WhatsApp Icon
Baznas Kuningan Gaungkan Gerakan SPPG Berinfak Dapur Sindangsari 3 dan Dukuh Tengah Jadi Inisiator

(KUNINGAN) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan terus melakukan inovasi dalam penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kali ini, BAZNAS Kabupaten Kuningan menggandeng Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk penggalangan infak dan sedekah.

Gerakan SPPG Berinfak ini diawali dengan penyerahan infak dari para relawan di SPPG Sindangsari 3, Kecamatan Sindangagung, dan SPPG Dukuhtengah, Kecamatan Maleber, pada Senin (12/10/2026).

Dalam acara penyerahan infak di dua SPPG tersebut, hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, KH. H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Pd., yang didampingi oleh seluruh Wakil Ketua BAZNAS. Sementara itu, dari pihak SPPG hadir perwakilan yayasan serta Kepala SPPG Sindangsari 3 dan Kepala SPPG Dukuhtengah. Pada kesempatan yang sama, hadir pula perwakilan dari Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan yang diwakili oleh Sekretaris Satgas, Ramdan.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kuningan menerima infak dari para relawan SPPG. Kepala SPPG Sindangsari 3, Alfan, mengatakan bahwa setiap pegawai dan relawan di SPPG diarahkan untuk memberikan dana infaknya melalui BAZNAS Kuningan.

"Semoga kami bisa konsisten untuk memberikan infak ini ke Baznas Kuningan. Selama itu kegiatan untuk kebaikan kami akan support,” ujar Alfan yang berasal dari Aceh tersebut.

Sementara itu, perwakilan dari yayasan yang menaungi kedua SPPG tersebut, Saddam Husein, mengatakan bahwa Gerakan SPPG Berinfak ini merupakan gerakan yang lahir dari kesadaran akan pentingnya berbagi dengan sesama.

"Semoga gerakan SPPG berinfak ini menjadi gerakan yang bisa terus dilakukan. Sehingga kebermanfaatannya bisa dirasakan oleh banyak orang,” jelas pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah ini.

Sedangkan Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, KH. Yusron Kholid, berharap Gerakan SPPG Berinfak dapat menjadi pemantik bagi SPPG lain untuk melakukan hal serupa.

"Kami berharap ini menjadi trigger bagi SPPG lain agar mulai membhudayakan berinfak di kalangan SPPG. Kami juga sangat mengapresiasi atas inisiatifnya dari dua SPPG ini yang telah berinfak ke Baznas,” papar Yusron.

Yusron menambahkan, jika infak dari SPPG terkumpul secara maksimal, pendistribusiannya pun akan dioptimalkan kembali untuk para relawan SPPG.

"Jika ada keluarga relawan yang membutuhkan bantuan sosial, bisa mengajukan ke Baznas Kuningan. Kabar baiknya kami juga mendapat informasi akan ada beberapa SPPG yang dalam waktu dekat akan menyalurkan infaknya ke Baznas Kuningan," tandas Yusron.

Di tempat yang sama, Ramdan selaku Sekretaris Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kuningan menyampaikan bahwa potensi gerakan ini sangat besar apabila berjalan secara menyeluruh. Jika 182 SPPG di Kabupaten Kuningan dengan total 7.400 relawan semuanya berinfak, dampaknya akan sangat luar biasa bagi masyarakat.

"Kami menyambut baik gerakan ini. Semoga gerakan ini akan diikuti oleh SPPG lainnya,” pungkas Ramdan.

12/10/2026 | Kontributor: Humas
Kesadaran Berzakat Meningkat, Perolehan Zakat ASN Dinkes Kuningan dan RSUD Linggarjati Melonjak

KUNINGAN — Kesadaran berzakat di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kuningan menunjukkan tren positif yang signifikan. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan mencatat lonjakan pengumpulan zakat pada sektor pelayanan kesehatan, khususnya di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuningan dan RSUD Linggarjati

Pada periode September 2026, penghimpunan zakat ASN Dinkes Kabupaten Kuningan yang biasanya berada di kisaran Rp15 juta per bulan naik lebih dari 50 persen hingga menembus angka Rp26 juta. Kenaikan serupa juga ditunjukkan oleh RSUD Linggarjati, di mana capaian zakat ASN meningkat pesat dari yang semula sekitar Rp800 ribu menjadi Rp3,8 juta per bulan.

Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan Baznas Kabupaten Kuningan, H. Syarifudin, Lc. (Aip), menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dan kesadaran para ASN di lingkungan fasilitas kesehatan tersebut.

"Peningkatan ini sangat signifikan dan patut diapresiasi. Atas nama Baznas Kabupaten Kuningan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran ASN di Dinas Kesehatan dan RSUD Linggarjati yang telah menunjukkan kepedulian dan kesadaran tinggi dalam menunaikan zakat," ujarnya.

Waka 1 menjelaskan, capaian ini merupakan buah dari sosialisasi edukatif yang digelar secara berkelanjutan oleh Baznas mengenai zakat profesi, perhitungan nisab, hingga imbauan berinfak bagi pegawai yang belum memenuhi kriteria zakat. Edukasi masif tersebut mendapat dukungan penuh dari Bupati Kuningan serta respons positif dari para pimpinan instansi hingga Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kuningan.

