WhatsApp Icon
BAZNAS Kuningan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Ibu Nuraeni, Korban Penganiayaan di Maleber

KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa satu unit kursi roda untuk Ibu Nuraeni, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom., sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi Ibu Nuraeni yang mengalami keterbatasan fisik pasca menjadi korban penganiayaan berat.

Sebelumnya, Ibu Nuraeni mengalami luka serius di bagian kepala akibat tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh karyawannya sendiri yang baru bekerja selama tiga hari. Kejadian tragis tersebut mengakibatkan Ibu Nuraeni mengalami trauma fisik yang mendalam, hingga menyebabkan dirinya hanya bisa terbaring di tempat tidur dan kehilangan kemampuan untuk beraktivitas secara mandiri selama beberapa waktu terakhir.

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah untuk program kemanusiaan dan kepedulian sosial.

"Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Nuraeni. BAZNAS Kuningan hadir untuk memberikan dukungan moral maupun stimulus fisik melalui bantuan kursi roda ini. Kami berharap alat bantu ini dapat memudahkan Ibu Nuraeni dalam beraktivitas, membantu meringankan beban pihak keluarga yang merawat, serta menumbuhkan kembali semangat kesembuhan beliau," ujar Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom. saat menyerahkan bantuan tersebut

Pihak keluarga Ibu Nuraeni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kuningan. Dengan adanya kursi roda ini, keluarga berharap Ibu Nuraeni dapat lebih mudah dibantu untuk bergerak, mendapatkan udara segar di luar kamar, serta perlahan-lahan menjalani proses pemulihan fisik dengan lebih baik.

BAZNAS Kuningan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para muzaki, munfik, dan donatur yang senantiasa menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Sinergi kebaikan inilah yang memungkinkan program-program respons cepat kemanusiaan seperti ini dapat terus berjalan untuk membantu masyarakat Kuningan yang sedang tertimpa musibah

 

 

16/07/2026 | Kontributor: HUMAS
Hj Ela Helayati Bersama BAZNAS Kuningan Blusukan Salurkan Bantuan untuk Disabilitas dan Dhuafa

KUNINGAN – Wujud kepedulian terhadap sesama terus digelorakan di Kabupaten Kuningan. Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Kuningan Asep Z Fauzi turun langsung ke lapangan (blusukan) untuk memberikan bantuan kepada warga yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi, pada Senin 13/07/2026.

Aksi kemanusiaan ini menyasar dua wilayah, yakni Desa Ancaran dan Kelurahan Cigintung. Di Desa Ancaran, rombongan menemui dua warga penyandang disabilitas, yaitu Lutfi dan Lela. Lutfi merupakan seorang anak berkebutuhan khusus (ABK). Sementara Lela, sudah bertahun-tahun hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit yang dideritanya, membuat dirinya tidak mampu beraktivitas sama sekali. Selain di Desa Ancaran, rombongan juga mengunjungi dua warga kurang mampu di Kelurahan Cigintung.

Dalam blusukan tersebut, Hj. Ela Helayati bersama BAZNAS Kuningan menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako untuk meringankan beban hidup para penerima manfaat.

"Hari ini kita menemui warga yang sedang sakit dan sangat membutuhkan uluran tangan. Alhamdulillah, bingkisan dan bantuan dari BAZNAS sudah kita salurkan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa menambah semangat bagi keluarga yang kita datangi," ujar Hj. Ela Helayati.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kuningan bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Asep Z Fauzi, mengungkapkan rasa prihatinnya setelah melihat langsung kondisi para warga di lapangan. Menurutnya, realita di masyarakat menunjukkan masih banyak warga yang membutuhkan perhatian serius.

"Kita dihadapkan pada fakta yang memprihatinkan. Ada warga yang sakit, difabel, mengalami keterbatasan fisik, dan berasal dari keluarga tidak mampu. Ini artinya, masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang harus kita semua tuntaskan bersama," ungkapnya

Lebih lanjut, Pak Asep Z Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para agnia (orang kaya/donatur), untuk saling bahu-membahu.

"Kami mengetuk hati para agnia. Mari kita berkolaborasi dan bekerja sama untuk menuntaskan berbagai persoalan dan permasalahan di masyarakat, terutama dalam membantu kaum dhuafa," pungkasnya.

Melalui sinergi antar lembaga, diharapkan dapat menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk terus peduli dan hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

13/07/2026 | Kontributor: Humas
Pemkab Kuningan Terima Pimpinan BAZNAS RI Sepakat Tingkatan Tata Kelola Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat sinergi tata kelola zakat daerah melalui pertemuan strategis bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan di Pendopo Bupati Kuningan, Sabtu (4/7/2026)

Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi BAZNAS RI untuk melaksanakan koordinasi, pembinaan, serta pendampingan intensif terhadap BAZNAS Kabupaten Kuningan.

Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A. menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memajukan serta mengoptimalkan peran pemanfaatan zakat bagi kemaslahatan umat.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dan komitmen kuat dari Bapak Bupati yang terus bersinergi dalam memperkuat kelembagaan BAZNAS Kabupaten Kuningan agar menjadi lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat," jelas Saidah Sakwan, Senin (6/7/2026).

Saidah juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan di tingkat daerah agar pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan lebih optimal serta akuntabel.

Lebih lanjut, ia menambahkan, langkah pembinaan dan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyaluran program-program BAZNAS RI yang berbasis pemberdayaan ekonomi produktif di Kuningan.

"Melalui koordinasi yang intensif ini, kami ingin memastikan seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar mampu mengubah mustahik menjadi muzaki baru," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program ekonomi produktif dari BAZNAS RI yang dinilai sangat efektif dalam membangun kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mustahik di wilayahnya.

"Penyaluran program ekonomi dan usaha produktif yang dilakukan BAZNAS adalah bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik sekaligus membangun kemandirian ekonominya," kata Dian Rachmat.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., Asisten Daerah I Drs. H. Deniawan, M.Si., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., serta para Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan yakni H. Syarifudin, Lc., M.Pd., Asep Z Fauzi, M.Pd., Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes., dan Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom.

06/07/2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS RI Bantu Penguatan Kelompok Disabilitas Graha Berdaya Kuningan

KUNINGAN – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung program "Kelompok Disabilitas Berdaya" di Yayasan Antara Graha Berdaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Kunjungan ini merupakan bentuk monitoring dan evaluasi terhadap penyaluran bantuan modal usaha senilai Rp50 juta yang sebelumnya telah dialokasikan BAZNAS RI untuk pengembangan usaha Batik Ciprat oleh kelompok disabilitas mental di yayasan tersebut.

Hadir langsung dalam peninjauan tersebut Pimpinan BAZNAS RI, Ibu Hj. Saidah Sakwan, M.A. dan Bapak Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si. Kehadiran mereka didampingi penuh oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, antara lain Ketua BAZNAS Kuningan Pak H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., beserta para Wakil Ketua: Pak H. Syarifudin, Lc., M.Pd. (Wakil Ketua I), Pak Asep Z Fauzi, M.Pd. (Wakil Ketua II), Pak Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes. (Wakil Ketua III), dan Pak Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom. (Wakil Ketua IV).

Pimpinan BAZNAS RI, Ibu Hj. Saidah Sakwan, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pengelola Yayasan Graha Berdaya yang konsisten mendampingi kelompok disabilitas mental agar tetap mandiri dan memiliki harapan masa depan. Beliau juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mengawal program pemberdayaan ini.

"Kami sangat mengapresiasi dedikasi Yayasan Graha Berdaya. Ke depan, insyaAllah akan ada program-program lanjutan lainnya dari BAZNAS yang diintegrasikan untuk mendukung penguatan Kelompok Disabilitas di sini agar keberlanjutan ekonomi mereka tetap terjaga," ujar Ibu Hj. Saidah Sakwan.

Apresiasi dan rasa terima kasih juga datang dari pihak pemerintah desa setempat. Kepala Desa Tambakbaya, Lukman Mulyadi, mengungkapkan bahwa perhatian dari BAZNAS memberikan dampak psikologis dan ekonomi yang sangat besar bagi para warga binaan.

"Selama ini Yayasan Antara Graha Berdaya bertahan lewat semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak yang sifatnya terbatas. Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kuningan yang telah memberikan kepedulian nyata melalui bantuan modal usaha ini. Ini membuktikan bahwa kelompok disabilitas pun mampu berdaya jika diberikan kesempatan," tutur Lukman.

Sebagai informasi, produk utama yang menjadi fokus pemberdayaan di tempat ini adalah Batik Ciprat. Kain batik khas ini diproduksi langsung oleh para penyandang disabilitas mental (Orang Dengan Gangguan Jiwa/ODGJ) yang sedang menjalani masa pemulihan dan pelatihan kemandirian di yayasan.

Yayasan Antara Graha Berdaya Kuningan sendiri merupakan lembaga sosial yang didirikan sejak tahun 2016. Berangkat dari keterbatasan fasilitas dan pendanaan, yayasan ini tetap konsisten memberikan perawatan, pendampingan, serta ruang bagi para ODGJ untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan yang inklusif demi memulihkan martabat individu mereka.

