar 2,5 kilogram beras” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa besaran nominal ini juga ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Kuningan agar tetap terjangkau, namun tetap sesuai dengan prinsip syariat Islam dalam menunaikan zakat fitrah "Nominal Rp 37.500 didasarkan pada harga beras yang layak dikonsumsi dengan mempertimbangkan potensi fluktuasi harga menjelang Ramadhan yakni yang di kisaran Rp 15.000 per kilogram” pungkasnya Keputusan mengenai besaran zakat fitrah ini merupakan hasil musyawarah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Kuningan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan, dan Kementerian Agama Kuningan. Selain itu, pertimbangan dan pandangan dari para tokoh agama yang hadir, seperti dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kuningan, perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kuningan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuningan, Persatuan Islam (PERSIS), Persatuan Umat Islam (PUI) Kuningan, turut menjadi dasar dalam penetapan nominal zakat fitrah ini.
BERITA05/02/2025 | Humas
BAZNAS Kuningan Bantu Ringankan Beban Musibah Longsor
BAZNAS Kuningan Bantu Ringankan Beban Musibah Longsor
Bencana longsor di dusun Purwasari, desa Cimara kecamatan Cibeureum Kuningan, Sabtu 18 Januari 2025, mengakibatkan 3 bangunan rumah ambruk terbawa pergerakan tanah dipinggiran tebing serta 9 rumah warga yang terancam bergeser akibat curah hujan yang cukup tinggi. Musibah itu tidak memakan korban jiwa, namun pemilik rumah yang ambruk serta yang terkena dampak terpaksa diungsikan ke masjid kampung dan rumah warga yang dinyatakan aman. Baznas kabupaten Kuningan pada kesempatan membersamai Hj. Tuti Andriani, wakil bupati Kuningan terpilih, turut serta membantu warga yang mendapat musibah berupa 5 kasur tipis, 6 selimut tebal, beras, air minum dan dana 5 juta sebagai bantuan sementara. Ketua Baznas Kuningan Drs.HR. Yayan Sofyan MM didampingi wakil ketua H.Yusron Kholid M Si, menyampaikan pesan disertai doa *agar semua warga khususnya yang mengalami musibah untuk tetap tabah dan tetap shobar, karena ini semua ujian dari Alloh SWT*. Baznas Kuningan siap bekerjasama dengan BPBD juga aparat desa dalam menanggulangi musibah kemanusiaan dengan harapan warga tetap optimis, karena pemkab Kuningan beserta stake holder terkait terus memantau dan siap membantu agar rumah yang ambruk dapat kembali berdiri. Baznas Kuningan juga telah berkoordinasi dengan Baznas propinsi dan BAZNAS RI untuk berkenan membantu bencana longsor Kuningan, karena kami diminta laporan kejadian dan langsung assesment wilayah yang terkena dampak itu. "Insya Alloh Baznas propinsi siap segera membantu meringankan beban warga yang terkena musibah" pungkas kang Haji Yayan sapaan akrabnya.