“Zakat itu sudah jelas hitungannya dan nishabnya. Bagi yang belum masuk nishab bisa dengan berinfak, Hasil dari pengumpulan akan kita distribuskan juga bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan" pungkasnya

Dengan meningkatnya perolehan zakat dari Dinkes dan RSUD Linggarjati, Baznas Kabupaten Kuningan optimistis dana yang terhimpun dapat disalurkan secara lebih luas untuk program kemanusiaan, penanganan kesehatan masyarakat, serta pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan.

05/10/2026 | Kontributor: Humas
Sinergi Pemkab dan BAZNAS Kuningan 1.544 Guru Ngaji Terima Stimulan Program NGAJI DIRI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan resmi meluncurkan pendistribusian stimulan bagi 1.544 penggerak keagamaan di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan tahun 2026.

Penyaluran ini ditujukan bagi takmir masjid, guru ngaji, guru Madrasah Diniyah (MD), guru TKA/TPA, hingga guru TK/RA sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program unggulan Bupati Kuningan, NGAJI DIRI (Nyaah ka Santri, ka Guru Ngaji, jeung Pasantren).

Peluncuran program secara simbolis digelar dalam rangkaian kegiatan Bupati Saba Lembur di Kecamatan Subang, Rabu (8/9/2026). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., kepada para Guru ngaji dan Takmir masjid dari tiga kecamatan awal, yakni Subang, Cilebak, dan Selajambe.

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap sektor keagamaan salah satunya memperhatikan para Guru Ngaji dan Takmir Masjid.

"Program NGAJI DIRI adalah salah satu program prioritas dan unggulan Pemerintah Kabupaten Kuningan yang berfokus pada pembangunan bidang keagamaan dan pendidikan moral. Program ini memiliki slogan 'Nyaah ka Santri, ka Guru Ngaji, jeung Pasantren' (Sayang kepada santri, guru ngaji, dan pesantren),” ujar Bupati Dian.

Ia juga menambahkan Bahwa BAZNAS Kuningan adalah lembaga resmi pemerintah yang selama ini senantiasa berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan

"Oleh karena itu, bagi Bapak, Ibu, para agniya yang hendak berzakat, berinfak dan bersedekah salurkanlah melalui lembaga resmi yaitu BAZNAS. Nanti dana tersebut akan didistribusikan kepada yang berhak, salah satunya kepada para guru ngaji dan takmir masjid di Kabupaten Kuningan,” tambahnya.

Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Kuningan, Asep Z Fauzi, M.Pd., didampingi Wakil Ketua 4, Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom., menjelaskan bahwa pada tahap awal peluncuran ini disalurkan total bantuan sebesar Rp34,8 juta untuk 87 penerima manfaat di tiga kecamatan.

“Untuk Kecamatan Subang sebesar Rp11,6 juta yang disalurkan kepada 29 penerima manfaat. Begitu juga Kecamatan Cilebak Rp11,6 juta untuk 29 penerima manfaat, dan Kecamatan Selajambe Rp11,6 juta untuk 29 penerima manfaat,” terangnya

Ia juga menambahkan, peluncuran di Kecamatan Subang merupakan titik awal dari pendistribusian stimulan BAZNAS Kabupaten Kuningan tahun 2026 yang akan disalurkan secara bertahap hingga menjangkau 1.544 penerima manfaat di 376 desa dan kelurahan se-Kabupaten Kuningan.

Penyaluran stimulan ini sekaligus memperkuat kolaborasi BAZNAS dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Sinergi tersebut menjadi bagian dari agenda Bupati Saba Lembur yang memadukan pelayanan publik, penyerapan aspirasi, serta penyaluran manfaat secara langsung kepada masyarakat.

09/09/2026 | Kontributor: Humas
Jadikan Masjid Pusat Peradaban Ekonomi, BAZNAS Luncurkan Progaram BUMi Masjid Rp200 Juta untuk UMKM

KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dorong kemandirian ekonomi berbasis mesjid melalui program BAZNAS Ultra Mikro Masjid (BUMi MASJID), senilai 200 juta rupaih (sabtu, 15/08/2026)

Bantuan senilai Rp200 juta disalurkan secaea simbolis oleh Bupati Kuningan bersama Jajaran Pimpinan BAZNAS Kuningan melalui  Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) sebagai wali amanah, masing-masing Rp100 juta untuk DKM Masjid Jami’ Baiturrohman Kadugede dan Rp100 juta untuk DKM Masjid Al-Kautsar Desa Paninggaran, Kecamatan Darma.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan H. YUsron Kholid S.Ag, M.Si menjelaskan Program ini menyasar 97 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis jamaah yang tersebar di dua wilayah kecamatan.

"Bantuan ini diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di lingkungan masjid dengan skema pinjaman tanpa bunga. Program ini diharapkan menjadi alternatif permodalan yang aman dan sesuai prinsip syariah, sekaligus membantu masyarakat menghindari jeratan pinjaman ilegal” ungkapnya

Ia juga menambahkan bahwa Melalui program ini, program BUMi MASJID merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS Republik Indonesia dalam memfasilitasi bantuan dan pemberdayaan usaha mikro berbasis masjid.

"Kini, fungsi masjid dioptimalkan tidak hanya sebagai pusat ibadah ritual, melainkan juga sebagai pusat peradaban dan kemandirian ekonomi masyarakat” pungkasnya

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar M.Si menilai program BUMi MASJID memiliki relevansi kuat dengan berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya maraknya judi online dan pinjaman online.