05/07/2026 | Kontributor: HUMAS
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merealisasikan penyaluran hewan kurban dari program “Sedekah Daging Kurban Berkah Berdayakan Desa” hasil donasi konsumen Alfamart Periode Maret dan April 2026 senilai Rp4.570.463.258 pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dari total donasi tersebut, sebanyak 989 ekor hewan kurban setara Doka (domba/kambing) dan 1.750 kaleng daging olahan didistribusikan secara merata kepada masyarakat prasejahtera, di enam provinsi di Jawa dan Bali, empat provinsi di Sumatra, serta tiga provinsi di kawasan Indonesia Tengah dan Timur, termasuk NTB, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

Langkah ini diambil untuk memastikan komoditas kurban tidak menumpuk di kota besar, melainkan menyasar langsung komunitas desa yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan program kerja sama kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa dana sedekah yang dihimpun secara kolektif dari masyarakat mampu menghadirkan dampak sosial yang masif dan menyasar langsung pemenuhan gizi masyarakat miskin di desa.

"Kami sangat mengapresiasi seluruh konsumen Alfamart yang telah memercayakan penyaluran sedekah daging kurban ini melalui BAZNAS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran," jelas Sodik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, dari keseluruhan hewan kurban yang disembelih dan diolah tersebut, pihaknya berhasil mendistribusikan paket daging kurban secara bertahap kepada total 23.043 penerima manfaat yang dibagikan untuk pesantren, masjid, panti asuhan, hingga komunitas desa terpencil.

Lebih lanjut, pelaksanaan program ini, kata Sodik, dilakukan dengan melibatkan para peternak lokal di daerah serta berkolaborasi dengan para relawan, tokoh masyarakat, dan lembaga sosial.

"Kehadiran program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap akses pangan bergizi, khususnya bagi keluarga prasejahtera yang tidak selalu dapat menikmati daging kurban setiap tahunnya. Bagi banyak penerima manfaat, bantuan ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri karena mereka dapat merasakan nikmatnya hidangan kurban bersama keluarga di momentum Iduladha," katanya.

Sementara itu, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin menyebut, jika penyaluran daging kurban berkah ini sepenuhnya merupakan kontribusi konsumen Alfamart yang telah menyalurkan donasi atau sedekahnya melalui kasir Alfamart pada periode Maret dan April 2026.

"Terima kasih kepada seluruh konsumen Alfamart yang turut berpartisipasi menyalurkan donasi atau sedekahnya, sehingga donasi yang terkumpul dapat bermanfaat untuk program kurban berkah yang disalurkan melalui BAZNAS,” ujarnya.

Solihin juga mengapresiasi BAZNAS RI yang telah menyalurkan dan mendistribusikan langsung paket daging kurban kepada penerima manfaat hingga menjangkau pedesaan terpencil, sehingga penyaluran dapat merata.

"Seluruh donasi atau sedekah konsumen Alfamart yang terkumpul, sepenuhnya dikelola dan disalurkan melalui BAZNAS RI, termasuk dalam program kurban berkah ini. Apresiasi kepada BAZNAS dan seluruh relawan yang telah menyalurkan misi kebaikan ini kepada penerima manfaat yang membutuhkan,” tandasnya.