BERITA20/01/2025 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Salurkan Program Rumah Layak Huni untuk Ibu Uun Unasih di Desa Giriwaringin
BAZNAS Kuningan Salurkan Program Rumah Layak Huni untuk Ibu Uun Unasih di Desa Giriwaringin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni (RLHB). Salah satu penerima manfaat program ini adalah Ibu Uun Unasih, warga Dusun 3, Desa Giriwaringin, yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan. Rumah tersebut terbuat dari bilik bambu yang sudah rapuh dan tidak layak untuk dihuni. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menjelaskan bahwa Program Rumah Layak Huni merupakan salah satu wujud nyata dari visi dan misi BAZNAS untuk mensejahterakan umat. "Alhamdulillah, BAZNAS Indonesia melalui BAZNAS Kuningan telah menggulirkan program RLHB sebanyak 11 rumah dengan total nilai Rp275 juta. Program ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki rumah yang masuk kategori tidak layak atau memprihatinkan," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa untuk merealisasikan bantuan Rumah Layak Huni (RLHB) dari BAZNAS, diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat dan desa. Hal ini karena dana yang diberikan hanya sebesar Rp25 juta/rumah. "Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada kepala desa, jajaran pemerintah, dan masyarakat yang bergotong royong membantu mewujudkan rumah bagi penerima bantuan. Saya mengapresiasi pemerintahan desa sangat konsisten melaksanakan program pemberdayaan yang sinergis dengan BAZNAS," tambahnya. Selain itu, ia melihat bahwa Desa Giriwaringin memiliki potensi pemberdayaan yang bisa disinergikan lebih lanjut dengan BAZNAS di masa depan. "Mudah-mudahan ke depannya Desa Giriwaringin dapat menjadi pilot project dalam program pemberdayaan aspek ekonomi dan sosial, seperti ternak kambing, sapi, serta potensi pertanian. Jika dikelola dengan baik, ini dapat merubah mustahik menjadi muzaki," pungkasnya. Kepala Desa Giriwaringin, Sobarudin, yang akrab disapa Obay, menyampaikan apresiasinya terhadap program-program BAZNAS dalam bidang pemberdayaan dan sosial. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas program RLHB ini. Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kurang mampu di desa kami, khususnya untuk Bu Uun, yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan," ungkapnya. Selain program renovasi rumah, Obay juga menjelaskan bahwa Desa Giriwaringin menerima program pemberdayaan berupa Balai Ternak Kambing dari BAZNAS Kuningan. "Tentu saya berharap ke depannya Desa Giriwaringin dapat menjadi Kampung Zakat sebagai bentuk dukungan dan kemitraan dengan BAZNAS dalam menjalankan program-program sosial bagi masyarakat," pungkasnya.
BERITA30/12/2024 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kuningan Resmi Luncurkan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA)
BAZNAS Kabupaten Kuningan Resmi Luncurkan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA)
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan secara resmi meluncurkan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kampung Cibapang, Desa Cileuleuy, Kabupaten Kuningan, pada Sabtu (21/12/2024). Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, MM, didampingi oleh BPBD Kuningan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kuningan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peluncuran program ini. "Alhamdulillah, selama delapan hari, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mendampingi masyarakat dan memberikan berbagai edukasi melalui modul materi yang telah disusun. Tujuannya adalah agar masyarakat memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan saat menghadapi bencana," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS melalui lembaga programnya, BTB, untuk berpartisipasi dalam penanganan bencana di Kabupaten Kuningan. "Tentu, harapan kami adalah masyarakat mampu menerapkan langkah-langkah strategis yang telah diberikan. Meskipun kita tidak mengharapkan terjadinya bencana, antisipasi dan kesiapsiagaan tetap harus dipersiapkan," pungkasnya. Sementara itu, Kepala Desa Cileuleuy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kuningan atas pelaksanaan Program KATANA di desanya. "Kehadiran program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam mengenali risiko bencana, meningkatkan kesadaran, dan memperkuat kemampuan warga untuk menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa depan," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Program KATANA diharapkan dapat memberikan dampak positif melalui pelatihan dan simulasi yang dirancang untuk mengurangi risiko bencana. Dengan adanya kolaborasi antara BAZNAS, BPBD, dan masyarakat, Kepala Desa optimis Desa Cileuleuy dapat menjadi desa yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan bencana. Peluncuran Program KATANA ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat yang antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi, pengkajian risiko bencana, pembuatan peta ancaman dan evakuasi, hingga pengembangan sistem peringatan dini yang ditutup dengan simulasi penanganan bencana. Langkah ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang efektif antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan organisasi lainnya dalam mendukung pengurangan risiko bencana di tingkat desa.
