WhatsApp Icon
Baznas Kuningan Gaungkan Gerakan SPPG Berinfak Dapur Sindangsari 3 dan Dukuh Tengah Jadi Inisiator

(KUNINGAN) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan terus melakukan inovasi dalam penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kali ini, BAZNAS Kabupaten Kuningan menggandeng Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk penggalangan infak dan sedekah.

Gerakan SPPG Berinfak ini diawali dengan penyerahan infak dari para relawan di SPPG Sindangsari 3, Kecamatan Sindangagung, dan SPPG Dukuhtengah, Kecamatan Maleber, pada Senin (12/10/2026).

Dalam acara penyerahan infak di dua SPPG tersebut, hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, KH. H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Pd., yang didampingi oleh seluruh Wakil Ketua BAZNAS. Sementara itu, dari pihak SPPG hadir perwakilan yayasan serta Kepala SPPG Sindangsari 3 dan Kepala SPPG Dukuhtengah. Pada kesempatan yang sama, hadir pula perwakilan dari Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan yang diwakili oleh Sekretaris Satgas, Ramdan.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kuningan menerima infak dari para relawan SPPG. Kepala SPPG Sindangsari 3, Alfan, mengatakan bahwa setiap pegawai dan relawan di SPPG diarahkan untuk memberikan dana infaknya melalui BAZNAS Kuningan.

"Semoga kami bisa konsisten untuk memberikan infak ini ke Baznas Kuningan. Selama itu kegiatan untuk kebaikan kami akan support,” ujar Alfan yang berasal dari Aceh tersebut.

Sementara itu, perwakilan dari yayasan yang menaungi kedua SPPG tersebut, Saddam Husein, mengatakan bahwa Gerakan SPPG Berinfak ini merupakan gerakan yang lahir dari kesadaran akan pentingnya berbagi dengan sesama.

"Semoga gerakan SPPG berinfak ini menjadi gerakan yang bisa terus dilakukan. Sehingga kebermanfaatannya bisa dirasakan oleh banyak orang,” jelas pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah ini.

Sedangkan Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, KH. Yusron Kholid, berharap Gerakan SPPG Berinfak dapat menjadi pemantik bagi SPPG lain untuk melakukan hal serupa.

"Kami berharap ini menjadi trigger bagi SPPG lain agar mulai membhudayakan berinfak di kalangan SPPG. Kami juga sangat mengapresiasi atas inisiatifnya dari dua SPPG ini yang telah berinfak ke Baznas,” papar Yusron.

Yusron menambahkan, jika infak dari SPPG terkumpul secara maksimal, pendistribusiannya pun akan dioptimalkan kembali untuk para relawan SPPG.

"Jika ada keluarga relawan yang membutuhkan bantuan sosial, bisa mengajukan ke Baznas Kuningan. Kabar baiknya kami juga mendapat informasi akan ada beberapa SPPG yang dalam waktu dekat akan menyalurkan infaknya ke Baznas Kuningan," tandas Yusron.

Di tempat yang sama, Ramdan selaku Sekretaris Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kuningan menyampaikan bahwa potensi gerakan ini sangat besar apabila berjalan secara menyeluruh. Jika 182 SPPG di Kabupaten Kuningan dengan total 7.400 relawan semuanya berinfak, dampaknya akan sangat luar biasa bagi masyarakat.

"Kami menyambut baik gerakan ini. Semoga gerakan ini akan diikuti oleh SPPG lainnya,” pungkas Ramdan.

12/10/2026 | Kontributor: Humas
Kesadaran Berzakat Meningkat, Perolehan Zakat ASN Dinkes Kuningan dan RSUD Linggarjati Melonjak

KUNINGAN — Kesadaran berzakat di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kuningan menunjukkan tren positif yang signifikan. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan mencatat lonjakan pengumpulan zakat pada sektor pelayanan kesehatan, khususnya di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuningan dan RSUD Linggarjati

Pada periode September 2026, penghimpunan zakat ASN Dinkes Kabupaten Kuningan yang biasanya berada di kisaran Rp15 juta per bulan naik lebih dari 50 persen hingga menembus angka Rp26 juta. Kenaikan serupa juga ditunjukkan oleh RSUD Linggarjati, di mana capaian zakat ASN meningkat pesat dari yang semula sekitar Rp800 ribu menjadi Rp3,8 juta per bulan.

Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan Baznas Kabupaten Kuningan, H. Syarifudin, Lc. (Aip), menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dan kesadaran para ASN di lingkungan fasilitas kesehatan tersebut.

"Peningkatan ini sangat signifikan dan patut diapresiasi. Atas nama Baznas Kabupaten Kuningan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran ASN di Dinas Kesehatan dan RSUD Linggarjati yang telah menunjukkan kepedulian dan kesadaran tinggi dalam menunaikan zakat," ujarnya.

Waka 1 menjelaskan, capaian ini merupakan buah dari sosialisasi edukatif yang digelar secara berkelanjutan oleh Baznas mengenai zakat profesi, perhitungan nisab, hingga imbauan berinfak bagi pegawai yang belum memenuhi kriteria zakat. Edukasi masif tersebut mendapat dukungan penuh dari Bupati Kuningan serta respons positif dari para pimpinan instansi hingga Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kuningan.

“Zakat itu sudah jelas hitungannya dan nishabnya. Bagi yang belum masuk nishab bisa dengan berinfak, Hasil dari pengumpulan akan kita distribuskan juga bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan" pungkasnya

Dengan meningkatnya perolehan zakat dari Dinkes dan RSUD Linggarjati, Baznas Kabupaten Kuningan optimistis dana yang terhimpun dapat disalurkan secara lebih luas untuk program kemanusiaan, penanganan kesehatan masyarakat, serta pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan.

05/10/2026 | Kontributor: Humas
Sinergi Pemkab dan BAZNAS Kuningan 1.544 Guru Ngaji Terima Stimulan Program NGAJI DIRI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan resmi meluncurkan pendistribusian stimulan bagi 1.544 penggerak keagamaan di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan tahun 2026.

Penyaluran ini ditujukan bagi takmir masjid, guru ngaji, guru Madrasah Diniyah (MD), guru TKA/TPA, hingga guru TK/RA sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program unggulan Bupati Kuningan, NGAJI DIRI (Nyaah ka Santri, ka Guru Ngaji, jeung Pasantren).

Peluncuran program secara simbolis digelar dalam rangkaian kegiatan Bupati Saba Lembur di Kecamatan Subang, Rabu (8/9/2026). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., kepada para Guru ngaji dan Takmir masjid dari tiga kecamatan awal, yakni Subang, Cilebak, dan Selajambe.

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap sektor keagamaan salah satunya memperhatikan para Guru Ngaji dan Takmir Masjid.

"Program NGAJI DIRI adalah salah satu program prioritas dan unggulan Pemerintah Kabupaten Kuningan yang berfokus pada pembangunan bidang keagamaan dan pendidikan moral. Program ini memiliki slogan 'Nyaah ka Santri, ka Guru Ngaji, jeung Pasantren' (Sayang kepada santri, guru ngaji, dan pesantren),” ujar Bupati Dian.

Ia juga menambahkan Bahwa BAZNAS Kuningan adalah lembaga resmi pemerintah yang selama ini senantiasa berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan

"Oleh karena itu, bagi Bapak, Ibu, para agniya yang hendak berzakat, berinfak dan bersedekah salurkanlah melalui lembaga resmi yaitu BAZNAS. Nanti dana tersebut akan didistribusikan kepada yang berhak, salah satunya kepada para guru ngaji dan takmir masjid di Kabupaten Kuningan,” tambahnya.

Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Kuningan, Asep Z Fauzi, M.Pd., didampingi Wakil Ketua 4, Abdul Jalil Hermawan, M.Ikom., menjelaskan bahwa pada tahap awal peluncuran ini disalurkan total bantuan sebesar Rp34,8 juta untuk 87 penerima manfaat di tiga kecamatan.

“Untuk Kecamatan Subang sebesar Rp11,6 juta yang disalurkan kepada 29 penerima manfaat. Begitu juga Kecamatan Cilebak Rp11,6 juta untuk 29 penerima manfaat, dan Kecamatan Selajambe Rp11,6 juta untuk 29 penerima manfaat,” terangnya

Ia juga menambahkan, peluncuran di Kecamatan Subang merupakan titik awal dari pendistribusian stimulan BAZNAS Kabupaten Kuningan tahun 2026 yang akan disalurkan secara bertahap hingga menjangkau 1.544 penerima manfaat di 376 desa dan kelurahan se-Kabupaten Kuningan.