02/06/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Kuningan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Ibu Nuraeni, Korban Penganiayaan di Maleber
BAZNAS Kuningan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Ibu Nuraeni, Korban Penganiayaan di Maleber
KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa satu unit kursi roda untuk Ibu Nuraeni, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom., sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi Ibu Nuraeni yang mengalami keterbatasan fisik pasca menjadi korban penganiayaan berat. Sebelumnya, Ibu Nuraeni mengalami luka serius di bagian kepala akibat tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh karyawannya sendiri yang baru bekerja selama tiga hari. Kejadian tragis tersebut mengakibatkan Ibu Nuraeni mengalami trauma fisik yang mendalam, hingga menyebabkan dirinya hanya bisa terbaring di tempat tidur dan kehilangan kemampuan untuk beraktivitas secara mandiri selama beberapa waktu terakhir. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah untuk program kemanusiaan dan kepedulian sosial. "Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Nuraeni. BAZNAS Kuningan hadir untuk memberikan dukungan moral maupun stimulus fisik melalui bantuan kursi roda ini. Kami berharap alat bantu ini dapat memudahkan Ibu Nuraeni dalam beraktivitas, membantu meringankan beban pihak keluarga yang merawat, serta menumbuhkan kembali semangat kesembuhan beliau," ujar Abdul Jalil Hermawan, M.I.Kom. saat menyerahkan bantuan tersebut Pihak keluarga Ibu Nuraeni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kuningan. Dengan adanya kursi roda ini, keluarga berharap Ibu Nuraeni dapat lebih mudah dibantu untuk bergerak, mendapatkan udara segar di luar kamar, serta perlahan-lahan menjalani proses pemulihan fisik dengan lebih baik. BAZNAS Kuningan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para muzaki, munfik, dan donatur yang senantiasa menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Sinergi kebaikan inilah yang memungkinkan program-program respons cepat kemanusiaan seperti ini dapat terus berjalan untuk membantu masyarakat Kuningan yang sedang tertimpa musibah
BERITA16/07/2026 | HUMAS
Hj Ela Helayati Bersama BAZNAS Kuningan Blusukan Salurkan Bantuan untuk Disabilitas dan Dhuafa
Hj Ela Helayati Bersama BAZNAS Kuningan Blusukan Salurkan Bantuan untuk Disabilitas dan Dhuafa
KUNINGAN – Wujud kepedulian terhadap sesama terus digelorakan di Kabupaten Kuningan. Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, Pimpinan Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Kuningan Asep Z Fauzi turun langsung ke lapangan (blusukan) untuk memberikan bantuan kepada warga yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi, pada Senin 13/07/2026. Aksi kemanusiaan ini menyasar dua wilayah, yakni Desa Ancaran dan Kelurahan Cigintung. Di Desa Ancaran, rombongan menemui dua warga penyandang disabilitas, yaitu Lutfi dan Lela. Lutfi merupakan seorang anak berkebutuhan khusus (ABK). Sementara Lela, sudah bertahun-tahun hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit yang dideritanya, membuat dirinya tidak mampu beraktivitas sama sekali. Selain di Desa Ancaran, rombongan juga mengunjungi dua warga kurang mampu di Kelurahan Cigintung. Dalam blusukan tersebut, Hj. Ela Helayati bersama BAZNAS Kuningan menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako untuk meringankan beban hidup para penerima manfaat. "Hari ini kita menemui warga yang sedang sakit dan sangat membutuhkan uluran tangan. Alhamdulillah, bingkisan dan bantuan dari BAZNAS sudah kita salurkan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa menambah semangat bagi keluarga yang kita datangi," ujar Hj. Ela Helayati. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kuningan bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Asep Z Fauzi, mengungkapkan rasa prihatinnya setelah melihat langsung kondisi para warga di lapangan. Menurutnya, realita di masyarakat menunjukkan masih banyak warga yang membutuhkan perhatian serius. "Kita dihadapkan pada fakta yang memprihatinkan. Ada warga yang sakit, difabel, mengalami keterbatasan fisik, dan berasal dari keluarga tidak mampu. Ini artinya, masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang harus kita semua tuntaskan bersama," ungkapnya Lebih lanjut, Pak Asep Z Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para agnia (orang kaya/donatur), untuk saling bahu-membahu. "Kami mengetuk hati para agnia. Mari kita berkolaborasi dan bekerja sama untuk menuntaskan berbagai persoalan dan permasalahan di masyarakat, terutama dalam membantu kaum dhuafa," pungkasnya. Melalui sinergi antar lembaga, diharapkan dapat menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk terus peduli dan hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
BERITA13/07/2026 | Humas
Pemkab Kuningan Terima Pimpinan BAZNAS RI Sepakat Tingkatan Tata Kelola Zakat
Pemkab Kuningan Terima Pimpinan BAZNAS RI Sepakat Tingkatan Tata Kelola Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat sinergi tata kelola zakat daerah melalui pertemuan strategis bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan di Pendopo Bupati Kuningan, Sabtu (4/7/2026) Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi BAZNAS RI untuk melaksanakan koordinasi, pembinaan, serta pendampingan intensif terhadap BAZNAS Kabupaten Kuningan. Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A. menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memajukan serta mengoptimalkan peran pemanfaatan zakat bagi kemaslahatan umat. "Kami sangat mengapresiasi dukungan dan komitmen kuat dari Bapak Bupati yang terus bersinergi dalam memperkuat kelembagaan BAZNAS Kabupaten Kuningan agar menjadi lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat," jelas Saidah Sakwan, Senin (6/7/2026). Saidah juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan di tingkat daerah agar pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan lebih optimal serta akuntabel. Lebih lanjut, ia menambahkan, langkah pembinaan dan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyaluran program-program BAZNAS RI yang berbasis pemberdayaan ekonomi produktif di Kuningan. "Melalui koordinasi yang intensif ini, kami ingin memastikan seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar mampu mengubah mustahik menjadi muzaki baru," ujarnya. Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program ekonomi produktif dari BAZNAS RI yang dinilai sangat efektif dalam membangun kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mustahik di wilayahnya. "Penyaluran program ekonomi dan usaha produktif yang dilakukan BAZNAS adalah bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik sekaligus membangun kemandirian ekonominya," kata Dian Rachmat. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., Asisten Daerah I Drs. H. Deniawan, M.Si., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., serta para Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan yakni H. Syarifudin, Lc., M.Pd., Asep Z Fauzi, M.Pd., Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes., dan Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom.
BERITA06/07/2026 | HUMAS
BAZNAS RI Bantu Penguatan Kelompok Disabilitas Graha Berdaya Kuningan
BAZNAS RI Bantu Penguatan Kelompok Disabilitas Graha Berdaya Kuningan
KUNINGAN – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung program "Kelompok Disabilitas Berdaya" di Yayasan Antara Graha Berdaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Kunjungan ini merupakan bentuk monitoring dan evaluasi terhadap penyaluran bantuan modal usaha senilai Rp50 juta yang sebelumnya telah dialokasikan BAZNAS RI untuk pengembangan usaha Batik Ciprat oleh kelompok disabilitas mental di yayasan tersebut. Hadir langsung dalam peninjauan tersebut Pimpinan BAZNAS RI, Ibu Hj. Saidah Sakwan, M.A. dan Bapak Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si. Kehadiran mereka didampingi penuh oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, antara lain Ketua BAZNAS Kuningan Pak H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si., beserta para Wakil Ketua: Pak H. Syarifudin, Lc., M.Pd. (Wakil Ketua I), Pak Asep Z Fauzi, M.Pd. (Wakil Ketua II), Pak Adang Romadona, S.Pd.I., M.H.Kes. (Wakil Ketua III), dan Pak Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom. (Wakil Ketua IV). Pimpinan BAZNAS RI, Ibu Hj. Saidah Sakwan, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pengelola Yayasan Graha Berdaya yang konsisten mendampingi kelompok disabilitas mental agar tetap mandiri dan memiliki harapan masa depan. Beliau juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mengawal program pemberdayaan ini. "Kami sangat mengapresiasi dedikasi Yayasan Graha Berdaya. Ke depan, insyaAllah akan ada program-program lanjutan lainnya dari BAZNAS yang diintegrasikan untuk mendukung penguatan Kelompok Disabilitas di sini agar keberlanjutan ekonomi mereka tetap terjaga," ujar Ibu Hj. Saidah Sakwan. Apresiasi dan rasa terima kasih juga datang dari pihak pemerintah desa setempat. Kepala Desa Tambakbaya, Lukman Mulyadi, mengungkapkan bahwa perhatian dari BAZNAS memberikan dampak psikologis dan ekonomi yang sangat besar bagi para warga binaan. "Selama ini Yayasan Antara Graha Berdaya bertahan lewat semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak yang sifatnya terbatas. Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kuningan yang telah memberikan kepedulian nyata melalui bantuan modal usaha ini. Ini membuktikan bahwa kelompok disabilitas pun mampu berdaya jika diberikan kesempatan," tutur Lukman. Sebagai informasi, produk utama yang menjadi fokus pemberdayaan di tempat ini adalah Batik Ciprat. Kain batik khas ini diproduksi langsung oleh para penyandang disabilitas mental (Orang Dengan Gangguan Jiwa/ODGJ) yang sedang menjalani masa pemulihan dan pelatihan kemandirian di yayasan. Yayasan Antara Graha Berdaya Kuningan sendiri merupakan lembaga sosial yang didirikan sejak tahun 2016. Berangkat dari keterbatasan fasilitas dan pendanaan, yayasan ini tetap konsisten memberikan perawatan, pendampingan, serta ruang bagi para ODGJ untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan yang inklusif demi memulihkan martabat individu mereka.
BERITA05/07/2026 | HUMAS