BERITA21/12/2024 | Humas
BTB BAZNAS Kuningan Sosialisasi Program Kampung Tanggap Bencana
BTB BAZNAS Kuningan Sosialisasi Program Kampung Tanggap Bencana
Dalam rangka menindaklanjuti program BAZNAS Tanggal Bencana Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Kuningan melalui BTB gelar sosialisasi Kampung Tanggap Bencana yang bertempat di Kampung Cibapang Desa Cileuleuy Kecamatan Cigugur.A BZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan KATANA ini selama 7 hari kedepan, yang dimana masyarakat akan dibekali Materi-materi yang berkaitan dengan PRB (Pengurangan Resiko Bencana) serta bagaimana menghadapi situasi jika terjadi bencana menimpa. Pada kegiatan sosialisasi Kampung Tanggap Bencana ini dihadiri oleh Kepala Pelaksana Bpbd Kab. Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP, Komisioner BAZNAS Kab. Kuningan H. Yusron Kholid, M.Si, Amil BAZNAS, Kepala desa Cileuluey beserta jajan BPD dan lembaga desa lainnya, tim fasilitator Katana beserta Tim relawan BTB kab. Kuningan serta 115 lebih masyarakat Kampung Cibapang Desa Cileuleuy. Sosialisasi KATANA ini menuai respon positif dari pemerintahan desa beserta masyarakat dikarenakan, program ini dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya peningkatan kapasitas dalam pengurangan resiko bencana. Dalam kesempatan ini Kepala desa Cileuleuy berterimakasih kepada BAZNAS kabupaten Kuningan dikarenakan sudah mau melaksanakan kegiatan Katana ini di desa Cileuleuy. "Saya berharap masyarakat dapat ikut serta dalam program katana 7 hari kedepan yang dilaksanakan BTB Kuningan dengan serius". Ditempat yang sama Komisioner BAZNAS H. Yusron Kholid, M.Si mengatakan "Alhamdulillah pada hari ini BAZNAS Kabupaten Kuningan melalui lembaga BTB melaksanakan kegiatan sosialisasi Kampung Tanggap bencana di desa cileuleuy kec. Cigugur". "Mudah-mudahan Kampung tanggap Bencana ini menjadi file projek untuk lebih mengembangkan untuk memberikan pembina kepada masyarakat bagaimana menghadapi bencana yang mungkin terjadi, mudah-mudahan tidak ada bencana tapi jika masyarakat sudah faham terkait kebencanaan itu akan menjadi simpul bagaimana menangani masalah kebencanaan secara umum", jelas Komisioner BAZNAS H. Yusron Kholid, M.Si. Diakhir wawancaranya Komisioner BAZNAS H. Yusron Kholid, M.Si berharap "Semoga Kampung Tanggap Bencana ini berjalan dengan baik masyarakatnya siap melaksanakan tugas secara umum dan kita semua senantiasa mendapatkan keberkahan dar Allah SWT". Kegiatan Kampung Tanggap Bencana ini dilaksanakan dengan menggunakan anggaran BAZNAS Tanggap Bencana Republik Indonesia yaitu dari Sedekah Konsumen Alfamart, dan anggaran BAZNAS Kabupaten Kuningan. Selain itu Kepala Pelaksana Bpbd Kab. Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP mengatakan kami sangat mengapresiasi dan ini sudah berjalan beberapa kali dengan BTB atau BAZNAS kegiatan katana sebagai bagian dalam pengurangan resiko bencana". "Semoga kedepannya depan kolaborasi dengan semua pihak terkait yang bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana menangani kebencana dan kami berharap kedepannya bisa terus berkolaborasi untuk melakukan kegiatan seperti ini yang sangat bermanfaat dalam rangka mitigasi bencana", pungkas Kepala Pelaksana Bpbd Kab. Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP
BERITA08/12/2024 | HUMAS
BAZNAS Bantu Program Rumah Layak Huni Untuk Pak Sain
BAZNAS Bantu Program Rumah Layak Huni Untuk Pak Sain