Penyaluran stimulan ini sekaligus memperkuat kolaborasi BAZNAS dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Sinergi tersebut menjadi bagian dari agenda Bupati Saba Lembur yang memadukan pelayanan publik, penyerapan aspirasi, serta penyaluran manfaat secara langsung kepada masyarakat.

09/09/2026 | Kontributor: Humas
Jadikan Masjid Pusat Peradaban Ekonomi, BAZNAS Luncurkan Progaram BUMi Masjid Rp200 Juta untuk UMKM

KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dorong kemandirian ekonomi berbasis mesjid melalui program BAZNAS Ultra Mikro Masjid (BUMi MASJID), senilai 200 juta rupaih (sabtu, 15/08/2026)

Bantuan senilai Rp200 juta disalurkan secaea simbolis oleh Bupati Kuningan bersama Jajaran Pimpinan BAZNAS Kuningan melalui  Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) sebagai wali amanah, masing-masing Rp100 juta untuk DKM Masjid Jami’ Baiturrohman Kadugede dan Rp100 juta untuk DKM Masjid Al-Kautsar Desa Paninggaran, Kecamatan Darma.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan H. YUsron Kholid S.Ag, M.Si menjelaskan Program ini menyasar 97 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis jamaah yang tersebar di dua wilayah kecamatan.

"Bantuan ini diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di lingkungan masjid dengan skema pinjaman tanpa bunga. Program ini diharapkan menjadi alternatif permodalan yang aman dan sesuai prinsip syariah, sekaligus membantu masyarakat menghindari jeratan pinjaman ilegal” ungkapnya

Ia juga menambahkan bahwa Melalui program ini, program BUMi MASJID merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS Republik Indonesia dalam memfasilitasi bantuan dan pemberdayaan usaha mikro berbasis masjid.

"Kini, fungsi masjid dioptimalkan tidak hanya sebagai pusat ibadah ritual, melainkan juga sebagai pusat peradaban dan kemandirian ekonomi masyarakat” pungkasnya

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar M.Si menilai program BUMi MASJID memiliki relevansi kuat dengan berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya maraknya judi online dan pinjaman online.

"Judi online dan pinjaman online ini sering kali saling berkaitan. Ketika seseorang kalah atau kekurangan uang karena judi online, mereka kemudian meminjam uang melalui pinjaman online untuk kembali bermain. Akhirnya terjadi lingkaran yang sulit diputus,” ujar Bupati.

Bupati juga mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Kuningan yang menghadirkan program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Menurutnya, bantuan modal produktif seperti BUMI MASJID dapat menjadi instrumen penting untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dian juga mengajak masyarakat yang telah memiliki kemampuan secara ekonomi untuk menunaikan zakat melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki kekuatan besar dalam membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kalau kita ingin program seperti ini terus berkembang, mari kita kuatkan zakat. Bagi yang sudah memenuhi kewajiban zakat, tunaikanlah melalui BAZNAS. Karena zakat yang kita keluarkan hari ini dapat menjadi modal bagi saudara-saudara kita untuk bangkit, berusaha, dan mandiri,” pesan Bupati.

Ketua DKM Mesjid Baiturahman Kadugede merasa bahagia jamaah nya menjadi bagian dari penerima program BUMi Masjid ini

"Mewakili 97 penerima manfaat, kami mengucapkan rasa syukur yang mendalam dan terima kasih yang tak terhingga atas kepercayaan ini. Alhamdulillah, mudah-mudahan amanah permodalan yang diberikan dapat membawa keberkahan dan dorongan kuat bagi kelangsungan serta pertumbuhan usaha warga kami” Pungkasnya.

Program BUMi MASJID diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi umat yang efektif, memperkuat kemandirian masyarakat, serta mendukung terwujudnya kesejahteraan yang berkelanjutan melalui optimalisasi peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan ekonomi.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Camat Kadugede dan Darma, Kepala KUA Kadugede dan Darma, pengurus DKM Masjid Al-Kautsar Desa Paninggaran, serta pengurus DKM Masjid Jami’ Baiturrohman Desa Kadugede.

 

15/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Resmikan Program KATANA di Kuningan, Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat

KUNINGAN, 6 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Desa Sangkanerang, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Kamis (6/8/2026).

Peresmian ini sekaligus menandai puncak dari pembentukan 10 KATANA dan 10 Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) yang digelar BAZNAS RI sepanjang periode Juli–Agustus 2026 di berbagai wilayah Indonesia.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyambut baik inisiatif BAZNAS dan mengapresiasi sinergi strategis yang terjalin selama ini. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam meminimalkan dampak risiko bencana.

"Kita berprinsip bahwa korban bencana dapat dikurangi apabila masyarakat memiliki kesadaran, kekompakan, serta kolaborasi yang baik. Bencana memang tidak bisa dihindari, tetapi dampaknya bisa diminimalkan melalui kesiapsiagaan," ujar Bupati Dian.

Bupati juga mengapresiasi sinergi BAZNAS yang selama ini aktif mendukung berbagai program sosial di Kabupaten Kuningan, mulai dari rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan kemanusiaan bagi masyarakat kurang mampu, hingga penanganan warga yang membutuhkan bantuan di luar cakupan program pemerintah.

"BAZNAS telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu masyarakat. Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” pungkas Bupati.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid, M.S.I., menjelaskan bahwa pelaksanaan KATANA di Desa Sangkanerang telah berlangsung intensif sejak 28 Juli 2026.

Selama hampir sepuluh hari, masyarakat mendapatkan sosialisasi kebencanaan, pelatihan kesiapsiagaan, pemetaan jalur evakuasi dan titik kumpul, hingga simulasi penanganan darurat.

"Kami berharap Kampung Tanggap Bencana tidak berhenti sebagai program semata, tetapi terus berlanjut menjadi budaya masyarakat. Relawan yang telah dilatih harus menjadi motor penggerak kesiapsiagaan sekaligus contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kuningan," tutur Yusron.

Ia juga menambahkan dengan diresmikannya KATANA di Desa Sangkanerang, Kuningan memilki tiga Kampung Tanggap Bencana, yaitu di Situgede Subang, Kampung Cibapang Desa Cilueuey dan Terakhir di Desa Sangkanerang Kecamatan Jalaksana.

"kedepan Kampung Tanggap Bencana ini juga harus dibarengi dengan optimalisasi penghimpunan Zakat, infak dan sedekah dari para Agniya di Desa Sangkanerang” Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd., menegaskan bahwa KATANA dan MANTAB merupakan upaya terpadu dalam membangun ekosistem tanggap bencana di wilayah rawan seperti Jawa Barat.

Pihaknya siap memberikan dukungan sarana dan program kemanusiaan lanjutan demi menjaga keberlanjutan kapasitas warga.

Kepala Desa Sangkanerang, Ahmad Suteja, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS atas kepercayaan menjadikan desanya sebagai pusat kegiatan Exit Program KATANA tingkat nasional.

"Kami atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Sangkanerang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS. Pelatihan dan sarana yang diberikan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas serta kewaspadaan warga kami. Kami berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan program ini dan merawat semangat gotong royong serta kesiapsiagaan di desa kami,” ungkap Ahmad Suteja.

Peresmian Program KATANA ditandai secara simbolis dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Kuningan didampingi jajaran BAZNAS RI, BAZNAS Jabar, BAZNAS Kuningan, unsur Forkopimcam, Kalak BPBD Kuningan, serta Pemerintah Desa Sangkanerang sebagai simbol kewaspadaan dan gotong royong.

