WhatsApp Icon
BAZNAS Kuningan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Ibu Nuraeni, Korban Penganiayaan di Maleber

KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa satu unit kursi roda untuk Ibu Nuraeni, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom., sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi Ibu Nuraeni yang mengalami keterbatasan fisik pasca menjadi korban penganiayaan berat.

Sebelumnya, Ibu Nuraeni mengalami luka serius di bagian kepala akibat tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh karyawannya sendiri yang baru bekerja selama tiga hari. Kejadian tragis tersebut mengakibatkan Ibu Nuraeni mengalami trauma fisik yang mendalam, hingga menyebabkan dirinya hanya bisa terbaring di tempat tidur dan kehilangan kemampuan untuk beraktivitas secara mandiri selama beberapa waktu terakhir.

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah untuk program kemanusiaan dan kepedulian sosial.

"Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Nuraeni. BAZNAS Kuningan hadir untuk memberikan dukungan moral maupun stimulus fisik melalui bantuan kursi roda ini. Kami berharap alat bantu ini dapat memudahkan Ibu Nuraeni dalam beraktivitas, membantu meringankan beban pihak keluarga yang merawat, serta menumbuhkan kembali semangat kesembuhan beliau," ujar Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom. saat menyerahkan bantuan tersebut

Pihak keluarga Ibu Nuraeni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kuningan. Dengan adanya kursi roda ini, keluarga berharap Ibu Nuraeni dapat lebih mudah dibantu untuk bergerak, mendapatkan udara segar di luar kamar, serta perlahan-lahan menjalani proses pemulihan fisik dengan lebih baik.

BAZNAS Kuningan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para muzaki, munfik, dan donatur yang senantiasa menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Sinergi kebaikan inilah yang memungkinkan program-program respons cepat kemanusiaan seperti ini dapat terus berjalan untuk membantu masyarakat Kuningan yang sedang tertimpa musibah

 

 

16/07/2026 | Kontributor: HUMAS
Hj Ela Helayati Bersama BAZNAS Kuningan Blusukan Salurkan Bantuan untuk Disabilitas dan Dhuafa

KUNINGAN – Wujud kepedulian terhadap sesama terus digelorakan di Kabupaten Kuningan. Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Kuningan Asep Z Fauzi turun langsung ke lapangan (blusukan) untuk memberikan bantuan kepada warga yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi, pada Senin 13/07/2026.

Aksi kemanusiaan ini menyasar dua wilayah, yakni Desa Ancaran dan Kelurahan Cigintung. Di Desa Ancaran, rombongan menemui dua warga penyandang disabilitas, yaitu Lutfi dan Lela. Lutfi merupakan seorang anak berkebutuhan khusus (ABK). Sementara Lela, sudah bertahun-tahun hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit yang dideritanya, membuat dirinya tidak mampu beraktivitas sama sekali. Selain di Desa Ancaran, rombongan juga mengunjungi dua warga kurang mampu di Kelurahan Cigintung.

Dalam blusukan tersebut, Hj. Ela Helayati bersama BAZNAS Kuningan menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako untuk meringankan beban hidup para penerima manfaat.

"Hari ini kita menemui warga yang sedang sakit dan sangat membutuhkan uluran tangan. Alhamdulillah, bingkisan dan bantuan dari BAZNAS sudah kita salurkan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa menambah semangat bagi keluarga yang kita datangi," ujar Hj. Ela Helayati.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kuningan bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Asep Z Fauzi, mengungkapkan rasa prihatinnya setelah melihat langsung kondisi para warga di lapangan. Menurutnya, realita di masyarakat menunjukkan masih banyak warga yang membutuhkan perhatian serius.

"Kita dihadapkan pada fakta yang memprihatinkan. Ada warga yang sakit, difabel, mengalami keterbatasan fisik, dan berasal dari keluarga tidak mampu. Ini artinya, masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang harus kita semua tuntaskan bersama," ungkapnya

Lebih lanjut, Pak Asep Z Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para agnia (orang kaya/donatur), untuk saling bahu-membahu.