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program Rumah Layak Huni. Pada Rabu 06/12/2024, secara simbolis, Komisioner BAZNAS Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid MSI, meresmikan rumah baru untuk Pak Sain, seorang pemulung rongsok yang sebelumnya tinggal di rumah yang hampir roboh. Pak Sain, warga Desa Giriwaringin, selama ini hidup dalam keterbatasan dengan kondisi rumah yang jauh dari layak huni. Melalui program ini, BAZNAS berupaya memberikan solusi nyata bagi warga seperti Pak Sain, yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Dalam sambutannya, H. Yusron Kholid menyampaikan, “Program Rumah Layak Huni ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap rumah ini dapat menjadi tempat tinggal yang layak dan membawa kebahagiaan bagi Pak Sain dan keluarganya. Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS.” Acara peresmian ini turut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang memberikan dukungan kepada Pak Sain. Rumah layak huni yang diberikan ini dibangun dengan desain sederhana namun kokoh, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keluarga penerima manfaat. Pak Sain mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya, “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu mewujudkan rumah ini. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda.” Melalui program-program sosial seperti ini, BAZNAS Kabupaten Kuningan terus berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, BAZNAS optimis dapat memberikan kontribusi lebih besar di masa mendatang.
BERITA06/12/2024 | Humas
BAZNAS Kerjasama Dengan Universitas, Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan
BAZNAS Kerjasama Dengan Universitas, Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan jalin kerjasama dengan UIN Salatiga, Guna Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan ( Rabu 20 November 2024). Prof. Dr. Muh. Saerozi, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, berharap kerja sama ini semakin erat dan memberikan manfaat nyata, dengan tetap mengacu pada payung hukum yang berlaku. Perjanjian kerja sama ini melibatkan Baznas Kuningan, Kota Magelang, Kabupaten Barru, dan LPTK UIN Salatiga untuk mendukung pembiayaan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 2 Acara tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan oleh Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., selaku Dekan FTIK sekaligus Ketua LPTK UIN Salatiga, bersama perwakilan Baznas dari Kuningan, Kota Magelang, dan Kabupaten Barru. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 2. Hadir dalam acara ini perwakilan dari UIN Salatiga, yaitu Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK, Dr. Fatchurrohman, S.Ag., M.Pd., Ketua Jurusan Guru Kelas, Mufiq, M.Phil., Sekretaris Jurusan Guru Kelas, Imam Mas Arum, M.Pd., serta Ketua Program Studi PPG, Imam Subqi, M.Si. Selain itu, turut hadir pimpinan Baznas dari Kuningan, Kota Magelang, dan Kabupaten Barru, yang aktif berkontribusi dalam kerja sama strategis ini.
BERITA25/11/2024 | Humas
BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Program Edukasi Kebencanaan
BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Program Edukasi Kebencanaan
Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kuningan bersama BTB BAZNAS Provinsi Jawa Barat gelar program BTB Go To School di MAN 3 Kuningan (selasa 29 Oktober 2024) program tersebut bertujuan untuk mitigasi resiko bencana di sekolah. Komisioner BAZNAS Kuningan H Yusron Kholid MSI menuturkan bahwa Edukasi kebencaan sangat penting bagi siswa dan guru di sekolah, mengingat Kabupaten Kuningan berada di wilayah gunung Aktif tertinggi di Jawa Barat yaitu gunung ciremai dalam giat tersebut BTB BAZNAS memberikan pelatihan, pengetahuan dan ditutup dengan simulasi bencana gempa bumi yang di ikuti oleh siswa MAN 3 Kuningan. selain itu BTB BAZNAS juga memberikan bantuan berupa tabung oksigen dan perlengkapan petunjuk jalur evakuasi yang langsung ditempelkan oleh siswa ditempat tempat strategis.
