WhatsApp Icon
BAZNAS Kuningan Jadi Tuan Rumah Peluncuran Program ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (27/5/2026). Penyembelihan hewan kurban dilakukan di 103 titik balai ternak BAZNAS yang tersebar di 15 provinsi.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan program Kurban Berkah Berdayakan Desa merupakan komitmen BAZNAS RI untuk menjadikan ibadah kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus penguatan kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui program ini, BAZNAS RI mengoptimalkan hilirisasi hasil peternakan dengan menyiapkan 3.359 ekor ternak bakalan jantan komoditas lokal yang dikelola langsung oleh 2.089 peternak binaan di berbagai daerah.

“Intinya, semua program BAZNAS bertujuan memberdayakan masyarakat. Kita ini umat Islam mayoritas di Indonesia, tetapi kontribusi ekonomi kita masih perlu diperkuat,” jelas Sodik di acara penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Rabu (27/5/2026).

Selain aspek ekonomi, ia mengatakan program Kurban Berkah Berdayakan Desa juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan serta membantu pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi keluarga prasejahtera, ibu hamil, dan anak-anak.

Sodik juga menegaskan program tersebut diarahkan sebagai kontribusi aktif BAZNAS RI dalam penguatan ekosistem peternakan umat yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

“Kami berharap program pemberdayaan berbasis peternakan ini dapat melahirkan mustahik yang mandiri serta mampu meningkatkan taraf kesejahteraannya. Kami juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Kuningan beserta jajaran, DPRD, Kemenag, PT Sumber Alfaria Trijaya selaku mitra, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penguatan program pemberdayaan BAZNAS RI,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS. Ia menilai, Program Kurban Berdayakan Desa yang diinisiasi BAZNAS sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Kuningan yang selama ini masih menghadapi tantangan kemiskinan dan pengangguran di atas rata-rata Jawa Barat.

“Program ini bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas ekonomi. Tentu dengan meningkatkan kapasitas ekonomi Insyaallah ini kesejahteraan akan semakin meningkat,” ujar Dian.

"Saya kira program ini (Kurban Berkah Berdayakan Desa) menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana ibadah kurban bisa berdampak sosial dan berdampak ekonomi. Ini saya optimistis melalui pengolahan kurban yang profesional yang selama ditunjukkan oleh BAZNAS, Insyaallah ya, Kuningan semakin sejahtera," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M., mengatakan, program ini merupakan langkah nyata untuk menghadirkan manfaat kurban yang lebih luas, tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.

Menurutnya, hadirnya program Kurban Berkah Berdayakan Desa sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Daerah, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya.

“Kita ingin menunjukkan bahwa kurban hari ini bukan hanya tentang distribusi daging, tetapi juga tentang membangun kemandirian ekonomi umat, menciptakan lapangan usaha, dan memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan kesejahteraan,” katanya.

Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kab. Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E.; Kepala Kementerian Agama Kab. Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si.; Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M.; serta Area Koordinator Plumbon Alfamart, Agustia Solihin.

27/05/2026 | Kontributor: HUMAS
Bupati Kuningan Apresiasi Aksi BAZNAS Salurkan 1.000 Paket Makanan dan Sembako di Cigugur

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar aksi sosial kemanusiaan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Mualaf dan Dhuafa” di Kelurahan Cigugur, Rabu (13/5).

Dalam Kegiatan BAZNAS RI menyalurkan 1.000 porsi makanan melalui program “Sajian Berkah BAZNAS”, pendistribusian 100 paket sembako untuk mualaf, serta layanan pengobatan gratis hasil kolaborasi dengan Rumah Sakit Juanda Kuningan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, pimpinan BAZNAS Kuningan, jajaran pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta ratusan mustahik dan mualaf dari wilayah Cigugur dan sekitarnya.

Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM, menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bukan sekadar ibadah ritual, melainkan instrumen nyata pemberdayaan umat.

"Hari ini kami menyajikan 1.000 porsi 'Sajian Berkah BAZNAS' agar masyarakat dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan bersama. Selain itu, 100 mualaf mendapatkan perhatian khusus melalui penguatan akidah dan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian," ungkap Pak Yayan.

Ia juga menjamin bahwa seluruh pengelolaan dana ZIS dilakukan secara amanah, transparan, dan profesional.

Dukungan senada disampaikan oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar M.Si. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi BAZNAS dalam membantu masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan.

"Saya berharap di tengah hiruk-pikuk media sosial, rasa empati, keinginan berbagi, dan sifat gotong royong tetap terjaga di Kabupaten Kuningan, khusunya melalui program-program BAZNAS” ujarnya.

Bupati juga menilai keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Saya membayangkan betapa besarnya dampak jika masyarakat Kuningan kompak menitipkan ZIS melalui BAZNAS. Kemiskinan di Kuningan tentu dapat teratasi melalui sinergi berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambah Dian.

Kedepan Ia berharap kesadaran berzakat terus meningkat, dibarengi dengan tata kelola lembaga yang akuntabel, agar semakin banyak orang mendapatkan manfaat.

Acara ditutup dengan tausiah (penguatan akidah) oleh Drs KH Abdul Aziz Amarullah kepada para mualaf dilanjutkan Bupati bersama tamu undangan meninjau langsung unit Kendaraan Dapur Umum BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Dalam momen penuh kebersamaan tersebut, Bupati turut mencicipi masakan dari dapur umum dan makan bersama masyarakat yang hadir.

Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap kolaborasi program sosial ini terus diperkuat untuk membangun kesejahteraan masyarakat yang lebih merata dan berkeadilan.

13/05/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kuningan Laksanakan Evaluasi Zakat Fitrah 2026, Targetkan Digitalisasi di Seluruh Kecamatan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Zakat Fitrah Tahun 2026 di Aula Bank BJB Kuningan pada Senin (20/04/2026). Pertemuan strategis yang dihadiri oleh perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari 32 kecamatan ini menjadi ajang penguatan transparansi sekaligus pelaporan capaian zakat fitrah yang kini hampir sepenuhnya bertransformasi ke sistem digital.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM., dalam sambutannya mengungkapkan tren positif pertumbuhan pengumpulan zakat fitrah di  masa kepengurusannya.

"Sejak tahun 2021 yang mencatatkan angka Rp15.791.723.903, penghimpunan terus merangkak naik hingga menyentuh Rp22.325.924.603 pada tahun 2025. Untuk periode tahun 2026 sendiri, laporan sementara menunjukkan angka yang cukup stabil di angka Rp21.788.915.555” Ungkapnya

Ia juga menambahkan bahwa pelaporan menjadi hal yang krusial karena BAZNAS adalah lembaga pemerintah yang menjadikan akuntabilitas sebagai standar pelaporan.

"Berkat digitalisasi, pengumpulan zakat fitrah kini dapat dipantau secara real-time. Saat ini, hampir semua kecamatan telah beralih ke sistem aplikasi, dengan menyisakan enam desa saja yang masih dalam tahap pendampingan, yakni Desa Ciniru, Karangkancana, Ciawi, Cidahu, Sindangagung, dan Darma. Pencapaian ini menunjukkan bahwa tata kelola zakat di Kuningan semakin transparan, cepat, dan akuntabel.”

Ia berharap dengan transparansi pelaporan akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga BAZNAS, termasuk UPZ di tingkat kecamatan dan desa.