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merealisasikan penyaluran hewan kurban dari program “Sedekah Daging Kurban Berkah Berdayakan Desa” hasil donasi konsumen Alfamart Periode Maret dan April 2026 senilai Rp4.570.463.258 pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dari total donasi tersebut, sebanyak 989 ekor hewan kurban setara Doka (domba/kambing) dan 1.750 kaleng daging olahan didistribusikan secara merata kepada masyarakat prasejahtera, di enam provinsi di Jawa dan Bali, empat provinsi di Sumatra, serta tiga provinsi di kawasan Indonesia Tengah dan Timur, termasuk NTB, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Langkah ini diambil untuk memastikan komoditas kurban tidak menumpuk di kota besar, melainkan menyasar langsung komunitas desa yang membutuhkan. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan program kerja sama kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa dana sedekah yang dihimpun secara kolektif dari masyarakat mampu menghadirkan dampak sosial yang masif dan menyasar langsung pemenuhan gizi masyarakat miskin di desa. "Kami sangat mengapresiasi seluruh konsumen Alfamart yang telah memercayakan penyaluran sedekah daging kurban ini melalui BAZNAS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran," jelas Sodik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2026). Menurutnya, dari keseluruhan hewan kurban yang disembelih dan diolah tersebut, pihaknya berhasil mendistribusikan paket daging kurban secara bertahap kepada total 23.043 penerima manfaat yang dibagikan untuk pesantren, masjid, panti asuhan, hingga komunitas desa terpencil. Lebih lanjut, pelaksanaan program ini, kata Sodik, dilakukan dengan melibatkan para peternak lokal di daerah serta berkolaborasi dengan para relawan, tokoh masyarakat, dan lembaga sosial. "Kehadiran program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap akses pangan bergizi, khususnya bagi keluarga prasejahtera yang tidak selalu dapat menikmati daging kurban setiap tahunnya. Bagi banyak penerima manfaat, bantuan ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri karena mereka dapat merasakan nikmatnya hidangan kurban bersama keluarga di momentum Iduladha," katanya. Sementara itu, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin menyebut, jika penyaluran daging kurban berkah ini sepenuhnya merupakan kontribusi konsumen Alfamart yang telah menyalurkan donasi atau sedekahnya melalui kasir Alfamart pada periode Maret dan April 2026. "Terima kasih kepada seluruh konsumen Alfamart yang turut berpartisipasi menyalurkan donasi atau sedekahnya, sehingga donasi yang terkumpul dapat bermanfaat untuk program kurban berkah yang disalurkan melalui BAZNAS,” ujarnya. Solihin juga mengapresiasi BAZNAS RI yang telah menyalurkan dan mendistribusikan langsung paket daging kurban kepada penerima manfaat hingga menjangkau pedesaan terpencil, sehingga penyaluran dapat merata. "Seluruh donasi atau sedekah konsumen Alfamart yang terkumpul, sepenuhnya dikelola dan disalurkan melalui BAZNAS RI, termasuk dalam program kurban berkah ini. Apresiasi kepada BAZNAS dan seluruh relawan yang telah menyalurkan misi kebaikan ini kepada penerima manfaat yang membutuhkan,” tandasnya.
BERITA02/06/2026 | Humas
BAZNAS Kuningan Jadi Tuan Rumah Peluncuran Program ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa
BAZNAS Kuningan Jadi Tuan Rumah Peluncuran Program ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (27/5/2026). Penyembelihan hewan kurban dilakukan di 103 titik balai ternak BAZNAS yang tersebar di 15 provinsi. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan program Kurban Berkah Berdayakan Desa merupakan komitmen BAZNAS RI untuk menjadikan ibadah kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus penguatan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui program ini, BAZNAS RI mengoptimalkan hilirisasi hasil peternakan dengan menyiapkan 3.359 ekor ternak bakalan jantan komoditas lokal yang dikelola langsung oleh 2.089 peternak binaan di berbagai daerah. “Intinya, semua program BAZNAS bertujuan memberdayakan masyarakat. Kita ini umat Islam mayoritas di Indonesia, tetapi kontribusi ekonomi kita masih perlu diperkuat,” jelas Sodik di acara penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Rabu (27/5/2026). Selain aspek ekonomi, ia mengatakan program Kurban Berkah Berdayakan Desa juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan serta membantu pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi keluarga prasejahtera, ibu hamil, dan anak-anak. Sodik juga menegaskan program tersebut diarahkan sebagai kontribusi aktif BAZNAS RI dalam penguatan ekosistem peternakan umat yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. “Kami berharap program pemberdayaan berbasis peternakan ini dapat melahirkan mustahik yang mandiri serta mampu meningkatkan taraf kesejahteraannya. Kami juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Kuningan beserta jajaran, DPRD, Kemenag, PT Sumber Alfaria Trijaya selaku mitra, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penguatan program pemberdayaan BAZNAS RI,” tuturnya. Sementara itu, Bupati Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS. Ia menilai, Program Kurban Berdayakan Desa yang diinisiasi BAZNAS sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Kuningan yang selama ini masih menghadapi tantangan kemiskinan dan pengangguran di atas rata-rata Jawa Barat. “Program ini bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas ekonomi. Tentu dengan meningkatkan kapasitas ekonomi Insyaallah ini kesejahteraan akan semakin meningkat,” ujar Dian. "Saya kira program ini (Kurban Berkah Berdayakan Desa) menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana ibadah kurban bisa berdampak sosial dan berdampak ekonomi. Ini saya optimistis melalui pengolahan kurban yang profesional yang selama ditunjukkan oleh BAZNAS, Insyaallah ya, Kuningan semakin sejahtera," lanjutnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M., mengatakan, program ini merupakan langkah nyata untuk menghadirkan manfaat kurban yang lebih luas, tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, hadirnya program Kurban Berkah Berdayakan Desa sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Daerah, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya. “Kita ingin menunjukkan bahwa kurban hari ini bukan hanya tentang distribusi daging, tetapi juga tentang membangun kemandirian ekonomi umat, menciptakan lapangan usaha, dan memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan kesejahteraan,” katanya. Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kab. Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E.; Kepala Kementerian Agama Kab. Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si.; Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, M.M.; serta Area Koordinator Plumbon Alfamart, Agustia Solihin.
BERITA27/05/2026 | HUMAS
Bupati Kuningan Apresiasi Aksi BAZNAS Salurkan 1.000 Paket Makanan dan Sembako di Cigugur
Bupati Kuningan Apresiasi Aksi BAZNAS Salurkan 1.000 Paket Makanan dan Sembako di Cigugur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar aksi sosial kemanusiaan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Mualaf dan Dhuafa” di Kelurahan Cigugur, Rabu (13/5). Dalam Kegiatan BAZNAS RI menyalurkan 1.000 porsi makanan melalui program “Sajian Berkah BAZNAS”, pendistribusian 100 paket sembako untuk mualaf, serta layanan pengobatan gratis hasil kolaborasi dengan Rumah Sakit Juanda Kuningan. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, pimpinan BAZNAS Kuningan, jajaran pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta ratusan mustahik dan mualaf dari wilayah Cigugur dan sekitarnya. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM, menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bukan sekadar ibadah ritual, melainkan instrumen nyata pemberdayaan umat. "Hari ini kami menyajikan 1.000 porsi 'Sajian Berkah BAZNAS' agar masyarakat dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan bersama. Selain itu, 100 mualaf mendapatkan perhatian khusus melalui penguatan akidah dan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian," ungkap Pak Yayan. Ia juga menjamin bahwa seluruh pengelolaan dana ZIS dilakukan secara amanah, transparan, dan profesional. Dukungan senada disampaikan oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar M.Si. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi BAZNAS dalam membantu masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan. "Saya berharap di tengah hiruk-pikuk media sosial, rasa empati, keinginan berbagi, dan sifat gotong royong tetap terjaga di Kabupaten Kuningan, khusunya melalui program-program BAZNAS” ujarnya. Bupati juga menilai keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Saya membayangkan betapa besarnya dampak jika masyarakat Kuningan kompak menitipkan ZIS melalui BAZNAS. Kemiskinan di Kuningan tentu dapat teratasi melalui sinergi berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambah Dian. Kedepan Ia berharap kesadaran berzakat terus meningkat, dibarengi dengan tata kelola lembaga yang akuntabel, agar semakin banyak orang mendapatkan manfaat. Acara ditutup dengan tausiah (penguatan akidah) oleh Drs KH Abdul Aziz Amarullah kepada para mualaf dilanjutkan Bupati bersama tamu undangan meninjau langsung unit Kendaraan Dapur Umum BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Dalam momen penuh kebersamaan tersebut, Bupati turut mencicipi masakan dari dapur umum dan makan bersama masyarakat yang hadir. Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap kolaborasi program sosial ini terus diperkuat untuk membangun kesejahteraan masyarakat yang lebih merata dan berkeadilan.
BERITA13/05/2026 | Humas
BAZNAS Kuningan Laksanakan Evaluasi Zakat Fitrah 2026, Targetkan Digitalisasi di Seluruh Kecamatan