BERITA30/10/2024 | Humas
Pelatihan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS
Pelatihan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS
Hari Kamis tanggal 24 Oktober 2024 BAZNAS Kabupaten Kuningan menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) bertempat di Grand Cordela Hotel Jalan Siliwangi Kuningan, pelatihan ini diikuti seluruh amil dari semua bidang dan bagian. Meskipun narasumbernya dari internal tapi tetap diikuti dengan sangat antusias, yang kalau kita lihat dari model pembelajaran, pelatihan ini merupakan implementasi dari Model Pembelajaran Sebaya, artinya pembelajaran yang dilaksanakan oleh teman sendiri yaitu para amil yang telah mengikuti pelatihan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Meskipun demikian, pelatihan terasa serius namun terasa sangat dinamis dan menyenangkan. Waka II H. Yusron Kholid, M.Si dalam sambutan di acara pembukaan menyampaikan amanat, bahwa SIMBA adalah sistem penyimpanan data dinamis, yang memudahkan kita dalam pengelolaan zakat, infak sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya, sehingga SIMBA ini perlu diketahui dan dipahami oleh kita semua, sehingga bukan hanya operator atau bagian tertentu saja yang mengelola SIMBA namun semua amil harus tahu dan memahami atau paling tidak tahu dan mengenal bagaimana proses sistem informasi BAZNAS dilaksanakan. SIMBA merupakan sistem informasi BAZNAS yang terintegrasi, sehingga informasi yang ada pada sistem ini terintegrasi ke BAZNAS Provinsi dan Nasional. Waka IV yang membidangi Kesekretariatan, SDM dan Umum Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd mengaharpakan pelatihan SIMBA ini dapat diikuti seluruh amil sampai tuntas, bila perlu sampai malam. Terima kasih kepada seluruh peserta pelatihan, insya Allah ilmu yang kita pelajari bersama akan membawa BAZNAS Kabupaten Kuningan lebih baik lagi. Selamat mengikuti pelatihan, pungkasnya. Selesai pelatihan para peserta melakukan foto bersama sebagai dokumen kegiatan.
BERITA25/10/2024 | Sekretaris
BAZNAS Kuningan Resmikan Program Balai Ternak, Berdayakan Mustahik
BAZNAS Kuningan Resmikan Program Balai Ternak, Berdayakan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan launching program Balai Ternak BAZNAS di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, pada Senin, 21 Oktober 2024. Acara ini menandai komitmen BAZNAS dalam memperkuat sektor peternakan lokal sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Sebanyak 100 ekor kambing disalurkan kepada para peternak, dengan rincian 70 ekor dari BAZNAS Kuningan dan 30 ekor dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, Dr. Ali Khosim, S.H.I., M.Ag, selaku Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Barat, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kuningan. "Dengan program Balai Ternak ini, kami berharap ini menjadi pilot project, yang bisa diterapkan di desa-desa lain, sehingga manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya Ia juga berharap program balai ternak Baznas kuningan, kedepan dapat menjadi percontohan bagi Baznas kabupaten kota lain di Jawa Barat. Komisioner BAZNAS Kuningan H. Yusron Kholid, MSI, bidang distribusi, menjelaskan bahwa program ini diberikan untuk 3 desa, yaitu Desa Sayana, Desa Giriwaringin dan desa puncak, ia menekankan pentingnya pemanfaatan optimal program ini. "Bantuan ternak ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para peternak agar ke depannya bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Kami berharap kambing-kambing ini bisa dijual pada bulan Dzulhijah untuk memenuhi perimintaan kurban masyrakat,” ujarnya Ia juga berharap agar, para kepala desa turut mengawal dan memonitor program ini, agar berjalan sebagai mana mestinya dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat serta mampu mewujudkan kemandirian ekonomi "Insyaallah kedepan, program ini menjadi program prioritas, yg mudah mudahan setiap tahun, muncul balai ternak balai ternak baru di desa yang lain" Pungkasnya. Launching program ditandai dengan simbolis pemberian bantuan dan pemotongan pita oleh ASDA satu Kabupaten Kuningan, TONI KUSUMANTO, AP., M.Si. sebagai tanda dimulainya operasional Balai Ternak. Hadir mendampingi dalam kegiatan komisioner baznas Kuningan diantaranya, Dr. KH Aang Asy'ari LC MSI, Dr. H Uci sanusi M. Pd dan Drs KH Abdul Aziz Amarullah. Hadir juga Camat kecamatan Jalaksana berserta forkopinca Jalaksana dan kepala KUA juga kepala desa dan tokoh masyarakat dan petani ternak penerima manfaat.