"Judi online dan pinjaman online ini sering kali saling berkaitan. Ketika seseorang kalah atau kekurangan uang karena judi online, mereka kemudian meminjam uang melalui pinjaman online untuk kembali bermain. Akhirnya terjadi lingkaran yang sulit diputus,” ujar Bupati.

Bupati juga mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Kuningan yang menghadirkan program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Menurutnya, bantuan modal produktif seperti BUMI MASJID dapat menjadi instrumen penting untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dian juga mengajak masyarakat yang telah memiliki kemampuan secara ekonomi untuk menunaikan zakat melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki kekuatan besar dalam membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kalau kita ingin program seperti ini terus berkembang, mari kita kuatkan zakat. Bagi yang sudah memenuhi kewajiban zakat, tunaikanlah melalui BAZNAS. Karena zakat yang kita keluarkan hari ini dapat menjadi modal bagi saudara-saudara kita untuk bangkit, berusaha, dan mandiri,” pesan Bupati.

Ketua DKM Mesjid Baiturahman Kadugede merasa bahagia jamaah nya menjadi bagian dari penerima program BUMi Masjid ini

"Mewakili 97 penerima manfaat, kami mengucapkan rasa syukur yang mendalam dan terima kasih yang tak terhingga atas kepercayaan ini. Alhamdulillah, mudah-mudahan amanah permodalan yang diberikan dapat membawa keberkahan dan dorongan kuat bagi kelangsungan serta pertumbuhan usaha warga kami” Pungkasnya.

Program BUMi MASJID diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi umat yang efektif, memperkuat kemandirian masyarakat, serta mendukung terwujudnya kesejahteraan yang berkelanjutan melalui optimalisasi peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan ekonomi.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Camat Kadugede dan Darma, Kepala KUA Kadugede dan Darma, pengurus DKM Masjid Al-Kautsar Desa Paninggaran, serta pengurus DKM Masjid Jami’ Baiturrohman Desa Kadugede.

 

15/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Resmikan Program KATANA di Kuningan, Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat

KUNINGAN, 6 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Desa Sangkanerang, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Kamis (6/8/2026).

Peresmian ini sekaligus menandai puncak dari pembentukan 10 KATANA dan 10 Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) yang digelar BAZNAS RI sepanjang periode Juli–Agustus 2026 di berbagai wilayah Indonesia.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyambut baik inisiatif BAZNAS dan mengapresiasi sinergi strategis yang terjalin selama ini. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam meminimalkan dampak risiko bencana.

"Kita berprinsip bahwa korban bencana dapat dikurangi apabila masyarakat memiliki kesadaran, kekompakan, serta kolaborasi yang baik. Bencana memang tidak bisa dihindari, tetapi dampaknya bisa diminimalkan melalui kesiapsiagaan," ujar Bupati Dian.

Bupati juga mengapresiasi sinergi BAZNAS yang selama ini aktif mendukung berbagai program sosial di Kabupaten Kuningan, mulai dari rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan kemanusiaan bagi masyarakat kurang mampu, hingga penanganan warga yang membutuhkan bantuan di luar cakupan program pemerintah.

"BAZNAS telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu masyarakat. Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” pungkas Bupati.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid, M.S.I., menjelaskan bahwa pelaksanaan KATANA di Desa Sangkanerang telah berlangsung intensif sejak 28 Juli 2026.

Selama hampir sepuluh hari, masyarakat mendapatkan sosialisasi kebencanaan, pelatihan kesiapsiagaan, pemetaan jalur evakuasi dan titik kumpul, hingga simulasi penanganan darurat.

"Kami berharap Kampung Tanggap Bencana tidak berhenti sebagai program semata, tetapi terus berlanjut menjadi budaya masyarakat. Relawan yang telah dilatih harus menjadi motor penggerak kesiapsiagaan sekaligus contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kuningan," tutur Yusron.

Ia juga menambahkan dengan diresmikannya KATANA di Desa Sangkanerang, Kuningan memilki tiga Kampung Tanggap Bencana, yaitu di Situgede Subang, Kampung Cibapang Desa Cilueuey dan Terakhir di Desa Sangkanerang Kecamatan Jalaksana.

"kedepan Kampung Tanggap Bencana ini juga harus dibarengi dengan optimalisasi penghimpunan Zakat, infak dan sedekah dari para Agniya di Desa Sangkanerang” Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd., menegaskan bahwa KATANA dan MANTAB merupakan upaya terpadu dalam membangun ekosistem tanggap bencana di wilayah rawan seperti Jawa Barat.

Pihaknya siap memberikan dukungan sarana dan program kemanusiaan lanjutan demi menjaga keberlanjutan kapasitas warga.

Kepala Desa Sangkanerang, Ahmad Suteja, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS atas kepercayaan menjadikan desanya sebagai pusat kegiatan Exit Program KATANA tingkat nasional.

"Kami atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Sangkanerang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS. Pelatihan dan sarana yang diberikan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas serta kewaspadaan warga kami. Kami berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan program ini dan merawat semangat gotong royong serta kesiapsiagaan di desa kami,” ungkap Ahmad Suteja.

Peresmian Program KATANA ditandai secara simbolis dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Kuningan didampingi jajaran BAZNAS RI, BAZNAS Jabar, BAZNAS Kuningan, unsur Forkopimcam, Kalak BPBD Kuningan, serta Pemerintah Desa Sangkanerang sebagai simbol kewaspadaan dan gotong royong.