Rangkaian acara ditutup dengan simulasi penanganan bencana letusan gunung api dan gempa bumi yang melibatkan relawan, aparat desa, BPBD, dan warga setempat. Simulasi berjalan realistis dan terkoordinasi, menunjukkan kesiapan masyarakat dalam menjalankan prosedur evakuasi serta penyelamatan darurat saat terjadi kondisi krisis

06/08/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Terima Kasih Warga Kuningan! Donasi Rp800 Juta untuk Bencana Sumatera Resmi Disalurkan Melalui BAZNAS RI
Terima Kasih Warga Kuningan! Donasi Rp800 Juta untuk Bencana Sumatera Resmi Disalurkan Melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kuningan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menyalurkan donasi bencana banjir yang melanda Sumatra sebesar Rp800.246.029 melalui BAZNAS RI. Donasi ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kabupaten Kuningan yang ingin bergotong royong membantu mereka yang sedang kesulitan. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Kuningan Hj Tuti Andriani, S.H. M.Kn, saat memberikan sambutan penyerahan donasi di kantor BAZNAS RI. "Angka ini bukan sekadar nominal, tetapi merupakan wujud konkrit cinta kasih, kepedulian dan keikhlasan dari kami masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujar Tuti di kantor BAZNAS RI, Selasa (30/12/2025). Tuti juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan solidaritas dalam menghadapi bencana alam seperti bencana banjir hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra. "Bencana ini mengingatkan kita akan pentingnya solidaritas, kepedulian dan rasa kebersamaan sebagai satu umat, satu bangsa Indonesia,” kata Tuti. Menurutnya, menjalin perasaan bersaudara antar manusia (ukhuwah insaniyah) di masa sekarang menjadi kunci penting dalam menegakkan persaudaraan serta persatuan bangsa (ukhuwah wathaniyah) "Penyaluran bantuan untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh sebagai manifestasi nyata dari rasa ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathaniah,” ujarnya. Tuti juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan, baik perorangan, lembaga, dunia usaha, dan aparatur sipil negara yang telah berkontribusi dengan tulus untuk bersama-sama berdonasi membantu korban bencana alam. Adapun penyaluran donasi dengan sadar Tuti memilih BAZNAS RI sebagai lembaga resmi pemerintah yang amanah dan terpercaya. "Penyaluran dilakukan melalui BAZNAS RI sebagai lembaga yang amanah, profesional dan memiliki jaringan hingga ke daerah bencana. Untuk itu kami memastikan bantuan insyaallah akan tepat sasaran terukur dan sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan" ungkapnya. Terakhir ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban, membantu proses pemulihan, dan memberikan harapan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana serta memberikan semangat agar mereka tetap tabah dan kuat menghadapi ujian ini. "Kami memohon kepada Allah agar korban bencana diberikan kesabaran dan BAZNAS RI diberikan kelancaran dalam menyalurkan amanah ini,” ujarnya. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, masa tanggap darurat di wilayah bencana di Aceh dan Sumatra sudah berakhir. Saat ini pemulihan layanan pendidikan, pembangunan hunian sementara, mushola sementara, dan pemberian lapangan kerja baru menjadi salah satu prioritas yang harus segera ditangani bersama-sama. "Pembangunan huntara dan mushola sementara harus segera dibangun karena sebentar lagi bulan Ramadhan supaya mereka juga bisa tarawih,” ujar kiai noor. Kemudian,lapangan pekerjaan dan sektor pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang bahkan dalam situasi darurat sekalipun tidak boleh terputus dan sangat dinantikan masyarakat. Karena itu BAZNAS RI berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menyiapkan pelatihan UMKM hingga membangun sekolah sementara dan menyediakan seragam sekolah, buku-buku dan berbagai peralatan dan kebutuhan di sektor pendidikan. "Bantuan yang didonasikan oleh BAZNAS Kabupaten Kuningan sebesar Rp800 juta ini sangat besar manfaatnya dan dalam waktu dekat ini Insya Allah akan kami salurkan untuk tiga program tersebut,” ucap Kiai Noor. Terakhir, Kiai Noor menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten kuningan dan Wakil Bupati Kabupaten Kuningan yang telah menyerahkan donasi kemanusian melaui BAZNAS RI. "Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang luar biasa kepada BAZNAS RI dan ini adalah contoh teladan buat pimpinan daerah lain atas kepedulian masyarakat Kuningan terhadap bencana di Aceh dan Sumatera,” ucapnya. "Kami dari BAZNAS RI juga mendoakan semoga Ibu Wakil Bupati diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan tugasnya dan Baznas Kuningan bisa menjalankan amanah sebagai amilin di Kuningan dan kami akan menyampaikan amanah ini,” tutup Kiai Noor.
BERITA31/12/2025 | Humas
Wujud Nyata Empati, ASN Pemkab Kuningan Salurkan Donasi Rp300 Juta Melalui BAZNAS untuk Korban Bencana
Wujud Nyata Empati, ASN Pemkab Kuningan Salurkan Donasi Rp300 Juta Melalui BAZNAS untuk Korban Bencana
Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kuningan menyalurkan donasi sebesar Rp300 juta untuk warga yang terdampak bencana di Wilayah Kabupaten Kuningan. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Apel Pagi di Area Pemda Kuningan, Senin (29/12), yang dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Ibu Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, serta seluruh Kepala SKPD se-Kabupaten Kuningan. Bantuan ini merupakan hasil donasi para ASN melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap dinas, badan, dan lembaga. Sebanyak 30 rumah warga yang terdampak bencana, seperti tanah longsor, pohon tumbang, hingga kebakaran, masing-masing mendapatkan bantuan perbaikan sebesar Rp10 juta melalui BAZNAS Kabupaten Kuningan. Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dr. H Dian Racmat Yanuar M.Si menyampaikan rasa bangga atas terkumpulnya dana kemanusiaan yang mencapai miliaran rupiah untuk didistribusikan baik ke tingkat pusat maupun daerah. "Hari ini, saya menerima laporan bahwa total dana kemanusiaan yang terhimpun dari masyarakat dan ASN telah mencapai Rp1,1 Miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp800 juta yang berasal dari donasi masyarakat akan kita salurkan melalui BAZNAS RI untuk membantu saudara-saudara kita korban bencana di Sumatera. Sementara itu, sisanya yang bersumber dari dana UPZ ASN akan dialokasikan langsung untuk warga Kabupaten Kuningan yang terdampak bencana alam, seperti tanah longsor dan musibah pohon tumbang." Bupati menegaskan bahwa bantuan Rp300 juta ini merupakan hak penyaluran dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masing-masing SKPD, sedangkan dana 800 Juta merupakan hasil open donasi dari Masyarakat Kabupaten Kuningan akan disalurkan untuk korban bencana Sumatera Melalui BAZNAS RI. "Ini adalah bukti nyata bahwa ASN Kuningan memiliki empati yang besar terhadap sesama. Terima kasih kepada BAZNAS sebagai mitra kolaborasi yang senantiasa transparan," tambahnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan Drs HR Yayan Sofyan MM menjelaskan bahwa dana yang disalurkan hari ini merupakan hasil dari pengelolaan zakat dan infak para ASN yang dikelola secara amanah melalui BAZNAS. "Alhamdulillah, hari ini kami mendampingi Bapak Bupati menyerahkan donasi kepada 30 warga kita yang membutuhkan. Sumber dana ini murni berasal dari keikhlasan para ASN yang dikelola melalui BAZNAS Kabupaten Kuningan. Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh Bapak Bupati yang telah mendorong semangat berbagi di kalangan ASN, sehingga bantuan ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kuningan." Salah satu momen haru dalam penyerahan bantuan tersebut adalah saat penyerahan secara simbolis kepada perwakilan korban, Ibu Sari, warga Desa Kalimanggis yang rumahnya hangus terbakar. Aparat desa setempat yang mendampingi menyampaikan rasa syukur atas bantuan ini. "Kita semua turut prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Sari. Rumah beliau habis terbakar akibat korsleting listrik, hingga menghanguskan hampir seluruh bangunan dan harta. Terima kasih kepada seluruh ASN Kabupaten Kuningan yang telah memberikan sumbangsihnya melalui BAZNAS. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban Ibu Sari untuk bangkit kembali." Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan para ASN di Kabupaten Kuningan dalam membantu meringankan beban warga melalui sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Kuningan. Aksi kedermawanan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong-royong dalam membantu warga yang tertimpa musibah.