BERITA22/10/2024 | Humas
BAZNAS Wujudkan Impian Pak Asnen Untuk Punya Rumah Impian
BAZNAS Wujudkan Impian Pak Asnen Untuk Punya Rumah Impian
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan, laksanakan program Rumah Layak Huni bagi masyrakat adalah pak Asnen, warga asal Giriwaringin Kecamatan Maleber, yang merupakan korban dari tanah longsor beberapa waktu lalu, yang menghancurkan sebagian besar rumahnya. Alhamdulilah, kini BAZNAS Kuningan melalui program rumah layak huni, dari BAZNAS pusat, berhasil membangun kembali rumah pak Asnen dengan bantuan total 25 juta ditambah dengan swadaya masyrakat dan pemerintah desa giriwaringin, rumah pak Asnen diresmikan pada oktober 2024
BERITA11/10/2024 | Humas
Program Bank Makanan jadi cara atasi Stunting BAZNAS Kuningan
Program Bank Makanan jadi cara atasi Stunting BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Kuningan, melalui Progran Bank Makanan melaksanakan giat percepatan penanganan stunting di Kabupaten Kuningan. Dengan mengangkat tema “ sajian berkah bergizi”, yang bekerjasama dengan Dapur OGIBASCIS (olahan gizi balita Cisantana) Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Sebanyak 20 anak diverifikasi, dan masuk dalam kategori stunting, di Intervensi dengan diberikan PMT( Pemberian Makanan Tambahan) setiap hari selama program berjalan. Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M menuturkan bahwa Program penanganan stunting merupakan salah satu program yang menjadi prioritas dari BAZNAS “Berdasarkan hasil Rakor bersama BAZNAS se Jawa Barat, Kami dititipi 2 program prioritas yaitu penanganan kemiskinan ekstream dan program penanganan stunting” ungkapnya Ia menambahkan, tahun sebelumnya BAZNAS Kuningan juga turut serta dalam program penangan stunting di Kabupaten Kuningan "Kolaborasi Program, Bank Makanan BAZNAS dan dapur Ogibacis, sesuai dengan amanah Pj gubernur jawa barat, yang meminta BAZNAS untuk dapat bermitra dengan pemerintah daerah setempat dalam percepatan penanganan stunting” pungkasnya Selain itu, Kepala Desa Cisantana, mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kuningan atas support kepada dapur Ogibacis , dalam program kolaborasi bersama menangani stunting di desa Cisantana. "dapur Ogibacis merupakan pola kerja yang dibangun dalam penangan stunting, yang alhamdulilah melalui kerjasama dengan BAZNAS Kuningan, 20 anak dapat di Intervensi dengan diberikan PMT” ungkapnya Camat kecamatan cigugur dalam keterangnya memberikan apersiasi atas kolaborasi dengan semua pihak, antara BAZNAS, pemerintahan desa, puskesmas , dan Ibu Kader PKK, mudah mudahan dapat memberikan hasil yang diharapkan, Dalam launching program percepatan penangan stunting tersebut, selasa 10 Sepetember 2024, di aula desa Cisantana, BAZNAS juga memberikan perlengkapan dapur yang akan digunakan operasional dalam pembuanat PMT setiap harinya oleh tim dapur ogibacis
BERITA11/10/2024 | Humas
BAZNAS Kuningan Salurkan Beasiswa 127 Juta bagi mahasiswa dan santri Kabupaten Kuningan
BAZNAS Kuningan Salurkan Beasiswa 127 Juta bagi mahasiswa dan santri Kabupaten Kuningan