Rangkaian acara ditutup dengan simulasi penanganan bencana letusan gunung api dan gempa bumi yang melibatkan relawan, aparat desa, BPBD, dan warga setempat. Simulasi berjalan realistis dan terkoordinasi, menunjukkan kesiapan masyarakat dalam menjalankan prosedur evakuasi serta penyelamatan darurat saat terjadi kondisi krisis

06/08/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Wujudkan Impian Pak Asnen Untuk Punya Rumah Impian
BAZNAS Wujudkan Impian Pak Asnen Untuk Punya Rumah Impian
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan, laksanakan program Rumah Layak Huni bagi masyrakat adalah pak Asnen, warga asal Giriwaringin Kecamatan Maleber, yang merupakan korban dari tanah longsor beberapa waktu lalu, yang menghancurkan sebagian besar rumahnya. Alhamdulilah, kini BAZNAS Kuningan melalui program rumah layak huni, dari BAZNAS pusat, berhasil membangun kembali rumah pak Asnen dengan bantuan total 25 juta ditambah dengan swadaya masyrakat dan pemerintah desa giriwaringin, rumah pak Asnen diresmikan pada oktober 2024
BERITA11/10/2024 | Humas
Program Bank Makanan jadi cara atasi Stunting BAZNAS Kuningan
Program Bank Makanan jadi cara atasi Stunting BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Kuningan, melalui Progran Bank Makanan melaksanakan giat percepatan penanganan stunting di Kabupaten Kuningan. Dengan mengangkat tema “ sajian berkah bergizi”, yang bekerjasama dengan Dapur OGIBASCIS (olahan gizi balita Cisantana) Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Sebanyak 20 anak diverifikasi, dan masuk dalam kategori stunting, di Intervensi dengan diberikan PMT( Pemberian Makanan Tambahan) setiap hari selama program berjalan. Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M menuturkan bahwa Program penanganan stunting merupakan salah satu program yang menjadi prioritas dari BAZNAS “Berdasarkan hasil Rakor bersama BAZNAS se Jawa Barat, Kami dititipi 2 program prioritas yaitu penanganan kemiskinan ekstream dan program penanganan stunting” ungkapnya Ia menambahkan, tahun sebelumnya BAZNAS Kuningan juga turut serta dalam program penangan stunting di Kabupaten Kuningan "Kolaborasi Program, Bank Makanan BAZNAS dan dapur Ogibacis, sesuai dengan amanah Pj gubernur jawa barat, yang meminta BAZNAS untuk dapat bermitra dengan pemerintah daerah setempat dalam percepatan penanganan stunting” pungkasnya Selain itu, Kepala Desa Cisantana, mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kuningan atas support kepada dapur Ogibacis , dalam program kolaborasi bersama menangani stunting di desa Cisantana. "dapur Ogibacis merupakan pola kerja yang dibangun dalam penangan stunting, yang alhamdulilah melalui kerjasama dengan BAZNAS Kuningan, 20 anak dapat di Intervensi dengan diberikan PMT” ungkapnya Camat kecamatan cigugur dalam keterangnya memberikan apersiasi atas kolaborasi dengan semua pihak, antara BAZNAS, pemerintahan desa, puskesmas , dan Ibu Kader PKK, mudah mudahan dapat memberikan hasil yang diharapkan, Dalam launching program percepatan penangan stunting tersebut, selasa 10 Sepetember 2024, di aula desa Cisantana, BAZNAS juga memberikan perlengkapan dapur yang akan digunakan operasional dalam pembuanat PMT setiap harinya oleh tim dapur ogibacis
BERITA11/10/2024 | Humas
BAZNAS Kuningan Salurkan Beasiswa 127 Juta bagi mahasiswa dan santri Kabupaten Kuningan
BAZNAS Kuningan Salurkan Beasiswa 127 Juta bagi mahasiswa dan santri Kabupaten Kuningan
Sebanyak Delapan Puluh tujuh penerima manfaat, yang merupakan mahasiswa aktif dan santri, mendapatkan beasiswa pendidikan dari BAZNAS. Yang disalurkan di aula BAZNAS Kuningan , pada (kamis 12 09 2024). Dari 87 mahasiswa dan santri, sebanyak 12 orang mendapatkan beasiswa penuh selama 4 tahun pendidikan, dan sisanya sebanyak 75 orang mendapatkan stimulan pendidikan. Komisioner Baznas bidang pendistribusian H Yusron Kholid M.SI menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan "mudah mudahan beasiswa ini dapat membantu meringankan, dan menyemangati bagi para mahasiswa dan santri agar lebih optimal dalam menggapai cita citanya” ungkapnya Ia juga berharap agar kedepan para muzaki, dapat menjadikan BAZNAS sebagi lembaga untuk menitipkan zakat, infak dan sedekahnya. “program beasiswa Ini, merupakan komitmen BAZNAS, dalam menyampaikan amanah dari para muzaki, yang selama ini menitipkan hartanya melalui Baznas Kuningan, guna kepentingan pembanguan manusia kabupaten kuningan” pungkasnya Dalam pendistribusian beasiswa hari ini, turut mendampingi, Komisioner BAZNAS Kuningan bidang keuangan drs KH Abdul Aziz Amarullah dan komisioner BAZNAS bidang SDM, Dr. H Uci Sanusi M.Pd. Diketahui Pendistribusian beasiswa BAZNAS Kuningan, merupakan bagian dari program Kuningan cerdas, yang rutin setiap tahun BAZNAS prioritaskan untuk di distribusikan kepada mahasiswa dan santri yang membutuhkan.
BERITA23/09/2024 | Humas