BAZNAS Kuningan Laksanakan Evaluasi Zakat Fitrah 2026, Targetkan Digitalisasi di Seluruh Kecamatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Zakat Fitrah Tahun 2026 di Aula Bank BJB Kuningan pada Senin (20/04/2026). Pertemuan strategis yang dihadiri oleh perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari 32 kecamatan ini menjadi ajang penguatan transparansi sekaligus pelaporan capaian zakat fitrah yang kini hampir sepenuhnya bertransformasi ke sistem digital. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM., dalam sambutannya mengungkapkan tren positif pertumbuhan pengumpulan zakat fitrah di masa kepengurusannya. "Sejak tahun 2021 yang mencatatkan angka Rp15.791.723.903, penghimpunan terus merangkak naik hingga menyentuh Rp22.325.924.603 pada tahun 2025. Untuk periode tahun 2026 sendiri, laporan sementara menunjukkan angka yang cukup stabil di angka Rp21.788.915.555” Ungkapnya Ia juga menambahkan bahwa pelaporan menjadi hal yang krusial karena BAZNAS adalah lembaga pemerintah yang menjadikan akuntabilitas sebagai standar pelaporan. "Berkat digitalisasi, pengumpulan zakat fitrah kini dapat dipantau secara real-time. Saat ini, hampir semua kecamatan telah beralih ke sistem aplikasi, dengan menyisakan enam desa saja yang masih dalam tahap pendampingan, yakni Desa Ciniru, Karangkancana, Ciawi, Cidahu, Sindangagung, dan Darma. Pencapaian ini menunjukkan bahwa tata kelola zakat di Kuningan semakin transparan, cepat, dan akuntabel.” Ia berharap dengan transparansi pelaporan akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga BAZNAS, termasuk UPZ di tingkat kecamatan dan desa. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja di lapangan, BAZNAS Kuningan memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah UPZ yang dinilai memiliki kinerja terbaik pada pengumpulan zakat periode sebelumnya atau tahun 2025. Di antaranya adalah UPZ Kecamatan Selajambe, UPZ Kecamatan Cigugur, dan UPZ Kecamatan Cibingbin, yang masing-masing mendapatkan apresiasi berupa laptop sebagai penunjang kinerja di lingkup Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dalam agenda tersebut, para Ketua UPZ mendapatkan arahan dan penguatan dari para pimpinan BAZNAS Kuningan, di antaranya Dr. KH. Aang Asy'ari, LC., M.Si., H. Yusron Kholid, M.Si., Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd., dan Drs. KH. Abdul Aziz Amarullah. Diharapkan dengan adanya agenda rapat koordinasi ini, BAZNAS Kabupaten dan UPZ kecamatan semakin solid demi kemaslahatan umat di Kabupaten Kuningan.
BERITA20/04/2026 | Humas
Keteladanan Tokoh Agniya, H Dudung Owner AS Putra Grup Salurkan Zakat Maal Rp50 Juta Melalui BAZNAS Kuningan
Keteladanan Tokoh Agniya, H Dudung Owner AS Putra Grup Salurkan Zakat Maal Rp50 Juta Melalui BAZNAS Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menerima penyaluran zakat maal sebesar 50jt dari salah satu tokoh agniya terkemuka di Kabupaten Kuningan, H. Dudung Dulajid selaku Owner AS Putra Grup, penyerahan zakat tersebut dilaksanakan langsung di Kantor AS Putra Grup pada Kamis (12/03). Kedatangan jajaran pimpinan BAZNAS Kuningan disambut hangat oleh H. Dudung. Zakat maal tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM., didampingi Wakil Ketua, Drs. KH. Abdul Aziz Amarullah. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi H. Dudung yang secara konsisten menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi. Menurutnya, H. Dudung adalah simbol pengusaha yang memiliki kepedulian sosial tinggi. "Kami sangat mengapresiasi konsistensi Pak H. Dudung, Owner AS Putra Grup, yang setiap tahun rutin menitipkan zakatnya melalui BAZNAS Kuningan. Beliau adalah sosok agniya yang harus diteladani oleh kita semua," ujar pak H Yayan Ia menegaskan bahwa kepercayaan ini akan dijaga dengan penyaluran yang tepat sasaran. "Dana ini akan kami distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai peruntukan asnaf, guna membantu masyarakat yang membutuhkan, kita doakan semoga pak H Dudung diberikan kesehatan, keberkahan dan diberikan kelancaran dalam segala aktivitas bisnisnya," tambahnya. Dalam momentum tersebut, H. Dudung menyatakan rasa syukurnya dapat kembali berkontribusi bagi kemaslahatan umat melalui BAZNAS. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan lembaga zakat resmi. "Alhamdulillah, hari ini saya dapat kembali menunaikan zakat melalui BAZNAS Kuningan. Saya berharap uang yang dititipkan ini dapat didistribusikan sesuai peruntukannya, khususnya untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tutur H. Dudung Lebih jauh, sebagai tokoh pengusaha, beliau juga menitipkan pesan bagi rekan-rekan sejawatnya di Kabupaten Kuningan. "Alhamdulilah tahun ini zakatnya kami tingkatkan, dan semoga dapat diikuti oleh agniya lainnya" Pungkasnya Sosok H. Dudung dikenal bukan sekadar pengusaha sukses dan tokoh berpengaruh di Kabupaten Kuningan, melainkan juga sebagai agniya teladan yang istiqomah menunaikan zakatnya setiap tahun melalui BAZNAS. Menanggapi kepercayaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kuningan berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi dan profesionalisme. Hal ini dilakukan demi memastikan setiap rupiah yang dititipkan oleh para tokoh seperti H. Dudung dapat dikelola dengan amanah dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kuningan.
BERITA12/03/2026 | Humas
Penjelasan Respons Positif BAZNAS RI Terhadap Tanggapan Publik Mengenai Laporan Keuangan Tahun 2024
Penjelasan Respons Positif BAZNAS RI Terhadap Tanggapan Publik Mengenai Laporan Keuangan Tahun 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dengan ini menyampaikan tanggapan resmi terhadap informasi di media sosial, terkait Laporan Keuangan BAZNAS Tahun 2024. BAZNAS RI menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah peduli dengan pengelolaan zakat yang dilaksanakan oleh BAZNAS RI. BAZNAS ingin menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan zakat dilaksanakan dengan komitmen tinggi terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI (3A). Tata kelola zakat di BAZNAS menerapkan sistem pengawasan berlapis yang melibatkan berbagai pihak. Laporan keuangan BAZNAS setiap tahun diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen, sehingga menjamin validitas dan kredibilitas angka-angka yang dilaporkan. Selain itu, BAZNAS juga menjalani audit syariah oleh tim auditor syariah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam setiap aktivitas pengelolaan zakat. Pengawasan fungsional secara berkala juga dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI, sementara secara internal BAZNAS RI memiliki Direktorat Audit, Kepatuhan dan Manajemen Risiko dan Direktorat Pengendalian dan Evaluasi yang melakukan pengawasan melekat terhadap seluruh proses bisnis lembaga. Tidak hanya itu, sebagai wujud keterbukaan informasi publik, seluruh laporan keuangan BAZNAS RI dapat diakses dan dikaji oleh masyarakat luas melalui laman resmi www.baznas.go.id, sehingga publik dapat melakukan pengawasan sosial secara mandiri. Dalam menyalurkan zakat, seluruh dana zakat yang ditunaikan oleh muzaki ke BAZNAS disalurkan kepada delapan asnaf sesuai syariat islam secara proporsional. Kedelapan asnaf tersebut ialah fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah dan ibnu sabil. Khusus untuk asnaf amil, Kementerian Agama melalui KMA no. 606 tahun 2020 menetapkan paling banyak 12,5 persen (1/8 bagian). Untuk asnaf lainnya, proporsi penyalurannya berdasarkan skala prioritas berbasis program guna meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan sesuai dengan tujuan dari pengelolaan zakat menurut Undang-undang no. 23 tahun 2011. Dalam postur penyaluran zakat sepanjang tahun 2024, BAZNAS RI menyalurkan dana zakat dengan porsi terbesar kepada asnaf miskin, yakni mencapai 38,4 persen dari total seluruh dana zakat yang disalurkan. Asnaf miskin sendiri merupakan salah satu dari delapan golongan penerima zakat yang secara syariah didefinisikan sebagai orang yang memiliki harta atau penghasilan, namun tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup sehari-hari bagi diri dan keluarganya, baik kebutuhan pangan, sandang, maupun papan. Penyaluran kepada asnaf miskin ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk menjangkau asnaf miskin di wilayah perkotaan, BAZNAS RI menjalankan berbagai program ekonomi produktif seperti Z-Mart, Z-Chicken, Z-Coffee, Z-Auto, dan sejenisnya, yang memberdayakan mustahik menjadi pelaku usaha mikro binaan dengan pendampingan intensif. Sementara untuk menjangkau asnaf miskin di wilayah pedesaan, BAZNAS RI melaksanakan program Balai Ternak, Lumbung Pangan, Zakat Community Development (ZCD), serta pembiayaan mikro syariah yang menyasar petani, peternak, dan nelayan di berbagai pelosok daerah. Program-program ini dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang dalam mengentaskan mustahik dari garis kemiskinan. Alokasi terbesar dari Asnaf Fi Sabilillah disalurkan dalam bentuk bantuan pendidikan berupa program beasiswa Cendekia BAZNAS dalam dan luar negeri, beasiswa santri, Madrasah Layak Belajar, berbagai bantuan pendidikan yang berasal dari permohonan publik ke BAZNAS. Selain itu bantuan Fi sabililah juga disalurkan untuk dukungan bagi para dai yang bertugas di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta di daerah-daerah minoritas muslim yang membutuhkan penguatan dakwah. Sementara itu terkait porsi amil yang juga menjadi sorotan, BAZNAS RI perlu menjelaskan bahwa keberadaan amil sebagai pengelola zakat secara eksplisit disebut dalam QS. al-Taubah ayat 60 sebagai salah satu dari delapan asnaf yang berhak menerima zakat. Persentase amil maksimal 12,5 persen (1/8) dari dana zakat diatur secara jelas dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 606 Tahun 2020 tentang Pedoman Audit Syariah atas Laporan Pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah. Dari postur Laporan Keuangan BAZNAS RI 2024, telah sesuai aturan, di mana realisasi dana amil dari zakat sebesar 12,32 persen. Angka tersebut kurang dari 1/8 atau 12,5 persen dana amil sesuai ketentuan di atas. Dana ini digunakan secara proporsional dan transparan untuk belanja pegawai, belanja administrasi umum, kebutuhan operasional Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di seluruh kementerian, lembaga, BUMN, dan instansi vertikal di seluruh Indonesia dan dana Amil juga digunakan untuk pengembangan teknologi informasi. BAZNAS RI mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa merujuk pada sumber resmi milik BAZNAS yaitu laman baznas.go.id dan media sosial BAZNAS RI. Kepercayaan publik adalah amanah terbesar yang terus dijaga dengan konsistensi dan berintegritas dalam pengelolaan zakat. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penyaluran zakat demi mewujudkan kesejahteraan umat dan percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia.
BERITA04/03/2026 | BAZNAS RI
BAZNAS Kuningan Pertahankan Opini WTP 8 Tahun Berturut-turut
BAZNAS Kuningan Pertahankan Opini WTP 8 Tahun Berturut-turut