BERITA29/12/2025 | Humas
BAZNAS RI dan Bupati Kuningan Resmikan Balai Ternak di Kuningan
BAZNAS RI dan Bupati Kuningan Resmikan Balai Ternak di Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan Bupati Kuningan secara resmi meluncurkan Balai Ternak Mukti Raharja di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). Program ini menjadi bagian dari penguatan zakat produktif berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui sektor peternakan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan BAZNAS Kabupaten Kuningan, dengan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Desa Sayana. Program Balai Ternak dirancang sebagai model pengelolaan zakat produktif yang terintegrasi dan berkelanjutan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., yang diwakili Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo menyampaikan, program ini merupakan model nyata pengelolaan zakat produktif yang berkelanjutan. “Balai Ternak dan Kampung Zakat ini adalah bentuk ikhtiar BAZNAS dalam membangun kemandirian ekonomi mustahik, agar ke depan mereka mampu bertransformasi menjadi muzaki,” ujar Eka. Ia menambahkan, program Balai Ternak Mukti Raharja diharapkan mampu menjadi pusat ketahanan pangan desa sekaligus sarana edukasi dan pembinaan peternak. “Kami ingin memastikan amanah para muzaki dikelola secara profesional, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Eka Budhi Sulistyo. Selain itu Bupati Kuningan, Dr. H.Dian Rachmat Yanuar M.Si, yang meresmikan program Balai ternak dalam sambutannya, memberikan apresiasi mendalam atas peran BAZNAS dalam mendorong program Pendayagunaan. "Saya sangat mengapresiasi BAZNAS, karena begitu banyak program yang didorong oleh BAZNAS mengingat APBD kita terbatas," ujar Bupati. Ia menekankan bahwa program ini adalah wujud sinergi nyata untuk pengentasan kemiskinan di Kuningan. "Ini bukan hanya ternak, tetapi berbicara tentang kemandirian. BAZNAS RI, Provinsi, Kuningan, dan juga Pemda Kuningan bersinergi untuk mengentaskan kemiskinan di Kuningan. Hari ini kita luncurkan Balai Ternak untuk kesejahteraan masyarakat desa. Dari 360 desa, Desa Sayana menjadi desa terpilih, jangan khianati amanat ini," pesannya. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi antar-lembaga. "Program ini merupakan kolaborasi BAZNAS RI dan BAZNAS JABAR, serta selaras dengan program Gema Sedulur yang visinya Kuningan Melesat (Gerakan Bersama Ngariksa Dhuafa)," ungkap Ketua BAZNAS Kuningan. Ia menambahkan bahwa potensi besar sektor peternakan domba dan kambing di Kuningan sangat mendukung program ini, didorong oleh kondisi geografis dan kearifan lokal. "Oleh karena itu, Balai Ternak ini dirancang bukan hanya sebagai kandang, tetapi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi syariah yang terintegrasi, yang mengusung konsep 'Dari Mustahik Menuju Muzaki'," tegasnya. Balai Ternak Zakat Mukti Raharja berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi dengan dukungan lahan pakan hijauan seluas 1 hektare. Saat ini, balai ternak tersebut memiliki kapasitas awal sebanyak 244 ekor domba, dilengkapi unit pengelolaan pakan mandiri, area pelatihan, serta sistem pengelolaan ternak yang mengedepankan prinsip kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan hewan. Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan, unsur Forkopimda, Ketua LKKS Kuningan, dan Ketua MUI Kuningan dan Ormas Islam Kuningan seperti PD Muhammadiyah, PC NU, PERSIS dan lainnya .
BERITA16/12/2025 | Humas
IKATAN GURU RA KUNINGAN SALURKAN DONASI RP26,5 JUTA UNTUK KORBAN BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
IKATAN GURU RA KUNINGAN SALURKAN DONASI RP26,5 JUTA UNTUK KORBAN BENCANA SUMATERA MELALUI BAZNAS
Kuningan, 15 Desember 2025 – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Kuningan menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan menyalurkan donasi sebesar Rp26.550.000,00 kepada korban bencana di Sumatera. Penyerahan donasi hasil penggalangan dana dari seluruh keluarga besar RA se-Kabupaten Kuningan ini dilakukan secara resmi melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan pada hari Selasa, 15 Desember 2025. Ketua Pimpinan Daerah (PD) IGRA Kabupaten Kuningan, Ibu Ai Nurani M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas respons cepat dari anggotanya. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga RA se-Kabupaten Kuningan, termasuk anak-anak RA, wali santri, dan guru RA, atas sumbangan rezeki yang telah diberikan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Sumatra," ujar Ibu Ai Nurani. Beliau juga memastikan bahwa amanah donasi telah disalurkan melalui lembaga resmi. "Alhamdulillah, amanah donasi telah dititipkan melalui BAZNAS sebesar Rp26.550.000,00. Semoga apa yang disumbangkan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi saudara kita di Sumatra," tambahnya. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs HR Yayan Sofyan MM, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif kemanusiaan ini. "Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada IGRA Kuningan, termasuk murid, wali santri, dan guru, atas kepedulian yang besar terhadap korban bencana di Aceh dan Sumatra," kata Drs HR Yayan Sofyan MM. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian yang perlu dicontoh. "Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kita, Insya Allah, donasi yang terkumpul akan kami salurkan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kuningan ke daerah-daerah yang terkena dampak, semoga Allah melipatgandakan pahala para doantur semua" tutupnya. Penyerahan donasi ini menjadi bukti nyata komitmen IGRA Kuningan dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian dan solidaritas sosial sejak usia dini kepada anak-anak RA, serta menunjukkan sinergi kuat antara organisasi pendidikan dengan lembaga zakat daerah dalam misi kemanusiaan.
BERITA15/12/2025 | ah
BAZNAS Kuningan Salurkan ZIS Rp 2,2 Miliar, Bupati Sebut BAZNAS "Tangan Kiri" Pemda
BAZNAS Kuningan Salurkan ZIS Rp 2,2 Miliar, Bupati Sebut BAZNAS "Tangan Kiri" Pemda
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menyalurkan Rp 2,2 miliar yang disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas/Badan/Lembaga/Kantor/Sekolah. Acara penyerahan ini bertempat di Pendopo Kabupaten Kuningan. (selasa 11/12/2025) Acara ini merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuningan dalam optimalisasi pengelolaan dana ZIS untuk kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kuningan Drs. HR. Yayan Sofyan, M.M. dalam sambutannya menjelaskan bahwa BAZNAS Kuningan telah membantu 5.267 mustahik. “Alhamdulillah, sampai Desember ini BAZNAS Kuningan telah menyalurkan bantuan senilai Rp 5,7 Miliar untuk 5.267 Mustahik, dan Total yang disalurkan melalui UPZ yaitu Rp 2,2 Miliar untuk disalurkan kepada orang yang membutuhkan di lingkup UPZ,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Kuningan mengapresiasi Bupati atas komitmen zakat di Kabupaten Kuningan. “ Kami mohon dukungan yang berkelanjutan, baik berupa penguatan regulasi atau infrastruktur pendukung. Insya Allah BAZNAS hadir bersama pemerintah dalam rangka pengetasan kemiskinan,” pungkasnya. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kuningan atas komitmen dan inovasi yang telah dilakukan dalam pengelolaan zakat. Beliau menekankan peran fundamental zakat dalam pembangunan sosial. “Zakat memiliki peran yang strategis dan fundamental sebagai sebuah instrumen sosial yang mampu mempersempit kesenjangan antara si kaya dan si miskin, serta menumbuhkembangkan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tegas Bupati Dian. Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti pentingnya tata kelola zakat yang baik. Beliau menyatakan, zakat jika dikelola secara transparan, terbuka, dan terarah akan menumbuhkan trust atau kepercayaan publik. "Hari ini, atas nama Pemda, kami memberikan apresiasi. Istilah saya, BAZNAS adalah 'Tangan Kiri' Pemda. Ke depan, kita akan merancang anggaran agar sejalan dengan visi Kabupaten Kuningan,” tutupnya, memberikan isyarat dukungan penuh dari Pemda. Selama kegiatan tersebut, para perwakilan UPZ juga diberikan penguatan oleh Komisioner BAZNAS Kuningan bidang pendistribusian, yaitu H. Yusron Kholid, M.Si. Sebagai penutup kegiatan, BAZNAS Kuningan menerima donasi dari masyarakat Kuningan yang mengikuti nonton bareng (nobar) di pendopo. Selain itu, para UPZ dinas mendonasikan sebagian hak penyaluran dinas mereka untuk didonasikan ke korban bencana baik di Sumatera maupun di Kabupaten Kuningan.
