WhatsApp Icon
Keteladanan Tokoh Agniya, H Dudung Owner AS Putra Grup Salurkan Zakat Maal Rp50 Juta Melalui BAZNAS Kuningan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menerima penyaluran zakat maal sebesar 50jt dari salah satu tokoh agniya terkemuka di Kabupaten Kuningan, H. Dudung Dulajid selaku Owner AS Putra Grup, penyerahan zakat tersebut dilaksanakan langsung di Kantor AS Putra Grup pada Kamis (12/03).

Kedatangan jajaran pimpinan BAZNAS Kuningan disambut hangat oleh H. Dudung.  Zakat maal tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM., didampingi Wakil Ketua, Drs. KH. Abdul Aziz Amarullah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi H. Dudung yang secara konsisten menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi. Menurutnya, H. Dudung adalah simbol pengusaha yang memiliki kepedulian sosial tinggi.

"Kami sangat mengapresiasi konsistensi Pak H. Dudung, Owner AS Putra Grup, yang setiap tahun rutin menitipkan zakatnya melalui BAZNAS Kuningan. Beliau adalah sosok agniya yang harus diteladani oleh kita semua," ujar pak H Yayan

Ia menegaskan bahwa kepercayaan ini akan dijaga dengan penyaluran yang tepat sasaran. 

"Dana ini akan kami distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai peruntukan asnaf, guna membantu masyarakat yang membutuhkan, kita doakan semoga pak H Dudung diberikan kesehatan, keberkahan dan diberikan kelancaran dalam segala aktivitas bisnisnya," tambahnya.

Dalam momentum tersebut, H. Dudung menyatakan rasa syukurnya dapat kembali berkontribusi bagi kemaslahatan umat melalui BAZNAS. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan lembaga zakat resmi.

"Alhamdulillah, hari ini saya dapat kembali menunaikan zakat melalui BAZNAS Kuningan. Saya berharap uang yang dititipkan ini dapat didistribusikan sesuai peruntukannya, khususnya untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tutur H. Dudung

Lebih jauh, sebagai tokoh pengusaha, beliau juga menitipkan pesan bagi rekan-rekan sejawatnya di Kabupaten Kuningan.

"Alhamdulilah tahun ini zakatnya kami tingkatkan, dan semoga dapat diikuti oleh agniya lainnya" Pungkasnya

Sosok H. Dudung dikenal bukan sekadar pengusaha sukses dan tokoh berpengaruh di Kabupaten Kuningan, melainkan juga sebagai agniya teladan yang istiqomah menunaikan zakatnya setiap tahun melalui BAZNAS.

 

Menanggapi kepercayaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kuningan berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi dan profesionalisme. Hal ini dilakukan demi memastikan setiap rupiah yang dititipkan oleh para tokoh seperti H. Dudung dapat dikelola dengan amanah dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kuningan.

 

12/03/2026 | Kontributor: Humas
Penjelasan Respons Positif BAZNAS RI Terhadap Tanggapan Publik Mengenai Laporan Keuangan Tahun 2024

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan ini menyampaikan tanggapan resmi terhadap informasi di media sosial, terkait Laporan Keuangan BAZNAS Tahun 2024. 

BAZNAS RI menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah peduli dengan pengelolaan zakat yang dilaksanakan oleh BAZNAS RI. BAZNAS ingin menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan zakat dilaksanakan dengan komitmen tinggi terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI (3A). 

Tata kelola zakat di BAZNAS menerapkan sistem pengawasan berlapis yang melibatkan berbagai pihak. Laporan keuangan BAZNAS setiap tahun diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen, sehingga menjamin validitas dan kredibilitas angka-angka yang dilaporkan. Selain itu, BAZNAS juga menjalani audit syariah oleh tim auditor syariah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam setiap aktivitas pengelolaan zakat. 

Pengawasan fungsional secara berkala juga dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI, sementara secara internal BAZNAS RI memiliki Direktorat Audit, Kepatuhan dan Manajemen Risiko dan Direktorat Pengendalian dan Evaluasi yang melakukan pengawasan melekat terhadap seluruh proses bisnis lembaga.

Tidak hanya itu, sebagai wujud keterbukaan informasi publik, seluruh laporan keuangan BAZNAS RI dapat diakses dan dikaji oleh masyarakat luas melalui laman resmi www.baznas.go.id, sehingga publik dapat melakukan pengawasan sosial secara mandiri.

Dalam menyalurkan zakat, seluruh dana zakat yang ditunaikan oleh muzaki ke BAZNAS disalurkan kepada delapan asnaf sesuai syariat islam secara proporsional. Kedelapan asnaf tersebut ialah fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah dan ibnu sabil. Khusus untuk asnaf amil, Kementerian Agama melalui KMA no. 606 tahun 2020 menetapkan paling banyak 12,5 persen (1/8 bagian). Untuk asnaf lainnya, proporsi penyalurannya berdasarkan skala prioritas berbasis program guna meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan sesuai dengan tujuan dari pengelolaan zakat menurut Undang-undang no. 23 tahun 2011.

Dalam postur penyaluran zakat sepanjang tahun 2024, BAZNAS RI menyalurkan dana zakat dengan porsi terbesar kepada asnaf miskin, yakni mencapai 38,4 persen dari total seluruh dana zakat yang disalurkan. Asnaf miskin sendiri merupakan salah satu dari delapan golongan penerima zakat yang secara syariah didefinisikan sebagai orang yang memiliki harta atau penghasilan, namun tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup sehari-hari bagi diri dan keluarganya, baik kebutuhan pangan, sandang, maupun papan. 

Penyaluran kepada asnaf miskin ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk menjangkau asnaf miskin di wilayah perkotaan, BAZNAS RI menjalankan berbagai program ekonomi produktif seperti Z-Mart, Z-Chicken, Z-Coffee, Z-Auto, dan sejenisnya, yang memberdayakan mustahik menjadi pelaku usaha mikro binaan dengan pendampingan intensif. 

Sementara untuk menjangkau asnaf miskin di wilayah pedesaan, BAZNAS RI melaksanakan program Balai Ternak, Lumbung Pangan, Zakat Community Development (ZCD), serta pembiayaan mikro syariah yang menyasar petani, peternak, dan nelayan di berbagai pelosok daerah.