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja di lapangan, BAZNAS Kuningan memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah UPZ yang dinilai memiliki kinerja terbaik pada pengumpulan zakat periode sebelumnya atau tahun 2025. 

Di antaranya adalah UPZ Kecamatan Selajambe, UPZ Kecamatan Cigugur, dan UPZ Kecamatan Cibingbin, yang masing-masing mendapatkan apresiasi berupa laptop sebagai penunjang kinerja di lingkup Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Dalam agenda tersebut, para Ketua UPZ mendapatkan arahan dan penguatan dari para pimpinan BAZNAS Kuningan, di antaranya Dr. KH. Aang Asy'ari, LC., M.Si., H. Yusron Kholid, M.Si., Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd., dan Drs. KH. Abdul Aziz Amarullah. Diharapkan dengan adanya agenda rapat koordinasi ini, BAZNAS Kabupaten dan UPZ kecamatan semakin solid demi kemaslahatan umat di Kabupaten Kuningan.

20/04/2026 | Kontributor: Humas
Keteladanan Tokoh Agniya, H Dudung Owner AS Putra Grup Salurkan Zakat Maal Rp50 Juta Melalui BAZNAS Kuningan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menerima penyaluran zakat maal sebesar 50jt dari salah satu tokoh agniya terkemuka di Kabupaten Kuningan, H. Dudung Dulajid selaku Owner AS Putra Grup, penyerahan zakat tersebut dilaksanakan langsung di Kantor AS Putra Grup pada Kamis (12/03).

Kedatangan jajaran pimpinan BAZNAS Kuningan disambut hangat oleh H. Dudung.  Zakat maal tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM., didampingi Wakil Ketua, Drs. KH. Abdul Aziz Amarullah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi H. Dudung yang secara konsisten menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi. Menurutnya, H. Dudung adalah simbol pengusaha yang memiliki kepedulian sosial tinggi.

"Kami sangat mengapresiasi konsistensi Pak H. Dudung, Owner AS Putra Grup, yang setiap tahun rutin menitipkan zakatnya melalui BAZNAS Kuningan. Beliau adalah sosok agniya yang harus diteladani oleh kita semua," ujar pak H Yayan

Ia menegaskan bahwa kepercayaan ini akan dijaga dengan penyaluran yang tepat sasaran. 

"Dana ini akan kami distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai peruntukan asnaf, guna membantu masyarakat yang membutuhkan, kita doakan semoga pak H Dudung diberikan kesehatan, keberkahan dan diberikan kelancaran dalam segala aktivitas bisnisnya," tambahnya.

Dalam momentum tersebut, H. Dudung menyatakan rasa syukurnya dapat kembali berkontribusi bagi kemaslahatan umat melalui BAZNAS. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan lembaga zakat resmi.

"Alhamdulillah, hari ini saya dapat kembali menunaikan zakat melalui BAZNAS Kuningan. Saya berharap uang yang dititipkan ini dapat didistribusikan sesuai peruntukannya, khususnya untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tutur H. Dudung

Lebih jauh, sebagai tokoh pengusaha, beliau juga menitipkan pesan bagi rekan-rekan sejawatnya di Kabupaten Kuningan.

"Alhamdulilah tahun ini zakatnya kami tingkatkan, dan semoga dapat diikuti oleh agniya lainnya" Pungkasnya

Sosok H. Dudung dikenal bukan sekadar pengusaha sukses dan tokoh berpengaruh di Kabupaten Kuningan, melainkan juga sebagai agniya teladan yang istiqomah menunaikan zakatnya setiap tahun melalui BAZNAS.

 

Menanggapi kepercayaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kuningan berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi dan profesionalisme. Hal ini dilakukan demi memastikan setiap rupiah yang dititipkan oleh para tokoh seperti H. Dudung dapat dikelola dengan amanah dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kuningan.

 

12/03/2026 | Kontributor: Humas
Penjelasan Respons Positif BAZNAS RI Terhadap Tanggapan Publik Mengenai Laporan Keuangan Tahun 2024

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan ini menyampaikan tanggapan resmi terhadap informasi di media sosial, terkait Laporan Keuangan BAZNAS Tahun 2024. 

BAZNAS RI menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah peduli dengan pengelolaan zakat yang dilaksanakan oleh BAZNAS RI. BAZNAS ingin menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan zakat dilaksanakan dengan komitmen tinggi terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI (3A). 

Tata kelola zakat di BAZNAS menerapkan sistem pengawasan berlapis yang melibatkan berbagai pihak. Laporan keuangan BAZNAS setiap tahun diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen, sehingga menjamin validitas dan kredibilitas angka-angka yang dilaporkan. Selain itu, BAZNAS juga menjalani audit syariah oleh tim auditor syariah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam setiap aktivitas pengelolaan zakat. 

Pengawasan fungsional secara berkala juga dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI, sementara secara internal BAZNAS RI memiliki Direktorat Audit, Kepatuhan dan Manajemen Risiko dan Direktorat Pengendalian dan Evaluasi yang melakukan pengawasan melekat terhadap seluruh proses bisnis lembaga.

Tidak hanya itu, sebagai wujud keterbukaan informasi publik, seluruh laporan keuangan BAZNAS RI dapat diakses dan dikaji oleh masyarakat luas melalui laman resmi www.baznas.go.id, sehingga publik dapat melakukan pengawasan sosial secara mandiri.

Dalam menyalurkan zakat, seluruh dana zakat yang ditunaikan oleh muzaki ke BAZNAS disalurkan kepada delapan asnaf sesuai syariat islam secara proporsional. Kedelapan asnaf tersebut ialah fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah dan ibnu sabil. Khusus untuk asnaf amil, Kementerian Agama melalui KMA no. 606 tahun 2020 menetapkan paling banyak 12,5 persen (1/8 bagian). Untuk asnaf lainnya, proporsi penyalurannya berdasarkan skala prioritas berbasis program guna meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan sesuai dengan tujuan dari pengelolaan zakat menurut Undang-undang no. 23 tahun 2011.

Dalam postur penyaluran zakat sepanjang tahun 2024, BAZNAS RI menyalurkan dana zakat dengan porsi terbesar kepada asnaf miskin, yakni mencapai 38,4 persen dari total seluruh dana zakat yang disalurkan. Asnaf miskin sendiri merupakan salah satu dari delapan golongan penerima zakat yang secara syariah didefinisikan sebagai orang yang memiliki harta atau penghasilan, namun tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup sehari-hari bagi diri dan keluarganya, baik kebutuhan pangan, sandang, maupun papan. 

Penyaluran kepada asnaf miskin ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk menjangkau asnaf miskin di wilayah perkotaan, BAZNAS RI menjalankan berbagai program ekonomi produktif seperti Z-Mart, Z-Chicken, Z-Coffee, Z-Auto, dan sejenisnya, yang memberdayakan mustahik menjadi pelaku usaha mikro binaan dengan pendampingan intensif. 

Sementara untuk menjangkau asnaf miskin di wilayah pedesaan, BAZNAS RI melaksanakan program Balai Ternak, Lumbung Pangan, Zakat Community Development (ZCD), serta pembiayaan mikro syariah yang menyasar petani, peternak, dan nelayan di berbagai pelosok daerah.