"Kami mengetuk hati para agnia. Mari kita berkolaborasi dan bekerja sama untuk menuntaskan berbagai persoalan dan permasalahan di masyarakat, terutama dalam membantu kaum dhuafa," pungkasnya.

Melalui sinergi antar lembaga, diharapkan dapat menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk terus peduli dan hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

13/07/2026 | Kontributor: Humas
Pemkab Kuningan Terima Pimpinan BAZNAS RI Sepakat Tingkatan Tata Kelola Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat sinergi tata kelola zakat daerah melalui pertemuan strategis bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan di Pendopo Bupati Kuningan, Sabtu (4/7/2026)

Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi BAZNAS RI untuk melaksanakan koordinasi, pembinaan, serta pendampingan intensif terhadap BAZNAS Kabupaten Kuningan.

Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A. menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memajukan serta mengoptimalkan peran pemanfaatan zakat bagi kemaslahatan umat.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dan komitmen kuat dari Bapak Bupati yang terus bersinergi dalam memperkuat kelembagaan BAZNAS Kabupaten Kuningan agar menjadi lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat," jelas Saidah Sakwan, Senin (6/7/2026).

Saidah juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan di tingkat daerah agar pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan lebih optimal serta akuntabel.

Lebih lanjut, ia menambahkan, langkah pembinaan dan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyaluran program-program BAZNAS RI yang berbasis pemberdayaan ekonomi produktif di Kuningan.

"Melalui koordinasi yang intensif ini, kami ingin memastikan seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar mampu mengubah mustahik menjadi muzaki baru," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program ekonomi produktif dari BAZNAS RI yang dinilai sangat efektif dalam membangun kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mustahik di wilayahnya.

"Penyaluran program ekonomi dan usaha produktif yang dilakukan BAZNAS adalah bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik sekaligus membangun kemandirian ekonominya," kata Dian Rachmat.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., Asisten Daerah I Drs. H. Deniawan, M.Si., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., serta para Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan yakni H. Syarifudin, Lc., M.Pd., Asep Z Fauzi, M.Pd., Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes., dan Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom.

06/07/2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS RI Bantu Penguatan Kelompok Disabilitas Graha Berdaya Kuningan

KUNINGAN – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung program "Kelompok Disabilitas Berdaya" di Yayasan Antara Graha Berdaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Kunjungan ini merupakan bentuk monitoring dan evaluasi terhadap penyaluran bantuan modal usaha senilai Rp50 juta yang sebelumnya telah dialokasikan BAZNAS RI untuk pengembangan usaha Batik Ciprat oleh kelompok disabilitas mental di yayasan tersebut.

Hadir langsung dalam peninjauan tersebut Pimpinan BAZNAS RI, Ibu Hj. Saidah Sakwan, M.A. dan Bapak Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si. Kehadiran mereka didampingi penuh oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, antara lain Ketua BAZNAS Kuningan Pak H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., beserta para Wakil Ketua: Pak H. Syarifudin, Lc., M.Pd. (Wakil Ketua I), Pak Asep Z Fauzi, M.Pd. (Wakil Ketua II), Pak Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes. (Wakil Ketua III), dan Pak Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom. (Wakil Ketua IV).

Pimpinan BAZNAS RI, Ibu Hj. Saidah Sakwan, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pengelola Yayasan Graha Berdaya yang konsisten mendampingi kelompok disabilitas mental agar tetap mandiri dan memiliki harapan masa depan. Beliau juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mengawal program pemberdayaan ini.

"Kami sangat mengapresiasi dedikasi Yayasan Graha Berdaya. Ke depan, insyaAllah akan ada program-program lanjutan lainnya dari BAZNAS yang diintegrasikan untuk mendukung penguatan Kelompok Disabilitas di sini agar keberlanjutan ekonomi mereka tetap terjaga," ujar Ibu Hj. Saidah Sakwan.

Apresiasi dan rasa terima kasih juga datang dari pihak pemerintah desa setempat. Kepala Desa Tambakbaya, Lukman Mulyadi, mengungkapkan bahwa perhatian dari BAZNAS memberikan dampak psikologis dan ekonomi yang sangat besar bagi para warga binaan.