BERITA11/12/2025 | HUMAS
Baznas Kuningan Gelontorkan 144 Juta Untuk Beasiswa Perguruan Tinggi dan Santri, Tekankan Visi Mencetak Mustahik Jadi Muzaki
Baznas Kuningan Gelontorkan 144 Juta Untuk Beasiswa Perguruan Tinggi dan Santri, Tekankan Visi Mencetak Mustahik Jadi Muzaki
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui program Beasiswa Cendekia BAZNAS Kabupaten Kuningan, dengan menyalurkan Rp 144 Juta kepada mahasiswa dan santri kabupaten Kuningan. Penyaluran bantuan yang dilaksanakan di Aula Bank BJB Kabupaten Kuningan pada Kamis (06/11/2025). Sebanyak 72 penerima manfaat, terdiri dari 16 orang santri dan 56 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kuningan mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kuningan. Dari total mahasiswa penerima, 6 orang mendapatkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk semester 5 hingga 8, sementara 50 orang lainnya menerima bantuan stimulan tambahan biaya pendidikan. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa bantuan ini merupakan implementasi nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dihimpun dari para aghniya (orang kaya). “Ini adalah wujud kepedulian BAZNAS. Dana yang terhimpun dari para pemberi zakat kita alokasikan untuk bidang pendidikan tinggi dan pondok pesantren. Tujuannya adalah meringankan beban pendidikan, jangan sampai ada kuliah yang terhenti karena biaya,” ujar H. Yayan Sofyan. Beliau juga menyampaikan harapan agar jangkauan penerima manfaat dapat diperluas di masa mendatang. "Kami berharap semakin banyak mahasiswa dan santri yang menerima manfaat. Mohon doanya, agar BAZNAS semakin dipercaya dalam menghimpun dana ZIS, sehingga semakin banyak harta yang dititipkan, dan semakin banyak pula orang yang bisa kami bantu," tambahnya. Selain itu, Komisioner BAZNAS Bidang Pendistribusian, H. Yusron Kholid, M.Si., menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan upaya BAZNAS untuk bersinergi dan melapis program pemerintah, khususnya dalam mendukung program Kuningan Cerdas. "BAZNAS hadir untuk melengkapi program pemerintah, salah satunya program Kuningan Cerdas. Kami menitipkan pesan kepada para mahasiswa penerima manfaat: mohon bantu BAZNAS. Kenalkan BAZNAS sebagai lembaga pemerintah yang terpercaya kepada tetangga atau saudara “ kata H. Yusron. Sementara itu, Komisioner Bidang Pengumpulan, Dr. KH. Aang Asy’ari, LC., M.Si., menguatkan pentingnya beasiswa ini sebagai bentuk kepedulian dari para muzaki kepada mahasiswa dan santri di Kuningan. “Kami mendukung penuh program ini. Harapan kami, teman-teman penerima manfaat tidak hanya lulus, tetapi sukses. Dari yang tadinya mustahik (penerima manfaat) kelak bisa menjadi muzaki atau munfiq (orang yang berzakat dan berinfak)," tegas Dr. Aang Asy’ari. Selain itu ia menyampaikan pentingnya BAZNAS dan kampus juga untuk berkolaborasi dalam kebaikan "Kerja sama bahu-membahu, kepada mahasiswa dan para rektor perwakilan kampus, jika pengumpulan BAZNAS maju dan besar, tentu kebermanfaatannya akan semakin banyak orang yang menerima," tambahnya, menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam ekosistem zakat. Kegiatan ini turut dihadiri dan diapresiasi oleh Komisioner BAZNAS Kuningan lainnya, Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd., serta perwakilan dari institusi pendidikan terkemuka di Kuningan, termasuk Rektor UNISA Kuningan dan perwakilan dari UNIKU, UBHI, dan Universitas Muhammadiyah Kuningan. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas dari ekosistem pendidikan tinggi terhadap program beasiswa yang didanai dari dana zakat ini. Program Beasiswa Cendekia BAZNAS Kabupaten Kuningan menjadi langkah strategis dalam mendorong kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kuningan.
BERITA06/11/2025 | ah
Siswa SDN 1 Kadugede Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Donasi untuk Palestina Melalui BAZNAS Kuningan
Siswa SDN 1 Kadugede Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Donasi untuk Palestina Melalui BAZNAS Kuningan
Semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan ditunjukkan oleh para siswa di Kabupaten Kuningan. Siswa-siswi SDN 1 Kadugede secara kolektif menyalurkan donasi yang mereka kumpulkan untuk membantu saudara-saudara di Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan. Aksi mulia ini bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga upaya sekolah untuk menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini. Kepala Sekolah SDN 1 Kadugede, Titin Hartini, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan anak-anak bahwa kasih sayang dan kepedulian tidak dibatasi oleh jarak atau batas negara. “Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa kepedulian itu tidak mengenal jarak dan batas negara. Anak-anak harus belajar bahwa sedekah adalah wujud kasih sayang sesama manusia,” ujar Titin Hartini dalam sambutannya. Penyerahan donasi ini disambut baik oleh BAZNAS Kabupaten Kuningan. Komisioner BAZNAS, Dr. KH. Aang Asy'ari, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh pihak sekolah dan para siswa. Beliau menekankan bahwa peran dunia pendidikan sangat penting, tidak hanya dalam mencerdaskan intelektual, tetapi juga dalam "menghidupkan nurani kemanusiaan" para generasi muda. Donasi yang terkumpul ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan solidaritas global dapat tumbuh subur bahkan dari lingkungan sekolah dasar. Diharapkan aksi ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk terus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada siswa-siswi mereka.
BERITA30/10/2025 | ah
BAZNAS RI Perkuat Keilmuan Petani Balai TernakMukti Raharja Kuningan
BAZNAS RI Perkuat Keilmuan Petani Balai TernakMukti Raharja Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menunjukkan komitmennya dalam penguatan ekonomi umat melalui pelaksanaan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi petani pengelola Balai Ternak Mukti Raharja BAZNAS Kuningan yang berlokasi di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Acara penting ini dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kuningan, di antaranya Drs. HR. Yayan Sofyan, MM. (Ketua BAZNAS Kuningan), H. Yusron Kholid, M.Si. (Wakil Ketua II), dan Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd. (Wakil Ketua IV), serta perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Kuningan. Puncak kegiatan ini adalah pembinaan dan penguatan materi oleh Bapak Eka Budi Sulistyo, Direktur Bidang Pendayagunaan BAZNAS Republik Indonesia. Dalam arahannya, Bapak Eka Budi Sulistyo menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang produktif untuk mewujudkan kemandirian ekonomi para mustahik (penerima zakat). "Balai Ternak ini adalah contoh nyata bagaimana dana zakat dapat diubah menjadi modal penguatan ekonomi umat. Kami berharap, melalui pelatihan ini, para petani pengelola dapat menerapkan ilmu teknis dan manajerial terbaik sehingga Balai Ternak Mukti Raharja dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan," ujar Bapak Eka Budi Sulistyo. Selain penguatan teknis mengenai peternakan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi pentingnya peran dan fungsi zakat oleh Bapak H. Yusron Kholid, M.Si. Ketua BAZNAS Kuningan, Drs. HR. Yayan Sofyan, MM., menyampaikan apresiasi atas kehadiran BAZNAS RI dan semangat para petani. "Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari BAZNAS RI. Program Balai Ternak ini adalah salah satu ikhtiar kita untuk mengubah status mustahik menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan. Kita kuatkan pengetahuan dan kemampuan para petani agar peternakan ini menjadi sumber kesejahteraan," kata Drs. HR. Yayan Sofyan. Setelah sesi pembinaan, rombongan BAZNAS Kuningan juga meninjau langsung progres pembangunan kandang domba di lokasi Balai Ternak. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa fasilitas pendukung segera rampung dan dapat beroperasi. BAZNAS Kuningan berharap Balai Ternak Mukti Raharja ini dapat segera beroperasi optimal dan menjadi percontohan program pemberdayaan ekonomi peternakan berbasis zakat yang sukses di Kabupaten Kuningan. Mohon doa restu dari seluruh masyarakat agar upaya penguatan ekonomi umat ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
BERITA30/10/2025 | ah
BAZNAS Kuningan Bantu Wujudkan Harapan Ibu Juariyah Untuk Memilki Kursi Roda
BAZNAS Kuningan Bantu Wujudkan Harapan Ibu Juariyah Untuk Memilki Kursi Roda