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menerima hasil audit laporan keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Raihan ini menandai konsistensi BAZNAS Kuningan dalam mempertahankan predikat tersebut selama delapan tahun berturut-turut. Penyerahan hasil audit laporan keuangan secara simbolik dilakukan oleh Supervisor Audit Kantor akuntan publik Moch. Zainuddin, Sukmadi & Rekan yaitu Koswara, SE., Ak., CA, ACPA kepada Ketua Baznas Kuningan Drs HR Yayan Sofyan MM Kamis (12/02/2026) di Kantor BAZNAS Kuningan. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H. R. Yayan Sofyan, MM, menyampaikan bahwa hasil audit ini merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada publik dan para muzaki. "Alhamdulillah, BAZNAS telah selesai diaudit oleh KAP dengan hasil WTP yang ke-8 kalinya. Bagi kami, ini adalah bukti bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan secara transparan dan terukur sesuai standar akuntansi yang berlaku" ujar Pak Yayan. Pencapaian ini juga menjadi catatan penting menjelang berakhirnya masa jabatan pengurus komisioner periode 2021-2026. Beliau menekankan pentingnya kerja sama tim dalam menjaga kualitas kerja hingga akhir masa bakti. "Tahun 2026 ini merupakan masa-masa akhir jabatan kami, kami bersyukur dapat menuntaskan amanah jabatan ini dengan audit keuangan yang baik dan profesional, ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan dan amil yang telah bekerja sungguh-sungguh dalam menjalankan program selama ini. Opini WTP ini menjadi standar minimal yang harus kita jaga bersama sebagai bentuk amanah kepada umat," tuturnya. Ia berharap agar tata kelola yang sudah berjalan dapat terus diperbaiki agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat Kuningan. "Ke depan, kami berharap pengelolaan zakat bisa lebih baik lagi. Transparansi melalui audit ini diharapkan dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat untuk menitipkan zakatnya melalui BAZNAS," pungkasnya. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, BAZNAS Kuningan secara rutin menjalani dua jenis pengawasan ketat untuk menjaga kepercayaan publik. Selain melalui audit keuangan oleh auditor eksternal (KAP) untuk memastikan akuntabilitas secara profesional, lembaga ini juga wajib melalui audit syariah guna memastikan seluruh pengelolaan zakat sesuai dengan ketentuan hukum Islam.
BERITA12/02/2026 | Humas
Kuningan Tetapkan Zakat Fitrah Beras 2,5Kg Atau Uang 35rb Tahun ini
Kuningan Tetapkan Zakat Fitrah Beras 2,5Kg Atau Uang 35rb Tahun ini
Pemerintah Kabupaten Kuningan menetapkan besaran zakat fitrah untuk tahun 1447 H / 2026 M sebesar 2,5 kilogram beras atau Rp35.000 per jiwa. Ketetapan ini resmi diputuskan dalam rapat koordinasi Dewan Syariah yang digelar di Aula ASDA Kabupaten Kuningan, Selasa (3/2/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., dengan didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I), H. Toni Kusumanto, A.P., M.Si., serta Kabag Kesra, Emup Muplihudin, S.Pd, Hadir pula jajaran Dewan Syariah yang terdiri dari perwakilan MUI, NU, Muhammadiyah, Persis, PUI, serta jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan Penetapan angka konversi Rp35.000 tersebut merujuk pada pemantauan harga pasar dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Kuningan, di mana Harga Eceran Tertinggi (HET) beras saat ini rata-rata berada pada angka Rp14.000 per kilogram. Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi harga pasar saat ini serta mendengarkan masukan syariah dari para ulama. "Alhamdulillah, hari ini kami telah menyepakati besaran zakat fitrah untuk tahun 2026. Berdasarkan hasil diskusi dan pemantauan harga di lapangan, harga beras di Kuningan saat ini rata-rata Rp14.000 per kilogram. Maka jika diuangkan, zakat fitrah ditetapkan sebesar Rp35.000 per jiwa,” ujar Uu Kusmana. Lebih lanjut, Sekda mengajak seluruh masyarakat muslim di Kuningan untuk segera menunaikan kewajibannya. "Kami mengimbau kaum muslimin di Kabupaten Kuningan agar dapat segera menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan yang ada, sebagai bentuk ketaatan dalam menjalankan kewajiban agama,” tambahnya. Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM, menegaskan bahwa ketetapan ini merupakan hasil kolektif yang sah dari para ulama dan organisasi kemasyarakatan Islam. "Ketetapan ini lahir dari musyawarah bersama Dewan Syariah. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kuningan, baik di lingkungan dinas, instansi, lembaga, maupun masyarakat umum, untuk menyalurkan zakat fitrahnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi,” kata Yayan Sofyan. Ia juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan UPZ yang ada di tiap kantor dinas maupun masjid-masjid terdekat agar pendistribusian zakat lebih terorganisir dan tepat sasaran. Dengan adanya penetapan lebih awal ini, diharapkan masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan kewajibannya, sehingga proses pengumpulan dan pendistribusian oleh BAZNAS dapat berjalan optimal. Adapun pihak-pihak yang hadir dalam rapat penetapan tersebut antara lain: 1. Sekretaris Daerah Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si. 2. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I), H. Toni Kusumanto, A.P., M.Si. 3. Kabag Kesra Setda Kuningan, Emup Muplihudin,S.Pd 4. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM. 5. Para Wakil Ketua BAZNAS Kuningan: H. Yusron Kholid, M.Si., Dr. KH. Aang Syarli, Lc., M.Si., dan Dr. Uci Sanusi, M.Pd. 6. Perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan : AANG SUBHANUDDIN S.HI, M.H 7. Ketua MUI Kabupaten Kuningan : Drs. KH. Dodo Syarif Hidayatullah, M.A Pimpinan Ormas Islam: 1. Ketua PD Muhammadiyah : Ustadz Dadan Rohmatun Ramdan, Lc 2. Ketua Persis : Ustadz Iwan Setiawan 3. Ketua PUI : Dani Abdul Gani, M.Pd 4. PC NU : K. Agus Romli
BERITA03/02/2026 | Humas
Resmi dibuka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Kuningan Ini Persyaratannya
Resmi dibuka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Kuningan Ini Persyaratannya
Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Tim Seleksi (Panitia Seleksi) Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan secara resmi mengumumkan pembukaan Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan Periode 2026–2031. Pengumuman tersebut dikeluarkan oleh Ketua Tim Seleksi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, H. Toni Kusumanto, AP., M.Si., dan disampaikan kepada publik melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, S.Pd., selaku Ketua Sekretariat Tim Seleksi, dalam agenda penyampaian informasi kepada media. Dalam keterangannya, Emup Muplihudin menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan amanat regulasi dan bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dalam memperkuat tata kelola zakat agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel. “Atas arahan dan keputusan Ketua Tim Seleksi, Bapak H. Toni Kusumanto, seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan ini dibuka secara terbuka dan kompetitif, guna menjaring figur-figur terbaik dari unsur masyarakat yang memiliki integritas, kapabilitas, serta komitmen kuat dalam pengelolaan zakat,” ujar Emup Muplihudin. Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan seleksi ini berpedoman pada Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dengan berlandaskan regulasi tersebut, seluruh tahapan seleksi dirancang untuk menjamin objektivitas, akuntabilitas, serta kepercayaan publik terhadap hasil seleksi. Pendaftaran Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan dibuka mulai 15 hingga 30 Januari 2026. Peserta seleksi berasal dari unsur masyarakat yang meliputi ulama, tokoh masyarakat Islam, dan tenaga profesional, yang memenuhi persyaratan sebagaimana ditetapkan oleh Tim Seleksi. Surat pengumuman resmi Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan Periode 2026–2031 dapat diunduh melalui tautan berikut: https://bit.ly/Pengumuman-CBK26 Adapun tahapan seleksi meliputi: Seleksi administrasi; Tes pengetahuan dasar; Penulisan makalah; dan Wawancara. Seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tidak dipungut biaya. Dokumen pendaftaran disampaikan langsung kepada Sekretariat Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan yang berkedudukan di Kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Komplek Kuningan Islamic Center, sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan. Emup Muplihudin menegaskan bahwa Tim Seleksi berharap proses ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang tidak hanya memahami aspek fikih dan regulasi zakat, tetapi juga memiliki kompetensi kepemimpinan dan manajerial, serta mampu menjawab berbagai tantangan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam seleksi ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat,” tambahnya. | Tim Seleksi menegaskan bahwa seluruh keputusan hasil seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat, serta setiap perkembangan informasi seleksi akan diumumkan melalui laman resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan.
BERITA15/01/2026 | Humas
Terima Kasih Warga Kuningan! Donasi Rp800 Juta untuk Bencana Sumatera Resmi Disalurkan Melalui BAZNAS RI