Program-program ini dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang dalam mengentaskan mustahik dari garis kemiskinan. Alokasi terbesar dari Asnaf Fi Sabilillah disalurkan dalam bentuk bantuan pendidikan berupa program beasiswa Cendekia BAZNAS dalam dan luar negeri, beasiswa santri, Madrasah Layak Belajar, berbagai bantuan pendidikan yang berasal dari permohonan publik ke BAZNAS. Selain itu bantuan Fi sabililah juga disalurkan untuk dukungan bagi para dai yang bertugas di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta di daerah-daerah minoritas muslim yang membutuhkan penguatan dakwah. 

Sementara itu terkait porsi amil yang juga menjadi sorotan, BAZNAS RI perlu menjelaskan bahwa keberadaan amil sebagai pengelola zakat secara eksplisit disebut dalam QS. al-Taubah ayat 60 sebagai salah satu dari delapan asnaf yang berhak menerima zakat. Persentase amil maksimal 12,5 persen (1/8) dari dana zakat diatur secara jelas dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 606 Tahun 2020 tentang Pedoman Audit Syariah atas Laporan Pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah. 

Dari postur Laporan Keuangan BAZNAS RI 2024, telah sesuai aturan, di mana realisasi dana amil dari zakat sebesar 12,32 persen. Angka tersebut kurang dari 1/8 atau 12,5 persen dana amil sesuai ketentuan di atas. Dana ini digunakan secara proporsional dan transparan untuk belanja pegawai, belanja administrasi umum, kebutuhan operasional Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di seluruh kementerian, lembaga, BUMN, dan instansi vertikal di seluruh Indonesia dan dana Amil juga digunakan untuk pengembangan teknologi informasi.

BAZNAS RI mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa merujuk pada sumber resmi milik BAZNAS yaitu laman baznas.go.id dan media sosial BAZNAS RI. Kepercayaan publik adalah amanah terbesar yang terus dijaga dengan konsistensi dan berintegritas dalam pengelolaan zakat. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penyaluran zakat demi mewujudkan kesejahteraan umat dan percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia.