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menunjukkan kepeduliannya dengan mendistribusikan bantuan berupa kursi roda kepada Ibu Juariyah, warga Desa Sukamulya, Kecamatan Cigugur. Bantuan ini diserahkan pada hari Selasa, 16 September 2025, sebagai upaya membantu Ibu Juariyah yang berjuang melawan penyakit diabetes hingga harus kehilangan salah satu kakinya. Laporan dari tim di lapangan menunjukkan bahwa tim BAZNAS Kuningan tiba di kediaman Ibu Juariyah dan langsung menyerahkan kursi roda yang sangat dibutuhkan. Ibu Juariyah, yang sudah lama menderita diabetes, sempat mengalami kesulitan beraktivitas setelah tindakan amputasi pada kakinya. Bantuan kursi roda ini disambut dengan penuh haru dan rasa syukur oleh Ibu Juariyah dan keluarganya. Dalam sebuah momen emosional, Ibu Juariyah terlihat tersenyum bahagia saat mencoba kursi roda barunya. "Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada BAZNAS Kuningan dan para donatur. Kursi roda ini sangat membantu saya untuk beraktivitas kembali," ujarnya. Pihak keluarga Ibu Juariyah juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas bantuan yang diberikan. "Bantuan ini sangat berarti bagi kakak saya. Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kuningan yang telah meringankan beban kami," kata salah satu anggota keluarga. Aksi nyata BAZNAS Kuningan ini merupakan wujud dari komitmen lembaga dalam membantu kaum dhuafa dan mustahik, serta membuktikan bahwa zakat yang disalurkan masyarakat benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat memulihkan mobilitas dan semangat Ibu Juariyah dalam menjalani hari-harinya.
BERITA16/09/2025 | ah
Program BMD BAZNAS Dorong Usaha Kuliner Masitoh Raih Omzet Hingga Rp26 Juta
Program BMD BAZNAS Dorong Usaha Kuliner Masitoh Raih Omzet Hingga Rp26 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) berhasil memberdayakan mustahik asal Banjarmasin, Siti Masitoh dengan usaha kulinernya berupa rumah makan. Setelah mendapat manfaat dari program BMD, Masitoh berhasil mengembangkan usahanya hingga memperoleh omzet sebesar Rp22 juta sampai Rp26 juta per bulan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA mengapresiasi keberhasilan usaha kuliner milik Masitoh. Menurut Saidah, keberhasilan ini merupakan bukti nyata manfaat program BMD untuk membantu para pelaku usaha mikro. "Program BMD merupakan upaya strategis BAZNAS dalam rangka memberdayakan pelaku usaha mikro untuk tumbuh dan berkembang. Jadi keberhasilan Bu Masitoh adalah kebanggan bagi kita semua,” kata Saidah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (15/9/2025). Saidah berharap, keberhasilan Masitoh dalam mengembangkan usaha rumah makan bisa menginspirasi dan memotivasi para mustahik, sekaligus mendorong program BMD ini agar lebih luas lagi menjangkau masyarakat. "Karena tujuan besar dari program-program seperti ini adalah untuk mengantarkan mustahik menjadi muzaki,” kata dia. Saidah menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh BAZNAS. Dengan pemberian modal dan pendampingan yang diberikan, Masitoh berhasil mengembangkan usaha rumah makannya semakin ramai pembeli. Sementara itu, penerima manfaat program BMD Banjarmasin Masitoh menyampaikan rasa syukurnya, "Alhamdulillah omzet sekarang bisa mencapai Rp600 ribu hingga Rp800 ribu per hari." Masitoh juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS karena telah membantu bisnis kulinernya menjadi lebih baik dan berkembang. Masitoh mengaku merasakan betul manfaat dan dampak positif program BMD. Modal yang didapatkan dari program BMD ia gunakan untuk peremajaan peralatan dapur, seperti kompor, panci, wajan, hingga perlengkapan makan. Termasuk juga membeli kursi agar pelanggan lebih nyaman ketika makan di tempat. "Dulu sempat masak di rumah karena terbatasnya peralatan, jadi ribet bolak-balik dan makanan cepat dingin. Alhamdulillah sekarang sudah jauh lebih baik,” tuturnya. Melalui pendampingan berkelanjutan, BMD Banjarmasin berharap semakin banyak mustahik yang dapat mandiri secara ekonomi sekaligus memberi dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
BERITA16/09/2025 | ah
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Distribusikan 25.000 Liter Air Bersih dan Makanan Siap Saji untuk Warga Gaza
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Distribusikan 25.000 Liter Air Bersih dan Makanan Siap Saji untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama desainer sekaligus public figure, Ivan Gunawan (Igun), mendistribusikan bantuan tahap pertama berupa 25.000 liter air bersih dan 800 porsi makanan siap saji (Hotmeals) yang dilaksanakan pada 1–2 September 2025 di wilayah Gaza, Palestina. Distribusi air dilakukan di lima titik strategis, yakni Abu Hasirah Port, Al Sheikh Radwan, Al Rasheed, Palestine Stadium, dan Al Moataz Tower. Dari penyaluran tersebut, sedikitnya 1.562 jiwa menerima manfaat dengan rata-rata 16 liter air per orang. Sementara itu, distribusi makanan siap saji dilakukan di Palestine Kamp dan Al Ikhwa Kamp, menjangkau 800 penerima manfaat. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, air bersih dan makanan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza. "Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air bersih, saudara-saudara kita di Gaza menghadapi ancaman kesehatan dan kelangsungan hidup yang serius. Begitu pula makanan, yang menjadi energi untuk bertahan di tengah situasi darurat. Alhamdulillah, berkolaborasi dengan Ivan Gunawan, BAZNAS dapat mendistribusikan air bersih dan makanan ini,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (3/9/2025). Ia menambahkan, distribusi ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan, tetapi juga bukti nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap Palestina. "Setiap liter air dan setiap paket makanan yang sampai ke tangan mereka adalah bentuk kasih sayang masyarakat Indonesia. Ini adalah ikhtiar bersama untuk meringankan penderitaan yang mereka alami,” ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS akan terus berkomitmen melanjutkan program ini secara bertahap agar semakin banyak masyarakat Gaza yang bisa merasakan manfaatnya. "Insya Allah distribusi air bersih dan makanan akan terus berlanjut. BAZNAS berkomitmen memberikan laporan secara berkala agar masyarakat Indonesia dapat menyaksikan langsung bahwa amanah mereka benar-benar sampai kepada yang berhak. Terima kasih kepada Ivan Gunawan dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan infak kemanusiannya melalui BAZNAS,” tuturnya. Sementara itu, Ivan Gunawan melalui akun Instagram miliknya menyampaikan rasa syukur atas tersalurnya bantuan tahap pertama. "Saya ingin menginformasikan bahwa sumbangan tahap pertama dari event Love Hope for Humanity sudah sampai diterima oleh sahabat-sahabat kita di Gaza,” ungkap Ivan. Ivan juga mengumumkan rencananya untuk turun langsung menyalurkan bantuan berikutnya. "Insya Allah tanggal 8 nanti saya akan langsung memberikan santunan atau sumbangan kalian lewat Mesir. Doakan insya Allah saya diberikan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan menuju Mesir nanti,” ujarnya. Lebih lanjut, Ivan menegaskan, bantuan ini adalah simbol cinta dan kepedulian yang tidak mengenal batas. "Di tengah reruntuhan dan luka yang belum sembuh, setetes harapan hadir dalam bentuk bantuan yang insyaAllah mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina,” kata Ivan.
BERITA04/09/2025 | ah
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM Kecil
BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Stimulan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM Kecil
Kuningan, 3 September 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekonomi umat, khususnya pelaku usaha kecil, melalui penyaluran bantuan stimulan modal usaha. Kali ini, bantuan diberikan kepada tiga pelaku UMKM yang mengalami penurunan pendapatan dalam beberapa waktu terakhir. Penerima bantuan stimulan modal usaha antara lain: Ibu Novi, warga Kalapagunung, yang sehari-hari berjualan kue keliling dan seblak. Dalam keterangannya, Ibu Novi mengaku bahwa beberapa bulan terakhir penjualan mengalami penurunan drastis akibat daya beli masyarakat yang melemah. Pak Ridno, seorang penjual keripik singkong yang biasa mangkal di sekitar Kampus Universitas Kuningan (UNIKU). Ia juga merasakan dampak dari berkurangnya aktivitas mahasiswa di kampus, sehingga pendapatannya ikut menurun. Pak Ardiansyah, penjual es teh yang berjualan di Jalan Cut Nyak Dien, arah menuju Kampus UNIKU. Ia menyampaikan bahwa cuaca dan kondisi pasar yang tidak menentu membuat pendapatannya tidak stabil. Ketiganya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kuningan atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulan untuk memperkuat kembali usaha mereka dan menjaga kestabilan ekonomi keluarga. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kuningan atas bantuannya. InsyaAllah bantuan ini akan saya gunakan sebaik mungkin untuk memperbaiki usaha saya,” ujar Ibu Novi. Ketua BAZNAS Kuningan menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memberdayakan mustahik agar bisa mandiri secara ekonomi. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan untuk bangkit kembali,” ujarnya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para pelaku usaha kecil di Kuningan dapat kembali bangkit dan menjalankan usahanya dengan lebih optimal.