Program-program ini dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang dalam mengentaskan mustahik dari garis kemiskinan. Alokasi terbesar dari Asnaf Fi Sabilillah disalurkan dalam bentuk bantuan pendidikan berupa program beasiswa Cendekia BAZNAS dalam dan luar negeri, beasiswa santri, Madrasah Layak Belajar, berbagai bantuan pendidikan yang berasal dari permohonan publik ke BAZNAS. Selain itu bantuan Fi sabililah juga disalurkan untuk dukungan bagi para dai yang bertugas di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta di daerah-daerah minoritas muslim yang membutuhkan penguatan dakwah. 

Sementara itu terkait porsi amil yang juga menjadi sorotan, BAZNAS RI perlu menjelaskan bahwa keberadaan amil sebagai pengelola zakat secara eksplisit disebut dalam QS. al-Taubah ayat 60 sebagai salah satu dari delapan asnaf yang berhak menerima zakat. Persentase amil maksimal 12,5 persen (1/8) dari dana zakat diatur secara jelas dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 606 Tahun 2020 tentang Pedoman Audit Syariah atas Laporan Pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah. 

Dari postur Laporan Keuangan BAZNAS RI 2024, telah sesuai aturan, di mana realisasi dana amil dari zakat sebesar 12,32 persen. Angka tersebut kurang dari 1/8 atau 12,5 persen dana amil sesuai ketentuan di atas. Dana ini digunakan secara proporsional dan transparan untuk belanja pegawai, belanja administrasi umum, kebutuhan operasional Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di seluruh kementerian, lembaga, BUMN, dan instansi vertikal di seluruh Indonesia dan dana Amil juga digunakan untuk pengembangan teknologi informasi.

BAZNAS RI mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa merujuk pada sumber resmi milik BAZNAS yaitu laman baznas.go.id dan media sosial BAZNAS RI. Kepercayaan publik adalah amanah terbesar yang terus dijaga dengan konsistensi dan berintegritas dalam pengelolaan zakat. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penyaluran zakat demi mewujudkan kesejahteraan umat dan percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia.

04/03/2026 | Kontributor: BAZNAS RI
BAZNAS Kuningan Pertahankan Opini WTP 8 Tahun Berturut-turut

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menerima hasil audit laporan keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Raihan ini menandai konsistensi BAZNAS Kuningan dalam mempertahankan predikat tersebut selama delapan tahun berturut-turut.

Penyerahan hasil audit laporan keuangan secara simbolik dilakukan oleh Supervisor Audit Kantor akuntan publik Moch. Zainuddin, Sukmadi & Rekan yaitu Koswara, SE., Ak., CA, ACPA kepada Ketua Baznas Kuningan Drs HR Yayan Sofyan MM Kamis (12/02/2026) di Kantor BAZNAS Kuningan.

Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, MM, menyampaikan bahwa hasil audit ini merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada publik dan para muzaki.

"Alhamdulillah, BAZNAS telah selesai diaudit oleh KAP dengan hasil WTP yang ke-8 kalinya. Bagi kami, ini adalah bukti bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan secara transparan dan terukur sesuai standar akuntansi yang berlaku" ujar Pak Yayan.

Pencapaian ini juga menjadi catatan penting menjelang berakhirnya masa jabatan pengurus komisioner periode 2021-2026. Beliau menekankan pentingnya kerja sama tim dalam menjaga kualitas kerja hingga akhir masa bakti.

"Tahun 2026 ini merupakan masa-masa akhir jabatan kami, kami bersyukur dapat menuntaskan amanah jabatan ini dengan audit keuangan yang baik dan profesional, ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan dan amil yang telah bekerja sungguh-sungguh dalam menjalankan program selama ini. Opini WTP ini menjadi standar minimal yang harus kita jaga bersama sebagai bentuk amanah kepada umat," tuturnya.

Ia berharap agar tata kelola yang sudah berjalan dapat terus diperbaiki agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat Kuningan.

"Ke depan, kami berharap pengelolaan zakat bisa lebih baik lagi. Transparansi melalui audit ini diharapkan dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat untuk menitipkan zakatnya melalui BAZNAS," pungkasnya.

Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, BAZNAS Kuningan secara rutin menjalani dua jenis pengawasan ketat untuk menjaga kepercayaan publik. Selain melalui audit keuangan oleh auditor eksternal (KAP) untuk memastikan akuntabilitas secara profesional, lembaga ini juga wajib melalui audit syariah guna memastikan seluruh pengelolaan zakat sesuai dengan ketentuan hukum Islam.

12/02/2026 | Kontributor: Humas
Kuningan Tetapkan Zakat Fitrah Beras 2,5Kg Atau Uang 35rb Tahun ini

Pemerintah Kabupaten Kuningan menetapkan besaran zakat fitrah untuk tahun 1447 H / 2026 M sebesar 2,5 kilogram beras atau Rp35.000 per jiwa. Ketetapan ini resmi diputuskan dalam rapat koordinasi Dewan Syariah yang digelar di Aula ASDA Kabupaten Kuningan, Selasa (3/2/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., dengan didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I), H. Toni Kusumanto, A.P., M.Si., serta Kabag Kesra, Emup Muplihudin, S.Pd, Hadir pula jajaran Dewan Syariah yang terdiri dari perwakilan MUI, NU, Muhammadiyah, Persis, PUI, serta jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan

Penetapan angka konversi Rp35.000 tersebut merujuk pada pemantauan harga pasar dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Kuningan, di mana Harga Eceran Tertinggi (HET) beras saat ini rata-rata berada pada angka Rp14.000 per kilogram.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi harga pasar saat ini serta mendengarkan masukan syariah dari para ulama.

"Alhamdulillah, hari ini kami telah menyepakati besaran zakat fitrah untuk tahun 2026. Berdasarkan hasil diskusi dan pemantauan harga di lapangan, harga beras di Kuningan saat ini rata-rata Rp14.000 per kilogram. Maka jika diuangkan, zakat fitrah ditetapkan sebesar Rp35.000 per jiwa,” ujar Uu Kusmana.

Lebih lanjut, Sekda mengajak seluruh masyarakat muslim di Kuningan untuk segera menunaikan kewajibannya.

"Kami mengimbau kaum muslimin di Kabupaten Kuningan agar dapat segera menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan yang ada, sebagai bentuk ketaatan dalam menjalankan kewajiban agama,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM, menegaskan bahwa ketetapan ini merupakan hasil kolektif yang sah dari para ulama dan organisasi kemasyarakatan Islam.

"Ketetapan ini lahir dari musyawarah bersama Dewan Syariah. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kuningan, baik di lingkungan dinas, instansi, lembaga, maupun masyarakat umum, untuk menyalurkan zakat fitrahnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi,” kata Yayan Sofyan.