BAZNAS dampingi UMKM Tingkatkan Kualitas Produk Dapatkan PIRT dan Sertifikasi Halal
BAZNAS dampingi UMKM Tingkatkan Kualitas Produk Dapatkan PIRT dan Sertifikasi Halal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), melalui Lembaga Program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS Kabupaten Kuningan, dampingi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM). Melalui Program kurasi berbasis orientasi produk , yang diikuiti oleh seratus pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan, yang berlangsung di gedung IPHI Kuningan pada selasa 02 Juli 2024. Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik (OPPM) BAZNAS RI, Deden Kuswanda, menjelaskan bahwa, Kabupaten Kuningan merupakan wilayah pertama di Jawa Barat, yang mengadakan program ini. "dalam pelatihan ini, kami berfokus pada 4 aspek, aspek kualitas, legalitas (PIRT dan Halal), kemasan atau Packaging dan aspek pemasaran” Ungkapnya Kemudian ia menambahkan, bahwa team dari BAZNAS dibantu oleh team dari P3H dan Satgas Halal, untuk mendorong semua produk UMKM, yang mengikuti kurasi, agar produk tersertifikasi standard mutu, memiliki ijin PIRT dan tersertifikasi halal pasca program ini. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan MM, yang di dampingi Komisoner BAZNAS Kuningan, diantaranya H Yusron Kholid M.SI, Dr.KH Aang Asyari LC MSI, Dr H Uci Sanusi M.PD dan KH Abdul Aziz Amarullah, mengungkapkan apresiasi dan terimakasih kepada BAZNAS RI. "Apresiasi Kepada BAZNAS Pusat, alhamdulilah telah menjadikan Kuningan, sebagai wilayah priorotas progam” Ungkapnya. Ia menambahkan bahwa para peserta pelatihan harus berproses, bersabar, tekun, dan selalu belajar, agar berhasil di kemudian hari. "Kami mengajak, peserta untuk mengikuti program dengan sebaik baiknya, agar UMKM dapat berkembang dan Naik kelas” Pungkasnya. Diketahui bahwa, program kurasi UMKM ini, digagas oleh BAZNAS, sebagai bagian dari tindak lanjut dari hasil asesmen BAZNAS, sesuai dengan output program, produk sesuai dengan orientasi pasar , tersertifikasi standard mutu ,memilki legalitas usaha, tersertifikasi halal dan memiliki branding produk yang menarik
BERITA03/07/2024 | HUMAS
Program Kurban Berkah BAZNAS, 40 Kambing Kurban disalurkan oleh BAZNAS Kuningan
Program Kurban Berkah BAZNAS, 40 Kambing Kurban disalurkan oleh BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kabupaten Kuningan Laksanakan Program, Kurban Berkah BAZNAS Tahun 2024 ( Selasa 18 Juni 2024) Sebanyak 40 Kambing Kurban yang dititipan melalui BAZNAS oleh para Mudhoi ( Orang Yang Berkurban) di potong di desa Lebaksiuh Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M mengungkapkan rasa syukur, karena baznas kuningan mendapatkan titipan hewan qurban dari para mudhoi “ Alhamdulilah dalam momen hari raya idul adha tahun ini, BAZNAS Kuningan menyalurkan 40 ekor kambing, dan dijadikan 500 Kantung daging qurban bagi masyarakat” Ungkapnya. Ia menambahkan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian, kepada masyrakat, melalui pengorbanan yang di aplikasiikan dalam bentuk penyembelihan hewan dan bisa dinimati oleh kaum dhuafa. “ BAZNAS mengetuk para Agniya, kedepan untuk berkurban, berinfak dan berzakat melalui BAZNAS Kuningan, InsyaAllah kami salurkan sesuai dengan Asnaf dan bagi masyarakat yang membutuhkan” Pungkasnya. Diketahui bahwa Program “Kurban Berkah BAZNAS”, merupakan program rutin, BAZNAS Indonesia, yang memberikan kemudahan kepada masyarakat, untuk menitipan kurban melalui BAZNAS. Program Kurban Berkah BAZNAS juga akan dibagikan kepada mereka yang mengalami stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah-daerah terpencil dan terluar di wilayah Indonesia.
BERITA19/06/2024 | HUMAS
Baznas Salurkan Bantuan 50 Paket Sembako Untuk Warga Desa Kutawaringin
Baznas Salurkan Bantuan 50 Paket Sembako Untuk Warga Desa Kutawaringin
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Kuningan distribusikan 50 paket sembako kepada KODIM Kuningan ( Selasa 21/05/2024). Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi kebutuhan poko berupa beras, Minyak, Kecap , teh dan Mie Instan rencananya bantuan tersebut akan di distribusikan oleh KODIM Kuningan, dalam giat kemasyarakatan di desa kutwaringin Kecamatan Selajambe Kuningan. Terimakasih kepada para muzaki yang telah menitipkan zakat dan infak nya melalui BAZNAS Kuningan, semoga kedepan semakin banyak orang yang mendapatakan manfaat.
BERITA21/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Siswa Berprestasi
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Siswa Berprestasi