BERITA03/09/2025 | ah
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga sosial Mesir, Mishr Al Kheir Foundation, kembali menyalurkan 15.000 paket bantuan bahan pokok untuk warga Palestina di Gaza, yang dikirimkan menggunakan 10 truk melalui jalur darat menuju perbatasan Rafah. Adapun 10 truk yang mengangkut bantuan ini diberangkatkan dalam dua tahap, yakni 5 truk pada 19 Agustus 2025 dari Kairo dan 5 truk lainnya pada 28 Agustus 2025. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza di tengah blokade dan keterbatasan akses. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS terus berupaya memberikan bantuan bagi rakyat Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. "Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Mishr Al Kheir, 15.000 paket bantuan bisa kita kirimkan, dan semoga tidak ada kendala pengiriman. Mudah-mudahan bantuan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Selasa (2/9/2025). Kiai Noor menegaskan, bantuan yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia ini merupakan amanah yang harus benar-benar sampai kepada warga Gaza yang membutuhkan. "Kami ingin memastikan keberkahan dari donasi masyarakat Indonesia bisa dirasakan secara luas oleh rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor. Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI yang saat ini berada di Mesir, Faisal Qosim, Lc., menjelaskan, tim BAZNAS RI bersama KBRI Kairo melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengiriman sampai ke check point pertama di Nafaq, memasuki terowongan Laut Merah menuju El Arish dan Rafah. "Mulai dari titik ini, kawasan sudah masuk kategori red zone sehingga tidak ada pihak tanpa izin yang boleh masuk. Nantinya 10 truk bantuan ini akan bergabung dengan konvoi nasional sebanyak 5.000 truk yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial Republik Arab Mesir,” terang Faisal.
BERITA03/09/2025 | ah
Perbaiki 35 Rumah BAZNAS Kuningan Raih Penghargaan di Jakarta
Perbaiki 35 Rumah BAZNAS Kuningan Raih Penghargaan di Jakarta
Jakarta, 28 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. BAZNAS Kuningan berhasil meraih BAZNAS Award 2025 dalam kategori Program Rumah Layak Huni Terbaik Nasional. Penghargaan bergengsi ini diberikan dalam acara puncak BAZNAS Award 2025 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, pada Kamis (28/8). Anugerah ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kuningan dalam menghadirkan program kepedulian masyarakat, khususnya melalui pembangunan rumah layak huni bagi mustahik. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian tersebut. "Alhamdulillah, BAZNAS Kabupaten Kuningan meraih Award 2025 dalam kategori Program Layak Huni Terbaik Nasional. Penghargaan ini merupakan anugerah yang diberikan kepada BAZNAS Kuningan atas kerja keras para komisioner dan amil dalam melaksanakan program kepedulian masyarakat" ungkapnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebutuhan rumah layak huni di Kabupaten Kuningan masih sangat tinggi. "Saat ini, di Kabupaten Kuningan masih banyak masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni. InsyaAllah, BAZNAS akan senantiasa konsisten peduli dan berkhidmat kepada masyarakat kurang mampu melalui program pelayanan umat,” tambahnya. Ia juga mengajak para aghniya, pengusaha, dan ASN untuk mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kuningan. "Kami berharap para aghniya, pengusaha, dan ASN dapat menitipkan zakatnya melalui BAZNAS Kuningan, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa terbantu,” ujarnya. Sepanjang periode 2024–2025, BAZNAS Kuningan telah membantu pembangunan 35 unit rumah layak huni, dengan rincian 25 rumah pada tahun 2024 dan 10 rumah pada tahun 2025, menggunakan total anggaran mencapai Rp750 juta. Ke depan, BAZNAS Kuningan berkomitmen terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan visi pelayanan zakat untuk kesejahteraan umat. BAZNAS Awards 2025 adalah Penghargaan kepada penggerak Zakat yang dinilai berkontribusi besar dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Tahun ini Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan penghargaan kepada 906 penggerak zakat, baik tingkat lembaga maupun perorangan, di nasional dan internasional
BERITA29/08/2025 | ah
Penutupan TMMD ke-125, Baznas Kuningan Salurkan 100 Paket Sembako
Penutupan TMMD ke-125, Baznas Kuningan Salurkan 100 Paket Sembako
Kuningan, 21 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan 100 paket sembako kepada masyarakat dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Desa Sindangjawa, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan. Pembagian sembako dilakukan dalam dua tahap, yakni 50 paket pada saat pembukaan TMMD pada 23 Juli 2025 dan 50 paket pada penutupan kegiatan pada Kamis (21/8). Bantuan ini menyasar warga sekitar yang membutuhkan, khususnya kaum dhuafa. Acara penutupan turut dihadiri Pangdam III/Siliwangi, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Dandim 0615/Kuningan Letnan Kolonel Arh Kiki Aji Wiryawan, S.Sos., Ketua Baznas Kuningan Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., serta jajaran pejabat daerah, camat, dan kepala desa setempat. Ketua Baznas Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Baznas dengan TNI dalam upaya membantu masyarakat. “Alhamdulillah, 100 paket sembako telah disalurkan dalam giat TMMD Kodim Kuningan ke-125. Ini merupakan bentuk sinergi Baznas dengan TNI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. ujar Pak H Yayan Ia berharap bantuan yang diberikan oleh Baznas dapat meringankan sedikit beban "Semoga bantuan yang diberikan baznas Kuningan dapat bermanfaat bagi masyarakat" Pungkasnya Selain program pembangunan fisik dan nonfisik, TMMD juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk penyaluran bantuan sembako, sebagai wujud penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat
BERITA21/08/2025 | HUMAS
Baznas Kuningan Gelar BTB Go To School di SMKN 4 Kuningan
Baznas Kuningan Gelar BTB Go To School di SMKN 4 Kuningan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan melalui unit Baznas Tanggap Bencana (BTB) menggelar program BTB Go to School di SMKN 4 Kuningan, Kamis (21/8). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menghadapi potensi bencana. Program pelatihan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis terkait mitigasi bencana. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu merespons situasi darurat secara tepat, baik untuk keselamatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.i Pimpinan Baznas Kuningan, H. Yusron Kholid, M.Si, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran siswa sebagai agen edukasi kebencanaan di sekolah. “Kami berharap para siswa yang mendapat pelatihan hari ini dapat menularkan pengetahuan yang mereka peroleh kepada teman-teman lainnya, sehingga seluruh warga sekolah mampu mengantisipasi dan menghadapi bencana secara bersama-sama,” ujar pak Yusron Sementara itu, Kepala SMKN 4 Kuningan, Yayan Sopyan, S.Ag., M.Pd.I, menyambut baik kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam membangun budaya tanggap bencana di lingkungan sekolah. “Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengedukasi warga sekolah agar siap menghadapi kemungkinan bencana di sekitar kita, khususnya di lingkungan sekolah. Kami ingin seluruh siswa menjadi pribadi yang tanggap terhadap bencana, meskipun peristiwa itu tidak dapat diduga, namun tetap bisa dimitigasi dan ditangani dengan baik,” kata Yayan. Melalui program BTB Go to School, Baznas Kuningan tidak hanya berfokus pada penyaluran zakat, tetapi juga memperluas peran sosialnya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi bencana. Ke depan, kegiatan serupa akan digelar di berbagai sekolah lain sebagai bagian dari upaya edukasi publik yang berkesinambungan.
BERITA21/08/2025 | HUMAS