Sebanyak Delapan Puluh tujuh penerima manfaat, yang merupakan mahasiswa aktif dan santri, mendapatkan beasiswa pendidikan dari BAZNAS. Yang disalurkan di aula BAZNAS Kuningan , pada (kamis 12 09 2024). Dari 87 mahasiswa dan santri, sebanyak 12 orang mendapatkan beasiswa penuh selama 4 tahun pendidikan, dan sisanya sebanyak 75 orang mendapatkan stimulan pendidikan. Komisioner Baznas bidang pendistribusian H Yusron Kholid M.SI menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan "mudah mudahan beasiswa ini dapat membantu meringankan, dan menyemangati bagi para mahasiswa dan santri agar lebih optimal dalam menggapai cita citanya” ungkapnya Ia juga berharap agar kedepan para muzaki, dapat menjadikan BAZNAS sebagi lembaga untuk menitipkan zakat, infak dan sedekahnya. “program beasiswa Ini, merupakan komitmen BAZNAS, dalam menyampaikan amanah dari para muzaki, yang selama ini menitipkan hartanya melalui Baznas Kuningan, guna kepentingan pembanguan manusia kabupaten kuningan” pungkasnya Dalam pendistribusian beasiswa hari ini, turut mendampingi, Komisioner BAZNAS Kuningan bidang keuangan drs KH Abdul Aziz Amarullah dan komisioner BAZNAS bidang SDM, Dr. H Uci Sanusi M.Pd. Diketahui Pendistribusian beasiswa BAZNAS Kuningan, merupakan bagian dari program Kuningan cerdas, yang rutin setiap tahun BAZNAS prioritaskan untuk di distribusikan kepada mahasiswa dan santri yang membutuhkan.
BERITA23/09/2024 | Humas
BAZNAS dampingi UMKM Tingkatkan Kualitas Produk Dapatkan PIRT dan Sertifikasi Halal
BAZNAS dampingi UMKM Tingkatkan Kualitas Produk Dapatkan PIRT dan Sertifikasi Halal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), melalui Lembaga Program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS Kabupaten Kuningan, dampingi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM). Melalui Program kurasi berbasis orientasi produk , yang diikuiti oleh seratus pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan, yang berlangsung di gedung IPHI Kuningan pada selasa 02 Juli 2024. Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik (OPPM) BAZNAS RI, Deden Kuswanda, menjelaskan bahwa, Kabupaten Kuningan merupakan wilayah pertama di Jawa Barat, yang mengadakan program ini. "dalam pelatihan ini, kami berfokus pada 4 aspek, aspek kualitas, legalitas (PIRT dan Halal), kemasan atau Packaging dan aspek pemasaran” Ungkapnya Kemudian ia menambahkan, bahwa team dari BAZNAS dibantu oleh team dari P3H dan Satgas Halal, untuk mendorong semua produk UMKM, yang mengikuti kurasi, agar produk tersertifikasi standard mutu, memiliki ijin PIRT dan tersertifikasi halal pasca program ini. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan MM, yang di dampingi Komisoner BAZNAS Kuningan, diantaranya H Yusron Kholid M.SI, Dr.KH Aang Asyari LC MSI, Dr H Uci Sanusi M.PD dan KH Abdul Aziz Amarullah, mengungkapkan apresiasi dan terimakasih kepada BAZNAS RI. "Apresiasi Kepada BAZNAS Pusat, alhamdulilah telah menjadikan Kuningan, sebagai wilayah priorotas progam” Ungkapnya. Ia menambahkan bahwa para peserta pelatihan harus berproses, bersabar, tekun, dan selalu belajar, agar berhasil di kemudian hari. "Kami mengajak, peserta untuk mengikuti program dengan sebaik baiknya, agar UMKM dapat berkembang dan Naik kelas” Pungkasnya. Diketahui bahwa, program kurasi UMKM ini, digagas oleh BAZNAS, sebagai bagian dari tindak lanjut dari hasil asesmen BAZNAS, sesuai dengan output program, produk sesuai dengan orientasi pasar , tersertifikasi standard mutu ,memilki legalitas usaha, tersertifikasi halal dan memiliki branding produk yang menarik