Ia juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan UPZ yang ada di tiap kantor dinas maupun masjid-masjid terdekat agar pendistribusian zakat lebih terorganisir dan tepat sasaran.

Dengan adanya penetapan lebih awal ini, diharapkan masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajibannya, sehingga proses pengumpulan dan pendistribusian oleh BAZNAS dapat berjalan optimal.

Adapun pihak-pihak yang hadir dalam rapat penetapan tersebut antara lain:

1. Sekretaris Daerah Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si.

2. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I), H. Toni Kusumanto, A.P., M.Si.

3. Kabag Kesra Setda Kuningan, Emup Muplihudin,S.Pd

4. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM.

5. Para Wakil Ketua BAZNAS Kuningan: H. Yusron Kholid, M.Si., Dr. KH. Aang Syarli, Lc., M.Si., dan Dr. Uci Sanusi, M.Pd.

6. Perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan : AANG SUBHANUDDIN S.HI, M.H

7. Ketua MUI Kabupaten Kuningan : Drs. KH. Dodo Syarif Hidayatullah, M.A

Pimpinan Ormas Islam: 

1. Ketua PD Muhammadiyah : Ustadz Dadan Rohmatun Ramdan, Lc

2. Ketua Persis :  Ustadz Iwan Setiawan

3. Ketua PUI : Dani Abdul Gani, M.Pd

4. PC NU : K. Agus Romli

03/02/2026 | Kontributor: Humas
Resmi dibuka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Kuningan Ini Persyaratannya

Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Tim Seleksi (Panitia Seleksi) Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan secara resmi mengumumkan pembukaan Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan Periode 2026–2031.

Pengumuman tersebut dikeluarkan oleh Ketua Tim Seleksi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, H. Toni Kusumanto, AP., M.Si., dan disampaikan kepada publik melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, S.Pd., selaku Ketua Sekretariat Tim Seleksi, dalam agenda penyampaian informasi kepada media.

Dalam keterangannya, Emup Muplihudin menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan amanat regulasi dan bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dalam memperkuat tata kelola zakat agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

“Atas arahan dan keputusan Ketua Tim Seleksi, Bapak H. Toni Kusumanto, seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan ini dibuka secara terbuka dan kompetitif, guna menjaring figur-figur terbaik dari unsur masyarakat yang memiliki integritas, kapabilitas, serta komitmen kuat dalam pengelolaan zakat,” ujar Emup Muplihudin.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan seleksi ini berpedoman pada Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dengan berlandaskan regulasi tersebut, seluruh tahapan seleksi dirancang untuk menjamin objektivitas, akuntabilitas, serta kepercayaan publik terhadap hasil seleksi. Pendaftaran Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan dibuka mulai 15 hingga 30 Januari 2026.

Peserta seleksi berasal dari unsur masyarakat yang meliputi ulama, tokoh masyarakat Islam, dan tenaga profesional, yang memenuhi persyaratan sebagaimana ditetapkan oleh Tim Seleksi. Surat pengumuman resmi Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan Periode 2026–2031 dapat diunduh melalui tautan berikut: https://bit.ly/Pengumuman-CBK26 

Adapun tahapan seleksi meliputi:

  1. Seleksi administrasi;
  2. Tes pengetahuan dasar;
  3. Penulisan makalah; dan
  4. Wawancara.

Seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tidak dipungut biaya. Dokumen pendaftaran disampaikan langsung kepada Sekretariat Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan yang berkedudukan di Kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Komplek Kuningan Islamic Center, sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Emup Muplihudin menegaskan bahwa Tim Seleksi berharap proses ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang tidak hanya memahami aspek fikih dan regulasi zakat, tetapi juga memiliki kompetensi kepemimpinan dan manajerial, serta mampu menjawab berbagai tantangan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam seleksi ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat,” tambahnya. |

Tim Seleksi menegaskan bahwa seluruh keputusan hasil seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat, serta setiap perkembangan informasi seleksi akan diumumkan melalui laman resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan.