"Selama ini Yayasan Antara Graha Berdaya bertahan lewat semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak yang sifatnya terbatas. Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kuningan yang telah memberikan kepedulian nyata melalui bantuan modal usaha ini. Ini membuktikan bahwa kelompok disabilitas pun mampu berdaya jika diberikan kesempatan," tutur Lukman.

Sebagai informasi, produk utama yang menjadi fokus pemberdayaan di tempat ini adalah Batik Ciprat. Kain batik khas ini diproduksi langsung oleh para penyandang disabilitas mental (Orang Dengan Gangguan Jiwa/ODGJ) yang sedang menjalani masa pemulihan dan pelatihan kemandirian di yayasan.

Yayasan Antara Graha Berdaya Kuningan sendiri merupakan lembaga sosial yang didirikan sejak tahun 2016. Berangkat dari keterbatasan fasilitas dan pendanaan, yayasan ini tetap konsisten memberikan perawatan, pendampingan, serta ruang bagi para ODGJ untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan yang inklusif demi memulihkan martabat individu mereka.

05/07/2026 | Kontributor: HUMAS
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merealisasikan penyaluran hewan kurban dari program “Sedekah Daging Kurban Berkah Berdayakan Desa” hasil donasi konsumen Alfamart Periode Maret dan April 2026 senilai Rp4.570.463.258 pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dari total donasi tersebut, sebanyak 989 ekor hewan kurban setara Doka (domba/kambing) dan 1.750 kaleng daging olahan didistribusikan secara merata kepada masyarakat prasejahtera, di enam provinsi di Jawa dan Bali, empat provinsi di Sumatra, serta tiga provinsi di kawasan Indonesia Tengah dan Timur, termasuk NTB, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

Langkah ini diambil untuk memastikan komoditas kurban tidak menumpuk di kota besar, melainkan menyasar langsung komunitas desa yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan program kerja sama kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa dana sedekah yang dihimpun secara kolektif dari masyarakat mampu menghadirkan dampak sosial yang masif dan menyasar langsung pemenuhan gizi masyarakat miskin di desa.

"Kami sangat mengapresiasi seluruh konsumen Alfamart yang telah memercayakan penyaluran sedekah daging kurban ini melalui BAZNAS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran," jelas Sodik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, dari keseluruhan hewan kurban yang disembelih dan diolah tersebut, pihaknya berhasil mendistribusikan paket daging kurban secara bertahap kepada total 23.043 penerima manfaat yang dibagikan untuk pesantren, masjid, panti asuhan, hingga komunitas desa terpencil.

Lebih lanjut, pelaksanaan program ini, kata Sodik, dilakukan dengan melibatkan para peternak lokal di daerah serta berkolaborasi dengan para relawan, tokoh masyarakat, dan lembaga sosial.

"Kehadiran program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap akses pangan bergizi, khususnya bagi keluarga prasejahtera yang tidak selalu dapat menikmati daging kurban setiap tahunnya. Bagi banyak penerima manfaat, bantuan ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri karena mereka dapat merasakan nikmatnya hidangan kurban bersama keluarga di momentum Iduladha," katanya.

Sementara itu, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin menyebut, jika penyaluran daging kurban berkah ini sepenuhnya merupakan kontribusi konsumen Alfamart yang telah menyalurkan donasi atau sedekahnya melalui kasir Alfamart pada periode Maret dan April 2026.

"Terima kasih kepada seluruh konsumen Alfamart yang turut berpartisipasi menyalurkan donasi atau sedekahnya, sehingga donasi yang terkumpul dapat bermanfaat untuk program kurban berkah yang disalurkan melalui BAZNAS,” ujarnya.

Solihin juga mengapresiasi BAZNAS RI yang telah menyalurkan dan mendistribusikan langsung paket daging kurban kepada penerima manfaat hingga menjangkau pedesaan terpencil, sehingga penyaluran dapat merata.