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) kabupaten Kuningan, salurkan bantuan beasiswa berprestasi berupa stimulan. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa kelas 12 MAN 1 Kuningan sebesar 1,5 juta rupiah dalam acara perpisahan siswa kelas 12 ( Sabtu, 18 Mei 2024) Pimpinan BAZNAS Kuningan H Yusron Kholid M.Si secara langsung memberikan bantuan dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah MAN 1 Kuningan. " Semoga Bantuan stimulan in bermanfaat, dan lebih meningkatan semangat bagi penerima manfaat" Ujarnya MAN 1 Kuningan merupakan salah satu UPZ Aktif BAZNAS Sehingga menjadi perhatian bagi BAZNAS dalam pendistribusian
BERITA20/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Makmurkan Masjid Sejahterakan Jemaah
BAZNAS Makmurkan Masjid Sejahterakan Jemaah
Sejumlah masyarakat berkumpul di Masjid Al Istiqomah Cigugur untuk membuat rekening BSI, sebagai syarat menerima bantuan usaha dari BAZNAS. ( Kamis 16/05/24) Bantuan tersebut berupa pembiayaan modal Usaha bagi masyarakat yang memiliki usaha mikro. Dalam kesempatan tersebut Mohamad Soleh selaku divisi Bank Zakat BAZNAS RI menjelaskan bahwa Program Bantuan ini dinamakan Program BAZNAS Microfinance Masjid atau BMM. "BAZNAS Microfinance masjid, sudah diawali sejak tahun 2022 tepat dibulan Ramadhan, Program ini menyasar, para mustahik, yang membutuhkan penguatan ekonomi dalam bidang usaha dengan cara menambah modal usaha” jelasnya Ia juga menambahkan Masjid Al Istiqomah jadi mitra BAZNAS dalam Program BMM, dan Program ini sifatnya memudahkan akses pembiayaan bagi mustahik tanpa ada jaminan dan tanpa bunga. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M yang di dampingi oleh Komisoner BAZNAS Kuningan Dr. H Uci Sanusi M.Pd mengungkapkan dalam sambutannya, bahwa program ini merupakan salah satu kontribusi yang bisa diberikan oleh BAZNAS bagi masyrakat yang terafiliasi dengan masjid. "kenapa harus dengan Masjid?, harapan kita dari BAZNAS bahwa dengan program ini Mesjidnya Makmur dan Jamaahnya Sejahtera” Ungkapnya Kemudian ia memberikan pesan kepada DKM Al Istiqomah sebagai pengelola dapat disiplin dan jujur, juga kepada penerima manfaat supaya taat, dan belajar untuk berinfak mudah mudahan harta menjadi berkah dan bertambah. Camat kecamatan Cigugur Yono Rahmansyah S.STP, dalam kesempatan tersebut Menitipkan kepada penerima manfaat untuk menjaga kepercayaan bantuan Pembiayaan dari BAZNAS "Kami menghaturkan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada BAZNAS, karena kami dipercaya menjadi Locus, untuk program BMM ini.” pungkasnya Diketahui bahwa program BMM di masjid Al Isitiqomah senilai 150 juta, yang diberikan kepada kurang lebih 68 penerima manfaat. Sebelumnya BAZNAS juga memberikan program ini senilai yang sama kepada masjid Syiarul Islam kuningan, sehingga BAZNAS Kuningan telah menerima bantuan Prpgram BMM dari Pusat sebanyak 2 kali dalam periode tahun 2024 dengan total nominal bantuan senilai 300 Juta
BERITA16/05/2024 | HUMAS
Gelar Halal Bihalal BAZNAS Kuningan Beri Apresiasi UPZ Setorkan Laporan Tepat Waktu
Gelar Halal Bihalal BAZNAS Kuningan Beri Apresiasi UPZ Setorkan Laporan Tepat Waktu
Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kabupaten Kuningan Menggelar acara Halal Bi Halal dengan Unit Pengumpul Zakat ( UPZ) Kecamatan Se Kabupaten Kuningan ( Selasa 14 Mei 2024). Acara tersebut digelar di aula BANK BJB Kuningan, yang dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kuningan, Drs HR Yayan Sofyan M.M, Komisioner BAZNAS Kuningan Dr KH Aang ASyari LC M.Si, dan Dr H Uci Sanusi M.Pd. Ketua BAZNAS Kuningan Drs HR Yayan Sofyan M.M dalam sambutannya menuturkan bahwa inensitas kegiatan dan komunikasi menjelang hari raya idul fitri tentu sangat intens dengan UPZ Kecamatan khusunya berkaitan dengan pengumpulan zakat Fitrah “ Tentu Permohonan Maaf dari jajaran Komisioner dan amil kami haturkan kepada UPZ Kecamatan bilamana terdapat salah dan khilaf , dalam kesempatan yang berbahagia ini , dengan tulus kami memohon maaf” Ujarnya Selain acara halal bihalal, acara tersebut juga menjadi momen evaluasi pengumpulan zakat Fitrah yang ada di tiap kecamatan se kabupaten kuningan. “ dari 32 UPZ kecamatan baru 17 UPZ kecamatan yang sudah memberikan laporan secara penuh dan tuntas kepada baznas Kuningan" Tambahnya Kemudian ia menyebutkan 17 kecamatan yang patut di apresiasi karena telah menyerahkan laporannya tuntas seratus persen, yaitu Kecamatan Kramatmulya, hantara, cimahi, cibingbin, kalimanggis, lebakwangi, jalaksana, pasawahan, selajambe, subang, ciawigebang, cilimus, pancalang, cigandamekar, luragung, darma dan cigugur. dalam kegiatan tersebut juga Komisioner BAZNAS bidang pengimpunan Dr KH Aang Asyari LC M.SI meghimbau bagi kecamatan yang belum menyerahkan laporan untuk segar dibantu dituntaskan. “ Kami ucapkan terimakasih kepada UPZ kecamatan yang memenuhi kewajiban untuk melaporkan, tentu dengan menggunakan system IT , kedepan SDM UPZ harus terbiasa, agar dapat efektif dan efeisien dalam pelaporan” pungkasnya.
BERITA14/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Sukadana
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Sukadana