04/03/2026 | Kontributor: BAZNAS RI

Berita Terbaru

BAZNAS Kuningan Salurkan Program Rumah Layak Huni untuk Ibu Uun Unasih di Desa Giriwaringin
BAZNAS Kuningan Salurkan Program Rumah Layak Huni untuk Ibu Uun Unasih di Desa Giriwaringin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni (RLHB). Salah satu penerima manfaat program ini adalah Ibu Uun Unasih, warga Dusun 3, Desa Giriwaringin, yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan. Rumah tersebut terbuat dari bilik bambu yang sudah rapuh dan tidak layak untuk dihuni. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menjelaskan bahwa Program Rumah Layak Huni merupakan salah satu wujud nyata dari visi dan misi BAZNAS untuk mensejahterakan umat. "Alhamdulillah, BAZNAS Indonesia melalui BAZNAS Kuningan telah menggulirkan program RLHB sebanyak 11 rumah dengan total nilai Rp275 juta. Program ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki rumah yang masuk kategori tidak layak atau memprihatinkan," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa untuk merealisasikan bantuan Rumah Layak Huni (RLHB) dari BAZNAS, diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat dan desa. Hal ini karena dana yang diberikan hanya sebesar Rp25 juta/rumah. "Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada kepala desa, jajaran pemerintah, dan masyarakat yang bergotong royong membantu mewujudkan rumah bagi penerima bantuan. Saya mengapresiasi pemerintahan desa sangat konsisten melaksanakan program pemberdayaan yang sinergis dengan BAZNAS," tambahnya. Selain itu, ia melihat bahwa Desa Giriwaringin memiliki potensi pemberdayaan yang bisa disinergikan lebih lanjut dengan BAZNAS di masa depan. "Mudah-mudahan ke depannya Desa Giriwaringin dapat menjadi pilot project dalam program pemberdayaan aspek ekonomi dan sosial, seperti ternak kambing, sapi, serta potensi pertanian. Jika dikelola dengan baik, ini dapat merubah mustahik menjadi muzaki," pungkasnya. Kepala Desa Giriwaringin, Sobarudin, yang akrab disapa Obay, menyampaikan apresiasinya terhadap program-program BAZNAS dalam bidang pemberdayaan dan sosial. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas program RLHB ini. Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kurang mampu di desa kami, khususnya untuk Bu Uun, yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan," ungkapnya. Selain program renovasi rumah, Obay juga menjelaskan bahwa Desa Giriwaringin menerima program pemberdayaan berupa Balai Ternak Kambing dari BAZNAS Kuningan. "Tentu saya berharap ke depannya Desa Giriwaringin dapat menjadi Kampung Zakat sebagai bentuk dukungan dan kemitraan dengan BAZNAS dalam menjalankan program-program sosial bagi masyarakat," pungkasnya.
BERITA30/12/2024 | Humas
BAZNAS Kabupaten Kuningan Resmi Luncurkan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA)
BAZNAS Kabupaten Kuningan Resmi Luncurkan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA)
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan secara resmi meluncurkan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kampung Cibapang, Desa Cileuleuy, Kabupaten Kuningan, pada Sabtu (21/12/2024). Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, MM, didampingi oleh BPBD Kuningan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kuningan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peluncuran program ini. "Alhamdulillah, selama delapan hari, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mendampingi masyarakat dan memberikan berbagai edukasi melalui modul materi yang telah disusun. Tujuannya adalah agar masyarakat memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan saat menghadapi bencana," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS melalui lembaga programnya, BTB, untuk berpartisipasi dalam penanganan bencana di Kabupaten Kuningan. "Tentu, harapan kami adalah masyarakat mampu menerapkan langkah-langkah strategis yang telah diberikan. Meskipun kita tidak mengharapkan terjadinya bencana, antisipasi dan kesiapsiagaan tetap harus dipersiapkan," pungkasnya. Sementara itu, Kepala Desa Cileuleuy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kuningan atas pelaksanaan Program KATANA di desanya. "Kehadiran program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam mengenali risiko bencana, meningkatkan kesadaran, dan memperkuat kemampuan warga untuk menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa depan," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Program KATANA diharapkan dapat memberikan dampak positif melalui pelatihan dan simulasi yang dirancang untuk mengurangi risiko bencana. Dengan adanya kolaborasi antara BAZNAS, BPBD, dan masyarakat, Kepala Desa optimis Desa Cileuleuy dapat menjadi desa yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan bencana. Peluncuran Program KATANA ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat yang antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi, pengkajian risiko bencana, pembuatan peta ancaman dan evakuasi, hingga pengembangan sistem peringatan dini yang ditutup dengan simulasi penanganan bencana. Langkah ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang efektif antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan organisasi lainnya dalam mendukung pengurangan risiko bencana di tingkat desa.
BERITA21/12/2024 | Humas
BTB BAZNAS Kuningan Sosialisasi Program Kampung Tanggap Bencana
BTB BAZNAS Kuningan Sosialisasi Program Kampung Tanggap Bencana
Dalam rangka menindaklanjuti program BAZNAS Tanggal Bencana Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Kuningan melalui BTB gelar sosialisasi Kampung Tanggap Bencana yang bertempat di Kampung Cibapang Desa Cileuleuy Kecamatan Cigugur.A BZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan KATANA ini selama 7 hari kedepan, yang dimana masyarakat akan dibekali Materi-materi yang berkaitan dengan PRB (Pengurangan Resiko Bencana) serta bagaimana menghadapi situasi jika terjadi bencana menimpa. Pada kegiatan sosialisasi Kampung Tanggap Bencana ini dihadiri oleh Kepala Pelaksana Bpbd Kab. Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP, Komisioner BAZNAS Kab. Kuningan H. Yusron Kholid, M.Si, Amil BAZNAS, Kepala desa Cileuluey beserta jajan BPD dan lembaga desa lainnya, tim fasilitator Katana beserta Tim relawan BTB kab. Kuningan serta 115 lebih masyarakat Kampung Cibapang Desa Cileuleuy. Sosialisasi KATANA ini menuai respon positif dari pemerintahan desa beserta masyarakat dikarenakan, program ini dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya peningkatan kapasitas dalam pengurangan resiko bencana. Dalam kesempatan ini Kepala desa Cileuleuy berterimakasih kepada BAZNAS kabupaten Kuningan dikarenakan sudah mau melaksanakan kegiatan Katana ini di desa Cileuleuy. "Saya berharap masyarakat dapat ikut serta dalam program katana 7 hari kedepan yang dilaksanakan BTB Kuningan dengan serius". Ditempat yang sama Komisioner BAZNAS H. Yusron Kholid, M.Si mengatakan "Alhamdulillah pada hari ini BAZNAS Kabupaten Kuningan melalui lembaga BTB melaksanakan kegiatan sosialisasi Kampung Tanggap bencana di desa cileuleuy kec. Cigugur". "Mudah-mudahan Kampung tanggap Bencana ini menjadi file projek untuk lebih mengembangkan untuk memberikan pembina kepada masyarakat bagaimana menghadapi bencana yang mungkin terjadi, mudah-mudahan tidak ada bencana tapi jika masyarakat sudah faham terkait kebencanaan itu akan menjadi simpul bagaimana menangani masalah kebencanaan secara umum", jelas Komisioner BAZNAS H. Yusron Kholid, M.Si. Diakhir wawancaranya Komisioner BAZNAS H. Yusron Kholid, M.Si berharap "Semoga Kampung Tanggap Bencana ini berjalan dengan baik masyarakatnya siap melaksanakan tugas secara umum dan kita semua senantiasa mendapatkan keberkahan dar Allah SWT". Kegiatan Kampung Tanggap Bencana ini dilaksanakan dengan menggunakan anggaran BAZNAS Tanggap Bencana Republik Indonesia yaitu dari Sedekah Konsumen Alfamart, dan anggaran BAZNAS Kabupaten Kuningan. Selain itu Kepala Pelaksana Bpbd Kab. Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP mengatakan kami sangat mengapresiasi dan ini sudah berjalan beberapa kali dengan BTB atau BAZNAS kegiatan katana sebagai bagian dalam pengurangan resiko bencana". "Semoga kedepannya depan kolaborasi dengan semua pihak terkait yang bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana menangani kebencana dan kami berharap kedepannya bisa terus berkolaborasi untuk melakukan kegiatan seperti ini yang sangat bermanfaat dalam rangka mitigasi bencana", pungkas Kepala Pelaksana Bpbd Kab. Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP
BERITA08/12/2024 | HUMAS
BAZNAS Bantu Program Rumah Layak Huni Untuk Pak Sain
BAZNAS Bantu Program Rumah Layak Huni Untuk Pak Sain
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program Rumah Layak Huni. Pada Rabu 06/12/2024, secara simbolis, Komisioner BAZNAS Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid MSI, meresmikan rumah baru untuk Pak Sain, seorang pemulung rongsok yang sebelumnya tinggal di rumah yang hampir roboh. Pak Sain, warga Desa Giriwaringin, selama ini hidup dalam keterbatasan dengan kondisi rumah yang jauh dari layak huni. Melalui program ini, BAZNAS berupaya memberikan solusi nyata bagi warga seperti Pak Sain, yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Dalam sambutannya, H. Yusron Kholid menyampaikan, “Program Rumah Layak Huni ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap rumah ini dapat menjadi tempat tinggal yang layak dan membawa kebahagiaan bagi Pak Sain dan keluarganya. Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS.” Acara peresmian ini turut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang memberikan dukungan kepada Pak Sain. Rumah layak huni yang diberikan ini dibangun dengan desain sederhana namun kokoh, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keluarga penerima manfaat. Pak Sain mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya, “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu mewujudkan rumah ini. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda.” Melalui program-program sosial seperti ini, BAZNAS Kabupaten Kuningan terus berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, BAZNAS optimis dapat memberikan kontribusi lebih besar di masa mendatang.
BERITA06/12/2024 | Humas
BAZNAS Kerjasama Dengan Universitas, Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan
BAZNAS Kerjasama Dengan Universitas, Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan jalin kerjasama dengan UIN Salatiga, Guna Fasilitasi PPG Guru PAI Kuningan ( Rabu 20 November 2024). Prof. Dr. Muh. Saerozi, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, berharap kerja sama ini semakin erat dan memberikan manfaat nyata, dengan tetap mengacu pada payung hukum yang berlaku. Perjanjian kerja sama ini melibatkan Baznas Kuningan, Kota Magelang, Kabupaten Barru, dan LPTK UIN Salatiga untuk mendukung pembiayaan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 2 Acara tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan oleh Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., selaku Dekan FTIK sekaligus Ketua LPTK UIN Salatiga, bersama perwakilan Baznas dari Kuningan, Kota Magelang, dan Kabupaten Barru. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 2. Hadir dalam acara ini perwakilan dari UIN Salatiga, yaitu Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK, Dr. Fatchurrohman, S.Ag., M.Pd., Ketua Jurusan Guru Kelas, Mufiq, M.Phil., Sekretaris Jurusan Guru Kelas, Imam Mas Arum, M.Pd., serta Ketua Program Studi PPG, Imam Subqi, M.Si. Selain itu, turut hadir pimpinan Baznas dari Kuningan, Kota Magelang, dan Kabupaten Barru, yang aktif berkontribusi dalam kerja sama strategis ini.
BERITA25/11/2024 | Humas
BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Program Edukasi Kebencanaan
BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Program Edukasi Kebencanaan
Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kuningan bersama BTB BAZNAS Provinsi Jawa Barat gelar program BTB Go To School di MAN 3 Kuningan (selasa 29 Oktober 2024) program tersebut bertujuan untuk mitigasi resiko bencana di sekolah. Komisioner BAZNAS Kuningan H Yusron Kholid MSI menuturkan bahwa Edukasi kebencaan sangat penting bagi siswa dan guru di sekolah, mengingat Kabupaten Kuningan berada di wilayah gunung Aktif tertinggi di Jawa Barat yaitu gunung ciremai dalam giat tersebut BTB BAZNAS memberikan pelatihan, pengetahuan dan ditutup dengan simulasi bencana gempa bumi yang di ikuti oleh siswa MAN 3 Kuningan. selain itu BTB BAZNAS juga memberikan bantuan berupa tabung oksigen dan perlengkapan petunjuk jalur evakuasi yang langsung ditempelkan oleh siswa ditempat tempat strategis.
BERITA30/10/2024 | Humas
Pelatihan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS
Pelatihan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS
Hari Kamis tanggal 24 Oktober 2024 BAZNAS Kabupaten Kuningan menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) bertempat di Grand Cordela Hotel Jalan Siliwangi Kuningan, pelatihan ini diikuti seluruh amil dari semua bidang dan bagian. Meskipun narasumbernya dari internal tapi tetap diikuti dengan sangat antusias, yang kalau kita lihat dari model pembelajaran, pelatihan ini merupakan implementasi dari Model Pembelajaran Sebaya, artinya pembelajaran yang dilaksanakan oleh teman sendiri yaitu para amil yang telah mengikuti pelatihan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Meskipun demikian, pelatihan terasa serius namun terasa sangat dinamis dan menyenangkan. Waka II H. Yusron Kholid, M.Si dalam sambutan di acara pembukaan menyampaikan amanat, bahwa SIMBA adalah sistem penyimpanan data dinamis, yang memudahkan kita dalam pengelolaan zakat, infak sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya, sehingga SIMBA ini perlu diketahui dan dipahami oleh kita semua, sehingga bukan hanya operator atau bagian tertentu saja yang mengelola SIMBA namun semua amil harus tahu dan memahami atau paling tidak tahu dan mengenal bagaimana proses sistem informasi BAZNAS dilaksanakan. SIMBA merupakan sistem informasi BAZNAS yang terintegrasi, sehingga informasi yang ada pada sistem ini terintegrasi ke BAZNAS Provinsi dan Nasional. Waka IV yang membidangi Kesekretariatan, SDM dan Umum Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd mengaharpakan pelatihan SIMBA ini dapat diikuti seluruh amil sampai tuntas, bila perlu sampai malam. Terima kasih kepada seluruh peserta pelatihan, insya Allah ilmu yang kita pelajari bersama akan membawa BAZNAS Kabupaten Kuningan lebih baik lagi. Selamat mengikuti pelatihan, pungkasnya. Selesai pelatihan para peserta melakukan foto bersama sebagai dokumen kegiatan.
BERITA25/10/2024 | Sekretaris
BAZNAS Kuningan Resmikan Program Balai Ternak, Berdayakan Mustahik