BAZNAS Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Ibu Sami di Kutamandarakan
BAZNAS Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Ibu Sami di Kutamandarakan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada Ibu Sami, warga Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber, pada Rabu (31/7). Penyerahan tersebut merupakan bagian dari program prioritas BAZNAS yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui penyediaan hunian yang aman dan layak. Ibu Sami sebelumnya tinggal di rumah semi permanen yang terbuat dari bilik bambu. Kondisinya memprihatinkan, nyaris roboh, dan sangat tidak layak huni. Melalui kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Kuningan dan TNI, rumah tersebut kini telah dibangun ulang dengan struktur yang lebih kokoh, layak, dan nyaman untuk ditinggali. “Terimakasih BAZNAS dan TNI telah membangun rumah saya". Peresmian ini disaksikan langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan H Yusron Kholid M.Si, perwakilan TNI, perangkat desa, serta warga setempat. Selain rumah Ibu Sami, pada hari yang sama BAZNAS juga meresmikan rumah milik Ibu Cucu di Kelurahan Cigugur yang menerima bantuan serupa. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan menyampaikan bahwa Program Rumah Layak Huni merupakan salah satu bentuk konkret pendistribusian dana zakat untuk mustahik yang benar-benar membutuhkan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan dan kolaborasi. “Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyrakat yang membutuhkan,” ujarnya. Rumah Layak Huni merupakan salah satu program unggulan BAZNAS secara nasional, dengan target ribuan unit rumah di berbagai daerah. Di Kabupaten Kuningan, program ini terus bergulir melalui dukungan masyarakat dan sinergi antar-lembaga. Dengan adanya program ini, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang ikut serta dalam kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak penerima.
BERITA31/07/2025 | ah
BAZNAS dan TNI Resmikan Rumah Layak Huni Perdana di Desa Kramatmulya Kuningan – 29 Juli 2025
BAZNAS dan TNI Resmikan Rumah Layak Huni Perdana di Desa Kramatmulya Kuningan – 29 Juli 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama TNI resmi menyerahkan dua unit Rumah Layak Huni (RLH) perdana kepada keluarga almarhum Muslim dan keluarga Pak Kurdi di Desa Kramatmulya, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, pada Selasa (29/7). Penyerahan ini merupakan bagian dari sinergi BAZNAS dan TNI dalam mempercepat rehabilitasi rumah tidak layak huni di wilayah Kuningan. Kegiatan dimulai dengan prosesi peresmian yang ditandai oleh pengguntingan pita dan penyerahan simbolis kunci rumah. Peresmian ini diselenggarakan di lokasi bangunan baru yang telah selesai direhabilitasi menjadi hunian layak huni bagi keluarga penerima manfaat. Kedua keluarga penerima sebelumnya tinggal di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Rumah almarhum Muslim dan keluarga Pak Kurdi, yang sempat ditinggali dalam kondisi darurat, kini telah dibangun ulang dengan fasilitas yang lebih aman dan nyaman. Program ini mencerminkan komitmen BAZNAS bersama TNI untuk meningkatkan kualitas hunian bagi mustahik melalui RLHB Dandim Kuningan Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan, S.Sos., menyampaikan rasa syukur atas rampungnya program renovasi rumah sebagai bagian dari Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) yang kolaboratif antara Kodim dan BAZNAS." Program ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam membantu masalah yang dihadapi masyrakat" Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan menyampaikan bahwa peresmian ini menandai dimulainya fase baru rehabilitasi hunian tidak layak huni secara kolektif. Program juga diharapkan mampu memotivasi stakeholder lainnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial serupa. “Kami yakin rumah baru ini bukan sekadar tempat tinggal, tapi simbol harapan bagi keluarga almarhum Muslim dan Pak Kurdi agar dapat memulai kehidupan yang lebih baik,” ungkap Pimpinan BAZNAS. Peresmian ini berlangsung di hadapan perangkat desa, anggota TNI, serta masyarakat desa setempat—sebagai bentuk bukti nyata kolaborasi lembaga zakat dan institusi militer dalam program sosial kemasyarakatan.
BERITA31/07/2025 | ah
BAZNAS Hadirkan Dapur Air Dalam Gerakan Sholat Subuh Berjamaah 10.000 Anak Muslim di Kuningan
BAZNAS Hadirkan Dapur Air Dalam Gerakan Sholat Subuh Berjamaah 10.000 Anak Muslim di Kuningan
Kuningan, 28 Juli 2025 – Pada Ahad pagi (28/07), tim relawan BTB turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah 10.000 Anak Muslim yang dilaksanakan di Masjid Agung Syiarul Islam, Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan program kolaboratif antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebagai upaya membangun budaya ibadah berjamaah sejak dini di kalangan anak-anak. Dalam kegiatan tersebut, tim relawan BTB membuka dapur air yang menyediakan minuman hangat dan makanan ringan secara cuma-cuma kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir. Kehadiran dapur air ini bertujuan untuk mendukung kelancaran kegiatan serta memberi kenyamanan kepada para jamaah, khususnya anak-anak. Program ini menggerakkan masyarakat, terutama generasi muda, untuk secara konsisten melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid di desa masing-masing, sebagai langkah awal dalam membangun karakter religius dan kebersamaan. Kegiatan ini juga diikuti oleh para orang tua, guru, tokoh agama, dan pemangku kebijakan daerah. Sebagai bagian dari agenda kegiatan, dilakukan pula deklarasi bersama oleh seluruh peserta untuk melaksanakan sholat maghrib dan isya berjamaah secara rutin di masjid. Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen masyarakat dalam menghidupkan masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan dan pembinaan umat. Kami berharap, melalui keikutsertaan BTB dalam kegiatan ini, dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung gerakan spiritual dan sosial yang berkelanjutan di lingkungan Kabupaten Kuningan.
BERITA28/07/2025 | ah
Layanan Kesehatan Keliling BAZNAS Disambut Antusias Lansia di Desa Giriwaringin
Layanan Kesehatan Keliling BAZNAS Disambut Antusias Lansia di Desa Giriwaringin
KUNINGAN — Sebanyak 75 lansia hadir berbondong-bondong di Aula Desa Giriwaringin, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Kamis (24/7/2025), untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dalam program Layanan Kesehatan Keliling yang diinisiasi oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten Kuningan, Puskesmas Maleber, dan Pemerintah Desa Giriwaringin. Program ini bertujuan memberikan kemudahan akses kesehatan bagi para lansia, khususnya yang tinggal di pedesaan. Dalam kegiatan ini, para lansia mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, dan konsultasi kesehatan. Selain itu, mereka juga menerima obat-obatan secara gratis sesuai dengan diagnosa awal dari petugas medis. Komisioner BAZNAS Kuningan, H. Yusron Kholid, M.Si, menyampaikan bahwa antusiasme para lansia menunjukkan tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan yang merata. "Alhamdulillah, saya melihat para lansia sangat senang dan antusias karena mendapatkan perhatian dari BAZNAS. Ini membuktikan bahwa negara hadir untuk melayani dan memperhatikan kesehatan para lansia yang membutuhkan, khususnya dari aspek pelayanan kesehatan," ujarnya. Ia juga mengapresiasi sinergi lintas pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan pihak puskesmas yang telah merespons dengan baik, sehingga kegiatan layanan kesehatan keliling ini dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan ini memiliki nilai manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat," tambahnya. Kepala Desa Giriwaringin, Sobarudin (Obay), menyampaikan rasa terima kasih mewakili masyarakat. "Seluruh warga Desa Giriwaringin mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten Kuningan, dan Puskesmas yang telah berkenan menyelenggarakan kegiatan layanan kesehatan gratis di desa kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan warga kami," katanya. Dengan jumlah peserta mencapai 75 lansia, kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antar lembaga dapat menjadi solusi nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia. Hadir dalam kegiatan tersebut ketua BAZNAS Kuningan Drs H.R Yayan Sofyan M.M yang meninjau jalannya kegiatan layanan kesehatan keliling.
BERITA24/07/2025 | ah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kuningan.

Lihat Daftar Rekening →