15/01/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Bantu Program Rumah Layak Huni Untuk Pak Sain
BAZNAS Bantu Program Rumah Layak Huni Untuk Pak Sain
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program Rumah Layak Huni. Pada Rabu 06/12/2024, secara simbolis, Komisioner BAZNAS Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid MSI, meresmikan rumah baru untuk Pak Sain, seorang pemulung rongsok yang sebelumnya tinggal di rumah yang hampir roboh. Pak Sain, warga Desa Giriwaringin, selama ini hidup dalam keterbatasan dengan kondisi rumah yang jauh dari layak huni. Melalui program ini, BAZNAS berupaya memberikan solusi nyata bagi warga seperti Pak Sain, yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Dalam sambutannya, H. Yusron Kholid menyampaikan, “Program Rumah Layak Huni ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap rumah ini dapat menjadi tempat tinggal yang layak dan membawa kebahagiaan bagi Pak Sain dan keluarganya. Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS.” Acara peresmian ini turut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang memberikan dukungan kepada Pak Sain. Rumah layak huni yang diberikan ini dibangun dengan desain sederhana namun kokoh, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keluarga penerima manfaat. Pak Sain mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya, “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu mewujudkan rumah ini. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda.” Melalui program-program sosial seperti ini, BAZNAS Kabupaten Kuningan terus berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, BAZNAS optimis dapat memberikan kontribusi lebih besar di masa mendatang.
BERITA06/12/2024 | Humas
BAZNAS Kerjasama Dengan Universitas, Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan
BAZNAS Kerjasama Dengan Universitas, Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan jalin kerjasama dengan UIN Salatiga, Guna Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan ( Rabu 20 November 2024). Prof. Dr. Muh. Saerozi, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, berharap kerja sama ini semakin erat dan memberikan manfaat nyata, dengan tetap mengacu pada payung hukum yang berlaku. Perjanjian kerja sama ini melibatkan Baznas Kuningan, Kota Magelang, Kabupaten Barru, dan LPTK UIN Salatiga untuk mendukung pembiayaan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 2 Acara tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan oleh Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., selaku Dekan FTIK sekaligus Ketua LPTK UIN Salatiga, bersama perwakilan Baznas dari Kuningan, Kota Magelang, dan Kabupaten Barru. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 2. Hadir dalam acara ini perwakilan dari UIN Salatiga, yaitu Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK, Dr. Fatchurrohman, S.Ag., M.Pd., Ketua Jurusan Guru Kelas, Mufiq, M.Phil., Sekretaris Jurusan Guru Kelas, Imam Mas Arum, M.Pd., serta Ketua Program Studi PPG, Imam Subqi, M.Si. Selain itu, turut hadir pimpinan Baznas dari Kuningan, Kota Magelang, dan Kabupaten Barru, yang aktif berkontribusi dalam kerja sama strategis ini.
BERITA25/11/2024 | Humas
BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Program Edukasi Kebencanaan
BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Program Edukasi Kebencanaan
Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kuningan bersama BTB BAZNAS Provinsi Jawa Barat gelar program BTB Go To School di MAN 3 Kuningan (selasa 29 Oktober 2024) program tersebut bertujuan untuk mitigasi resiko bencana di sekolah. Komisioner BAZNAS Kuningan H Yusron Kholid MSI menuturkan bahwa Edukasi kebencaan sangat penting bagi siswa dan guru di sekolah, mengingat Kabupaten Kuningan berada di wilayah gunung Aktif tertinggi di Jawa Barat yaitu gunung ciremai dalam giat tersebut BTB BAZNAS memberikan pelatihan, pengetahuan dan ditutup dengan simulasi bencana gempa bumi yang di ikuti oleh siswa MAN 3 Kuningan. selain itu BTB BAZNAS juga memberikan bantuan berupa tabung oksigen dan perlengkapan petunjuk jalur evakuasi yang langsung ditempelkan oleh siswa ditempat tempat strategis.
BERITA30/10/2024 | Humas
Pelatihan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS
Pelatihan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS
Hari Kamis tanggal 24 Oktober 2024 BAZNAS Kabupaten Kuningan menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) bertempat di Grand Cordela Hotel Jalan Siliwangi Kuningan, pelatihan ini diikuti seluruh amil dari semua bidang dan bagian. Meskipun narasumbernya dari internal tapi tetap diikuti dengan sangat antusias, yang kalau kita lihat dari model pembelajaran, pelatihan ini merupakan implementasi dari Model Pembelajaran Sebaya, artinya pembelajaran yang dilaksanakan oleh teman sendiri yaitu para amil yang telah mengikuti pelatihan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Meskipun demikian, pelatihan terasa serius namun terasa sangat dinamis dan menyenangkan. Waka II H. Yusron Kholid, M.Si dalam sambutan di acara pembukaan menyampaikan amanat, bahwa SIMBA adalah sistem penyimpanan data dinamis, yang memudahkan kita dalam pengelolaan zakat, infak sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya, sehingga SIMBA ini perlu diketahui dan dipahami oleh kita semua, sehingga bukan hanya operator atau bagian tertentu saja yang mengelola SIMBA namun semua amil harus tahu dan memahami atau paling tidak tahu dan mengenal bagaimana proses sistem informasi BAZNAS dilaksanakan. SIMBA merupakan sistem informasi BAZNAS yang terintegrasi, sehingga informasi yang ada pada sistem ini terintegrasi ke BAZNAS Provinsi dan Nasional. Waka IV yang membidangi Kesekretariatan, SDM dan Umum Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd mengaharpakan pelatihan SIMBA ini dapat diikuti seluruh amil sampai tuntas, bila perlu sampai malam. Terima kasih kepada seluruh peserta pelatihan, insya Allah ilmu yang kita pelajari bersama akan membawa BAZNAS Kabupaten Kuningan lebih baik lagi. Selamat mengikuti pelatihan, pungkasnya. Selesai pelatihan para peserta melakukan foto bersama sebagai dokumen kegiatan.
BERITA25/10/2024 | Sekretaris
BAZNAS Kuningan Resmikan Program Balai Ternak, Berdayakan Mustahik