Terima Kasih Warga Kuningan! Donasi Rp800 Juta untuk Bencana Sumatera Resmi Disalurkan Melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kuningan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menyalurkan donasi bencana banjir yang melanda Sumatra sebesar Rp800.246.029 melalui BAZNAS RI. Donasi ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kabupaten Kuningan yang ingin bergotong royong membantu mereka yang sedang kesulitan. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Kuningan Hj Tuti Andriani, S.H. M.Kn, saat memberikan sambutan penyerahan donasi di kantor BAZNAS RI. "Angka ini bukan sekadar nominal, tetapi merupakan wujud konkrit cinta kasih, kepedulian dan keikhlasan dari kami masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujar Tuti di kantor BAZNAS RI, Selasa (30/12/2025). Tuti juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan solidaritas dalam menghadapi bencana alam seperti bencana banjir hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra. "Bencana ini mengingatkan kita akan pentingnya solidaritas, kepedulian dan rasa kebersamaan sebagai satu umat, satu bangsa Indonesia,” kata Tuti. Menurutnya, menjalin perasaan bersaudara antar manusia (ukhuwah insaniyah) di masa sekarang menjadi kunci penting dalam menegakkan persaudaraan serta persatuan bangsa (ukhuwah wathaniyah) "Penyaluran bantuan untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh sebagai manifestasi nyata dari rasa ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathaniah,” ujarnya. Tuti juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan, baik perorangan, lembaga, dunia usaha, dan aparatur sipil negara yang telah berkontribusi dengan tulus untuk bersama-sama berdonasi membantu korban bencana alam. Adapun penyaluran donasi dengan sadar Tuti memilih BAZNAS RI sebagai lembaga resmi pemerintah yang amanah dan terpercaya. "Penyaluran dilakukan melalui BAZNAS RI sebagai lembaga yang amanah, profesional dan memiliki jaringan hingga ke daerah bencana. Untuk itu kami memastikan bantuan insyaallah akan tepat sasaran terukur dan sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan" ungkapnya. Terakhir ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban, membantu proses pemulihan, dan memberikan harapan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana serta memberikan semangat agar mereka tetap tabah dan kuat menghadapi ujian ini. "Kami memohon kepada Allah agar korban bencana diberikan kesabaran dan BAZNAS RI diberikan kelancaran dalam menyalurkan amanah ini,” ujarnya. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, masa tanggap darurat di wilayah bencana di Aceh dan Sumatra sudah berakhir. Saat ini pemulihan layanan pendidikan, pembangunan hunian sementara, mushola sementara, dan pemberian lapangan kerja baru menjadi salah satu prioritas yang harus segera ditangani bersama-sama. "Pembangunan huntara dan mushola sementara harus segera dibangun karena sebentar lagi bulan Ramadhan supaya mereka juga bisa tarawih,” ujar kiai noor. Kemudian,lapangan pekerjaan dan sektor pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang bahkan dalam situasi darurat sekalipun tidak boleh terputus dan sangat dinantikan masyarakat. Karena itu BAZNAS RI berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menyiapkan pelatihan UMKM hingga membangun sekolah sementara dan menyediakan seragam sekolah, buku-buku dan berbagai peralatan dan kebutuhan di sektor pendidikan. "Bantuan yang didonasikan oleh BAZNAS Kabupaten Kuningan sebesar Rp800 juta ini sangat besar manfaatnya dan dalam waktu dekat ini Insya Allah akan kami salurkan untuk tiga program tersebut,” ucap Kiai Noor. Terakhir, Kiai Noor menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten kuningan dan Wakil Bupati Kabupaten Kuningan yang telah menyerahkan donasi kemanusian melaui BAZNAS RI. "Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang luar biasa kepada BAZNAS RI dan ini adalah contoh teladan buat pimpinan daerah lain atas kepedulian masyarakat Kuningan terhadap bencana di Aceh dan Sumatera,” ucapnya. "Kami dari BAZNAS RI juga mendoakan semoga Ibu Wakil Bupati diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan tugasnya dan Baznas Kuningan bisa menjalankan amanah sebagai amilin di Kuningan dan kami akan menyampaikan amanah ini,” tutup Kiai Noor.
BERITA31/12/2025 | Humas
Wujud Nyata Empati, ASN Pemkab Kuningan Salurkan Donasi Rp300 Juta Melalui BAZNAS untuk Korban Bencana
Wujud Nyata Empati, ASN Pemkab Kuningan Salurkan Donasi Rp300 Juta Melalui BAZNAS untuk Korban Bencana
Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kuningan menyalurkan donasi sebesar Rp300 juta untuk warga yang terdampak bencana di Wilayah Kabupaten Kuningan. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Apel Pagi di Area Pemda Kuningan, Senin (29/12), yang dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Ibu Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, serta seluruh Kepala SKPD se-Kabupaten Kuningan. Bantuan ini merupakan hasil donasi para ASN melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap dinas, badan, dan lembaga. Sebanyak 30 rumah warga yang terdampak bencana, seperti tanah longsor, pohon tumbang, hingga kebakaran, masing-masing mendapatkan bantuan perbaikan sebesar Rp10 juta melalui BAZNAS Kabupaten Kuningan. Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dr. H Dian Racmat Yanuar M.Si menyampaikan rasa bangga atas terkumpulnya dana kemanusiaan yang mencapai miliaran rupiah untuk didistribusikan baik ke tingkat pusat maupun daerah. "Hari ini, saya menerima laporan bahwa total dana kemanusiaan yang terhimpun dari masyarakat dan ASN telah mencapai Rp1,1 Miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp800 juta yang berasal dari donasi masyarakat akan kita salurkan melalui BAZNAS RI untuk membantu saudara-saudara kita korban bencana di Sumatera. Sementara itu, sisanya yang bersumber dari dana UPZ ASN akan dialokasikan langsung untuk warga Kabupaten Kuningan yang terdampak bencana alam, seperti tanah longsor dan musibah pohon tumbang." Bupati menegaskan bahwa bantuan Rp300 juta ini merupakan hak penyaluran dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masing-masing SKPD, sedangkan dana 800 Juta merupakan hasil open donasi dari Masyarakat Kabupaten Kuningan akan disalurkan untuk korban bencana Sumatera Melalui BAZNAS RI. "Ini adalah bukti nyata bahwa ASN Kuningan memiliki empati yang besar terhadap sesama. Terima kasih kepada BAZNAS sebagai mitra kolaborasi yang senantiasa transparan," tambahnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs HR Yayan Sofyan MM menjelaskan bahwa dana yang disalurkan hari ini merupakan hasil dari pengelolaan zakat dan infak para ASN yang dikelola secara amanah melalui BAZNAS. "Alhamdulillah, hari ini kami mendampingi Bapak Bupati menyerahkan donasi kepada 30 warga kita yang membutuhkan. Sumber dana ini murni berasal dari keikhlasan para ASN yang dikelola melalui BAZNAS Kabupaten Kuningan. Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh Bapak Bupati yang telah mendorong semangat berbagi di kalangan ASN, sehingga bantuan ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kuningan." Salah satu momen haru dalam penyerahan bantuan tersebut adalah saat penyerahan secara simbolis kepada perwakilan korban, Ibu Sari, warga Desa Kalimanggis yang rumahnya hangus terbakar. Aparat desa setempat yang mendampingi menyampaikan rasa syukur atas bantuan ini. "Kita semua turut prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Sari. Rumah beliau habis terbakar akibat korsleting listrik, hingga menghanguskan hampir seluruh bangunan dan harta. Terima kasih kepada seluruh ASN Kabupaten Kuningan yang telah memberikan sumbangsihnya melalui BAZNAS. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban Ibu Sari untuk bangkit kembali." Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan para ASN di Kabupaten Kuningan dalam membantu meringankan beban warga melalui sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Kuningan. Aksi kedermawanan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong-royong dalam membantu warga yang tertimpa musibah.
BERITA29/12/2025 | Humas
BAZNAS RI dan Bupati Kuningan Resmikan Balai Ternak di Kuningan
BAZNAS RI dan Bupati Kuningan Resmikan Balai Ternak di Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan Bupati Kuningan secara resmi meluncurkan Balai Ternak Mukti Raharja di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). Program ini menjadi bagian dari penguatan zakat produktif berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui sektor peternakan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Kuningan, dengan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Desa Sayana. Program Balai Ternak dirancang sebagai model pengelolaan zakat produktif yang terintegrasi dan berkelanjutan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., yang diwakili Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo menyampaikan, program ini merupakan model nyata pengelolaan zakat produktif yang berkelanjutan. “Balai Ternak dan Kampung Zakat ini adalah bentuk ikhtiar BAZNAS dalam membangun kemandirian ekonomi mustahik, agar ke depan mereka mampu bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Eka. Ia menambahkan, program Balai Ternak Mukti Raharja diharapkan mampu menjadi pusat ketahanan pangan desa sekaligus sarana edukasi dan pembinaan peternak. “Kami ingin memastikan amanah para muzaki dikelola secara profesional, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Eka Budhi Sulistyo. Selain itu Bupati Kuningan, Dr. H.Dian Rachmat Yanuar M.Si, yang meresmikan program Balai ternak dalam sambutannya, memberikan apresiasi mendalam atas peran BAZNAS dalam mendorong program Pendayagunaan. "Saya sangat mengapresiasi BAZNAS, karena begitu banyak program yang didorong oleh BAZNAS mengingat APBD kita terbatas," ujar Bupati. Ia menekankan bahwa program ini adalah wujud sinergi nyata untuk pengentasan kemiskinan di Kuningan. "Ini bukan hanya ternak, tetapi berbicara tentang kemandirian. BAZNAS RI, Provinsi, Kuningan, dan juga Pemda Kuningan bersinergi untuk mengentaskan kemiskinan di Kuningan. Hari ini kita luncurkan Balai Ternak untuk kesejahteraan masyarakat desa. Dari 360 desa, Desa Sayana menjadi desa terpilih, jangan khianati amanat ini," pesannya. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi antar-lembaga. "Program ini merupakan kolaborasi BAZNAS RI dan BAZNAS JABAR, serta selaras dengan program Gema Sedulur yang visinya Kuningan Melesat (Gerakan Bersama Ngariksa Dhuafa)," ungkap Ketua BAZNAS Kuningan. Ia menambahkan bahwa potensi besar sektor peternakan domba dan kambing di Kuningan sangat mendukung program ini, didorong oleh kondisi geografis dan kearifan lokal. "Oleh karena itu, Balai Ternak ini dirancang bukan hanya sebagai kandang, tetapi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi syariah yang terintegrasi, yang mengusung konsep 'Dari Mustahik Menuju Muzaki'," tegasnya. Balai Ternak Zakat Mukti Raharja berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi dengan dukungan lahan pakan hijauan seluas 1 hektare. Saat ini, balai ternak tersebut memiliki kapasitas awal sebanyak 244 ekor domba, dilengkapi unit pengelolaan pakan mandiri, area pelatihan, serta sistem pengelolaan ternak yang mengedepankan prinsip kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan hewan. Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan, unsur Forkopimda, Ketua LKKS Kuningan, dan Ketua MUI Kuningan dan Ormas Islam Kuningan seperti PD Muhammadiyah, PC NU, PERSIS dan lainnya .
BERITA16/12/2025 | Humas
IKATAN GURU RA KUNINGAN SALURKAN DONASI RP26,5 JUTA UNTUK KORBAN BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
IKATAN GURU RA KUNINGAN SALURKAN DONASI RP26,5 JUTA UNTUK KORBAN BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