BERITA03/07/2024 | HUMAS
Program Kurban Berkah BAZNAS, 40 Kambing Kurban disalurkan oleh BAZNAS Kuningan
Program Kurban Berkah BAZNAS, 40 Kambing Kurban disalurkan oleh BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kabupaten Kuningan Laksanakan Program, Kurban Berkah BAZNAS Tahun 2024 ( Selasa 18 Juni 2024) Sebanyak 40 Kambing Kurban yang dititipan melalui BAZNAS oleh para Mudhoi ( Orang Yang Berkurban) di potong di desa Lebaksiuh Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M mengungkapkan rasa syukur, karena baznas kuningan mendapatkan titipan hewan qurban dari para mudhoi “ Alhamdulilah dalam momen hari raya idul adha tahun ini, BAZNAS Kuningan menyalurkan 40 ekor kambing, dan dijadikan 500 Kantung daging qurban bagi masyarakat” Ungkapnya. Ia menambahkan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian, kepada masyrakat, melalui pengorbanan yang di aplikasiikan dalam bentuk penyembelihan hewan dan bisa dinimati oleh kaum dhuafa. “ BAZNAS mengetuk para Agniya, kedepan untuk berkurban, berinfak dan berzakat melalui BAZNAS Kuningan, InsyaAllah kami salurkan sesuai dengan Asnaf dan bagi masyarakat yang membutuhkan” Pungkasnya. Diketahui bahwa Program “Kurban Berkah BAZNAS”, merupakan program rutin, BAZNAS Indonesia, yang memberikan kemudahan kepada masyarakat, untuk menitipan kurban melalui BAZNAS. Program Kurban Berkah BAZNAS juga akan dibagikan kepada mereka yang mengalami stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah-daerah terpencil dan terluar di wilayah Indonesia.
BERITA19/06/2024 | HUMAS
Baznas Salurkan Bantuan 50 Paket Sembako Untuk Warga Desa Kutawaringin
Baznas Salurkan Bantuan 50 Paket Sembako Untuk Warga Desa Kutawaringin
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Kuningan distribusikan 50 paket sembako kepada KODIM Kuningan ( Selasa 21/05/2024). Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi kebutuhan poko berupa beras, Minyak, Kecap , teh dan Mie Instan rencananya bantuan tersebut akan di distribusikan oleh KODIM Kuningan, dalam giat kemasyarakatan di desa kutwaringin Kecamatan Selajambe Kuningan. Terimakasih kepada para muzaki yang telah menitipkan zakat dan infak nya melalui BAZNAS Kuningan, semoga kedepan semakin banyak orang yang mendapatakan manfaat.
BERITA21/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Siswa Berprestasi
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Siswa Berprestasi
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) kabupaten Kuningan, salurkan bantuan beasiswa berprestasi berupa stimulan. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa kelas 12 MAN 1 Kuningan sebesar 1,5 juta rupiah dalam acara perpisahan siswa kelas 12 ( Sabtu, 18 Mei 2024) Pimpinan BAZNAS Kuningan H Yusron Kholid M.Si secara langsung memberikan bantuan dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah MAN 1 Kuningan. " Semoga Bantuan stimulan in bermanfaat, dan lebih meningkatan semangat bagi penerima manfaat" Ujarnya MAN 1 Kuningan merupakan salah satu UPZ Aktif BAZNAS Sehingga menjadi perhatian bagi BAZNAS dalam pendistribusian
BERITA20/05/2024 | HUMAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kuningan.

Lihat Daftar Rekening →