BAZNAS Kuningan Resmikan Program Balai Ternak, Berdayakan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan launching program Balai Ternak BAZNAS di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, pada Senin, 21 Oktober 2024. Acara ini menandai komitmen BAZNAS dalam memperkuat sektor peternakan lokal sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Sebanyak 100 ekor kambing disalurkan kepada para peternak, dengan rincian 70 ekor dari BAZNAS Kuningan dan 30 ekor dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, Dr. Ali Khosim, S.H.I., M.Ag, selaku Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Barat, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kuningan. "Dengan program Balai Ternak ini, kami berharap ini menjadi pilot project, yang bisa diterapkan di desa-desa lain, sehingga manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya Ia juga berharap program balai ternak Baznas kuningan, kedepan dapat menjadi percontohan bagi Baznas kabupaten kota lain di Jawa Barat. Komisioner BAZNAS Kuningan H. Yusron Kholid, MSI, bidang distribusi, menjelaskan bahwa program ini diberikan untuk 3 desa, yaitu Desa Sayana, Desa Giriwaringin dan desa puncak, ia menekankan pentingnya pemanfaatan optimal program ini. "Bantuan ternak ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para peternak agar ke depannya bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Kami berharap kambing-kambing ini bisa dijual pada bulan Dzulhijah untuk memenuhi perimintaan kurban masyrakat,” ujarnya Ia juga berharap agar, para kepala desa turut mengawal dan memonitor program ini, agar berjalan sebagai mana mestinya dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat serta mampu mewujudkan kemandirian ekonomi "Insyaallah kedepan, program ini menjadi program prioritas, yg mudah mudahan setiap tahun, muncul balai ternak balai ternak baru di desa yang lain" Pungkasnya. Launching program ditandai dengan simbolis pemberian bantuan dan pemotongan pita oleh ASDA satu Kabupaten Kuningan, TONI KUSUMANTO, AP., M.Si. sebagai tanda dimulainya operasional Balai Ternak. Hadir mendampingi dalam kegiatan komisioner baznas Kuningan diantaranya, Dr. KH Aang Asy'ari LC MSI, Dr. H Uci sanusi M. Pd dan Drs KH Abdul Aziz Amarullah. Hadir juga Camat kecamatan Jalaksana berserta forkopinca Jalaksana dan kepala KUA juga kepala desa dan tokoh masyarakat dan petani ternak penerima manfaat.
BERITA22/10/2024 | Humas
BAZNAS Wujudkan Impian Pak Asnen Untuk Punya Rumah Impian
BAZNAS Wujudkan Impian Pak Asnen Untuk Punya Rumah Impian
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan, laksanakan program Rumah Layak Huni bagi masyrakat adalah pak Asnen, warga asal Giriwaringin Kecamatan Maleber, yang merupakan korban dari tanah longsor beberapa waktu lalu, yang menghancurkan sebagian besar rumahnya. Alhamdulilah, kini BAZNAS Kuningan melalui program rumah layak huni, dari BAZNAS pusat, berhasil membangun kembali rumah pak Asnen dengan bantuan total 25 juta ditambah dengan swadaya masyrakat dan pemerintah desa giriwaringin, rumah pak Asnen diresmikan pada oktober 2024
BERITA11/10/2024 | Humas
Program Bank Makanan jadi cara atasi Stunting BAZNAS Kuningan
Program Bank Makanan jadi cara atasi Stunting BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Kuningan, melalui Progran Bank Makanan melaksanakan giat percepatan penanganan stunting di Kabupaten Kuningan. Dengan mengangkat tema “ sajian berkah bergizi”, yang bekerjasama dengan Dapur OGIBASCIS (olahan gizi balita Cisantana) Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Sebanyak 20 anak diverifikasi, dan masuk dalam kategori stunting, di Intervensi dengan diberikan PMT( Pemberian Makanan Tambahan) setiap hari selama program berjalan. Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M menuturkan bahwa Program penanganan stunting merupakan salah satu program yang menjadi prioritas dari BAZNAS “Berdasarkan hasil Rakor bersama BAZNAS se Jawa Barat, Kami dititipi 2 program prioritas yaitu penanganan kemiskinan ekstream dan program penanganan stunting” ungkapnya Ia menambahkan, tahun sebelumnya BAZNAS Kuningan juga turut serta dalam program penangan stunting di Kabupaten Kuningan "Kolaborasi Program, Bank Makanan BAZNAS dan dapur Ogibacis, sesuai dengan amanah Pj gubernur jawa barat, yang meminta BAZNAS untuk dapat bermitra dengan pemerintah daerah setempat dalam percepatan penanganan stunting” pungkasnya Selain itu, Kepala Desa Cisantana, mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kuningan atas support kepada dapur Ogibacis , dalam program kolaborasi bersama menangani stunting di desa Cisantana. "dapur Ogibacis merupakan pola kerja yang dibangun dalam penangan stunting, yang alhamdulilah melalui kerjasama dengan BAZNAS Kuningan, 20 anak dapat di Intervensi dengan diberikan PMT” ungkapnya Camat kecamatan cigugur dalam keterangnya memberikan apersiasi atas kolaborasi dengan semua pihak, antara BAZNAS, pemerintahan desa, puskesmas , dan Ibu Kader PKK, mudah mudahan dapat memberikan hasil yang diharapkan, Dalam launching program percepatan penangan stunting tersebut, selasa 10 Sepetember 2024, di aula desa Cisantana, BAZNAS juga memberikan perlengkapan dapur yang akan digunakan operasional dalam pembuanat PMT setiap harinya oleh tim dapur ogibacis
BERITA11/10/2024 | Humas
BAZNAS Kuningan Salurkan Beasiswa 127 Juta bagi mahasiswa dan santri Kabupaten Kuningan
BAZNAS Kuningan Salurkan Beasiswa 127 Juta bagi mahasiswa dan santri Kabupaten Kuningan
Sebanyak Delapan Puluh tujuh penerima manfaat, yang merupakan mahasiswa aktif dan santri, mendapatkan beasiswa pendidikan dari BAZNAS. Yang disalurkan di aula BAZNAS Kuningan , pada (kamis 12 09 2024). Dari 87 mahasiswa dan santri, sebanyak 12 orang mendapatkan beasiswa penuh selama 4 tahun pendidikan, dan sisanya sebanyak 75 orang mendapatkan stimulan pendidikan. Komisioner Baznas bidang pendistribusian H Yusron Kholid M.SI menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan "mudah mudahan beasiswa ini dapat membantu meringankan, dan menyemangati bagi para mahasiswa dan santri agar lebih optimal dalam menggapai cita citanya” ungkapnya Ia juga berharap agar kedepan para muzaki, dapat menjadikan BAZNAS sebagi lembaga untuk menitipkan zakat, infak dan sedekahnya. “program beasiswa Ini, merupakan komitmen BAZNAS, dalam menyampaikan amanah dari para muzaki, yang selama ini menitipkan hartanya melalui Baznas Kuningan, guna kepentingan pembanguan manusia kabupaten kuningan” pungkasnya Dalam pendistribusian beasiswa hari ini, turut mendampingi, Komisioner BAZNAS Kuningan bidang keuangan drs KH Abdul Aziz Amarullah dan komisioner BAZNAS bidang SDM, Dr. H Uci Sanusi M.Pd. Diketahui Pendistribusian beasiswa BAZNAS Kuningan, merupakan bagian dari program Kuningan cerdas, yang rutin setiap tahun BAZNAS prioritaskan untuk di distribusikan kepada mahasiswa dan santri yang membutuhkan.