"Seluruh donasi atau sedekah konsumen Alfamart yang terkumpul, sepenuhnya dikelola dan disalurkan melalui BAZNAS RI, termasuk dalam program kurban berkah ini. Apresiasi kepada BAZNAS dan seluruh relawan yang telah menyalurkan misi kebaikan ini kepada penerima manfaat yang membutuhkan,” tandasnya.

02/06/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Makmurkan Masjid Sejahterakan Jemaah
BAZNAS Makmurkan Masjid Sejahterakan Jemaah
Sejumlah masyarakat berkumpul di Masjid Al Istiqomah Cigugur untuk membuat rekening BSI, sebagai syarat menerima bantuan usaha dari BAZNAS. ( Kamis 16/05/24) Bantuan tersebut berupa pembiayaan modal Usaha bagi masyarakat yang memiliki usaha mikro. Dalam kesempatan tersebut Mohamad Soleh selaku divisi Bank Zakat BAZNAS RI menjelaskan bahwa Program Bantuan ini dinamakan Program BAZNAS Microfinance Masjid atau BMM. "BAZNAS Microfinance masjid, sudah diawali sejak tahun 2022 tepat dibulan Ramadhan, Program ini menyasar, para mustahik, yang membutuhkan penguatan ekonomi dalam bidang usaha dengan cara menambah modal usaha” jelasnya Ia juga menambahkan Masjid Al Istiqomah jadi mitra BAZNAS dalam Program BMM, dan Program ini sifatnya memudahkan akses pembiayaan bagi mustahik tanpa ada jaminan dan tanpa bunga. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M yang di dampingi oleh Komisoner BAZNAS Kuningan Dr. H Uci Sanusi M.Pd mengungkapkan dalam sambutannya, bahwa program ini merupakan salah satu kontribusi yang bisa diberikan oleh BAZNAS bagi masyrakat yang terafiliasi dengan masjid. "kenapa harus dengan Masjid?, harapan kita dari BAZNAS bahwa dengan program ini Mesjidnya Makmur dan Jamaahnya Sejahtera” Ungkapnya Kemudian ia memberikan pesan kepada DKM Al Istiqomah sebagai pengelola dapat disiplin dan jujur, juga kepada penerima manfaat supaya taat, dan belajar untuk berinfak mudah mudahan harta menjadi berkah dan bertambah. Camat kecamatan Cigugur Yono Rahmansyah S.STP, dalam kesempatan tersebut Menitipkan kepada penerima manfaat untuk menjaga kepercayaan bantuan Pembiayaan dari BAZNAS "Kami menghaturkan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada BAZNAS, karena kami dipercaya menjadi Locus, untuk program BMM ini.” pungkasnya Diketahui bahwa program BMM di masjid Al Isitiqomah senilai 150 juta, yang diberikan kepada kurang lebih 68 penerima manfaat. Sebelumnya BAZNAS juga memberikan program ini senilai yang sama kepada masjid Syiarul Islam kuningan, sehingga BAZNAS Kuningan telah menerima bantuan Prpgram BMM dari Pusat sebanyak 2 kali dalam periode tahun 2024 dengan total nominal bantuan senilai 300 Juta
BERITA16/05/2024 | HUMAS
Gelar Halal Bihalal BAZNAS Kuningan Beri Apresiasi UPZ Setorkan Laporan Tepat Waktu
Gelar Halal Bihalal BAZNAS Kuningan Beri Apresiasi UPZ Setorkan Laporan Tepat Waktu
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kabupaten Kuningan Menggelar acara Halal Bi Halal dengan Unit Pengumpul Zakat ( UPZ) Kecamatan Se Kabupaten Kuningan ( Selasa 14 Mei 2024). Acara tersebut digelar di aula BANK BJB Kuningan, yang dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kuningan, Drs HR Yayan Sofyan M.M, Komisioner BAZNAS Kuningan Dr KH Aang ASyari LC M.Si, dan Dr H Uci Sanusi M.Pd. Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M dalam sambutannya menuturkan bahwa inensitas kegiatan dan komunikasi menjelang hari raya idul fitri tentu sangat intens dengan UPZ Kecamatan khusunya berkaitan dengan pengumpulan zakat Fitrah “ Tentu Permohonan Maaf dari jajaran Komisioner dan amil kami haturkan kepada UPZ Kecamatan bilamana terdapat salah dan khilaf , dalam kesempatan yang berbahagia ini , dengan tulus kami memohon maaf” Ujarnya Selain acara halal bihalal, acara tersebut juga menjadi momen evaluasi pengumpulan zakat Fitrah yang ada di tiap kecamatan se kabupaten kuningan. “ dari 32 UPZ kecamatan baru 17 UPZ kecamatan yang sudah memberikan laporan secara penuh dan tuntas kepada baznas Kuningan" Tambahnya Kemudian ia menyebutkan 17 kecamatan yang patut di apresiasi karena telah menyerahkan laporannya tuntas seratus persen, yaitu Kecamatan Kramatmulya, hantara, cimahi, cibingbin, kalimanggis, lebakwangi, jalaksana, pasawahan, selajambe, subang, ciawigebang, cilimus, pancalang, cigandamekar, luragung, darma dan cigugur. dalam kegiatan tersebut juga Komisioner BAZNAS bidang pengimpunan Dr KH Aang Asyari LC M.SI meghimbau bagi kecamatan yang belum menyerahkan laporan untuk segar dibantu dituntaskan. “ Kami ucapkan terimakasih kepada UPZ kecamatan yang memenuhi kewajiban untuk melaporkan, tentu dengan menggunakan system IT , kedepan SDM UPZ harus terbiasa, agar dapat efektif dan efeisien dalam pelaporan” pungkasnya.
BERITA14/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Sukadana
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Sukadana
Baznas Indonesia melalui Baznas Kuningan salurkan bantuan Air bersih bagi masyarakat desa Sukadana Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan ( Selasa 07/05/2024). Bantuan tersebut berupa Sumur Bor untuk mengalirkan air bersih bagi masyarakat Dusun kliwon desa Sukadana, dengan total bantuan senilai Rp 33.160.000,- . Komisioner baznas H Yusron Kholid M.SI yang mewakili ketua BAZNAS Drs HR Yayan Sofyan MM, guna menghadiri peresmian tersebut menuturkan bantuan ini merupakan bantuan baznas pusat yang fokus terhadap daerah rawan kekeringan. " menghimbau agar torn air yang berisi 2000 liter itu digunakan untuk kebutuham pokok seperti untuk minum, mandi, wudlu dan masak, jangan dipake nyiram pohon kecuali sisa pakai , dan dapat Ikut menjaga merawat dan memanfaatkan bantuan ini dengan baik" ungkapnya. Ia juga menambahkan, Insya Alloh akan terus upayakan agar Kuningan mendapat perhatian Baznas pusat guna menanggulangi kebutuhan air di daerah yang kesulitan air. Selain itu Kepala desa Sukadana sangat senang dengan bantuan tersebut karena dapat membantu masyarakat yang setiap kemarau kekurangan air bersih. " Ucapan terimakasih kepada Baznas atas nama warga rt 01 Rw 03, atas bantuan Air bersih untuk warga desa sukadana" ia menambahkan bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi warganya mengahadapi musim kemarau yang akan datang Bantuan air bersih ini bukan kali pertama baznas lakukan, Baznas Kuningan sudah 4 kali menerima bantuan selama periode komisioner 2021 2026 dan di berikan di beberapa titik rawan di kabupaten Kuningan
BERITA07/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Gelar Gerai Mikro Z Ifthar Ramadhan
BAZNAS Kuningan Gelar Gerai Mikro Z Ifthar Ramadhan
Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Kuningan menggelar Gerai Mikro Z-Ifthar Ramadhan 1445 H yang kini berlangusng di halaman Masjid Agung Karomat Desa Lengkong Kecamatan Garawangi, Jumat 15 Maret 2024. “Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program untuk memberi bantuan kepada para mustahik (golongan penerima zakat) yang diberi modal untuk membuka usaha dalam menjajakan dagangannya pada waktu berbuka puasa. Program ini akan berlangsung selama 20 hari, atau hingga H-5 Idul Fitri 1445 H. Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program yang diinisiasi Baznas Microfinance Republik Indonesia bagian dari upaya untuk pengembangan usaha mustahik (golongan penerima zakat) untuk menangkap peluang ekonomi Ramadhan,” ungkap Ketua Baznas Kab. Kuningan, H Raden Yayan Sofyan.Program ini akan berlangsung selama 20 hari, atau hingga H-5 Idul Fitri 1445 H. Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program yang diinisiasi Baznas Microfinance Republik Indonesia bagian dari upaya untuk pengembangan usaha mustahik (golongan penerima zakat) untuk menangkap peluang ekonomi Ramadhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran masjid Desa Lengkong. Kenapa kegiatan ini dilaksanakan di seputar masjid, karena itu dapat dijadikan sebagai i pusat pengembangan ekonomi, disamping pengembangan pendidikan Agama Islam. “Sebagaimana di zaman Rasulullah Saw, bahwa masjid menjadi tempat berpusatnya ekonomi berbasis syariah,” ujar Yayan. Menurut keterangan, Z-Ifthar ini dilaksanakan di 20 lokasi se-Indonesia, dengan melibatkan 600 pelaku usaha. Untuk Kuningan sendiri diikutsertakan sebanyak 30 pelaku Usaha M ikro Kecil Menengah (UMKM). Selama ini mereka suka berjualan makanan maupun kebutuhan lainnya di sekitar masjid tersebut menjelang berbuka puasa dalam rangka gerakan pengembangan ekonomi ummat.Dalam kesempatan tersebut, Pejabat (Pj) Bupati H Raden Iip Hidayat, pihaknya, mengapresiasi program yang digulirkan oleh Baznas ini dan berharap para pedagang dapat meraih manfaat dengan menjual beragam jenis penganan khas Ramadhan. “Alhamdulilah dilaksanakan bukan di pusat kota dengan harapan agar simpul-simpul ekonomi dapat menyebar ke berbagai pelosok. Dengan harapan agar program ini dapat dipertahankan sehingga dapat mendongkrak pendapatan para Mustahik hingga menjadi Muzaki. Semoga ditahun depan program serupa semakin bergulir dengan jumlah peserta yang lebih banyak tersebar di sejumlah daerah di Kab. Kuningan,” ujar Iip.
BERITA19/03/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Gelar Motivasi ESQ Sosialisasikan Program Duta Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kuningan Gelar Motivasi ESQ Sosialisasikan Program Duta Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Kuningan menggelar pelatihan motivasi Emotional Spiritual Quotient (ESQ) untuk mensosialisasikan program BAZNAS dalam rangka pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan, bertempat di sebuah hotel Desa Sangkanurip, Rabu 31 Januari 2024. Kegiatan yang dihadiri Pj Bupati Kuningan, H Raden Iip Hidayat didampingi Sekda H Dian Rachmat Yanuar, diikuti sebanyak 320 peserta terdiri dari para pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan. Selain itu, segenap unsur kepala sekolah tingkat SMP dan SMA, kepala KUA, ketua Organisasi Keagamaan dan pimpinan perguruan tinggi. "Dengan tema 'Menjadikan duta akhlaq dan duta zakat di Kabupaten Kuningan' pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bagi segenap ASN untuk berzakat demi kemashlahatan umat sehingga berkurangnya tingkat kemiskinan. Melalui pelatihan motivasi ESQ ini peserta diarahkan untuk dapat mencapai nilai-nilai dasar dan membantu membangkitkan kekuatan tersembunyi serta mengerahkan seluruh potensi dirinya untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih produktif, aktif, dan lebih berhasil,” ungkap Pj Bupati H Raden Iip Hidayat. Selain itu, lainjut Iip, untuk memotivasi peserta agar dapat berzakat lebih rutin, dengan harapan setelah mengikuti pelatihan ini, kita dapat menjadi manusia yang mampu mempraktekan nilai 'tujuh budi utama'. Yakni; jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli. Pada prakteknya akan semakin membawa perubahan ke arah lebih baik bagi lingkup pekerjaan masing-masing. Ketua BAZNAS Kab Kuningan, H Raden Yayan Sofyan, mengemukakan, pajak dengan zakat itu berbeda. Pajak adalah perintah negara dan zakat adalah perintah agama bagi yang muslim. Tujuan pengelolaan zakat ialah meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat. Selan itu, meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Kewajiban zakat dibebankan bagi yang sudah memenuhi ketentuan, dalam Fatwa MUI Nomor: 3 tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan dan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 31 tahun 2019. Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Agama Nomor: 52 tahun 2014 mengenai Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif. Nisab zakat pendapatan senilai 85 (delapan puluh lima) gram emas serta kadar zakat pendapatan dan jasa senilai 2,5 persen (dua koma lima per seratus) serta ditunaikan pada saat pendapatan dan jasa diterima dan dibayarkan melalui amil zakat resmi. Maka secara perhitungan sesuai surat Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor: 1 tahun 2023, nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2023 senilai 85 (delapan puluh lima) gram emas atau setara dengan Rp81.945.667/tahun atau Rp6.828.806/bulan. Artinya jika 2,5% x Rp6.828.806 = Rp170.720,15 atau dibulatkan Rp171.000. “Jadi, jika ada yang pendapatanya secara 'bruto' sudah melebihi Rp6.828.806, maka ini yang sebenarnya harus ditunaikan kewajiban berzakat, terlebih dahulu sebelum dipotong infak dan lain lain, dahulukan wajib sebelum sunah. Dalam kaidah hukum wajib seperti halnya sholat lima waktu maka zakat juga tidak ada ketentuan ikhlas tidak ikhlas ridha atau tidak melainkan tetap harus ditunaikan,” tutur H Yayan. Dijelaskan dia, bagi yang belum memenuhi ketentuan wajib zakat (nisab), ada kebaikan dari infak sedekah, sebagai bentuk kepedulian adanya kebersamaan dalam rangka melapis program membantu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Selain itu, ikut meningkatkan kualitas pendidikan khususnya yang ada di wilayah Dinas Pendidikan. Kiranya semua elemen (ASN/P3K) yang bekerja di wilayah masing-maisng untuk ikut serta berkontribusi melalui infak sedekah yang besaran jumlahnya tidak ditentukan. Akan tetapi jika ada yang berkesepakatan berdasarkan hasil musyawarah bersama yang mewakili aspirasi dari semua elemen, maka besaran boleh untuk ditentuka
BERITA19/02/2024 | HUMAS
Baznas kabupaten kuningan berikan penghargaan untuk para pemulung
Baznas kabupaten kuningan berikan penghargaan untuk para pemulung
Dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia Baznas kabupaten kuningan berikan penghargaan untuk para pemulung sabtu 05/06/21 bertempat di waduk darma kabupaten kuningan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi atas kinerja para pemulung, yang telah bekerja keras untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA. Berdasarkan paparan kepala dinas lingkungan hidup kab kuningan, para pemulung yang berjumlah 50 orang di TPA dapat mengurangi tumpukan sampah sekitar 24.440 Kg/bulan. Penyerahan penghargaan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Baznas kabupaten kuningan Drs. H. R Yayan Sofyan M.M bersama Bupati kabupaten kuningan H. Acep Purnama S.H. M. M. H, menyerahkan seperangkat Keperluan untuk beraktifitas para pemulung seperti Topi, Baju, dan Sepatu Booth. Peringatan hari lingkungan hidup yang bertemakan “Environment Restoration” atau “Restorasi Lingkungan", yang di laksanakan oleh dinas lingkungan hidup kab kuningan, dihadiri pula oleh Sekda kab kuningan Forkopimda kab kuningan , Komisioner baznas bidang pendistribusian H. Yusron Kholid M. SI dan para tamu undangan.
BERITA19/02/2024 | Ah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kuningan.

Lihat Daftar Rekening →