Baznas Indonesia melalui Baznas Kuningan salurkan bantuan Air bersih bagi masyarakat desa Sukadana Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan ( Selasa 07/05/2024). Bantuan tersebut berupa Sumur Bor untuk mengalirkan air bersih bagi masyarakat Dusun kliwon desa Sukadana, dengan total bantuan senilai Rp 33.160.000,- . Komisioner baznas H Yusron Kholid M.SI yang mewakili ketua BAZNAS Drs HR Yayan Sofyan MM, guna menghadiri peresmian tersebut menuturkan bantuan ini merupakan bantuan baznas pusat yang fokus terhadap daerah rawan kekeringan. " menghimbau agar torn air yang berisi 2000 liter itu digunakan untuk kebutuham pokok seperti untuk minum, mandi, wudlu dan masak, jangan dipake nyiram pohon kecuali sisa pakai , dan dapat Ikut menjaga merawat dan memanfaatkan bantuan ini dengan baik" ungkapnya. Ia juga menambahkan, Insya Alloh akan terus upayakan agar Kuningan mendapat perhatian Baznas pusat guna menanggulangi kebutuhan air di daerah yang kesulitan air. Selain itu Kepala desa Sukadana sangat senang dengan bantuan tersebut karena dapat membantu masyarakat yang setiap kemarau kekurangan air bersih. " Ucapan terimakasih kepada Baznas atas nama warga rt 01 Rw 03, atas bantuan Air bersih untuk warga desa sukadana" ia menambahkan bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi warganya mengahadapi musim kemarau yang akan datang Bantuan air bersih ini bukan kali pertama baznas lakukan, Baznas Kuningan sudah 4 kali menerima bantuan selama periode komisioner 2021 2026 dan di berikan di beberapa titik rawan di kabupaten Kuningan
BERITA07/05/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Gelar Gerai Mikro Z Ifthar Ramadhan
BAZNAS Kuningan Gelar Gerai Mikro Z Ifthar Ramadhan
Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Kuningan menggelar Gerai Mikro Z-Ifthar Ramadhan 1445 H yang kini berlangusng di halaman Masjid Agung Karomat Desa Lengkong Kecamatan Garawangi, Jumat 15 Maret 2024. “Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program untuk memberi bantuan kepada para mustahik (golongan penerima zakat) yang diberi modal untuk membuka usaha dalam menjajakan dagangannya pada waktu berbuka puasa. Program ini akan berlangsung selama 20 hari, atau hingga H-5 Idul Fitri 1445 H. Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program yang diinisiasi Baznas Microfinance Republik Indonesia bagian dari upaya untuk pengembangan usaha mustahik (golongan penerima zakat) untuk menangkap peluang ekonomi Ramadhan,” ungkap Ketua Baznas Kab. Kuningan, H Raden Yayan Sofyan.Program ini akan berlangsung selama 20 hari, atau hingga H-5 Idul Fitri 1445 H. Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program yang diinisiasi Baznas Microfinance Republik Indonesia bagian dari upaya untuk pengembangan usaha mustahik (golongan penerima zakat) untuk menangkap peluang ekonomi Ramadhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran masjid Desa Lengkong. Kenapa kegiatan ini dilaksanakan di seputar masjid, karena itu dapat dijadikan sebagai i pusat pengembangan ekonomi, disamping pengembangan pendidikan Agama Islam. “Sebagaimana di zaman Rasulullah Saw, bahwa masjid menjadi tempat berpusatnya ekonomi berbasis syariah,” ujar Yayan. Menurut keterangan, Z-Ifthar ini dilaksanakan di 20 lokasi se-Indonesia, dengan melibatkan 600 pelaku usaha. Untuk Kuningan sendiri diikutsertakan sebanyak 30 pelaku Usaha M ikro Kecil Menengah (UMKM). Selama ini mereka suka berjualan makanan maupun kebutuhan lainnya di sekitar masjid tersebut menjelang berbuka puasa dalam rangka gerakan pengembangan ekonomi ummat.Dalam kesempatan tersebut, Pejabat (Pj) Bupati H Raden Iip Hidayat, pihaknya, mengapresiasi program yang digulirkan oleh Baznas ini dan berharap para pedagang dapat meraih manfaat dengan menjual beragam jenis penganan khas Ramadhan. “Alhamdulilah dilaksanakan bukan di pusat kota dengan harapan agar simpul-simpul ekonomi dapat menyebar ke berbagai pelosok. Dengan harapan agar program ini dapat dipertahankan sehingga dapat mendongkrak pendapatan para Mustahik hingga menjadi Muzaki. Semoga ditahun depan program serupa semakin bergulir dengan jumlah peserta yang lebih banyak tersebar di sejumlah daerah di Kab. Kuningan,” ujar Iip.
BERITA19/03/2024 | HUMAS
BAZNAS Kuningan Gelar Motivasi ESQ Sosialisasikan Program Duta Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kuningan Gelar Motivasi ESQ Sosialisasikan Program Duta Zakat Infak dan Sedekah