BERITA23/09/2024 | Humas
BAZNAS dampingi UMKM Tingkatkan Kualitas Produk Dapatkan PIRT dan Sertifikasi Halal
BAZNAS dampingi UMKM Tingkatkan Kualitas Produk Dapatkan PIRT dan Sertifikasi Halal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), melalui Lembaga Program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS Kabupaten Kuningan, dampingi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM). Melalui Program kurasi berbasis orientasi produk , yang diikuiti oleh seratus pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan, yang berlangsung di gedung IPHI Kuningan pada selasa 02 Juli 2024. Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik (OPPM) BAZNAS RI, Deden Kuswanda, menjelaskan bahwa, Kabupaten Kuningan merupakan wilayah pertama di Jawa Barat, yang mengadakan program ini. "dalam pelatihan ini, kami berfokus pada 4 aspek, aspek kualitas, legalitas (PIRT dan Halal), kemasan atau Packaging dan aspek pemasaran” Ungkapnya Kemudian ia menambahkan, bahwa team dari BAZNAS dibantu oleh team dari P3H dan Satgas Halal, untuk mendorong semua produk UMKM, yang mengikuti kurasi, agar produk tersertifikasi standard mutu, memiliki ijin PIRT dan tersertifikasi halal pasca program ini. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan MM, yang di dampingi Komisoner BAZNAS Kuningan, diantaranya H Yusron Kholid M.SI, Dr.KH Aang Asyari LC MSI, Dr H Uci Sanusi M.PD dan KH Abdul Aziz Amarullah, mengungkapkan apresiasi dan terimakasih kepada BAZNAS RI. "Apresiasi Kepada BAZNAS Pusat, alhamdulilah telah menjadikan Kuningan, sebagai wilayah priorotas progam” Ungkapnya. Ia menambahkan bahwa para peserta pelatihan harus berproses, bersabar, tekun, dan selalu belajar, agar berhasil di kemudian hari. "Kami mengajak, peserta untuk mengikuti program dengan sebaik baiknya, agar UMKM dapat berkembang dan Naik kelas” Pungkasnya. Diketahui bahwa, program kurasi UMKM ini, digagas oleh BAZNAS, sebagai bagian dari tindak lanjut dari hasil asesmen BAZNAS, sesuai dengan output program, produk sesuai dengan orientasi pasar , tersertifikasi standard mutu ,memilki legalitas usaha, tersertifikasi halal dan memiliki branding produk yang menarik
BERITA03/07/2024 | HUMAS
Program Kurban Berkah BAZNAS, 40 Kambing Kurban disalurkan oleh BAZNAS Kuningan
Program Kurban Berkah BAZNAS, 40 Kambing Kurban disalurkan oleh BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kabupaten Kuningan Laksanakan Program, Kurban Berkah BAZNAS Tahun 2024 ( Selasa 18 Juni 2024) Sebanyak 40 Kambing Kurban yang dititipan melalui BAZNAS oleh para Mudhoi ( Orang Yang Berkurban) di potong di desa Lebaksiuh Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M mengungkapkan rasa syukur, karena baznas kuningan mendapatkan titipan hewan qurban dari para mudhoi “ Alhamdulilah dalam momen hari raya idul adha tahun ini, BAZNAS Kuningan menyalurkan 40 ekor kambing, dan dijadikan 500 Kantung daging qurban bagi masyarakat” Ungkapnya. Ia menambahkan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian, kepada masyrakat, melalui pengorbanan yang di aplikasiikan dalam bentuk penyembelihan hewan dan bisa dinimati oleh kaum dhuafa. “ BAZNAS mengetuk para Agniya, kedepan untuk berkurban, berinfak dan berzakat melalui BAZNAS Kuningan, InsyaAllah kami salurkan sesuai dengan Asnaf dan bagi masyarakat yang membutuhkan” Pungkasnya. Diketahui bahwa Program “Kurban Berkah BAZNAS”, merupakan program rutin, BAZNAS Indonesia, yang memberikan kemudahan kepada masyarakat, untuk menitipan kurban melalui BAZNAS. Program Kurban Berkah BAZNAS juga akan dibagikan kepada mereka yang mengalami stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah-daerah terpencil dan terluar di wilayah Indonesia.
BERITA19/06/2024 | HUMAS
Baznas Salurkan Bantuan 50 Paket Sembako Untuk Warga Desa Kutawaringin
Baznas Salurkan Bantuan 50 Paket Sembako Untuk Warga Desa Kutawaringin
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Kuningan distribusikan 50 paket sembako kepada KODIM Kuningan ( Selasa 21/05/2024). Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi kebutuhan poko berupa beras, Minyak, Kecap , teh dan Mie Instan rencananya bantuan tersebut akan di distribusikan oleh KODIM Kuningan, dalam giat kemasyarakatan di desa kutwaringin Kecamatan Selajambe Kuningan. Terimakasih kepada para muzaki yang telah menitipkan zakat dan infak nya melalui BAZNAS Kuningan, semoga kedepan semakin banyak orang yang mendapatakan manfaat.
BERITA21/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Siswa Berprestasi
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Siswa Berprestasi
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) kabupaten Kuningan, salurkan bantuan beasiswa berprestasi berupa stimulan. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa kelas 12 MAN 1 Kuningan sebesar 1,5 juta rupiah dalam acara perpisahan siswa kelas 12 ( Sabtu, 18 Mei 2024) Pimpinan BAZNAS Kuningan H Yusron Kholid M.Si secara langsung memberikan bantuan dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah MAN 1 Kuningan. " Semoga Bantuan stimulan in bermanfaat, dan lebih meningkatan semangat bagi penerima manfaat" Ujarnya MAN 1 Kuningan merupakan salah satu UPZ Aktif BAZNAS Sehingga menjadi perhatian bagi BAZNAS dalam pendistribusian
BERITA20/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Makmurkan Masjid Sejahterakan Jemaah
BAZNAS Makmurkan Masjid Sejahterakan Jemaah
Sejumlah masyarakat berkumpul di Masjid Al Istiqomah Cigugur untuk membuat rekening BSI, sebagai syarat menerima bantuan usaha dari BAZNAS. ( Kamis 16/05/24) Bantuan tersebut berupa pembiayaan modal Usaha bagi masyarakat yang memiliki usaha mikro. Dalam kesempatan tersebut Mohamad Soleh selaku divisi Bank Zakat BAZNAS RI menjelaskan bahwa Program Bantuan ini dinamakan Program BAZNAS Microfinance Masjid atau BMM. "BAZNAS Microfinance masjid, sudah diawali sejak tahun 2022 tepat dibulan Ramadhan, Program ini menyasar, para mustahik, yang membutuhkan penguatan ekonomi dalam bidang usaha dengan cara menambah modal usaha” jelasnya Ia juga menambahkan Masjid Al Istiqomah jadi mitra BAZNAS dalam Program BMM, dan Program ini sifatnya memudahkan akses pembiayaan bagi mustahik tanpa ada jaminan dan tanpa bunga. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M yang di dampingi oleh Komisoner BAZNAS Kuningan Dr. H Uci Sanusi M.Pd mengungkapkan dalam sambutannya, bahwa program ini merupakan salah satu kontribusi yang bisa diberikan oleh BAZNAS bagi masyrakat yang terafiliasi dengan masjid. "kenapa harus dengan Masjid?, harapan kita dari BAZNAS bahwa dengan program ini Mesjidnya Makmur dan Jamaahnya Sejahtera” Ungkapnya Kemudian ia memberikan pesan kepada DKM Al Istiqomah sebagai pengelola dapat disiplin dan jujur, juga kepada penerima manfaat supaya taat, dan belajar untuk berinfak mudah mudahan harta menjadi berkah dan bertambah. Camat kecamatan Cigugur Yono Rahmansyah S.STP, dalam kesempatan tersebut Menitipkan kepada penerima manfaat untuk menjaga kepercayaan bantuan Pembiayaan dari BAZNAS "Kami menghaturkan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada BAZNAS, karena kami dipercaya menjadi Locus, untuk program BMM ini.” pungkasnya Diketahui bahwa program BMM di masjid Al Isitiqomah senilai 150 juta, yang diberikan kepada kurang lebih 68 penerima manfaat. Sebelumnya BAZNAS juga memberikan program ini senilai yang sama kepada masjid Syiarul Islam kuningan, sehingga BAZNAS Kuningan telah menerima bantuan Prpgram BMM dari Pusat sebanyak 2 kali dalam periode tahun 2024 dengan total nominal bantuan senilai 300 Juta
BERITA16/05/2024 | HUMAS
Gelar Halal Bihalal BAZNAS Kuningan Beri Apresiasi UPZ Setorkan Laporan Tepat Waktu
Gelar Halal Bihalal BAZNAS Kuningan Beri Apresiasi UPZ Setorkan Laporan Tepat Waktu
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kabupaten Kuningan Menggelar acara Halal Bi Halal dengan Unit Pengumpul Zakat ( UPZ) Kecamatan Se Kabupaten Kuningan ( Selasa 14 Mei 2024). Acara tersebut digelar di aula BANK BJB Kuningan, yang dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kuningan, Drs HR Yayan Sofyan M.M, Komisioner BAZNAS Kuningan Dr KH Aang ASyari LC M.Si, dan Dr H Uci Sanusi M.Pd. Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M dalam sambutannya menuturkan bahwa inensitas kegiatan dan komunikasi menjelang hari raya idul fitri tentu sangat intens dengan UPZ Kecamatan khusunya berkaitan dengan pengumpulan zakat Fitrah “ Tentu Permohonan Maaf dari jajaran Komisioner dan amil kami haturkan kepada UPZ Kecamatan bilamana terdapat salah dan khilaf , dalam kesempatan yang berbahagia ini , dengan tulus kami memohon maaf” Ujarnya Selain acara halal bihalal, acara tersebut juga menjadi momen evaluasi pengumpulan zakat Fitrah yang ada di tiap kecamatan se kabupaten kuningan. “ dari 32 UPZ kecamatan baru 17 UPZ kecamatan yang sudah memberikan laporan secara penuh dan tuntas kepada baznas Kuningan" Tambahnya Kemudian ia menyebutkan 17 kecamatan yang patut di apresiasi karena telah menyerahkan laporannya tuntas seratus persen, yaitu Kecamatan Kramatmulya, hantara, cimahi, cibingbin, kalimanggis, lebakwangi, jalaksana, pasawahan, selajambe, subang, ciawigebang, cilimus, pancalang, cigandamekar, luragung, darma dan cigugur. dalam kegiatan tersebut juga Komisioner BAZNAS bidang pengimpunan Dr KH Aang Asyari LC M.SI meghimbau bagi kecamatan yang belum menyerahkan laporan untuk segar dibantu dituntaskan. “ Kami ucapkan terimakasih kepada UPZ kecamatan yang memenuhi kewajiban untuk melaporkan, tentu dengan menggunakan system IT , kedepan SDM UPZ harus terbiasa, agar dapat efektif dan efeisien dalam pelaporan” pungkasnya.
BERITA14/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Sukadana
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Sukadana
Baznas Indonesia melalui Baznas Kuningan salurkan bantuan Air bersih bagi masyarakat desa Sukadana Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan ( Selasa 07/05/2024). Bantuan tersebut berupa Sumur Bor untuk mengalirkan air bersih bagi masyarakat Dusun kliwon desa Sukadana, dengan total bantuan senilai Rp 33.160.000,- . Komisioner baznas H Yusron Kholid M.SI yang mewakili ketua BAZNAS Drs HR Yayan Sofyan MM, guna menghadiri peresmian tersebut menuturkan bantuan ini merupakan bantuan baznas pusat yang fokus terhadap daerah rawan kekeringan. " menghimbau agar torn air yang berisi 2000 liter itu digunakan untuk kebutuham pokok seperti untuk minum, mandi, wudlu dan masak, jangan dipake nyiram pohon kecuali sisa pakai , dan dapat Ikut menjaga merawat dan memanfaatkan bantuan ini dengan baik" ungkapnya. Ia juga menambahkan, Insya Alloh akan terus upayakan agar Kuningan mendapat perhatian Baznas pusat guna menanggulangi kebutuhan air di daerah yang kesulitan air. Selain itu Kepala desa Sukadana sangat senang dengan bantuan tersebut karena dapat membantu masyarakat yang setiap kemarau kekurangan air bersih. " Ucapan terimakasih kepada Baznas atas nama warga rt 01 Rw 03, atas bantuan Air bersih untuk warga desa sukadana" ia menambahkan bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi warganya mengahadapi musim kemarau yang akan datang Bantuan air bersih ini bukan kali pertama baznas lakukan, Baznas Kuningan sudah 4 kali menerima bantuan selama periode komisioner 2021 2026 dan di berikan di beberapa titik rawan di kabupaten Kuningan
BERITA07/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Gelar Gerai Mikro Z Ifthar Ramadhan
BAZNAS Kuningan Gelar Gerai Mikro Z Ifthar Ramadhan
Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Kuningan menggelar Gerai Mikro Z-Ifthar Ramadhan 1445 H yang kini berlangusng di halaman Masjid Agung Karomat Desa Lengkong Kecamatan Garawangi, Jumat 15 Maret 2024. “Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program untuk memberi bantuan kepada para mustahik (golongan penerima zakat) yang diberi modal untuk membuka usaha dalam menjajakan dagangannya pada waktu berbuka puasa. Program ini akan berlangsung selama 20 hari, atau hingga H-5 Idul Fitri 1445 H. Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program yang diinisiasi Baznas Microfinance Republik Indonesia bagian dari upaya untuk pengembangan usaha mustahik (golongan penerima zakat) untuk menangkap peluang ekonomi Ramadhan,” ungkap Ketua Baznas Kab. Kuningan, H Raden Yayan Sofyan.Program ini akan berlangsung selama 20 hari, atau hingga H-5 Idul Fitri 1445 H. Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program yang diinisiasi Baznas Microfinance Republik Indonesia bagian dari upaya untuk pengembangan usaha mustahik (golongan penerima zakat) untuk menangkap peluang ekonomi Ramadhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran masjid Desa Lengkong. Kenapa kegiatan ini dilaksanakan di seputar masjid, karena itu dapat dijadikan sebagai i pusat pengembangan ekonomi, disamping pengembangan pendidikan Agama Islam. “Sebagaimana di zaman Rasulullah Saw, bahwa masjid menjadi tempat berpusatnya ekonomi berbasis syariah,” ujar Yayan. Menurut keterangan, Z-Ifthar ini dilaksanakan di 20 lokasi se-Indonesia, dengan melibatkan 600 pelaku usaha. Untuk Kuningan sendiri diikutsertakan sebanyak 30 pelaku Usaha M ikro Kecil Menengah (UMKM). Selama ini mereka suka berjualan makanan maupun kebutuhan lainnya di sekitar masjid tersebut menjelang berbuka puasa dalam rangka gerakan pengembangan ekonomi ummat.Dalam kesempatan tersebut, Pejabat (Pj) Bupati H Raden Iip Hidayat, pihaknya, mengapresiasi program yang digulirkan oleh Baznas ini dan berharap para pedagang dapat meraih manfaat dengan menjual beragam jenis penganan khas Ramadhan. “Alhamdulilah dilaksanakan bukan di pusat kota dengan harapan agar simpul-simpul ekonomi dapat menyebar ke berbagai pelosok. Dengan harapan agar program ini dapat dipertahankan sehingga dapat mendongkrak pendapatan para Mustahik hingga menjadi Muzaki. Semoga ditahun depan program serupa semakin bergulir dengan jumlah peserta yang lebih banyak tersebar di sejumlah daerah di Kab. Kuningan,” ujar Iip.
BERITA19/03/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Gelar Motivasi ESQ Sosialisasikan Program Duta Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kuningan Gelar Motivasi ESQ Sosialisasikan Program Duta Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Kuningan menggelar pelatihan motivasi Emotional Spiritual Quotient (ESQ) untuk mensosialisasikan program BAZNAS dalam rangka pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan, bertempat di sebuah hotel Desa Sangkanurip, Rabu 31 Januari 2024. Kegiatan yang dihadiri Pj Bupati Kuningan, H Raden Iip Hidayat didampingi Sekda H Dian Rachmat Yanuar, diikuti sebanyak 320 peserta terdiri dari para pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan. Selain itu, segenap unsur kepala sekolah tingkat SMP dan SMA, kepala KUA, ketua Organisasi Keagamaan dan pimpinan perguruan tinggi. "Dengan tema 'Menjadikan duta akhlaq dan duta zakat di Kabupaten Kuningan' pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bagi segenap ASN untuk berzakat demi kemashlahatan umat sehingga berkurangnya tingkat kemiskinan. Melalui pelatihan motivasi ESQ ini peserta diarahkan untuk dapat mencapai nilai-nilai dasar dan membantu membangkitkan kekuatan tersembunyi serta mengerahkan seluruh potensi dirinya untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih produktif, aktif, dan lebih berhasil,” ungkap Pj Bupati H Raden Iip Hidayat. Selain itu, lainjut Iip, untuk memotivasi peserta agar dapat berzakat lebih rutin, dengan harapan setelah mengikuti pelatihan ini, kita dapat menjadi manusia yang mampu mempraktekan nilai 'tujuh budi utama'. Yakni; jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli. Pada prakteknya akan semakin membawa perubahan ke arah lebih baik bagi lingkup pekerjaan masing-masing. Ketua BAZNAS Kab Kuningan, H Raden Yayan Sofyan, mengemukakan, pajak dengan zakat itu berbeda. Pajak adalah perintah negara dan zakat adalah perintah agama bagi yang muslim. Tujuan pengelolaan zakat ialah meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat. Selan itu, meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Kewajiban zakat dibebankan bagi yang sudah memenuhi ketentuan, dalam Fatwa MUI Nomor: 3 tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan dan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 31 tahun 2019. Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Agama Nomor: 52 tahun 2014 mengenai Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif. Nisab zakat pendapatan senilai 85 (delapan puluh lima) gram emas serta kadar zakat pendapatan dan jasa senilai 2,5 persen (dua koma lima per seratus) serta ditunaikan pada saat pendapatan dan jasa diterima dan dibayarkan melalui amil zakat resmi. Maka secara perhitungan sesuai surat Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor: 1 tahun 2023, nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2023 senilai 85 (delapan puluh lima) gram emas atau setara dengan Rp81.945.667/tahun atau Rp6.828.806/bulan. Artinya jika 2,5% x Rp6.828.806 = Rp170.720,15 atau dibulatkan Rp171.000. “Jadi, jika ada yang pendapatanya secara 'bruto' sudah melebihi Rp6.828.806, maka ini yang sebenarnya harus ditunaikan kewajiban berzakat, terlebih dahulu sebelum dipotong infak dan lain lain, dahulukan wajib sebelum sunah. Dalam kaidah hukum wajib seperti halnya sholat lima waktu maka zakat juga tidak ada ketentuan ikhlas tidak ikhlas ridha atau tidak melainkan tetap harus ditunaikan,” tutur H Yayan. Dijelaskan dia, bagi yang belum memenuhi ketentuan wajib zakat (nisab), ada kebaikan dari infak sedekah, sebagai bentuk kepedulian adanya kebersamaan dalam rangka melapis program membantu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Selain itu, ikut meningkatkan kualitas pendidikan khususnya yang ada di wilayah Dinas Pendidikan. Kiranya semua elemen (ASN/P3K) yang bekerja di wilayah masing-maisng untuk ikut serta berkontribusi melalui infak sedekah yang besaran jumlahnya tidak ditentukan. Akan tetapi jika ada yang berkesepakatan berdasarkan hasil musyawarah bersama yang mewakili aspirasi dari semua elemen, maka besaran boleh untuk ditentuka
BERITA19/02/2024 | HUMAS
Baznas kabupaten kuningan berikan penghargaan untuk para pemulung
Baznas kabupaten kuningan berikan penghargaan untuk para pemulung
Dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia Baznas kabupaten kuningan berikan penghargaan untuk para pemulung sabtu 05/06/21 bertempat di waduk darma kabupaten kuningan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi atas kinerja para pemulung, yang telah bekerja keras untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA. Berdasarkan paparan kepala dinas lingkungan hidup kab kuningan, para pemulung yang berjumlah 50 orang di TPA dapat mengurangi tumpukan sampah sekitar 24.440 Kg/bulan. Penyerahan penghargaan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Baznas kabupaten kuningan Drs. H. R Yayan Sofyan M.M bersama Bupati kabupaten kuningan H. Acep Purnama S.H. M. M. H, menyerahkan seperangkat Keperluan untuk beraktifitas para pemulung seperti Topi, Baju, dan Sepatu Booth. Peringatan hari lingkungan hidup yang bertemakan “Environment Restoration” atau “Restorasi Lingkungan", yang di laksanakan oleh dinas lingkungan hidup kab kuningan, dihadiri pula oleh Sekda kab kuningan Forkopimda kab kuningan , Komisioner baznas bidang pendistribusian H. Yusron Kholid M. SI dan para tamu undangan.
BERITA19/02/2024 | Ah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kuningan.

Lihat Daftar Rekening →