BAZNAS Kuningan Resmikan Program Balai Ternak, Berdayakan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan launching program Balai Ternak BAZNAS di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, pada Senin, 21 Oktober 2024. Acara ini menandai komitmen BAZNAS dalam memperkuat sektor peternakan lokal sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Sebanyak 100 ekor kambing disalurkan kepada para peternak, dengan rincian 70 ekor dari BAZNAS Kuningan dan 30 ekor dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, Dr. Ali Khosim, S.H.I., M.Ag, selaku Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Barat, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kuningan. "Dengan program Balai Ternak ini, kami berharap ini menjadi pilot project, yang bisa diterapkan di desa-desa lain, sehingga manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya Ia juga berharap program balai ternak Baznas kuningan, kedepan dapat menjadi percontohan bagi Baznas kabupaten kota lain di Jawa Barat. Komisioner BAZNAS Kuningan H. Yusron Kholid, MSI, bidang distribusi, menjelaskan bahwa program ini diberikan untuk 3 desa, yaitu Desa Sayana, Desa Giriwaringin dan desa puncak, ia menekankan pentingnya pemanfaatan optimal program ini. "Bantuan ternak ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para peternak agar ke depannya bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Kami berharap kambing-kambing ini bisa dijual pada bulan Dzulhijah untuk memenuhi perimintaan kurban masyrakat,” ujarnya Ia juga berharap agar, para kepala desa turut mengawal dan memonitor program ini, agar berjalan sebagai mana mestinya dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat serta mampu mewujudkan kemandirian ekonomi "Insyaallah kedepan, program ini menjadi program prioritas, yg mudah mudahan setiap tahun, muncul balai ternak balai ternak baru di desa yang lain" Pungkasnya. Launching program ditandai dengan simbolis pemberian bantuan dan pemotongan pita oleh ASDA satu Kabupaten Kuningan, TONI KUSUMANTO, AP., M.Si. sebagai tanda dimulainya operasional Balai Ternak. Hadir mendampingi dalam kegiatan komisioner baznas Kuningan diantaranya, Dr. KH Aang Asy'ari LC MSI, Dr. H Uci sanusi M. Pd dan Drs KH Abdul Aziz Amarullah. Hadir juga Camat kecamatan Jalaksana berserta forkopinca Jalaksana dan kepala KUA juga kepala desa dan tokoh masyarakat dan petani ternak penerima manfaat.
BERITA22/10/2024 | Humas
BAZNAS Wujudkan Impian Pak Asnen Untuk Punya Rumah Impian
BAZNAS Wujudkan Impian Pak Asnen Untuk Punya Rumah Impian
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan, laksanakan program Rumah Layak Huni bagi masyrakat adalah pak Asnen, warga asal Giriwaringin Kecamatan Maleber, yang merupakan korban dari tanah longsor beberapa waktu lalu, yang menghancurkan sebagian besar rumahnya. Alhamdulilah, kini BAZNAS Kuningan melalui program rumah layak huni, dari BAZNAS pusat, berhasil membangun kembali rumah pak Asnen dengan bantuan total 25 juta ditambah dengan swadaya masyrakat dan pemerintah desa giriwaringin, rumah pak Asnen diresmikan pada oktober 2024
BERITA11/10/2024 | Humas
Program Bank Makanan jadi cara atasi Stunting BAZNAS Kuningan
Program Bank Makanan jadi cara atasi Stunting BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Kuningan, melalui Progran Bank Makanan melaksanakan giat percepatan penanganan stunting di Kabupaten Kuningan. Dengan mengangkat tema “ sajian berkah bergizi”, yang bekerjasama dengan Dapur OGIBASCIS (olahan gizi balita Cisantana) Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Sebanyak 20 anak diverifikasi, dan masuk dalam kategori stunting, di Intervensi dengan diberikan PMT( Pemberian Makanan Tambahan) setiap hari selama program berjalan. Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M menuturkan bahwa Program penanganan stunting merupakan salah satu program yang menjadi prioritas dari BAZNAS “Berdasarkan hasil Rakor bersama BAZNAS se Jawa Barat, Kami dititipi 2 program prioritas yaitu penanganan kemiskinan ekstream dan program penanganan stunting” ungkapnya Ia menambahkan, tahun sebelumnya BAZNAS Kuningan juga turut serta dalam program penangan stunting di Kabupaten Kuningan "Kolaborasi Program, Bank Makanan BAZNAS dan dapur Ogibacis, sesuai dengan amanah Pj gubernur jawa barat, yang meminta BAZNAS untuk dapat bermitra dengan pemerintah daerah setempat dalam percepatan penanganan stunting” pungkasnya Selain itu, Kepala Desa Cisantana, mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kuningan atas support kepada dapur Ogibacis , dalam program kolaborasi bersama menangani stunting di desa Cisantana. "dapur Ogibacis merupakan pola kerja yang dibangun dalam penangan stunting, yang alhamdulilah melalui kerjasama dengan BAZNAS Kuningan, 20 anak dapat di Intervensi dengan diberikan PMT” ungkapnya Camat kecamatan cigugur dalam keterangnya memberikan apersiasi atas kolaborasi dengan semua pihak, antara BAZNAS, pemerintahan desa, puskesmas , dan Ibu Kader PKK, mudah mudahan dapat memberikan hasil yang diharapkan, Dalam launching program percepatan penangan stunting tersebut, selasa 10 Sepetember 2024, di aula desa Cisantana, BAZNAS juga memberikan perlengkapan dapur yang akan digunakan operasional dalam pembuanat PMT setiap harinya oleh tim dapur ogibacis
BERITA11/10/2024 | Humas
BAZNAS Kuningan Salurkan Beasiswa 127 Juta bagi mahasiswa dan santri Kabupaten Kuningan
BAZNAS Kuningan Salurkan Beasiswa 127 Juta bagi mahasiswa dan santri Kabupaten Kuningan
Sebanyak Delapan Puluh tujuh penerima manfaat, yang merupakan mahasiswa aktif dan santri, mendapatkan beasiswa pendidikan dari BAZNAS. Yang disalurkan di aula BAZNAS Kuningan , pada (kamis 12 09 2024). Dari 87 mahasiswa dan santri, sebanyak 12 orang mendapatkan beasiswa penuh selama 4 tahun pendidikan, dan sisanya sebanyak 75 orang mendapatkan stimulan pendidikan. Komisioner Baznas bidang pendistribusian H Yusron Kholid M.SI menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan "mudah mudahan beasiswa ini dapat membantu meringankan, dan menyemangati bagi para mahasiswa dan santri agar lebih optimal dalam menggapai cita citanya” ungkapnya Ia juga berharap agar kedepan para muzaki, dapat menjadikan BAZNAS sebagi lembaga untuk menitipkan zakat, infak dan sedekahnya. “program beasiswa Ini, merupakan komitmen BAZNAS, dalam menyampaikan amanah dari para muzaki, yang selama ini menitipkan hartanya melalui Baznas Kuningan, guna kepentingan pembanguan manusia kabupaten kuningan” pungkasnya Dalam pendistribusian beasiswa hari ini, turut mendampingi, Komisioner BAZNAS Kuningan bidang keuangan drs KH Abdul Aziz Amarullah dan komisioner BAZNAS bidang SDM, Dr. H Uci Sanusi M.Pd. Diketahui Pendistribusian beasiswa BAZNAS Kuningan, merupakan bagian dari program Kuningan cerdas, yang rutin setiap tahun BAZNAS prioritaskan untuk di distribusikan kepada mahasiswa dan santri yang membutuhkan.
BERITA23/09/2024 | Humas
BAZNAS dampingi UMKM Tingkatkan Kualitas Produk Dapatkan PIRT dan Sertifikasi Halal
BAZNAS dampingi UMKM Tingkatkan Kualitas Produk Dapatkan PIRT dan Sertifikasi Halal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), melalui Lembaga Program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS Kabupaten Kuningan, dampingi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM). Melalui Program kurasi berbasis orientasi produk , yang diikuiti oleh seratus pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan, yang berlangsung di gedung IPHI Kuningan pada selasa 02 Juli 2024. Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik (OPPM) BAZNAS RI, Deden Kuswanda, menjelaskan bahwa, Kabupaten Kuningan merupakan wilayah pertama di Jawa Barat, yang mengadakan program ini. "dalam pelatihan ini, kami berfokus pada 4 aspek, aspek kualitas, legalitas (PIRT dan Halal), kemasan atau Packaging dan aspek pemasaran” Ungkapnya Kemudian ia menambahkan, bahwa team dari BAZNAS dibantu oleh team dari P3H dan Satgas Halal, untuk mendorong semua produk UMKM, yang mengikuti kurasi, agar produk tersertifikasi standard mutu, memiliki ijin PIRT dan tersertifikasi halal pasca program ini. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan MM, yang di dampingi Komisoner BAZNAS Kuningan, diantaranya H Yusron Kholid M.SI, Dr.KH Aang Asyari LC MSI, Dr H Uci Sanusi M.PD dan KH Abdul Aziz Amarullah, mengungkapkan apresiasi dan terimakasih kepada BAZNAS RI. "Apresiasi Kepada BAZNAS Pusat, alhamdulilah telah menjadikan Kuningan, sebagai wilayah priorotas progam” Ungkapnya. Ia menambahkan bahwa para peserta pelatihan harus berproses, bersabar, tekun, dan selalu belajar, agar berhasil di kemudian hari. "Kami mengajak, peserta untuk mengikuti program dengan sebaik baiknya, agar UMKM dapat berkembang dan Naik kelas” Pungkasnya. Diketahui bahwa, program kurasi UMKM ini, digagas oleh BAZNAS, sebagai bagian dari tindak lanjut dari hasil asesmen BAZNAS, sesuai dengan output program, produk sesuai dengan orientasi pasar , tersertifikasi standard mutu ,memilki legalitas usaha, tersertifikasi halal dan memiliki branding produk yang menarik
BERITA03/07/2024 | HUMAS