BAZNAS Kabupaten Kuningan menggelar pelatihan motivasi Emotional Spiritual Quotient (ESQ) untuk mensosialisasikan program BAZNAS dalam rangka pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan, bertempat di sebuah hotel Desa Sangkanurip, Rabu 31 Januari 2024. Kegiatan yang dihadiri Pj Bupati Kuningan, H Raden Iip Hidayat didampingi Sekda H Dian Rachmat Yanuar, diikuti sebanyak 320 peserta terdiri dari para pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan. Selain itu, segenap unsur kepala sekolah tingkat SMP dan SMA, kepala KUA, ketua Organisasi Keagamaan dan pimpinan perguruan tinggi. "Dengan tema 'Menjadikan duta akhlaq dan duta zakat di Kabupaten Kuningan' pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bagi segenap ASN untuk berzakat demi kemashlahatan umat sehingga berkurangnya tingkat kemiskinan. Melalui pelatihan motivasi ESQ ini peserta diarahkan untuk dapat mencapai nilai-nilai dasar dan membantu membangkitkan kekuatan tersembunyi serta mengerahkan seluruh potensi dirinya untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih produktif, aktif, dan lebih berhasil,” ungkap Pj Bupati H Raden Iip Hidayat. Selain itu, lainjut Iip, untuk memotivasi peserta agar dapat berzakat lebih rutin, dengan harapan setelah mengikuti pelatihan ini, kita dapat menjadi manusia yang mampu mempraktekan nilai 'tujuh budi utama'. Yakni; jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli. Pada prakteknya akan semakin membawa perubahan ke arah lebih baik bagi lingkup pekerjaan masing-masing. Ketua BAZNAS Kab Kuningan, H Raden Yayan Sofyan, mengemukakan, pajak dengan zakat itu berbeda. Pajak adalah perintah negara dan zakat adalah perintah agama bagi yang muslim. Tujuan pengelolaan zakat ialah meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat. Selan itu, meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Kewajiban zakat dibebankan bagi yang sudah memenuhi ketentuan, dalam Fatwa MUI Nomor: 3 tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan dan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 31 tahun 2019. Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Agama Nomor: 52 tahun 2014 mengenai Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif. Nisab zakat pendapatan senilai 85 (delapan puluh lima) gram emas serta kadar zakat pendapatan dan jasa senilai 2,5 persen (dua koma lima per seratus) serta ditunaikan pada saat pendapatan dan jasa diterima dan dibayarkan melalui amil zakat resmi. Maka secara perhitungan sesuai surat Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor: 1 tahun 2023, nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2023 senilai 85 (delapan puluh lima) gram emas atau setara dengan Rp81.945.667/tahun atau Rp6.828.806/bulan. Artinya jika 2,5% x Rp6.828.806 = Rp170.720,15 atau dibulatkan Rp171.000. “Jadi, jika ada yang pendapatanya secara 'bruto' sudah melebihi Rp6.828.806, maka ini yang sebenarnya harus ditunaikan kewajiban berzakat, terlebih dahulu sebelum dipotong infak dan lain lain, dahulukan wajib sebelum sunah. Dalam kaidah hukum wajib seperti halnya sholat lima waktu maka zakat juga tidak ada ketentuan ikhlas tidak ikhlas ridha atau tidak melainkan tetap harus ditunaikan,” tutur H Yayan. Dijelaskan dia, bagi yang belum memenuhi ketentuan wajib zakat (nisab), ada kebaikan dari infak sedekah, sebagai bentuk kepedulian adanya kebersamaan dalam rangka melapis program membantu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Selain itu, ikut meningkatkan kualitas pendidikan khususnya yang ada di wilayah Dinas Pendidikan. Kiranya semua elemen (ASN/P3K) yang bekerja di wilayah masing-maisng untuk ikut serta berkontribusi melalui infak sedekah yang besaran jumlahnya tidak ditentukan. Akan tetapi jika ada yang berkesepakatan berdasarkan hasil musyawarah bersama yang mewakili aspirasi dari semua elemen, maka besaran boleh untuk ditentuka
BERITA19/02/2024 | HUMAS
Baznas kabupaten kuningan berikan penghargaan untuk para pemulung
Baznas kabupaten kuningan berikan penghargaan untuk para pemulung
Dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia Baznas kabupaten kuningan berikan penghargaan untuk para pemulung sabtu 05/06/21 bertempat di waduk darma kabupaten kuningan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi atas kinerja para pemulung, yang telah bekerja keras untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA. Berdasarkan paparan kepala dinas lingkungan hidup kab kuningan, para pemulung yang berjumlah 50 orang di TPA dapat mengurangi tumpukan sampah sekitar 24.440 Kg/bulan. Penyerahan penghargaan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Baznas kabupaten kuningan Drs. H. R Yayan Sofyan M.M bersama Bupati kabupaten kuningan H. Acep Purnama S.H. M. M. H, menyerahkan seperangkat Keperluan untuk beraktifitas para pemulung seperti Topi, Baju, dan Sepatu Booth. Peringatan hari lingkungan hidup yang bertemakan “Environment Restoration” atau “Restorasi Lingkungan", yang di laksanakan oleh dinas lingkungan hidup kab kuningan, dihadiri pula oleh Sekda kab kuningan Forkopimda kab kuningan , Komisioner baznas bidang pendistribusian H. Yusron Kholid M. SI dan para tamu undangan.
BERITA19/02/2024 | Ah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kuningan.

Lihat Daftar Rekening →