Kuningan, 15 Desember 2025 – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Kuningan menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan menyalurkan donasi sebesar Rp26.550.000,00 kepada korban bencana di Sumatera. Penyerahan donasi hasil penggalangan dana dari seluruh keluarga besar RA se-Kabupaten Kuningan ini dilakukan secara resmi melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan pada hari Selasa, 15 Desember 2025. Ketua Pimpinan Daerah (PD) IGRA Kabupaten Kuningan, Ibu Ai Nurani M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas respons cepat dari anggotanya. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga RA se-Kabupaten Kuningan, termasuk anak-anak RA, wali santri, dan guru RA, atas sumbangan rezeki yang telah diberikan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Sumatra," ujar Ibu Ai Nurani. Beliau juga memastikan bahwa amanah donasi telah disalurkan melalui lembaga resmi. "Alhamdulillah, amanah donasi telah dititipkan melalui BAZNAS sebesar Rp26.550.000,00. Semoga apa yang disumbangkan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi saudara kita di Sumatra," tambahnya. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs HR Yayan Sofyan MM, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif kemanusiaan ini. "Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada IGRA Kuningan, termasuk murid, wali santri, dan guru, atas kepedulian yang besar terhadap korban bencana di Aceh dan Sumatra," kata Drs HR Yayan Sofyan MM. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian yang perlu dicontoh. "Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kita, Insya Allah, donasi yang terkumpul akan kami salurkan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kuningan ke daerah-daerah yang terkena dampak, semoga Allah melipatgandakan pahala para doantur semua" tutupnya. Penyerahan donasi ini menjadi bukti nyata komitmen IGRA Kuningan dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian dan solidaritas sosial sejak usia dini kepada anak-anak RA, serta menunjukkan sinergi kuat antara organisasi pendidikan dengan lembaga zakat daerah dalam misi kemanusiaan.
BERITA15/12/2025 | ah
BAZNAS Kuningan Salurkan ZIS Rp 2,2 Miliar, Bupati Sebut BAZNAS "Tangan Kiri" Pemda
BAZNAS Kuningan Salurkan ZIS Rp 2,2 Miliar, Bupati Sebut BAZNAS "Tangan Kiri" Pemda
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menyalurkan Rp 2,2 miliar yang disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas/Badan/Lembaga/Kantor/Sekolah. Acara penyerahan ini bertempat di Pendopo Kabupaten Kuningan. (selasa 11/12/2025) Acara ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuningan dalam optimalisasi pengelolaan dana ZIS untuk kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kuningan Drs. HR. Yayan Sofyan, M.M. dalam sambutannya menjelaskan bahwa BAZNAS Kuningan telah membantu 5.267 mustahik. “Alhamdulillah, sampai Desember ini BAZNAS Kuningan telah menyalurkan bantuan senilai Rp 5,7 Miliar untuk 5.267 Mustahik, dan Total yang disalurkan melalui UPZ yaitu Rp 2,2 Miliar untuk disalurkan kepada orang yang membutuhkan di lingkup UPZ,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Kuningan mengapresiasi Bupati atas komitmen zakat di Kabupaten Kuningan. “ Kami mohon dukungan yang berkelanjutan, baik berupa penguatan regulasi atau infrastruktur pendukung. Insya Allah BAZNAS hadir bersama pemerintah dalam rangka pengetasan kemiskinan,” pungkasnya. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kuningan atas komitmen dan inovasi yang telah dilakukan dalam pengelolaan zakat. Beliau menekankan peran fundamental zakat dalam pembangunan sosial. “Zakat memiliki peran yang strategis dan fundamental sebagai sebuah instrumen sosial yang mampu mempersempit kesenjangan antara si kaya dan si miskin, serta menumbuhkembangkan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tegas Bupati Dian. Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti pentingnya tata kelola zakat yang baik. Beliau menyatakan, zakat jika dikelola secara transparan, terbuka, dan terarah akan menumbuhkan trust atau kepercayaan publik. "Hari ini, atas nama Pemda, kami memberikan apresiasi. Istilah saya, BAZNAS adalah 'Tangan Kiri' Pemda. Ke depan, kita akan merancang anggaran agar sejalan dengan visi Kabupaten Kuningan,” tutupnya, memberikan isyarat dukungan penuh dari Pemda. Selama kegiatan tersebut, para perwakilan UPZ juga diberikan penguatan oleh Komisioner BAZNAS Kuningan bidang pendistribusian, yaitu H. Yusron Kholid, M.Si. Sebagai penutup kegiatan, BAZNAS Kuningan menerima donasi dari masyarakat Kuningan yang mengikuti nonton bareng (nobar) di pendopo. Selain itu, para UPZ dinas mendonasikan sebagian hak penyaluran dinas mereka untuk didonasikan ke korban bencana baik di Sumatera maupun di Kabupaten Kuningan.
BERITA11/12/2025 | HUMAS
Baznas Kuningan Gelontorkan 144 Juta Untuk Beasiswa Perguruan Tinggi dan Santri, Tekankan Visi Mencetak Mustahik Jadi Muzaki
Baznas Kuningan Gelontorkan 144 Juta Untuk Beasiswa Perguruan Tinggi dan Santri, Tekankan Visi Mencetak Mustahik Jadi Muzaki
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui program Beasiswa Cendekia BAZNAS Kabupaten Kuningan, dengan menyalurkan Rp 144 Juta kepada mahasiswa dan santri kabupaten Kuningan. Penyaluran bantuan yang dilaksanakan di Aula Bank BJB Kabupaten Kuningan pada Kamis (06/11/2025). Sebanyak 72 penerima manfaat, terdiri dari 16 orang santri dan 56 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kuningan mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kuningan. Dari total mahasiswa penerima, 6 orang mendapatkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk semester 5 hingga 8, sementara 50 orang lainnya menerima bantuan stimulan tambahan biaya pendidikan. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa bantuan ini merupakan implementasi nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dihimpun dari para aghniya (orang kaya). “Ini adalah wujud kepedulian BAZNAS. Dana yang terhimpun dari para pemberi zakat kita alokasikan untuk bidang pendidikan tinggi dan pondok pesantren. Tujuannya adalah meringankan beban pendidikan, jangan sampai ada kuliah yang terhenti karena biaya,” ujar H. Yayan Sofyan. Beliau juga menyampaikan harapan agar jangkauan penerima manfaat dapat diperluas di masa mendatang. "Kami berharap semakin banyak mahasiswa dan santri yang menerima manfaat. Mohon doanya, agar BAZNAS semakin dipercaya dalam menghimpun dana ZIS, sehingga semakin banyak harta yang dititipkan, dan semakin banyak pula orang yang bisa kami bantu," tambahnya. Selain itu, Komisioner BAZNAS Bidang Pendistribusian, H. Yusron Kholid, M.Si., menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan upaya BAZNAS untuk bersinergi dan melapis program pemerintah, khususnya dalam mendukung program Kuningan Cerdas. "BAZNAS hadir untuk melengkapi program pemerintah, salah satunya program Kuningan Cerdas. Kami menitipkan pesan kepada para mahasiswa penerima manfaat: mohon bantu BAZNAS. Kenalkan BAZNAS sebagai lembaga pemerintah yang terpercaya kepada tetangga atau saudara “ kata H. Yusron. Sementara itu, Komisioner Bidang Pengumpulan, Dr. KH. Aang Asy’ari, LC., M.Si., menguatkan pentingnya beasiswa ini sebagai bentuk kepedulian dari para muzaki kepada mahasiswa dan santri di Kuningan. “Kami mendukung penuh program ini. Harapan kami, teman-teman penerima manfaat tidak hanya lulus, tetapi sukses. Dari yang tadinya mustahik (penerima manfaat) kelak bisa menjadi muzaki atau munfiq (orang yang berzakat dan berinfak)," tegas Dr. Aang Asy’ari. Selain itu ia menyampaikan pentingnya BAZNAS dan kampus juga untuk berkolaborasi dalam kebaikan "Kerja sama bahu-membahu, kepada mahasiswa dan para rektor perwakilan kampus, jika pengumpulan BAZNAS maju dan besar, tentu kebermanfaatannya akan semakin banyak orang yang menerima," tambahnya, menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam ekosistem zakat. Kegiatan ini turut dihadiri dan diapresiasi oleh Komisioner BAZNAS Kuningan lainnya, Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd., serta perwakilan dari institusi pendidikan terkemuka di Kuningan, termasuk Rektor UNISA Kuningan dan perwakilan dari UNIKU, UBHI, dan Universitas Muhammadiyah Kuningan. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas dari ekosistem pendidikan tinggi terhadap program beasiswa yang didanai dari dana zakat ini. Program Beasiswa Cendekia BAZNAS Kabupaten Kuningan menjadi langkah strategis dalam mendorong kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kuningan.
BERITA06/11/2025 | ah
Siswa SDN 1 Kadugede Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Donasi untuk Palestina Melalui BAZNAS Kuningan
Siswa SDN 1 Kadugede Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Donasi untuk Palestina Melalui BAZNAS Kuningan
Semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan ditunjukkan oleh para siswa di Kabupaten Kuningan. Siswa-siswi SDN 1 Kadugede secara kolektif menyalurkan donasi yang mereka kumpulkan untuk membantu saudara-saudara di Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan. Aksi mulia ini bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga upaya sekolah untuk menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini. Kepala Sekolah SDN 1 Kadugede, Titin Hartini, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan anak-anak bahwa kasih sayang dan kepedulian tidak dibatasi oleh jarak atau batas negara. “Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa kepedulian itu tidak mengenal jarak dan batas negara. Anak-anak harus belajar bahwa sedekah adalah wujud kasih sayang sesama manusia,” ujar Titin Hartini dalam sambutannya. Penyerahan donasi ini disambut baik oleh BAZNAS Kabupaten Kuningan. Komisioner BAZNAS, Dr. KH. Aang Asy'ari, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh pihak sekolah dan para siswa. Beliau menekankan bahwa peran dunia pendidikan sangat penting, tidak hanya dalam mencerdaskan intelektual, tetapi juga dalam "menghidupkan nurani kemanusiaan" para generasi muda. Donasi yang terkumpul ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan solidaritas global dapat tumbuh subur bahkan dari lingkungan sekolah dasar. Diharapkan aksi ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk terus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada siswa-siswi mereka.
BERITA30/10/2025 | ah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kuningan.

Lihat Daftar Rekening →