Program Kurban Berkah BAZNAS, 40 Kambing Kurban disalurkan oleh BAZNAS Kuningan
Program Kurban Berkah BAZNAS, 40 Kambing Kurban disalurkan oleh BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kabupaten Kuningan Laksanakan Program, Kurban Berkah BAZNAS Tahun 2024 ( Selasa 18 Juni 2024) Sebanyak 40 Kambing Kurban yang dititipan melalui BAZNAS oleh para Mudhoi ( Orang Yang Berkurban) di potong di desa Lebaksiuh Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M mengungkapkan rasa syukur, karena baznas kuningan mendapatkan titipan hewan qurban dari para mudhoi “ Alhamdulilah dalam momen hari raya idul adha tahun ini, BAZNAS Kuningan menyalurkan 40 ekor kambing, dan dijadikan 500 Kantung daging qurban bagi masyarakat” Ungkapnya. Ia menambahkan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian, kepada masyrakat, melalui pengorbanan yang di aplikasiikan dalam bentuk penyembelihan hewan dan bisa dinimati oleh kaum dhuafa. “ BAZNAS mengetuk para Agniya, kedepan untuk berkurban, berinfak dan berzakat melalui BAZNAS Kuningan, InsyaAllah kami salurkan sesuai dengan Asnaf dan bagi masyarakat yang membutuhkan” Pungkasnya. Diketahui bahwa Program “Kurban Berkah BAZNAS”, merupakan program rutin, BAZNAS Indonesia, yang memberikan kemudahan kepada masyarakat, untuk menitipan kurban melalui BAZNAS. Program Kurban Berkah BAZNAS juga akan dibagikan kepada mereka yang mengalami stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah-daerah terpencil dan terluar di wilayah Indonesia.
BERITA19/06/2024 | HUMAS
Baznas Salurkan Bantuan 50 Paket Sembako Untuk Warga Desa Kutawaringin
Baznas Salurkan Bantuan 50 Paket Sembako Untuk Warga Desa Kutawaringin
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Kuningan distribusikan 50 paket sembako kepada KODIM Kuningan ( Selasa 21/05/2024). Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi kebutuhan poko berupa beras, Minyak, Kecap , teh dan Mie Instan rencananya bantuan tersebut akan di distribusikan oleh KODIM Kuningan, dalam giat kemasyarakatan di desa kutwaringin Kecamatan Selajambe Kuningan. Terimakasih kepada para muzaki yang telah menitipkan zakat dan infak nya melalui BAZNAS Kuningan, semoga kedepan semakin banyak orang yang mendapatakan manfaat.
BERITA21/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Siswa Berprestasi
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Siswa Berprestasi
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) kabupaten Kuningan, salurkan bantuan beasiswa berprestasi berupa stimulan. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa kelas 12 MAN 1 Kuningan sebesar 1,5 juta rupiah dalam acara perpisahan siswa kelas 12 ( Sabtu, 18 Mei 2024) Pimpinan BAZNAS Kuningan H Yusron Kholid M.Si secara langsung memberikan bantuan dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah MAN 1 Kuningan. " Semoga Bantuan stimulan in bermanfaat, dan lebih meningkatan semangat bagi penerima manfaat" Ujarnya MAN 1 Kuningan merupakan salah satu UPZ Aktif BAZNAS Sehingga menjadi perhatian bagi BAZNAS dalam pendistribusian
BERITA20/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Makmurkan Masjid Sejahterakan Jemaah
BAZNAS Makmurkan Masjid Sejahterakan Jemaah
Sejumlah masyarakat berkumpul di Masjid Al Istiqomah Cigugur untuk membuat rekening BSI, sebagai syarat menerima bantuan usaha dari BAZNAS. ( Kamis 16/05/24) Bantuan tersebut berupa pembiayaan modal Usaha bagi masyarakat yang memiliki usaha mikro. Dalam kesempatan tersebut Mohamad Soleh selaku divisi Bank Zakat BAZNAS RI menjelaskan bahwa Program Bantuan ini dinamakan Program BAZNAS Microfinance Masjid atau BMM. "BAZNAS Microfinance masjid, sudah diawali sejak tahun 2022 tepat dibulan Ramadhan, Program ini menyasar, para mustahik, yang membutuhkan penguatan ekonomi dalam bidang usaha dengan cara menambah modal usaha” jelasnya Ia juga menambahkan Masjid Al Istiqomah jadi mitra BAZNAS dalam Program BMM, dan Program ini sifatnya memudahkan akses pembiayaan bagi mustahik tanpa ada jaminan dan tanpa bunga. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M yang di dampingi oleh Komisoner BAZNAS Kuningan Dr. H Uci Sanusi M.Pd mengungkapkan dalam sambutannya, bahwa program ini merupakan salah satu kontribusi yang bisa diberikan oleh BAZNAS bagi masyrakat yang terafiliasi dengan masjid. "kenapa harus dengan Masjid?, harapan kita dari BAZNAS bahwa dengan program ini Mesjidnya Makmur dan Jamaahnya Sejahtera” Ungkapnya Kemudian ia memberikan pesan kepada DKM Al Istiqomah sebagai pengelola dapat disiplin dan jujur, juga kepada penerima manfaat supaya taat, dan belajar untuk berinfak mudah mudahan harta menjadi berkah dan bertambah. Camat kecamatan Cigugur Yono Rahmansyah S.STP, dalam kesempatan tersebut Menitipkan kepada penerima manfaat untuk menjaga kepercayaan bantuan Pembiayaan dari BAZNAS "Kami menghaturkan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada BAZNAS, karena kami dipercaya menjadi Locus, untuk program BMM ini.” pungkasnya Diketahui bahwa program BMM di masjid Al Isitiqomah senilai 150 juta, yang diberikan kepada kurang lebih 68 penerima manfaat. Sebelumnya BAZNAS juga memberikan program ini senilai yang sama kepada masjid Syiarul Islam kuningan, sehingga BAZNAS Kuningan telah menerima bantuan Prpgram BMM dari Pusat sebanyak 2 kali dalam periode tahun 2024 dengan total nominal bantuan senilai 300 Juta
BERITA16/05/2024 | HUMAS
Gelar Halal Bihalal BAZNAS Kuningan Beri Apresiasi UPZ Setorkan Laporan Tepat Waktu
Gelar Halal Bihalal BAZNAS Kuningan Beri Apresiasi UPZ Setorkan Laporan Tepat Waktu
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kabupaten Kuningan Menggelar acara Halal Bi Halal dengan Unit Pengumpul Zakat ( UPZ) Kecamatan Se Kabupaten Kuningan ( Selasa 14 Mei 2024). Acara tersebut digelar di aula BANK BJB Kuningan, yang dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kuningan, Drs HR Yayan Sofyan M.M, Komisioner BAZNAS Kuningan Dr KH Aang ASyari LC M.Si, dan Dr H Uci Sanusi M.Pd. Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M dalam sambutannya menuturkan bahwa inensitas kegiatan dan komunikasi menjelang hari raya idul fitri tentu sangat intens dengan UPZ Kecamatan khusunya berkaitan dengan pengumpulan zakat Fitrah “ Tentu Permohonan Maaf dari jajaran Komisioner dan amil kami haturkan kepada UPZ Kecamatan bilamana terdapat salah dan khilaf , dalam kesempatan yang berbahagia ini , dengan tulus kami memohon maaf” Ujarnya Selain acara halal bihalal, acara tersebut juga menjadi momen evaluasi pengumpulan zakat Fitrah yang ada di tiap kecamatan se kabupaten kuningan. “ dari 32 UPZ kecamatan baru 17 UPZ kecamatan yang sudah memberikan laporan secara penuh dan tuntas kepada baznas Kuningan" Tambahnya Kemudian ia menyebutkan 17 kecamatan yang patut di apresiasi karena telah menyerahkan laporannya tuntas seratus persen, yaitu Kecamatan Kramatmulya, hantara, cimahi, cibingbin, kalimanggis, lebakwangi, jalaksana, pasawahan, selajambe, subang, ciawigebang, cilimus, pancalang, cigandamekar, luragung, darma dan cigugur. dalam kegiatan tersebut juga Komisioner BAZNAS bidang pengimpunan Dr KH Aang Asyari LC M.SI meghimbau bagi kecamatan yang belum menyerahkan laporan untuk segar dibantu dituntaskan. “ Kami ucapkan terimakasih kepada UPZ kecamatan yang memenuhi kewajiban untuk melaporkan, tentu dengan menggunakan system IT , kedepan SDM UPZ harus terbiasa, agar dapat efektif dan efeisien dalam pelaporan” pungkasnya.
BERITA14/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Sukadana
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Sukadana
Baznas Indonesia melalui Baznas Kuningan salurkan bantuan Air bersih bagi masyarakat desa Sukadana Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan ( Selasa 07/05/2024). Bantuan tersebut berupa Sumur Bor untuk mengalirkan air bersih bagi masyarakat Dusun kliwon desa Sukadana, dengan total bantuan senilai Rp 33.160.000,- . Komisioner baznas H Yusron Kholid M.SI yang mewakili ketua BAZNAS Drs HR Yayan Sofyan MM, guna menghadiri peresmian tersebut menuturkan bantuan ini merupakan bantuan baznas pusat yang fokus terhadap daerah rawan kekeringan. " menghimbau agar torn air yang berisi 2000 liter itu digunakan untuk kebutuham pokok seperti untuk minum, mandi, wudlu dan masak, jangan dipake nyiram pohon kecuali sisa pakai , dan dapat Ikut menjaga merawat dan memanfaatkan bantuan ini dengan baik" ungkapnya. Ia juga menambahkan, Insya Alloh akan terus upayakan agar Kuningan mendapat perhatian Baznas pusat guna menanggulangi kebutuhan air di daerah yang kesulitan air. Selain itu Kepala desa Sukadana sangat senang dengan bantuan tersebut karena dapat membantu masyarakat yang setiap kemarau kekurangan air bersih. " Ucapan terimakasih kepada Baznas atas nama warga rt 01 Rw 03, atas bantuan Air bersih untuk warga desa sukadana" ia menambahkan bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi warganya mengahadapi musim kemarau yang akan datang Bantuan air bersih ini bukan kali pertama baznas lakukan, Baznas Kuningan sudah 4 kali menerima bantuan selama periode komisioner 2021 2026 dan di berikan di beberapa titik rawan di kabupaten Kuningan
BERITA07/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Gelar Gerai Mikro Z Ifthar Ramadhan
BAZNAS Kuningan Gelar Gerai Mikro Z Ifthar Ramadhan
Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Kuningan menggelar Gerai Mikro Z-Ifthar Ramadhan 1445 H yang kini berlangusng di halaman Masjid Agung Karomat Desa Lengkong Kecamatan Garawangi, Jumat 15 Maret 2024. “Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program untuk memberi bantuan kepada para mustahik (golongan penerima zakat) yang diberi modal untuk membuka usaha dalam menjajakan dagangannya pada waktu berbuka puasa. Program ini akan berlangsung selama 20 hari, atau hingga H-5 Idul Fitri 1445 H. Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program yang diinisiasi Baznas Microfinance Republik Indonesia bagian dari upaya untuk pengembangan usaha mustahik (golongan penerima zakat) untuk menangkap peluang ekonomi Ramadhan,” ungkap Ketua Baznas Kab. Kuningan, H Raden Yayan Sofyan.Program ini akan berlangsung selama 20 hari, atau hingga H-5 Idul Fitri 1445 H. Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program yang diinisiasi Baznas Microfinance Republik Indonesia bagian dari upaya untuk pengembangan usaha mustahik (golongan penerima zakat) untuk menangkap peluang ekonomi Ramadhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran masjid Desa Lengkong. Kenapa kegiatan ini dilaksanakan di seputar masjid, karena itu dapat dijadikan sebagai i pusat pengembangan ekonomi, disamping pengembangan pendidikan Agama Islam. “Sebagaimana di zaman Rasulullah Saw, bahwa masjid menjadi tempat berpusatnya ekonomi berbasis syariah,” ujar Yayan. Menurut keterangan, Z-Ifthar ini dilaksanakan di 20 lokasi se-Indonesia, dengan melibatkan 600 pelaku usaha. Untuk Kuningan sendiri diikutsertakan sebanyak 30 pelaku Usaha M ikro Kecil Menengah (UMKM). Selama ini mereka suka berjualan makanan maupun kebutuhan lainnya di sekitar masjid tersebut menjelang berbuka puasa dalam rangka gerakan pengembangan ekonomi ummat.Dalam kesempatan tersebut, Pejabat (Pj) Bupati H Raden Iip Hidayat, pihaknya, mengapresiasi program yang digulirkan oleh Baznas ini dan berharap para pedagang dapat meraih manfaat dengan menjual beragam jenis penganan khas Ramadhan. “Alhamdulilah dilaksanakan bukan di pusat kota dengan harapan agar simpul-simpul ekonomi dapat menyebar ke berbagai pelosok. Dengan harapan agar program ini dapat dipertahankan sehingga dapat mendongkrak pendapatan para Mustahik hingga menjadi Muzaki. Semoga ditahun depan program serupa semakin bergulir dengan jumlah peserta yang lebih banyak tersebar di sejumlah daerah di Kab. Kuningan,” ujar Iip.
BERITA19/03/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Gelar Motivasi ESQ Sosialisasikan Program Duta Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kuningan Gelar Motivasi ESQ Sosialisasikan Program Duta Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Kuningan menggelar pelatihan motivasi Emotional Spiritual Quotient (ESQ) untuk mensosialisasikan program BAZNAS dalam rangka pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan, bertempat di sebuah hotel Desa Sangkanurip, Rabu 31 Januari 2024. Kegiatan yang dihadiri Pj Bupati Kuningan, H Raden Iip Hidayat didampingi Sekda H Dian Rachmat Yanuar, diikuti sebanyak 320 peserta terdiri dari para pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan. Selain itu, segenap unsur kepala sekolah tingkat SMP dan SMA, kepala KUA, ketua Organisasi Keagamaan dan pimpinan perguruan tinggi. "Dengan tema 'Menjadikan duta akhlaq dan duta zakat di Kabupaten Kuningan' pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bagi segenap ASN untuk berzakat demi kemashlahatan umat sehingga berkurangnya tingkat kemiskinan. Melalui pelatihan motivasi ESQ ini peserta diarahkan untuk dapat mencapai nilai-nilai dasar dan membantu membangkitkan kekuatan tersembunyi serta mengerahkan seluruh potensi dirinya untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih produktif, aktif, dan lebih berhasil,” ungkap Pj Bupati H Raden Iip Hidayat. Selain itu, lainjut Iip, untuk memotivasi peserta agar dapat berzakat lebih rutin, dengan harapan setelah mengikuti pelatihan ini, kita dapat menjadi manusia yang mampu mempraktekan nilai 'tujuh budi utama'. Yakni; jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli. Pada prakteknya akan semakin membawa perubahan ke arah lebih baik bagi lingkup pekerjaan masing-masing. Ketua BAZNAS Kab Kuningan, H Raden Yayan Sofyan, mengemukakan, pajak dengan zakat itu berbeda. Pajak adalah perintah negara dan zakat adalah perintah agama bagi yang muslim. Tujuan pengelolaan zakat ialah meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat. Selan itu, meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Kewajiban zakat dibebankan bagi yang sudah memenuhi ketentuan, dalam Fatwa MUI Nomor: 3 tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan dan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 31 tahun 2019. Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Agama Nomor: 52 tahun 2014 mengenai Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif. Nisab zakat pendapatan senilai 85 (delapan puluh lima) gram emas serta kadar zakat pendapatan dan jasa senilai 2,5 persen (dua koma lima per seratus) serta ditunaikan pada saat pendapatan dan jasa diterima dan dibayarkan melalui amil zakat resmi. Maka secara perhitungan sesuai surat Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor: 1 tahun 2023, nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2023 senilai 85 (delapan puluh lima) gram emas atau setara dengan Rp81.945.667/tahun atau Rp6.828.806/bulan. Artinya jika 2,5% x Rp6.828.806 = Rp170.720,15 atau dibulatkan Rp171.000. “Jadi, jika ada yang pendapatanya secara 'bruto' sudah melebihi Rp6.828.806, maka ini yang sebenarnya harus ditunaikan kewajiban berzakat, terlebih dahulu sebelum dipotong infak dan lain lain, dahulukan wajib sebelum sunah. Dalam kaidah hukum wajib seperti halnya sholat lima waktu maka zakat juga tidak ada ketentuan ikhlas tidak ikhlas ridha atau tidak melainkan tetap harus ditunaikan,” tutur H Yayan. Dijelaskan dia, bagi yang belum memenuhi ketentuan wajib zakat (nisab), ada kebaikan dari infak sedekah, sebagai bentuk kepedulian adanya kebersamaan dalam rangka melapis program membantu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Selain itu, ikut meningkatkan kualitas pendidikan khususnya yang ada di wilayah Dinas Pendidikan. Kiranya semua elemen (ASN/P3K) yang bekerja di wilayah masing-maisng untuk ikut serta berkontribusi melalui infak sedekah yang besaran jumlahnya tidak ditentukan. Akan tetapi jika ada yang berkesepakatan berdasarkan hasil musyawarah bersama yang mewakili aspirasi dari semua elemen, maka besaran boleh untuk ditentuka
BERITA19/02/2024 | HUMAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kuningan.

Lihat Daftar Rekening →